Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Sekjen PPM Nasional Anwar Haryono Gelar Ramah Tamah Syawal, Bahas Penguatan Organisasi Melalui Kaderisasi

425
×

Sekjen PPM Nasional Anwar Haryono Gelar Ramah Tamah Syawal, Bahas Penguatan Organisasi Melalui Kaderisasi

Share this article
Sekretaris Jenderal PPM Nasional Anwar Hariyono, ramah tamah dengan penguru PPM Bekasi dan tokoh tokoh PPM (doc.PPM)

ppmindonesia.com.Bekasi – Sekretaris Jenderal Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) Nasional, Anwar Haryono, menggelar acara ramah tamah dalam suasana Syawal yang penuh keakraban pada Sabtu, 26 April 2025.

Bertempat di Restoran Wulansari, Bekasi, acara ini mempertemukan Sekjen PPM Nasional dengan jajaran Pengurus Pusat PPM Kabupaten Bekasi, termasuk Presidium Elam Taufik, Penasehat Karno Sirlani, serta sejumlah tokoh penting PPM seperti Defri Cane, Parito, dan Lalu Pharma.

Pertemuan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.00 WIB ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga menghasilkan kesepakatan strategis untuk penguatan organisasi melalui kaderisasi.

Salah satu hasil utama pertemuan ini adalah rencana pelaksanaan Pelatihan Kader PPM yang akan melibatkan tiga daerah, yakni Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kabupaten Karawang. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni 2025 di Pesantren At-Taufik, Bekasi.

Dalam sambutannya, Anwar Haryono menegaskan pentingnya kaderisasi sebagai “roh” organisasi yang menjadi kunci regenerasi dan keberlangsungan PPM. Ia menekankan bahwa tanpa proses kaderisasi yang sistematis dan berkelanjutan, organisasi akan kehilangan eksistensinya di masa depan.

“Pelatihan kaderisasi ini akan menjadi ujung tombak keberlangsungan organisasi PPM. Tanpa kaderisasi, PPM akan hilang ditelan zaman,” tegas Anwar Haryono.

Sebagai langkah konkret, pertemuan ini secara aklamasi membentuk Tim Kelompok Kerja (Pokja) yang bertugas mempersiapkan seluruh aspek teknis dan konseptual pelaksanaan pelatihan kader tersebut. Tim ini akan mengoordinasikan sinergi antara PPM Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kabupaten Karawang.

Lebih jauh, Anwar juga menyampaikan bahwa program pelatihan kader PPM ini akan diperluas ke berbagai wilayah lain di Indonesia. Beberapa daerah yang menjadi prioritas meliputi PPM Wilayah Bandung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Lampung, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, dan wilayah-wilayah lainnya.

Ini merupakan bagian dari strategi PPM Nasional untuk memperkuat kapasitas kader dan memperluas gerakan partisipasi masyarakat di berbagai sektor pembangunan nasional.

Dalam suasana diskusi yang penuh antusiasme, tokoh PPM Parito mengusulkan agar pelatihan kader mendatang menghadirkan pejabat pemerintah pusat atau daerah sebagai keynote speaker.

Usulan ini disambut positif oleh seluruh peserta, yang meyakini kehadiran tokoh publik akan memberi motivasi serta nilai tambah bagi para calon kader PPM.

Acara ramah tamah yang hangat dan penuh semangat persatuan ini menjadi momentum penting bagi PPM untuk terus bergerak maju, memperkuat soliditas internal, dan membangun masa depan organisasi melalui kaderisasi yang terencana, terstruktur, dan berkelanjutan. (acank)

Example 120x600