Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

PPM: Aparat Seharusnya Melindungi, Bukan Melawan Rakyat

233
×

PPM: Aparat Seharusnya Melindungi, Bukan Melawan Rakyat

Share this article

Penulis: acank | Editor: asyary |

ppmindonesia.com. Jakarta — Gelombang unjuk rasa menolak fasilitas dan tunjangan anggota DPR yang berlangsung di Jakarta, Kamis (28/8/2025), meninggalkan duka. Seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob di kawasan Jalan Penjernihan, Pejompongan, Jakarta Pusat.

Peristiwa tersebut memicu sorotan berbagai pihak, termasuk Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) Nasional. Sekretaris Jenderal PPM Nasional, Anwar Haryono, menyatakan aparat kepolisian semestinya hadir untuk memberikan perlindungan, bukan justru menimbulkan ketakutan.

“Seharusnya aparat melindungi rakyat, bukan menampilkan sikap seolah-olah melawan peserta aksi. Tragedi ini menjadi peringatan agar semua pihak melakukan introspeksi,” kata Anwar dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

DPR Diminta Lebih Peka

Selain menyoroti peran aparat, PPM juga mengingatkan DPR agar berhati-hati dalam bersikap dan berpernyataan. Menurut Pupun Purwana, Presidium PPM Nasional, perilaku anggota DPR yang dianggap arogan justru memperlebar jarak dengan masyarakat.

“Rakyat menghadapi kenaikan pajak, PHK di mana-mana, dan kesulitan ekonomi. Sementara itu, publik justru melihat anggota DPR berjoget usai sidang atau menikmati tunjangan yang besar. Itu melukai hati rakyat,” ujar Pupun.

Ia menambahkan, jangan sampai DPR hanya mengaku mewakili rakyat ketika pemilu, tetapi abai setelah terpilih.

Imbauan Jaga Aksi Damai

Meski memberikan kritik keras, PPM tetap mengimbau agar demonstrasi berjalan tertib. Ketua Presidium PPM Nasional, Eko Suryono, mengingatkan para aktivis di berbagai daerah untuk menjaga aksi tetap damai dan tidak merusak fasilitas umum.

“Aspirasi adalah hak warga negara, tetapi jangan sampai aksi berubah menjadi anarkis. Kericuhan justru akan merugikan masyarakat luas karena berimbas pada terganggunya kegiatan ekonomi,” kata Eko.

Fokus pada Tuntutan Awal

Aktivis PPM, Depri Cane Nasution, juga meminta agar demonstrasi tetap fokus pada isu utama, yaitu penolakan terhadap fasilitas dan tunjangan DPR. Ia menilai aksi belakangan mulai bergeser menjadi konfrontasi antara rakyat dan kepolisian.

“Publik jangan sampai lupa pada tujuan awal demonstrasi. Isu tunjangan DPR harus tetap menjadi fokus utama,” ujarnya.

Tragedi Jadi Pelajaran

Meninggalnya Affan Kurniawan di tengah aksi massa menambah daftar panjang korban dalam demonstrasi besar di Tanah Air. PPM berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi aparat dan DPR untuk lebih mendengar suara rakyat serta mengutamakan pendekatan yang humanis.(acank)

Example 120x600