Bangunlah Jiwaku
Oleh Yesa
Sesaklah jantung negeriku,
Bernafas pun terasa sulit.
Tiang rumah mereka runtuh,
Dihancurkan oleh tangan dan pikirnya sendiri.
Tanah tandus, jiwa gersang,
Tak ada air yang menyirami harapan.
Namun, jiwaku—bangunlah!
Jiwaku,
Waktu terus berlari.
Apakah kau hanya akan merangkak?
Hari demi hari kian berlalu,
Akankah kau tetap terikat pada masa lalu?
Bukalah matamu,
Lihatlah sekelilingmu—
Negeri ini dipenuhi para pemimpi,
Namun mimpi yang tak pernah beranjak dari mimpi.
Bangunlah, jiwaku,
Berlarilah menuju cahaya.
Jiwa mudaku,
Engkaulah masa depan negeriku.
Jangan kau robohkan rumahmu sendiri.
Segeralah menata,
Membangun dari puing-puing harapan.
Ciptakanlah mimpi yang nyata,
Agar masa depan bisa disempurnakan.



























