ppmindonesia.com.Jakarta – Dalam beberapa dekade terakhir, sebagian umat justru mencurigai aktivitas berpikir sebagai ancaman terhadap iman. Bertanya dianggap membangkang, mengkritik dianggap sesat, dan menggunakan akal dicap sebagai upaya menyaingi para otoritas agama.
Padahal, Al-Qur’an justru menjadikan akal (al-‘aql) sebagai pilar keimanan. Seruan “أَفَلَا تَعْقِلُونَ – apakah kalian tidak menggunakan akal?” berulang puluhan kali, menjadi tanda bahwa iman tanpa berpikir adalah kontradiksi.
Artikel ini memetakan bagaimana Al-Qur’an menegakkan akal sebagai instrumen wajib dalam beragama—bukan musuh agama.
Akal sebagai Syarat Iman: Seruan Quran yang Berulang
Seruan “Afala ta‘qilun” menjadi salah satu retorika paling kuat dalam Al-Qur’an—ditujukan kepada mereka yang beragama tetapi enggan menggunakan nalar.
وَيَجْعَلُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لَا يَعْقِلُونَ
“…Dan Allah menjadikan kehinaan itu menimpa orang-orang yang tidak menggunakan akal.” QS Yunus 100
Ayat ini tidak sedang memuji kepasrahan buta. Justru, ia menghubungkan kerusakan moral dengan keengganan berpikir.
Ketika Berpikir Menjadi Ibadah
Dalam pendekatan Syahida (Quran bil Quran), ayat-ayat tentang akal dibaca secara integral, bukan parsial. Maka tampak jelas: berpikir adalah bagian dari ibadah.
وَقَالُوا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ
“Dan mereka berkata: ‘Seandainya dulu kami mau mendengar atau menggunakan akal, niscaya kami tidak menjadi penghuni neraka.’” QS Al-Mulk 10
Ini adalah ayat yang sangat keras:
➡ Tidak menggunakan akal = salah satu sebab manusia masuk neraka.
Dengan demikian, berpikir justru wajib, bukan haram.
Mengapa Agama Takut pada Akal? Kritik Al-Qur’an terhadap Doktrin Tunanalar
Al-Qur’an mencatat sebuah fenomena: agama sering dimanipulasi oleh otoritas untuk mematikan nalar.
إِنَّا وَجَدْنَا آبَاءَنَا عَلَىٰ أُمَّةٍ
“Cukuplah bagi kami apa yang kami dapati dari leluhur kami.” QS Al-Baqarah 170
Ini adalah kritik keras terhadap komunitas yang beragama atas dasar warisan, bukan pemahaman.
Al-Qur’an tidak menyuruh taqlid.
Ia justru mencela orang yang tidak berani berpikir di luar tradisi.
Al-Qur’an: Gunakan Akal untuk Membantah Otoritarianisme Agama
Di banyak tempat, Al-Qur’an menunjukkan bahwa penindasan intelektual adalah bentuk kesombongan agama.
الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ
“(Yaitu) orang-orang yang mendengarkan setiap pendapat, lalu mengikuti yang terbaik di antaranya.” QS Az-Zumar 18
Ayat ini melegitimasi kebebasan berpikir, membandingkan, menimbang, dan memilih.
Berarti:
➡ Umat wajib menguji pendapat ulama, bukan menelannya bulat-bulat.
Tidak ada konsep “haram berpikir”. Yang haram adalah menutup pintu berpikir.
Mengapa Quran Menuntut Manusia Berpikir?
Al-Qur’an mengaitkan proses berpikir dengan tiga hal:
a. Pencarian kebenaran (QS Ali Imran 190–191)
يَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ
“Mereka berpikir tentang penciptaan langit dan bumi.”
b. Menghindari manipulasi agama (QS Al-Ankabut 43)
وَمَا يَعْقِلُهَا إِلَّا الْعَالِمُونَ
“Tidaklah ayat-ayat itu dipahami kecuali oleh orang yang berilmu.”
c. Mencapai ketakwaan (QS Al-Baqarah 179)
لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
“…agar kamu menggunakan akal.”
Akal bukan sekadar alat intelektual. Ia adalah instrumen spiritual.
Berpikir: Sunnatullah dalam Dirimu Sendiri
Selain “ayat Qur’aniyah”, Al-Qur’an memerintahkan membaca “ayat nafsiyah” – tanda-tanda dalam diri manusia:
وَفِي أَنفُسِكُمْ ۚ أَفَلَا تُبْصِرُونَ
“Dan pada dirimu sendiri, tidakkah kamu perhatikan?” QS Adz-Dzariyat 21
Allah tidak menghendaki umat yang pasif. Allah menghendaki manusia yang sadar, kritis, dan berani mencari kebenaran.
Jadi, Apakah Berpikir Itu Haram?
Jawaban Qurannya sangat tegas: Tidak. Yang haram adalah berhenti berpikir. Karena:
- Akal adalah amanah (QS Al-Isra’ 36)
- Akal adalah syarat iman (QS Al-Mulk 10)
- Akal adalah pembeda manusia dan hewan (QS Al-Furqan 44)
- Akal adalah jalan menuju takwa (QS Al-Baqarah 179)
Maka menutup pintu berpikir adalah anti-Quran, sekaligus anti-Tuhan, karena Allah selalu menyeru:
أَفَلَا تَعْقِلُونَ – Tidakkah kalian berpikir?



























