Scroll untuk baca artikel
BeritaInternasional

Venezuela: Kaya Raya, Tapi Sendirian

49
×

Venezuela: Kaya Raya, Tapi Sendirian

Share this article

Penulis: acank | Editor: asyary |

ppmindonesia.com.Jakarta — Venezuela, negara Amerika Selatan yang dikenal kaya minyak, kini menghadapi salah satu krisis terbesarnya dalam sejarah modern. Cadangan minyaknya terbesar di dunia, namun situasi politik, ekonomi, dan kedaulatannya kini diuji di panggung global setelah serangkaian peristiwa dramatis yang melibatkan intervensi militer asing dan perubahan cepat dalam struktur pemerintahan negara itu. (APnews)

Kekayaan Minyak yang Tak Terkelola

Venezuela memiliki cadangan minyak terbukti sekitar 303 miliar barel, yang merupakan sekitar 17 persen dari total cadangan global—lebih besar dari Arab Saudi. Namun, produksi minyaknya jauh menurun dibanding masa lalu. Dari produksi puncaknya di atas 3 juta barel per hari, output kini hanya sebagian kecil dari jumlah tersebut, akibat sanksi internasional, kurangnya investasi, dan kerusakan fasilitas industri. (APnews)

Minyak yang seharusnya menjadi kekuatan ekonomi justru tidak mampu menyelamatkan negara dari keterpurukan. Bahkan sebelum krisis politik terbaru, sektor energi Venezuela telah mengalami kemunduran teknis yang dalam, kehilangan tenaga ahli, serta infrastruktur yang rapuh. (Al Jazeera)

Penangkapan Maduro dan Krisis Politik

Pada 3 Januari 2026, pasukan militer Amerika Serikat melakukan operasi militer yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya di Caracas, Venezuela, lalu memindahkan mereka ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan narkotika. Pemerintah Venezuela mengecam tindakan tersebut sebagai penculikan yang melanggar kedaulatan negara. (detikcom)

Setelah penangkapan ini, Venezuela dipimpin oleh Wakil Presiden Delcy Rodríguez yang ditunjuk sebagai presiden sementara. Namun, legitimasi kepemimpinan barunya dipertanyakan di tengah tekanan internal dan asing. (APnews)

Intervensi Luar Negeri dan Reaksi Internasional

Intervensi militer AS memicu kecaman global. Beberapa negara tetangga di Amerika Latin dan anggota komunitas internasional menyatakan keprihatinan bahwa tindakan tersebut melanggar prinsip kedaulatan dan hukum internasional, terutama karena dilakukan tanpa persetujuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. (The Guardian)

Selain itu, langkah AS yang dinilai akan mengambil peran dalam pengelolaan minyak Venezuela mendapat kritik tajam. Beberapa negara memperingatkan bahwa potensi kontrol luar atas sumber daya strategis dapat menciptakan preseden berbahaya bagi negara berkembang di seluruh dunia. (The Guardian)

Dampak Ekonomi dan Energi Global

Rencana AS untuk mengelola dan mungkin menjual minyak Venezuela telah mengubah dinamika geopolitik energi global. Trump bahkan mengundang perusahaan-perusahaan minyak AS untuk berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur energi Venezuela yang rusak, dengan tujuan meningkatkan produksi dan keuntungan jangka panjang. Namun, skeptisisme tetap ada karena tantangan politik, hukum, dan teknis yang masih membayangi. (Reuters)

Sementara itu, ekonomi Venezuela terus tertekan. Data awal menunjukkan mata uang lokal terus merosot, memperburuk hiperinflasi dan krisis kehidupan sehari-hari warga. Kondisi ini semakin menguatkan persepsi bahwa kekayaan minyak Venezuela justru tidak mampu mendukung stabilitas ekonomi dan sosial. (Financial Times)

Pelajaran dari Kekayaan yang Terabaikan

Krisis Venezuela menggambarkan sebuah ironi besar: negara yang kaya akan sumber daya alam malah berujung pada ketidakberdayaan politik dan ekonomi. Tanpa tata kelola yang kuat, kemandirian politik, dan dukungan institusi internasional yang adil, kekayaan alam sebesar apa pun tidak akan menjamin kesejahteraan rakyat atau kedaulatan negara.

Kondisi ini menjadi peringatan bagi negara-negara lain yang mengandalkan sumber daya alam sebagai pilar ekonomi utama mereka. Kedaulatan sebuah bangsa bukan hanya diukur dari kekayaan yang dimilikinya, tetapi juga dari kemampuan untuk mempertahankan dan mengelolanya di tengah dinamika kekuatan global yang terus berubah.(acank)

Example 120x600