Oleh: Leonardus Yoga WijanarkoEditor: Renold Isra Putra
KBRN,Jambi: Dari 260 km persegi Luas wilayah Kota Jambi hanya 2 persen lebih yang digunakan untuk lahan pertanian atau 1.400 hektar lahan pertanian yang siap diolah untuk menghasilkan komoditi di Kota Jambi.
Dimana sekitar 420 hektar merupakan lahan sawah dan lahan hortikultura dan lainya sebanyak 450 hektar, sisanya merupakan lahan tidur.
Penjabat (PJ) Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih saat melakukan gerakan payo menanam mengatakan dari 1.400 lahan pertanian di Kota Jambi masih ada yang belum tergarap maksimal.
“Di Kota Jambi ternyata masih ada beberpa kawasan yang merupakan lahan tidur,” ujarnya
Untuk itu Pemkot Jambi melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi akan melakukan optimalisasi lahan pertanian yang belum tergarap maksimal ini.
“Jika ini berhasil maka lahan tidur akan optimal dan lahan pertanian menjadi lebih luas lagi,” kata Sri.
“Dan kebutuhan pagan di Kota Jambi bisa tercukupi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Kota Jambi Boy Evridal Asri mengatakan untuk mengoptimalkan lahan pertanian pihaknya akan melakukan kordinasi dengan kelompok tani di Kota Jambi.
“Saat ini banyak lahan pertanian yang dibtinggalkan petani, untuk itu kita akan berkordinasi dengan kelompok tani bagaimana mengelola lahan pertanian yang dibtinggalkan ini,” ujarnya.
Boy menjelaskan berkembangnya Kota Jambi menjadi penyebab ditinggalkannya lahan pertanian ini.
Dimana banyak hadirnya hotel tempat hiburan dan berbagai bidang usaha lain membuat petani banyak berganti profesi dan meninggalkan lahan pertanian.
“Inilah yang akan kami koordinasikan agar mereka bisa kembali menggarap lahan yang ada ini,” ujar Boy
Sumber berita:
https://www.rri.co.id/jambi/daerah/576843/1400-hektar-lahan-pertanian-kota-jambi-siap-diolah



























