ppmindonesia.com.Bogor – Dalam kondisi bangsa dan umat Islam yang terus menghadapi berbagai dinamika kehidupan, penguatan iman dan penyerahan penuh kepada petunjuk Allah menjadi hal mendasar.
Hal ini menjadi fokus kajian Quran tematik yang diselenggarakan kanal Syahida bersama narasumber Husni Nasution *, yang menegaskan bahwa menjadi mu’min sejati bukan sekadar percaya, melainkan mengintegrasikan iman dalam seluruh aspek kehidupan sehari-hari.
Husni Nasution menegaskan, sesungguhnya landasan utama seorang muslim dalam menjalani hidup adalah penyerahan diri yang tulus kepada Allah melalui jalan yang lurus, sebagaimana tertuang dalam surat An-Nisa ayat 65. Ayat ini mengingatkan kita bahwa iman belum lengkap jika seseorang tidak menjadikan Rasulullah sebagai hakim dalam semua urusan dan menerimanya dengan sepenuh hati, tanpa keberatan sedikit pun.
Lebih jauh, kajian ini menyoroti penjelasan surat Yasin ayat 2-3, yang mengingatkan bahwa Rasulullah adalah utusan yang membawa Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
وَالْقُرْاٰنِ الْحَكِيْمِۙ ٢اِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِيْنَۙ ٣
“Demi Al-Qur’an yang penuh hikmah, sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) benar-benar termasuk dari para rasul,”
Demikian ayat tersebut menegaskan. Artinya, sumber utama petunjuk dan hukum dalam kehidupan kita adalah Al-Qur’an, yang harus menjadi dasar dalam setiap keputusan dan perilaku.
Selanjutnya, surat Yasin ayat 4-5 menegaskan bahwa jalan yang dibawa Rasulullah adalah shirathal mustaqim, jalan lurus yang turun dari Allah Yang Mahamulia dan Maha Penyayang.
Jalan ini bukanlah misteri atau sesuatu yang sulit dijangkau, melainkan sudah jelas dan dapat diikuti oleh siapa saja yang mau menggunakan akalnya dan berserah diri sepenuhnya kepada petunjuk-Nya.
Ironisnya, di tengah keberkahan wahyu ini, banyak umat Islam setiap hari berdoa dengan memohon, “Ihdinas shirathal mustaqim”—tunjukkanlah kami jalan yang lurus.
Permohonan ini diulang terus-menerus, padahal jalan tersebut sebenarnya telah diberikan dan dijelaskan melalui ayat-ayat Al-Qur’an, bahkan sering dibacakan pada malam Jumat maupun dalam acara keagamaan lain.
Husni Nasution menegaskan, banyak dari kita yang salah kaprah: hanya membacanya tanpa memahami maknanya. Padahal, Al-Qur’an telah menjelaskan bahwa shirathal mustaqim adalah jalan yang ditempuh Rasulullah berdasarkan petunjuk wahyu Allah.
“Maka, penting bagi kita untuk tidak sekadar membaca, melainkan benar-benar memahami maknanya dan menjalankannya,” ujarnya.
Kajian ini pun menyentil kesadaran umat bahwa hidup tanpa memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an hanyalah rutinitas kosong. Seperti tertulis dalam surat An-Nisa ayat 43, jangan mendekati shalat jika tidak mengetahui apa yang diucapkan.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَقْرَبُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْتُمْ سُكٰرٰى حَتّٰى تَعْلَمُوْا…٤٣
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah mendekati salat, sedangkan kamu dalam keadaan mabuk sampai kamu sadar akan apa yang kamu ucapkan …’(Q.S An-Nisa ayat 43,)
Artinya, ritual tanpa pengertian sama saja dengan formalitas yang kehilangan ruh dan makna hakiki keimanan.
Sebagai penutup, Husni Nasution mengajak seluruh umat untuk kembali kepada Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk utama, memahami pesan-pesannya, dan menjadikannya sebagai hakim dalam menuntun langkah kehidupan.
“Di situlah letak jalan yang lurus dan terang benderang. Maka, jangan sampai kita terjebak dalam ketidakpahaman dan kesalahan faham terhadap makna shirathal mustaqim,” tegasnya.
Dalam akhirnya, perjalanan hidup sebagai mu’min sejati harus melibatkan usaha sadar untuk menempuh jalan yang ditempuh Rasulullah—jalan yang penuh petunjuk, terang, dan nyata adanya. Semoga kita diberikan kekuatan dan keikhlasan untuk benar-benar menapaki jalan ini, demi meraih ridha-Nya dan kebahagiaan hakiki di dunia dan akhirat.(emha)
*Husni Nasution, alumnus IAIN Sumatera Utara dari Bogor, dikenal sebagai pemikir kebangsaan dan pengkaji Al-Qur’an. Ia dikenal dengan konsep ‘Nasionalisme Religius’ yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan, serta perhatian besar terhadap solidaritas sosial.



























