Scroll untuk baca artikel
BeritaOpini

Apa yang telah negara berikan kepadamu, wahai anak muda?

257
×

Apa yang telah negara berikan kepadamu, wahai anak muda?

Share this article

Penulis: abu ghifary| Editor: asyary

ppmindonesia.com.Jakarta – Apa yang telah para pemimpin negeri ini hadiahkan kepadamu, selain janji-janji kosong yang tak kunjung ditepati? Dan kini, engkau justru terkapar oleh timah panas, sehingga tak lagi dapat menikmati cita-cita dan masa depanmu.

Sejarah selalu mencatat, bila keadaan suatu kaum telah rusak, maka Allah mengutus kenabian untuk memperingatkan mereka. 

Nabi-nabi datang, bukan sebentar, melainkan bertahun-tahun, bahkan ratusan tahun, demi menyeru kaumnya kembali kepada kebenaran. Namun, bila seruan itu dibangkang, bila wahyu ditolak dan perintah Allah diingkari, maka azab pun turun kepada mereka. Azab itu pedih, dan kehinaan di akhirat jauh lebih menyakitkan.

Kini, di jalanan negeri kita, kematian demi kematian bergelimpangan. Jiwa-jiwa muda meregang nyawa, ditembus peluru-peluru yang dilepaskan atas nama perintah seorang presiden. Ironisnya, semua ini terjadi di bulan kemerdekaan—bulan yang seharusnya dirayakan dengan syukur dan persaudaraan, bukan dengan duka dan tangisan.

Maka jika engkau ingin mengetahui rusaknya suatu kaum, lihatlah para pemimpin (umara) dan para ulama yang mereka jadikan rujukan. Apa yang telah mereka putuskan untuk umat? 

Apakah umat telah memperoleh haknya, yakni pengetahuan yang benar tentang Tuhannya? Atau justru umat dibiarkan dalam kebodohan, hanya dijejali dogma yang meninabobokan, sementara kehidupan mereka hancur oleh kezhaliman?

Sejarah mengajarkan satu hal yang pasti: rusaknya umat selalu berpangkal pada rusaknya kepemimpinan. Umat akan hancur bila dipimpin oleh pemimpin yang kufur kepada Allah, yang mengingkari Rasul-Nya, dan menutup pintu kebenaran bagi rakyatnya. 

Maka, selagi ajal belum menjemput, selagi pintu taubat masih terbuka, hendaklah umat kembali kepada Kitabullah, karena hanya di sanalah jalan lurus dan penyelamat sejati ditemukan.(abu ghifari)

 

Example 120x600