Scroll untuk baca artikel
BeritaHikmah

Tuhan Tidak Pernah Memerintahkan Kita untuk Saling Membenci

266
×

Tuhan Tidak Pernah Memerintahkan Kita untuk Saling Membenci

Share this article

Penulis; emha | Editor: asyary

Umat manusia diciptakan berbeda agar saling mengenal dan menghargai, bukan saling membenci. (Ilustrasi: ppm)

ppmindonesia.com.Jakarta – Di tengah dunia yang semakin terpolarisasi oleh identitas agama, politik, dan sosial, muncul pertanyaan mendasar: Apakah benar Tuhan menghendaki kita saling membenci hanya karena berbeda keyakinan? Jawaban Al-Qur’an justru tegas menolak pandangan sempit itu. Tuhan menegaskan bahwa keragaman adalah bagian dari kehendak-Nya, bukan kesalahan yang harus diperangi.

🌿 Ketika Cinta Tuhan Dipersempit oleh Kebencian

Agama sejatinya hadir sebagai jalan menuju kedamaian (silm), bukan alat untuk menabur kebencian. Sayangnya, banyak manusia yang menjadikan agama sebagai pembenar sikap dendam, seolah Tuhan memberi mandat untuk memusuhi mereka yang berbeda.

Padahal, Allah dengan jelas berfirman dalam Al-Qur’an:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ

“Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa.”
(QS Al-Hujurat [49]: 13)

Ayat ini menegaskan: perbedaan adalah takdir ilahi, bukan kesalahan manusia. Allah tidak memerintahkan kita menyeragamkan keyakinan, tetapi menumbuhkan saling pengertian dan ketakwaan.

🌸 Kasih dan Rahmat sebagai Fondasi Iman

Nabi Muhammad ﷺ datang bukan untuk memaksakan agama, melainkan menebarkan rahmat. Firman Allah mengingatkan:

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ

“Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.” (QS Al-Anbiya [21]: 107)

Rahmat itu mencakup seluruh makhluk — tanpa batas agama, etnis, atau bahasa. Ketika sebagian orang mengatasnamakan Tuhan untuk menebar kebencian, sejatinya mereka sedang menjauh dari spirit risalah kenabian itu sendiri.

⚖️ Iman Sejati Tidak Butuh Musuh

Iman sejati tidak tumbuh di atas kebencian, tetapi di atas kasih sayang dan keadilan. Al-Qur’an bahkan memerintahkan agar kebencian tidak mendorong kita berlaku zalim:

وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ

“Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk tidak berlaku adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa.” (QS Al-Ma’idah [5]: 8)

Ayat ini adalah panggilan nurani agar manusia tidak menukar ketakwaan dengan fanatisme. Keadilan adalah cermin cinta Tuhan yang paling nyata di dunia.

🕊️ “Tuhan tidak pernah memerintahkan kebencian; yang Ia titahkan hanyalah keadilan, kasih, dan takwa.” Asyary Hasan

🌍 Mengembalikan Agama ke Hati Nurani

Ketika agama dijalankan dengan hati yang bersih, ia melahirkan kasih. Namun ketika dijalankan dengan ambisi dan dendam, ia berubah menjadi ideologi yang memecah. Dalam konteks inilah, kita perlu mengembalikan agama kepada esensinya — jalan menuju rahmah dan insaniyah.

Seperti ditegaskan Allah:

لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَد تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ

“Tidak ada paksaan dalam agama; sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dari yang sesat.” (QS Al-Baqarah [2]: 256)

Kebebasan memilih dan menghormati perbedaan bukan ancaman bagi iman, melainkan tanda kedewasaan spiritual. Karena cinta kepada Tuhan mestinya membuat manusia semakin lembut kepada sesama.

✨ Penutup

Agama tanpa kasih hanyalah ritual kosong. Iman tanpa kemanusiaan hanyalah klaim tanpa makna. Dan Tuhan — Sang Maha Pengasih — tidak pernah memerintahkan kita untuk saling membenci.

Sebaliknya, Ia memanggil kita untuk mengenal, mengasihi, dan hidup dalam keadilan — agar dunia ini menjadi tempat di mana rahmat-Nya benar-benar terasa.(emha)

Example 120x600