ppmindonesia.com Jakarta,— Koperasi Peranserta Masyarakat (KOPERMAS) Nusantara resmi berdiri setelah melalui rangkaian proses pembentukan yang dihadiri para pendiri, pengurus, dan unsur Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) Nasional. Pembentukan koperasi ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Pembentukan yang menetapkan Moh Jumhur Hidayat sebagai Ketua dan Pupun Purwana sebagai Sekretaris Koperasi.
Langkah formal kelembagaan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembuatan Akta Pendirian Koperasi yang ditandatangani secara resmi di hadapan Notaris Hj. Istiko Jakariyah, S.H., M.Kn. Penandatanganan minuta akta dilakukan oleh dua kuasa pendiri, yaitu Anwar Hariyono (Sekretaris Jenderal PPM Nasional) dan M. Hasan Asyary, pada 27 November 2025.
Koperasi Otonom PPM dan Instrumen Dakwah Bil Hāl
Dalam struktur gerakan pemberdayaan, KOPERMAS Nusantara ditetapkan sebagai badan otonom Pusat Peranserta Masyarakat (PPM). Koperasi ini merupakan instrumen pelaksana dari berbagai program pemberdayaan, sosial-ekonomi, dan kemasyarakatan yang selama ini dijalankan PPM. Keberadaan KOPERMAS Nusantara menjadi wujud konkret dakwah bil hāl, yaitu dakwah melalui tindakan nyata yang memperkuat ekonomi warga, menciptakan lapangan usaha, serta menegakkan nilai gotong royong dalam kehidupan komunitas.
Sebagai koperasi berskala nasional, KOPERMAS Nusantara juga akan berfungsi sebagai wadah konsolidasi dan pengembangan jaringan koperasi yang telah tumbuh di berbagai daerah. Selama beberapa tahun terakhir, telah berdiri sejumlah KOPERMAS daerah yang dikelola oleh aktivis dan relawan PPM. Ke depan, KOPERMAS Nusantara akan berkolaborasi secara sistematis dengan KOPERMAS daerah dalam pengembangan unit usaha, pola pendampingan, hingga kemitraan nasional untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.
Visi: Menjadi Koperasi Pemberdayaan Berbasis Komunitas
KOPERMAS Nusantara lahir dengan visi besar untuk:
“Mewujudkan masyarakat Nusantara yang berdaya, mandiri, dan sejahtera melalui pengembangan potensi lokal, penguatan kelembagaan komunitas, serta partisipasi aktif warga dalam pembangunan ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan berbasis nilai-nilai Qaryah Thayyibah.”
Misi: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Gotong Royong
- Mendorong pemberdayaan komunitas melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan peningkatan kapasitas SDM.
- Mengembangkan unit usaha produktif di bidang perdagangan, pertanian terpadu, jasa, dan kemitraan ekonomi.
- Mengoptimalkan potensi lokal untuk menciptakan peluang kerja dan peningkatan pendapatan anggota.
- Membangun tata kelola koperasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
- Menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta.
- Menguatkan budaya gotong royong sebagai landasan gerakan ekonomi komunitas.
- Mewujudkan kemandirian finansial anggota melalui layanan keuangan internal dan manajemen aset berbasis komunitas.
Maksud dan Tujuan Pembentukan KOPERMAS Nusantara
- Menghimpun kekuatan ekonomi warga untuk mengelola usaha bersama secara profesional.
- Menciptakan ekosistem usaha berbasis komunitas yang berkelanjutan.
- Memperkuat kapasitas ekonomi anggota melalui pembiayaan internal dan pelatihan.
- Mengembangkan usaha-usaha produktif yang memberikan manfaat langsung kepada anggota dan masyarakat.
- Mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui model pemberdayaan berbasis Qaryah Thayyibah.
Kutipan Pimpinan PPM
Sekjen PPM Nasional, Anwar Hariyono, menegaskan bahwa KOPERMAS Nusantara adalah langkah strategis untuk memperkuat dimensi ekonomi dalam gerakan Peranserta Masyarakat.
“Selama ini PPM hadir lewat pendidikan, advokasi, dan sosial kemasyarakatan. Sekarang kita melangkah lebih jauh dengan menghadirkan wadah ekonomi yang terstruktur. Inilah dakwah bil hāl yang sesungguhnya,” ujarnya.
Sementara itu, M. Hasan Asyary menambahkan bahwa koperasi ini akan menjadi simpul kolaborasi pemberdayaan nasional.
“PPM sudah punya jaringan KOPERMAS di daerah. Dengan hadirnya koperasi nasional, kita bisa saling memperkuat, membangun usaha bersama, dan membuka banyak peluang bagi masyarakat.”
Unit Usaha Strategis KOPERMAS Nusantara
- Unit Simpan Pinjam Internal
- Unit Perdagangan / Warung Komunitas
- Unit Pertanian Terpadu & Agroprocessing
- Unit Jasa Kemitraan (CSR, pelatihan, pendampingan desa)
- Kolaborasi usaha dengan KOPERMAS daerah
Pembentukan KOPERMAS Nusantara menandai babak baru gerakan ekonomi komunitas berbasis nilai, partisipasi, dan kemandirian. Sebagai koperasi serba usaha berskala nasional dan badan otonom PPM, koperasi ini diharapkan menjadi model pemberdayaan yang tangguh, profesional, dan berakar kuat pada gotong royong masyarakat.



























