Pengabdian dan Kontribusi Prof. Dr. M. Habib Chirzin dalam Gerakan Pertanian Berkelanjutan Global
ppmindonesia.com.Jakarta – Pada akhir Desember 2025, Prof. Dr. M. Habib Chirzin menerima sebuah surat tercatat resmi dari SEARICE (Southeast Asia Regional Initiatives for Community Empowerment), Manila, yang berisi penghargaan dan pengakuan atas kontribusi intelektual, moral, dan kelembagaan yang telah beliau berikan sejak awal berdirinya organisasi tersebut.
Surat tersebut menjadi sebuah kejutan sekaligus penanda penting atas perjalanan panjang pengabdian lintas negara yang dimulai sejak awal dekade 1980-an, ketika Prof. Habib Chirzin bersama Noel dan sejumlah tokoh lain merintis SEARICE sebagai gerakan regional untuk kedaulatan benih, pertanian berkelanjutan, dan pemberdayaan komunitas petani di Asia Tenggara.
Pengakuan ini mendapat apresiasi luas dari kalangan akademisi, aktivis, dan tokoh lintas iman di berbagai negara.
Prof. Dr. Amin Abdullah menyampaikan ucapan selamat dan kebanggaannya atas penghargaan tersebut, seraya menegaskan bahwa pengakuan ini merupakan penghargaan tertinggi atas sumbangan pemikiran dan inisiatif Prof. Habib selama ini. Menanggapi hal tersebut, Prof. Habib menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari perjalanan kolaboratif panjang sejak tahun 1982, terutama melalui kerja sama erat dengan lembaga-lembaga internasional seperti FAO dan UNEP.
Dari Filipina, Joy KB dari komunitas Focolare menyebut penghargaan ini sebagai pengakuan yang sangat istimewa, seraya menegaskan bahwa besarnya kontribusi Prof. Habib bagi SEARICE bahkan sulit sepenuhnya tergambarkan dalam kata-kata. Ia menutup pesannya dengan pernyataan simbolik bahwa Prof. Habib Chirzin akan selalu tinggal di hati SEARICE.
Ucapan selamat juga datang dari Dr. Mat Zain (UPM, Sepama, Kamboja), yang menyebut Prof. Habib sebagai figur teladan lintas generasi, produktif dalam karya dan konsisten dalam pengabdian. Ia mendoakan agar seluruh amal ibadah Prof. Habib diterima dan senantiasa berada dalam rahmat Allah SWT.
Dari dalam negeri, Jander Sijan (Taman Siswa) menilai bahwa penghargaan internasional ini merupakan pengakuan atas perjuangan tanpa henti Prof. Habib dalam memaknai, memedomani, dan mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an secara utuh dan kontekstual, sehingga memberi kemanfaatan nyata bagi kehidupan bersama. Ia juga menyatakan harapan agar Prof. Habib berkenan menjadi role model pengabdian bagi generasi penerus.
Penghargaan dari SEARICE ini bukan sekadar pengakuan atas capaian personal, melainkan penegasan atas peran Prof. Dr. M. Habib Chirzin sebagai intelektual Muslim, pendidik, dan pegiat kemanusiaan yang konsisten menjembatani nilai-nilai spiritual, keilmuan, dan praksis sosial dalam skala lokal, regional, dan global.(acank)



























