{"id":10920,"date":"2025-01-06T04:50:13","date_gmt":"2025-01-06T04:50:13","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=10920"},"modified":"2025-01-06T04:51:15","modified_gmt":"2025-01-06T04:51:15","slug":"tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/","title":{"rendered":"Tafsirul Qur&#8217;an bil Ayatil Qur&#8217;an: Solusi Mengurai Perbedaan Penafsiran Al-Qur&#8217;an"},"content":{"rendered":"<p><strong>ppmindonesia.com, Jakarta-<\/strong> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/\">Al-Qur&#8217;an<\/a>, sebagai kitab suci umat Islam, telah menjadi sumber petunjuk hidup yang abadi. Namun, dalam proses penafsiran atau <em>tafsir<\/em> Al-Qur&#8217;an, sering kali muncul berbagai perbedaan pemahaman. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, termasuk perbedaan perspektif dalam menafsirkan makna ayat-ayat-Nya, perbedaan bahasa dan konteks sejarah, serta latar belakang ilmu pengetahuan dan keilmuan para mufassir (ahli tafsir).<\/p>\n<p>Oleh karena itu, penting untuk mencari solusi yang dapat mengurai perbedaan-perbedaan penafsiran ini. Salah satu metode yang sangat dianjurkan dalam hal ini adalah <em>tafsirul Qur&#8217;an bil ayatil Qur&#8217;an<\/em> atau penafsiran Al-Qur&#8217;an dengan menggunakan ayat-ayat lain dalam Al-Qur&#8217;an.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/#Makna_Tafsirul_Quran_bil_Ayatil_Quran\" >Makna Tafsirul Qur&#8217;an bil Ayatil Qur&#8217;an<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/#Solusi_Mengurai_Perbedaan_Penafsiran\" >Solusi Mengurai Perbedaan Penafsiran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/#Keutamaan_Metode_Tafsirul_Quran_bil_Ayatil_Quran\" >Keutamaan Metode Tafsirul Qur&#8217;an bil Ayatil Qur&#8217;an<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Makna_Tafsirul_Quran_bil_Ayatil_Quran\"><\/span>Makna <em>Tafsirul Qur&#8217;an bil Ayatil Qur&#8217;an<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><em>Tafsirul Qur&#8217;an bil ayatil Qur&#8217;an<\/em> berarti menafsirkan sebuah ayat dengan merujuk pada ayat lainnya dalam Al-Qur&#8217;an yang memiliki hubungan makna atau konteks serupa. Metode ini dianggap sebagai cara yang paling sahih dan kuat dalam memahami Al-Qur&#8217;an, karena ayat-ayat dalam Al-Qur&#8217;an saling menjelaskan dan menguatkan satu sama lain. Allah SWT berfirman dalam surah An-Nahl ayat 89:<br \/>\n<em>&#8220;Dan Kami turunkan kepadamu (Al-Qur&#8217;an) sebagai penjelasan untuk segala sesuatu&#8230;&#8221;<\/em><\/p>\n<p>Ayat ini menunjukkan bahwa Al-Qur&#8217;an itu komprehensif dan saling berkaitan, sehingga pemahaman yang benar dapat diperoleh dengan merujuk kepada keseluruhan ayat, bukan hanya berdasar pada satu ayat semata.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Solusi_Mengurai_Perbedaan_Penafsiran\"><\/span>Solusi Mengurai Perbedaan Penafsiran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dalam sejarah perkembangan tafsir, kita dapat melihat adanya perbedaan dalam penafsiran beberapa ayat, yang terkadang menimbulkan perdebatan di kalangan umat Islam. Perbedaan ini sering kali muncul karena beberapa faktor, antara lain perbedaan dalam memahami bahasa Arab klasik, konteks sejarah, atau perbedaan dalam metode tafsir yang digunakan.<\/p>\n<p>Namun, dengan menggunakan metode <em>tafsirul Qur&#8217;an bil ayatil Qur&#8217;an<\/em>, perbedaan ini dapat diminimalkan. Metode ini menekankan pada pemahaman bahwa Al-Qur&#8217;an adalah kitab yang saling terhubung antar ayatnya, sehingga untuk memahami sebuah ayat, kita harus memperhatikan ayat-ayat lain yang relevan.<\/p>\n<p>Misalnya, untuk memahami makna tentang <em>hukum<\/em> atau <em>perintah<\/em> tertentu, kita harus mengkaji keseluruhan ayat yang berbicara tentang hukum tersebut dalam berbagai tempat dalam Al-Qur&#8217;an, agar tidak terjadi tafsir yang parsial atau terisolasi.<\/p>\n<p>Selain itu, dalam menghadapi perbedaan pemahaman yang muncul, para mufassir yang menggunakan metode ini cenderung lebih berhati-hati dalam menarik kesimpulan, karena mereka senantiasa mencari ayat lain yang dapat menjelaskan atau mengoreksi makna dari ayat yang sedang ditafsirkan. Hal ini mendorong adanya tafsir yang lebih mendalam dan menghindari kesalahan pemahaman yang dapat menyesatkan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keutamaan_Metode_Tafsirul_Quran_bil_Ayatil_Quran\"><\/span>Keutamaan Metode <em>Tafsirul Qur&#8217;an bil Ayatil Qur&#8217;an<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><strong>1.Keselarasan Makna<\/strong><br \/>\nMetode ini membantu untuk menemukan keselarasan makna antara satu ayat dengan ayat lainnya, yang akhirnya akan menghasilkan pemahaman yang lebih utuh dan holistik mengenai Al-Qur&#8217;an.<\/p>\n<p><strong>2.Mencegah Penafsiran yang Sempit<\/strong><br \/>\nDengan merujuk pada ayat lain, penafsiran yang sempit dan terisolasi dapat dihindari, yang sering kali dapat menimbulkan penafsiran yang bias atau bahkan menyimpang.<\/p>\n<p><strong>3.Meneguhkan Kebenaran<\/strong><br \/>\nPemahaman yang dihasilkan dari metode ini lebih kokoh karena didasarkan pada bukti dari ayat-ayat yang saling mendukung satu sama lain, yang menjadikan penafsiran lebih dapat diterima dan diakui oleh umat Islam.<\/p>\n<p><strong>4.Mendorong Pemahaman Kontekstual<\/strong><br \/>\nMetode ini juga mengajak kita untuk memahami Al-Qur&#8217;an dalam konteks yang lebih luas, bukan hanya berdasarkan pandangan subjektif atau lokal, tetapi dalam kerangka universal yang berlaku sepanjang zaman.<\/p>\n<p>Dalam kesimpulannya, <em>tafsirul Qur&#8217;an bil ayatil Qur&#8217;an<\/em> adalah metode yang sangat bermanfaat dalam mengatasi perbedaan penafsiran Al-Qur&#8217;an. Dengan merujuk pada ayat-ayat lain dalam Al-Qur&#8217;an, kita dapat memastikan bahwa pemahaman yang kita peroleh adalah sesuai dengan kehendak Allah SWT dan tidak terjebak dalam tafsir yang sempit atau terdistorsi. Oleh karena itu, pendekatan ini bukan hanya menjadi solusi untuk mengurai perbedaan, tetapi juga sebagai sarana untuk mendekatkan umat Islam pada pemahaman yang lebih benar dan komprehensif tentang wahyu Allah.(husni fahro)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com, Jakarta- Al-Qur&#8217;an, sebagai kitab suci umat Islam,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10921,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[208,1],"tags":[596,598,416,855],"newstopic":[],"class_list":["post-10920","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-hikmah","tag-al-quran","tag-hikmah","tag-islam","tag-tafsir"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tafsirul Qur&#039;an bil Ayatil Qur&#039;an: Solusi Mengurai Perbedaan Penafsiran Al-Qur&#039;an - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tafsirul Qur&#039;an bil Ayatil Qur&#039;an: Solusi Mengurai Perbedaan Penafsiran Al-Qur&#039;an - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com, Jakarta- Al-Qur&#8217;an, sebagai kitab suci umat Islam,...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-06T04:50:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-06T04:51:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"mhasan.asyary\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"mhasan.asyary\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/06\\\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/06\\\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"mhasan.asyary\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543\"},\"headline\":\"Tafsirul Qur&#8217;an bil Ayatil Qur&#8217;an: Solusi Mengurai Perbedaan Penafsiran Al-Qur&#8217;an\",\"datePublished\":\"2025-01-06T04:50:13+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-06T04:51:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/06\\\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\\\/\"},\"wordCount\":610,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/06\\\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/tafsir_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"al quran\",\"hikmah\",\"islam\",\"tafsir\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Hikmah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/06\\\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/06\\\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\\\/\",\"name\":\"Tafsirul Qur'an bil Ayatil Qur'an: Solusi Mengurai Perbedaan Penafsiran Al-Qur'an - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/06\\\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/06\\\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/tafsir_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-06T04:50:13+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-06T04:51:15+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/06\\\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/06\\\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/06\\\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/tafsir_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/tafsir_11zon.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/06\\\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tafsirul Qur&#8217;an bil Ayatil Qur&#8217;an: Solusi Mengurai Perbedaan Penafsiran Al-Qur&#8217;an\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543\",\"name\":\"mhasan.asyary\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"mhasan.asyary\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/mhasan-asyary\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tafsirul Qur'an bil Ayatil Qur'an: Solusi Mengurai Perbedaan Penafsiran Al-Qur'an - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tafsirul Qur'an bil Ayatil Qur'an: Solusi Mengurai Perbedaan Penafsiran Al-Qur'an - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com, Jakarta- Al-Qur&#8217;an, sebagai kitab suci umat Islam,...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-01-06T04:50:13+00:00","article_modified_time":"2025-01-06T04:51:15+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"mhasan.asyary","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"mhasan.asyary","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/"},"author":{"name":"mhasan.asyary","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543"},"headline":"Tafsirul Qur&#8217;an bil Ayatil Qur&#8217;an: Solusi Mengurai Perbedaan Penafsiran Al-Qur&#8217;an","datePublished":"2025-01-06T04:50:13+00:00","dateModified":"2025-01-06T04:51:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/"},"wordCount":610,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon.jpg","keywords":["al quran","hikmah","islam","tafsir"],"articleSection":["Berita","Hikmah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/","name":"Tafsirul Qur'an bil Ayatil Qur'an: Solusi Mengurai Perbedaan Penafsiran Al-Qur'an - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon.jpg","datePublished":"2025-01-06T04:50:13+00:00","dateModified":"2025-01-06T04:51:15+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon.jpg","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/06\/tafsirul-quran-bil-ayatil-quran-solusi-mengurai-perbedaan-penafsiran-al-quran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tafsirul Qur&#8217;an bil Ayatil Qur&#8217;an: Solusi Mengurai Perbedaan Penafsiran Al-Qur&#8217;an"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543","name":"mhasan.asyary","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","caption":"mhasan.asyary"},"sameAs":["https:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"mhasan.asyary","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com, Jakarta- Al-Qur&#8217;an, sebagai kitab suci umat Islam,...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/tafsir_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"mhasan.asyary","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/hikmah\/\" rel=\"category tag\">Hikmah<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com, Jakarta- Al-Qur&#8217;an, sebagai kitab suci umat Islam,...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10920","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10920"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10920\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10923,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10920\/revisions\/10923"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10921"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10920"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10920"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10920"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=10920"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}