{"id":11250,"date":"2025-01-23T09:10:24","date_gmt":"2025-01-23T09:10:24","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=11250"},"modified":"2025-01-23T13:38:01","modified_gmt":"2025-01-23T13:38:01","slug":"rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/","title":{"rendered":"Rekonstruksi Makna &#8220;Asraa&#8221; dalam Perspektif Hermeneutika Al-Qur&#8217;an"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>ppmindonesia.com, Jakarta<\/strong> &#8211; Pemahaman terhadap istilah asraa yang terdapat dalam <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/\">Al-Qur&#8217;an<\/a>, khususnya pada Surah Al-Isra\u2019 ayat 1, telah menjadi topik yang menarik untuk dibahas dalam berbagai kajian tafsir dan hermeneutika. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayat ini sering digunakan sebagai landasan utama untuk menjelaskan peristiwa Isra\u2019 dan Mi\u2019raj Nabi Muhammad SAW, sebuah peristiwa monumental yang menjadi salah satu tonggak penting dalam Islam. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, wacana rekonstruksi makna asraa melalui pendekatan hermeneutika Al-Qur&#8217;an membuka ruang untuk memahami ayat ini secara lebih mendalam, khususnya dalam konteks teks dan makna simboliknya.<\/span><\/p>\n<p><b>Makna Asraa dalam Al-Qur&#8217;an<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara literal, kata asraa berasal dari akar kata s-r-w atau s-r-y yang berarti &#8220;berjalan di malam hari&#8221; atau &#8220;melakukan perjalanan malam.&#8221; Dalam Surah Al-Isra\u2019 ayat 1, Allah SWT berfirman:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u201cMaha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, asraa dalam Al-Qur&#8217;an tidak hanya muncul pada Surah Al-Isra\u2019 (17:1). Kata ini juga ditemukan dalam Surah Al-Anfal (8:67) dan (8:70), yang dalam konteksnya diartikan sebagai &#8220;tawanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; Penggunaan kata asraa yang seragam dalam Al-Qur&#8217;an memunculkan perdebatan tentang maknanya. Apakah istilah ini merujuk pada perjalanan fisik atau simbolis, atau memiliki dimensi lain yang lebih metaforis?<\/span><\/p>\n<p><b>Pendekatan Hermeneutika untuk Rekonstruksi Makna<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hermeneutika sebagai metode tafsir Al-Qur&#8217;an memberikan peluang untuk menginterpretasikan kata asraa dengan mempertimbangkan konteks historis, linguistik, dan simbolik. Berikut adalah tiga langkah pendekatan hermeneutika untuk merekonstruksi makna:<\/span><\/p>\n<p><strong>1.Konteks Linguistik dan Korelasi Ayat<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan kata asraa dalam Surah Al-Isra\u2019 (17:1) dan Surah Al-Anfal (8:67, 8:70) menunjukkan bahwa kata ini memiliki cakupan makna yang fleksibel. Dalam konteks Surah Al-Isra\u2019, makna asraa sering diterjemahkan sebagai \u201cmemperjalankan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d Namun, jika merujuk pada Surah Al-Anfal, kata ini diartikan sebagai &#8220;tawanan.&#8221; Hal ini menunjukkan kemungkinan adanya penggunaan simbolis dalam Surah Al-Isra\u2019, yaitu perjalanan spiritual yang mengikat seseorang dalam pengabdian kepada Allah.<\/span><\/p>\n<p><strong>2.Pemaknaan Simbolik Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayat ini menyebutkan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Secara fisik, Masjidil Haram merujuk pada Ka\u2019bah di Mekah, sedangkan Masjidil Aqsa merujuk pada tempat suci di Palestina. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, dalam tafsir simbolis, Masjidil Haram dapat dimaknai sebagai &#8220;kebenaran mutlak dari Allah&#8221; (al-haqq min rabbika), sementara Masjidil Aqsa diartikan sebagai \u201ccapaian spiritual tertinggi yang berada di ufuk pandangan manusia.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika diinterpretasikan secara metaforis, asraa dalam Surah Al-Isra\u2019 (17:1) adalah perjalanan spiritual seseorang dalam meniti jalan kebenaran, dari kesadaran akan keesaan Allah hingga mencapai pemahaman mendalam tentang tanda-tanda kebesaran-Nya (ayatullah).<\/span><\/p>\n<p><strong>3.Dimensi Malam sebagai Waktu Spiritualitas<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Frasa \u201cpada suatu malam\u201d dalam ayat ini juga memiliki signifikansi penting. Malam sering kali diasosiasikan dengan keheningan, refleksi, dan introspeksi spiritual. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perjalanan asraa dapat dimaknai sebagai proses pengabdian seseorang dalam keheningan malam, yang memungkinkan dia melihat tanda-tanda kebesaran Allah melalui penghayatan spiritual mendalam.<\/span><\/p>\n<p><b>Potensi Tafsir Baru: Asraa sebagai Pengabdian dalam Tawanan Malam<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan pendekatan hermeneutika ini, asraa tidak semata-mata berarti perjalanan fisik, melainkan bisa dimaknai sebagai \u201cgerakan pengabdian dalam keterikatan spiritual kepada Allah.\u201d <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang melakukan asraa adalah individu yang bergerak dalam tawanan pengabdian di malam hari, berangkat dari keyakinan mutlak (Masjidil Haram) menuju pemahaman tertinggi tentang ayat-ayat Allah (Masjidil Aqsa).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makna ini diperkuat oleh ujung ayat yang berbunyi: \u201cagar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami.\u201d Tanda-tanda Allah hanya bisa dilihat oleh orang yang menjalani pengabdian sepenuh hati, bergerak dari kesadaran religius menuju kesadaran spiritual yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p><b>Relevansi dengan Kehidupan Modern<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rekonstruksi makna asraa dalam perspektif hermeneutika mengajarkan bahwa perjalanan spiritual manusia adalah sebuah proses yang harus dilalui dengan pengabdian total kepada Allah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kehidupan modern, perjalanan ini bisa dimaknai sebagai upaya memahami hakikat kehidupan melalui introspeksi, ibadah, dan pencarian kebenaran yang hakiki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemahaman simbolis ini membuka ruang untuk melihat Surah Al-Isra\u2019 ayat 1 tidak hanya sebagai narasi perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai panduan spiritual bagi setiap individu Muslim. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, asraa menjadi relevan sebagai landasan bagi manusia untuk bergerak dari kesadaran akan Tuhan menuju pencerahan spiritual yang mendalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, makna asraa mengingatkan bahwa untuk melihat tanda-tanda kebesaran Allah, manusia perlu terikat dalam pengabdian kepada-Nya dan bergerak menuju pemahaman yang lebih tinggi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tafsir ini memberikan perspektif yang lebih luas dan relevan bagi umat Islam dalam memahami teks suci Al-Qur&#8217;an. (husni fahro)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com, Jakarta &#8211; Pemahaman terhadap istilah asraa yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11263,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[208,1],"tags":[956,596,697,957],"newstopic":[],"class_list":["post-11250","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-hikmah","tag-al-isra","tag-al-quran","tag-isra-miraj","tag-miraj"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Rekonstruksi Makna &quot;Asraa&quot; dalam Perspektif Hermeneutika Al-Qur&#039;an - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rekonstruksi Makna &quot;Asraa&quot; dalam Perspektif Hermeneutika Al-Qur&#039;an - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com, Jakarta &#8211; Pemahaman terhadap istilah asraa yang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-23T09:10:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-23T13:38:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"mhasan.asyary\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"mhasan.asyary\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/23\\\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/23\\\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"mhasan.asyary\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543\"},\"headline\":\"Rekonstruksi Makna &#8220;Asraa&#8221; dalam Perspektif Hermeneutika Al-Qur&#8217;an\",\"datePublished\":\"2025-01-23T09:10:24+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-23T13:38:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/23\\\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\\\/\"},\"wordCount\":683,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/23\\\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/malam_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"al isra'\",\"al quran\",\"isra' mi'raj\",\"mi'raj\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Hikmah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/23\\\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/23\\\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\\\/\",\"name\":\"Rekonstruksi Makna \\\"Asraa\\\" dalam Perspektif Hermeneutika Al-Qur'an - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/23\\\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/23\\\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/malam_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-23T09:10:24+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-23T13:38:01+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/23\\\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/23\\\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/23\\\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/malam_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/malam_11zon.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/23\\\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rekonstruksi Makna &#8220;Asraa&#8221; dalam Perspektif Hermeneutika Al-Qur&#8217;an\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543\",\"name\":\"mhasan.asyary\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"mhasan.asyary\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/mhasan-asyary\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rekonstruksi Makna \"Asraa\" dalam Perspektif Hermeneutika Al-Qur'an - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rekonstruksi Makna \"Asraa\" dalam Perspektif Hermeneutika Al-Qur'an - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com, Jakarta &#8211; Pemahaman terhadap istilah asraa yang...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-01-23T09:10:24+00:00","article_modified_time":"2025-01-23T13:38:01+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"mhasan.asyary","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"mhasan.asyary","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/"},"author":{"name":"mhasan.asyary","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543"},"headline":"Rekonstruksi Makna &#8220;Asraa&#8221; dalam Perspektif Hermeneutika Al-Qur&#8217;an","datePublished":"2025-01-23T09:10:24+00:00","dateModified":"2025-01-23T13:38:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/"},"wordCount":683,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon.jpg","keywords":["al isra'","al quran","isra' mi'raj","mi'raj"],"articleSection":["Berita","Hikmah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/","name":"Rekonstruksi Makna \"Asraa\" dalam Perspektif Hermeneutika Al-Qur'an - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon.jpg","datePublished":"2025-01-23T09:10:24+00:00","dateModified":"2025-01-23T13:38:01+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon.jpg","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/23\/rekonstruksi-makna-asraa-dalam-perspektif-hermeneutika-al-quran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rekonstruksi Makna &#8220;Asraa&#8221; dalam Perspektif Hermeneutika Al-Qur&#8217;an"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543","name":"mhasan.asyary","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","caption":"mhasan.asyary"},"sameAs":["https:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"mhasan.asyary","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com, Jakarta &#8211; Pemahaman terhadap istilah asraa yang...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/malam_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"mhasan.asyary","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/hikmah\/\" rel=\"category tag\">Hikmah<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com, Jakarta &#8211; Pemahaman terhadap istilah asraa yang...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11250","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11250"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11250\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11268,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11250\/revisions\/11268"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11263"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11250"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11250"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11250"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11250"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}