{"id":11392,"date":"2025-01-31T01:23:03","date_gmt":"2025-01-31T01:23:03","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=11392"},"modified":"2025-01-31T01:23:28","modified_gmt":"2025-01-31T01:23:28","slug":"sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/","title":{"rendered":"Sinergi untuk Mangrove: Restorasi, Konservasi, dan Perdagangan Karbon yang Optimal"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>ppmindonesia.com, Jakarta<\/strong> &#8211;<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/\"> Mangrove<\/a> adalah ekosistem pesisir yang memiliki manfaat ekologis dan ekonomi yang sangat besar. Selain berfungsi sebagai benteng alami terhadap abrasi dan tsunami, hutan mangrove juga merupakan penyerap karbon yang sangat efektif. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan meningkatnya perhatian global terhadap perubahan iklim, ekosistem ini kini memiliki potensi ekonomi melalui perdagangan karbon.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, pemanfaatan mangrove untuk perdagangan karbon tidak bisa dilakukan tanpa upaya restorasi dan konservasi yang serius. Kerusakan hutan mangrove akibat konversi lahan dan eksploitasi yang tidak berkelanjutan mengancam kapasitasnya dalam menyimpan karbon dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci untuk memastikan bahwa restorasi, konservasi, dan perdagangan karbon mangrove dapat berjalan secara optimal.<\/span><\/p>\n<p><strong>Restorasi Mangrove: Mengembalikan Fungsi Ekosistem yang Terdegradasi<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Restorasi mangrove bertujuan untuk memulihkan ekosistem yang telah rusak sehingga dapat kembali menjalankan fungsi ekologisnya. Beberapa faktor yang menyebabkan degradasi hutan mangrove di Indonesia antara lain konversi lahan menjadi tambak, industri pesisir, dan pencemaran lingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1.Strategi Restorasi Mangrove<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memastikan keberhasilan restorasi, langkah-langkah berikut perlu diterapkan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Identifikasi dan pemetaan wilayah kritis: Menentukan lokasi mangrove yang mengalami degradasi dan prioritas pemulihan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pemilihan jenis mangrove yang sesuai: Setiap lokasi memiliki karakteristik tanah dan salinitas yang berbeda, sehingga jenis mangrove yang ditanam harus sesuai dengan kondisi setempat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pengelolaan hidrologi yang tepat: Sistem air di sekitar kawasan mangrove harus dikembalikan agar sesuai dengan kondisi alami.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pelibatan masyarakat lokal: Restorasi yang melibatkan komunitas pesisir lebih berkelanjutan karena memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi mereka.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">2.Program Restorasi yang Berjalan di Indonesia<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah Indonesia telah menargetkan restorasi 600.000 hektare hutan mangrove pada tahun 2024 melalui Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM). Program ini tidak hanya berfokus pada penanaman kembali, tetapi juga pada peningkatan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan mangrove secara berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><strong>Konservasi Mangrove: Menjaga Keberlanjutan Ekosistem<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain restorasi, konservasi berperan penting dalam mencegah kerusakan lebih lanjut pada hutan mangrove yang masih utuh. Langkah-langkah konservasi mencakup perlindungan terhadap eksploitasi berlebihan, penerapan kebijakan yang mendukung keberlanjutan, serta edukasi masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1.Peran Kebijakan dalam Konservasi Mangrove<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa kebijakan yang telah diterapkan pemerintah untuk menjaga kelestarian mangrove antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Moratorium alih fungsi lahan mangrove, terutama di kawasan pesisir yang rentan terhadap abrasi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Penerapan zonasi kawasan konservasi, seperti taman nasional dan hutan lindung yang melindungi ekosistem mangrove.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Peningkatan penegakan hukum terhadap perusakan ekosistem pesisir, termasuk pencegahan deforestasi dan pencemaran.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">2.Konservasi Berbasis Masyarakat<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat pesisir memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian hutan mangrove. Dengan memberikan insentif ekonomi, seperti ekowisata berbasis mangrove dan usaha berbasis produk mangrove (seperti sirup mangrove dan batik mangrove), masyarakat dapat terdorong untuk berpartisipasi aktif dalam upaya konservasi.<\/span><\/p>\n<p><strong>Perdagangan Karbon Mangrove: Peluang Ekonomi dan Mitigasi Perubahan Iklim<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon hingga 10 kali lebih banyak dibandingkan hutan daratan, menjadikannya aset berharga dalam perdagangan karbon. Dengan adanya mekanisme perdagangan karbon, karbon yang tersimpan dalam ekosistem mangrove dapat dikonversi menjadi kredit karbon, yang kemudian diperjualbelikan di pasar karbon global.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1.Mekanisme Perdagangan Karbon Berbasis Mangrove<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk dapat berpartisipasi dalam perdagangan karbon, proyek konservasi dan restorasi mangrove harus melalui beberapa tahapan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pengukuran stok karbon yang tersimpan di ekosistem mangrove dengan metode ilmiah, seperti pemetaan satelit dan pengambilan sampel tanah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Sertifikasi oleh lembaga internasional, seperti Verified Carbon Standard (VCS) atau Gold Standard, agar kredit karbon dapat diakui di pasar internasional.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Perdagangan melalui Bursa Karbon Indonesia (IDX Carbon) atau pasar global untuk mendapatkan nilai ekonomi dari karbon yang terserap.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">2.Tantangan dalam Perdagangan Karbon Mangrove<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun memiliki potensi besar, perdagangan karbon berbasis mangrove menghadapi beberapa kendala, di antaranya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kurangnya regulasi yang jelas terkait metodologi penghitungan dan validasi kredit karbon.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya tinggi dalam sertifikasi dan pemantauan karbon, yang dapat menjadi hambatan bagi proyek-proyek kecil.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kurangnya kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam memahami mekanisme perdagangan karbon.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">3.Solusi untuk Optimalisasi Perdagangan Karbon Mangrove<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar potensi perdagangan karbon mangrove dapat dimanfaatkan secara optimal, beberapa langkah berikut perlu diterapkan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Penyederhanaan regulasi dan prosedur sertifikasi untuk mempercepat partisipasi proyek berbasis mangrove dalam perdagangan karbon.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Peningkatan investasi dalam teknologi pemantauan karbon, seperti citra satelit dan drone, untuk mengurangi biaya pemantauan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pelatihan dan pendampingan agar mereka dapat terlibat dalam proyek perdagangan karbon dan memperoleh manfaat ekonomi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Sinergi untuk Masa Depan Mangrove yang Berkelanjutan<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mencapai keberhasilan dalam restorasi, konservasi, dan perdagangan karbon mangrove, diperlukan sinergi antara berbagai pihak, yaitu:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1.Pemerintah dan Regulasi yang Mendukung<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah harus mempercepat pengesahan regulasi terkait perdagangan karbon berbasis mangrove serta memastikan implementasi kebijakan konservasi berjalan dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">2.Masyarakat dan Partisipasi Lokal<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat pesisir harus diberikan peran utama dalam menjaga mangrove, baik melalui program edukasi, insentif ekonomi, maupun skema berbasis komunitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">3.Sektor Swasta dan Investasi Hijau<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan dapat berkontribusi melalui investasi dalam proyek karbon mangrove serta kemitraan dalam konservasi berbasis bisnis yang berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">4,Akademisi dan Teknologi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian dan inovasi dalam pemantauan karbon serta teknik restorasi harus terus dikembangkan untuk mendukung optimalisasi perdagangan karbon mangrove.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mangrove memiliki peran strategis dalam mitigasi perubahan iklim, perlindungan pesisir, serta sebagai sumber ekonomi melalui perdagangan karbon. Namun, pemanfaatan potensi ini hanya dapat berjalan optimal jika ada sinergi antara restorasi, konservasi, dan perdagangan karbon yang melibatkan berbagai pihak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan akademisi, Indonesia dapat menjadi pemimpin dalam pengelolaan mangrove yang berkelanjutan, menjadikannya sebagai aset lingkungan sekaligus peluang ekonomi bagi masa depan yang lebih hijau.(asyary)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com, Jakarta &#8211; Mangrove adalah ekosistem pesisir yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11393,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[208,36],"tags":[997,996,35,998],"newstopic":[],"class_list":["post-11392","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","tag-carbon","tag-carbon-mangrove","tag-hutan-mangrove","tag-mangrove"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sinergi untuk Mangrove: Restorasi, Konservasi, dan Perdagangan Karbon yang Optimal - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sinergi untuk Mangrove: Restorasi, Konservasi, dan Perdagangan Karbon yang Optimal - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com, Jakarta &#8211; Mangrove adalah ekosistem pesisir yang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-31T01:23:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-31T01:23:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1435\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"mhasan.asyary\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"mhasan.asyary\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"mhasan.asyary\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543\"},\"headline\":\"Sinergi untuk Mangrove: Restorasi, Konservasi, dan Perdagangan Karbon yang Optimal\",\"datePublished\":\"2025-01-31T01:23:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-31T01:23:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\\\/\"},\"wordCount\":859,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/mangrove_11zon-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"carbon\",\"carbon mangrove\",\"hutan mangrove\",\"mangrove\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\\\/\",\"name\":\"Sinergi untuk Mangrove: Restorasi, Konservasi, dan Perdagangan Karbon yang Optimal - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/mangrove_11zon-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-31T01:23:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-31T01:23:28+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/mangrove_11zon-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/mangrove_11zon-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1435},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sinergi untuk Mangrove: Restorasi, Konservasi, dan Perdagangan Karbon yang Optimal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543\",\"name\":\"mhasan.asyary\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"mhasan.asyary\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/mhasan-asyary\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sinergi untuk Mangrove: Restorasi, Konservasi, dan Perdagangan Karbon yang Optimal - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sinergi untuk Mangrove: Restorasi, Konservasi, dan Perdagangan Karbon yang Optimal - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com, Jakarta &#8211; Mangrove adalah ekosistem pesisir yang...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-01-31T01:23:03+00:00","article_modified_time":"2025-01-31T01:23:28+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1435,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"mhasan.asyary","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"mhasan.asyary","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/"},"author":{"name":"mhasan.asyary","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543"},"headline":"Sinergi untuk Mangrove: Restorasi, Konservasi, dan Perdagangan Karbon yang Optimal","datePublished":"2025-01-31T01:23:03+00:00","dateModified":"2025-01-31T01:23:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/"},"wordCount":859,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-scaled.jpg","keywords":["carbon","carbon mangrove","hutan mangrove","mangrove"],"articleSection":["Berita","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/","name":"Sinergi untuk Mangrove: Restorasi, Konservasi, dan Perdagangan Karbon yang Optimal - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-scaled.jpg","datePublished":"2025-01-31T01:23:03+00:00","dateModified":"2025-01-31T01:23:28+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-scaled.jpg","width":2560,"height":1435},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/31\/sinergi-untuk-mangrove-restorasi-konservasi-dan-perdagangan-karbon-yang-optimal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sinergi untuk Mangrove: Restorasi, Konservasi, dan Perdagangan Karbon yang Optimal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543","name":"mhasan.asyary","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","caption":"mhasan.asyary"},"sameAs":["https:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-scaled.jpg",2560,1435,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-1536x861.jpg",1536,861,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-2048x1148.jpg",2048,1148,true],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"mhasan.asyary","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com, Jakarta &#8211; Mangrove adalah ekosistem pesisir yang...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-scaled.jpg",2560,1435,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-scaled.jpg",2560,1435,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-scaled.jpg",2560,1435,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-1536x861.jpg",1536,861,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-2048x1148.jpg",2048,1148,true],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/mangrove_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"mhasan.asyary","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/nasional\/\" rel=\"category tag\">Nasional<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com, Jakarta &#8211; Mangrove adalah ekosistem pesisir yang...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11392","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11392"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11392\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11395,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11392\/revisions\/11395"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11393"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11392"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11392"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11392"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11392"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}