{"id":11451,"date":"2025-02-07T03:13:31","date_gmt":"2025-02-07T03:13:31","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=11451"},"modified":"2025-02-07T03:32:21","modified_gmt":"2025-02-07T03:32:21","slug":"membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/","title":{"rendered":"Membangun Masyarakat Berdaya: Strategi Dinamisasi Sosial dalam Mewujudkan Qaryah Thayyibah"},"content":{"rendered":"<p><b>ppmindonesia.com. Jakarta<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar membekali mereka dengan bantuan materi, tetapi yang terpenting adalah membangkitkan kemampuan dan kemandirian untuk mengelola kehidupan secara berkelanjutan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam konteks ini, konsep <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/\">Qaryah Thayyibah<\/a> atau desa sejahtera menjadi visi ideal yang perlu diwujudkan oleh Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) melalui strategi dinamisasi sosial.<\/span><\/p>\n<p><strong>Qaryah Thayyibah: Masyarakat Sejahtera yang Mandiri<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Qaryah Thayyibah menggambarkan sebuah komunitas yang seimbang dalam aspek spiritual, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Konsep ini tidak hanya berbicara tentang kesejahteraan materi, tetapi juga harmoni kehidupan berlandaskan nilai-nilai kebaikan dan keadilan sosial. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat yang berdaya adalah masyarakat yang mampu berdiri di atas kaki sendiri, memanfaatkan potensi lokal, serta memiliki kelembagaan sosial yang solid untuk mencapai kesejahteraan bersama.<\/span><\/p>\n<p><strong>Dinamisasi Sosial: Menggerakkan Struktur dan Sistem Kemasyarakatan<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dinamisasi sosial adalah upaya untuk menggerakkan dan merevitalisasi sistem serta struktur sosial yang ada agar lebih responsif terhadap perubahan dan kebutuhan masyarakat. Melalui dinamisasi ini, PPM bertujuan untuk:<\/span><\/p>\n<p>1.Menguatkan Kelembagaan Swadaya Fungsional (LS\/F):<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">LS\/F menjadi pusat kegiatan pemberdayaan yang dikelola oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Kelembagaan ini berfungsi sebagai wahana pembelajaran bersama, tempat masyarakat berbagi pengetahuan, keterampilan, dan inovasi untuk mencapai tujuan bersama.<\/span><\/p>\n<p>2.Membangun Jejaring Sosial dan Kemitraan<strong>:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PPM mendorong adanya kolaborasi antar LS\/F di tingkat desa hingga wilayah. Jaringan ini memungkinkan terjadinya aliran informasi, pengalaman, dan sumber daya yang lebih luas sehingga memperkuat ketahanan komunitas.<\/span><\/p>\n<p>3.Meningkatkan Partisipasi dan Kesadaran Kritis:<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesadaran kolektif menjadi kunci dalam dinamisasi sosial. Masyarakat dilibatkan dalam setiap proses pengambilan keputusan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini memastikan bahwa setiap kegiatan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat.<\/span><\/p>\n<p><strong>Strategi Dinamisasi Sosial dalam Mewujudkan Qaryah Thayyibah<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1.Pendekatan Partisipatif:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melibatkan masyarakat dalam identifikasi masalah dan pengembangan solusi. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan rasa memiliki tetapi juga memperkuat solidaritas sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">2.Pendidikan dan Pelatihan Berbasis Masyarakat:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengembangkan kapasitas masyarakat melalui pendidikan alternatif dan pelatihan keterampilan praktis. Program pendidikan berbasis komunitas ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dan kemandirian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">3.Pembangunan Ekonomi Berbasis Lokal:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengembangan ekonomi lokal menjadi salah satu prioritas. Dengan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal, masyarakat dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program koperasi, UMKM, dan kewirausahaan sosial menjadi model yang diusung PPM untuk memperkuat ekonomi komunitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">4.Teknologi Tepat Guna dan Ramah Lingkungan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penerapan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kondisi lokal tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, penggunaan energi terbarukan, sistem irigasi sederhana, dan pemanfaatan tanaman lokal sebagai sumber pangan dan obat-obatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">5.Advokasi dan Penguatan Hak-Hak Masyarakat:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kader PPM memainkan peran penting dalam mengadvokasi hak-hak masyarakat, seperti akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka juga menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, memastikan suara komunitas terdengar dalam proses kebijakan publik.<\/span><\/p>\n<p><b>Mengukur Keberhasilan Qaryah Thayyibah<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keberhasilan program dinamisasi sosial dalam mewujudkan Qaryah Thayyibah dapat diukur melalui beberapa indikator, seperti:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di desa-desa binaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tingkat kemandirian ekonomi yang ditandai dengan bertambahnya jumlah unit usaha mandiri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kualitas hidup masyarakat yang mencakup kesehatan, pendidikan, dan akses terhadap layanan dasar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kekuatan kelembagaan lokal yang tercermin dari keberlanjutan program tanpa ketergantungan bantuan eksternal.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Tantangan dan Harapan ke Depan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja, perjalanan mewujudkan Qaryah Thayyibah bukanlah tanpa tantangan. Kompleksitas masalah sosial, ekonomi, dan budaya menjadi hambatan yang harus dihadapi bersama. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, melalui pendekatan yang inklusif, berbasis komunitas, dan berkelanjutan, PPM yakin bahwa cita-cita masyarakat yang berdaya dapat terwujud.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membangun masyarakat berdaya adalah perjalanan panjang yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Melalui strategi dinamisasi sosial, <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) berkomitmen untuk menggerakkan perubahan dari tingkat komunitas terkecil hingga Nasional. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Qaryah Thayyibah bukan sekadar konsep, tetapi visi bersama menuju masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berkeadilan. Dengan kerjasama dan komitmen yang kuat, masyarakat Indonesia akan semakin berdaya, maju, dan berintegritas. (asyary)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar membekali&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11452,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[208,39],"tags":[1015,1014,983,1013],"newstopic":[],"class_list":["post-11451","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-umkm","tag-desa-mandiri","tag-desa-sejahtera","tag-pemberdayaan-masyarakat","tag-qaryah-thayyibah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Membangun Masyarakat Berdaya: Strategi Dinamisasi Sosial dalam Mewujudkan Qaryah Thayyibah - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Membangun Masyarakat Berdaya: Strategi Dinamisasi Sosial dalam Mewujudkan Qaryah Thayyibah - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar membekali...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-07T03:13:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-07T03:32:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/07\\\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/07\\\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Membangun Masyarakat Berdaya: Strategi Dinamisasi Sosial dalam Mewujudkan Qaryah Thayyibah\",\"datePublished\":\"2025-02-07T03:13:31+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-07T03:32:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/07\\\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\\\/\"},\"wordCount\":613,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/07\\\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/compos1-1_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"desa mandiri\",\"desa sejahtera\",\"pemberdayaan masyarakat\",\"qaryah thayyibah\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Umkm\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/07\\\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/07\\\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\\\/\",\"name\":\"Membangun Masyarakat Berdaya: Strategi Dinamisasi Sosial dalam Mewujudkan Qaryah Thayyibah - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/07\\\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/07\\\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/compos1-1_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2025-02-07T03:13:31+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-07T03:32:21+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/07\\\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/07\\\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/07\\\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/compos1-1_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/compos1-1_11zon.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630,\"caption\":\"Petani bekerja sama membuat kompos dari bahan organik di kslimsnstsn Timur , 22\\\/8\\\/24 (foto vecteezy.com)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/07\\\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Membangun Masyarakat Berdaya: Strategi Dinamisasi Sosial dalam Mewujudkan Qaryah Thayyibah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Membangun Masyarakat Berdaya: Strategi Dinamisasi Sosial dalam Mewujudkan Qaryah Thayyibah - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Membangun Masyarakat Berdaya: Strategi Dinamisasi Sosial dalam Mewujudkan Qaryah Thayyibah - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar membekali...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-02-07T03:13:31+00:00","article_modified_time":"2025-02-07T03:32:21+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Membangun Masyarakat Berdaya: Strategi Dinamisasi Sosial dalam Mewujudkan Qaryah Thayyibah","datePublished":"2025-02-07T03:13:31+00:00","dateModified":"2025-02-07T03:32:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/"},"wordCount":613,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon.jpg","keywords":["desa mandiri","desa sejahtera","pemberdayaan masyarakat","qaryah thayyibah"],"articleSection":["Berita","Umkm"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/","name":"Membangun Masyarakat Berdaya: Strategi Dinamisasi Sosial dalam Mewujudkan Qaryah Thayyibah - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon.jpg","datePublished":"2025-02-07T03:13:31+00:00","dateModified":"2025-02-07T03:32:21+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon.jpg","width":1200,"height":630,"caption":"Petani bekerja sama membuat kompos dari bahan organik di kslimsnstsn Timur , 22\/8\/24 (foto vecteezy.com)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/07\/membangun-masyarakat-berdaya-strategi-dinamisasi-sosial-dalam-mewujudkan-qaryah-thayyibah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Membangun Masyarakat Berdaya: Strategi Dinamisasi Sosial dalam Mewujudkan Qaryah Thayyibah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar membekali...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/compos1-1_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/umkm\/\" rel=\"category tag\">Umkm<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar membekali...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11451","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11451"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11451\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11461,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11451\/revisions\/11461"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11452"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11451"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11451"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11451"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11451"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}