{"id":11489,"date":"2025-02-08T07:21:55","date_gmt":"2025-02-08T07:21:55","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=11489"},"modified":"2025-02-08T07:22:31","modified_gmt":"2025-02-08T07:22:31","slug":"gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/","title":{"rendered":"Gerakan Kebudayaan sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus PPM"},"content":{"rendered":"<p><b>ppmindonesia,com, Jakart<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">a &#8211; <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/\">Pemberdayaan masyarakat<\/a> bukan sekadar memberikan bantuan material atau fasilitas, tetapi lebih dari itu, yakni membangkitkan kesadaran, kemandirian, dan kapasitas masyarakat untuk membangun kehidupannya sendiri. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam konteks ini, gerakan kebudayaan menjadi pendekatan strategis yang menitikberatkan pada perubahan pola pikir, nilai, dan struktur sosial yang mendukung partisipasi aktif masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) telah mengadopsi gerakan kebudayaan sebagai strategi utama dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Dengan menanamkan nilai-nilai kebersamaan, swadaya, dan tanggung jawab sosial, PPM berperan dalam mendorong transformasi sosial yang berkelanjutan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel ini mengulas bagaimana gerakan kebudayaan diterapkan dalam pemberdayaan masyarakat oleh PPM dan bagaimana pendekatan ini berkontribusi dalam mewujudkan Qaryah Thayyibah\u2014masyarakat yang sejahtera dan mandiri.<\/span><\/p>\n<p><strong>Gerakan Kebudayaan: Konsep dan Implementasi<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gerakan kebudayaan dalam konteks pemberdayaan masyarakat berfokus pada perubahan mindset dan sistem sosial yang lebih inklusif. Beberapa prinsip utama dalam gerakan ini meliputi:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Kesadaran Kolektif<\/strong>: Masyarakat diajak untuk menyadari potensi dan tantangan yang dihadapi serta berperan aktif dalam menemukan solusi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Partisipasi Aktif:<\/strong> Setiap individu memiliki peran dalam pembangunan sosial, baik dalam lingkup keluarga, komunitas, maupun organisasi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Kemandirian dan Swadaya<\/strong>: Pemberdayaan tidak dilakukan dengan memberi bantuan secara langsung, tetapi dengan memberikan alat dan ilmu agar masyarakat bisa berkembang secara mandiri.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Keberlanjutan<\/strong>: Perubahan yang dihasilkan harus bersifat jangka panjang, bukan sekadar solusi sementara.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>Di lapangan, PPM menerapkan prinsip-prinsip ini dengan cara:<\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Mendorong terbentuknya <strong>Lembaga Swadaya Fungsional (LS\/<\/strong>F) di tingkat komunitas sebagai wadah inisiatif lokal.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Menyelenggarakan <strong>pelatihan dan kaderisas<\/strong>i untuk membekali masyarakat dengan keterampilan kepemimpinan dan pemberdayaan sosial.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Mengembangkan <strong>program berbasis komunitas<\/strong>, seperti koperasi, pendidikan alternatif, dan kesehatan berbasis masyarakat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Studi Kasus PPM dalam Pemberdayaan Masyarakat<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak berdiri pada tahun 1985, PPM telah melaksanakan berbagai inisiatif yang memperlihatkan bagaimana gerakan kebudayaan mampu menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan masyarakat. Beberapa contoh implementasi yang menonjol di antaranya:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1.<strong>Membangun Masyarakat Berdaya melalui Pendidikan Alternatif<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PPM mengembangkan model pendidikan non-formal yang memberdayakan masyarakat melalui pelatihan keterampilan, literasi, dan penguatan nilai-nilai sosial. Program ini membantu masyarakat untuk lebih siap menghadapi tantangan ekonomi dan sosial tanpa harus bergantung sepenuhnya pada sistem pendidikan formal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">2<strong>.Penguatan Kelembagaan Masyarakat Melalui LS\/F<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PPM mendorong terbentuknya LS\/F sebagai wadah bagi komunitas untuk berorganisasi, berkolaborasi, dan mencari solusi terhadap permasalahan lokal. LS\/F berfungsi sebagai pusat pengembangan kapasitas masyarakat, mulai dari aspek ekonomi hingga sosial-budaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">3.<strong>Ekonomi Berbasis Swadaya dan Kearifan Lokal<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gerakan kebudayaan juga diterapkan dalam aspek ekonomi dengan menekankan pentingnya kemandirian. Masyarakat didorong untuk mengembangkan usaha berbasis sumber daya lokal, membentuk koperasi, dan menerapkan sistem ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><strong>Dampak dan Tantangan<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendekatan gerakan kebudayaan dalam pemberdayaan masyarakat telah memberikan dampak yang signifikan, di antaranya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan sosial.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Terbentuknya jaringan sosial yang kuat melalui LS\/F dan program berbasis komunitas.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Berkembangnya inisiatif lokal yang mampu mengatasi permasalahan secara mandiri tanpa bergantung pada bantuan eksternal.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tantangan tetap ada, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kurangnya dukungan kebijakan yang mendukung pemberdayaan berbasis komunitas.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan sosial yang lambat karena masih adanya pola pikir yang bergantung pada bantuan eksternal.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kesenjangan akses terhadap teknologi dan informasi yang dapat memperlambat proses pemberdayaan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gerakan kebudayaan yang diterapkan oleh PPM membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat harus dimulai dari perubahan mindset dan sistem sosial yang mendukung partisipasi aktif. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan membangun masyarakat yang berdaya melalui pendekatan berbasis budaya, PPM telah berkontribusi dalam menciptakan komunitas yang mandiri dan berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ke depan, model ini dapat terus dikembangkan dan diperkuat dengan integrasi teknologi serta dukungan kebijakan yang lebih progresif. Dengan demikian, visi Qaryah Thayyibah\u2014masyarakat yang sejahtera secara sosial, ekonomi, dan spiritual\u2014dapat benar-benar terwujud.(acank)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia,com, Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar memberikan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11490,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[208,36],"tags":[1032,983,1013],"newstopic":[],"class_list":["post-11489","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","tag-kedudayaan","tag-pemberdayaan-masyarakat","tag-qaryah-thayyibah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Gerakan Kebudayaan sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus PPM - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gerakan Kebudayaan sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus PPM - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia,com, Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar memberikan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-08T07:21:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-08T07:22:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/08\\\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/08\\\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Gerakan Kebudayaan sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus PPM\",\"datePublished\":\"2025-02-08T07:21:55+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-08T07:22:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/08\\\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\\\/\"},\"wordCount\":578,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/08\\\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/mina-agar_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"kedudayaan\",\"pemberdayaan masyarakat\",\"qaryah thayyibah\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/08\\\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/08\\\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\\\/\",\"name\":\"Gerakan Kebudayaan sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus PPM - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/08\\\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/08\\\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/mina-agar_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2025-02-08T07:21:55+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-08T07:22:31+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/08\\\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/08\\\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/08\\\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/mina-agar_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/mina-agar_11zon.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630,\"caption\":\"Aktivitas pengeringan rumput laut petani binaan Koperasi Mina Agar Makmur, Karawang. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kualitasnya Bagus, Produk Rumput Laut Koperasi Binaan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/08\\\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gerakan Kebudayaan sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus PPM\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gerakan Kebudayaan sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus PPM - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Gerakan Kebudayaan sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus PPM - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia,com, Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar memberikan...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-02-08T07:21:55+00:00","article_modified_time":"2025-02-08T07:22:31+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Gerakan Kebudayaan sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus PPM","datePublished":"2025-02-08T07:21:55+00:00","dateModified":"2025-02-08T07:22:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/"},"wordCount":578,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon.jpg","keywords":["kedudayaan","pemberdayaan masyarakat","qaryah thayyibah"],"articleSection":["Berita","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/","name":"Gerakan Kebudayaan sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus PPM - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon.jpg","datePublished":"2025-02-08T07:21:55+00:00","dateModified":"2025-02-08T07:22:31+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon.jpg","width":1200,"height":630,"caption":"Aktivitas pengeringan rumput laut petani binaan Koperasi Mina Agar Makmur, Karawang. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kualitasnya Bagus, Produk Rumput Laut Koperasi Binaan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/08\/gerakan-kebudayaan-sebagai-strategi-pemberdayaan-masyarakat-studi-kasus-ppm\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gerakan Kebudayaan sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus PPM"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia,com, Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar memberikan...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/mina-agar_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/nasional\/\" rel=\"category tag\">Nasional<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia,com, Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar memberikan...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11489","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11489"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11489\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11492,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11489\/revisions\/11492"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11490"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11489"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11489"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11489"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11489"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}