{"id":11572,"date":"2025-02-12T10:07:29","date_gmt":"2025-02-12T10:07:29","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=11572"},"modified":"2025-02-12T10:08:06","modified_gmt":"2025-02-12T10:08:06","slug":"model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/","title":{"rendered":"Model dan Konsep Qaryah Thayyibah dalam PPM"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong> Masyarakat Sejahtera sebagai Pilar Peradaban<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>ppmindonesia.com. Jakarta<\/strong> &#8211; Konsep <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/\">Qaryah Thayyibah<\/a> berasal dari istilah dalam Al-Qur&#8217;an yang menggambarkan sebuah masyarakat yang baik, sejahtera, dan diberkahi. Dalam konteks Pusat Peranserta Masyarakat (PPM), Qaryah Thayyibah bukan sekadar komunitas yang makmur secara ekonomi, tetapi juga masyarakat yang memiliki keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk spiritual, sosial, ekonomi, dan lingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PPM mengadopsi konsep ini sebagai model pengembangan masyarakat, yang bertujuan untuk menciptakan komunitas yang tidak hanya mandiri dan produktif tetapi juga memiliki nilai-nilai moral yang kuat dan hubungan sosial yang harmonis.<\/span><\/p>\n<p><strong>1.Pengertian Qaryah Thayyibah dalam PPM<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kerangka PPM, Qaryah Thayyibah adalah sebuah sistem masyarakat yang terorganisir dengan baik (well-organized), memiliki keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan, serta mampu memenuhi kebutuhan dasar warganya secara mandiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep ini menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan perubahan, dengan fokus pada tiga pilar utama:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Keseimbangan Spiritual dan Moral (Nilai-Nilai Kebaikan)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat yang berorientasi pada nilai-nilai kejujuran, gotong royong, dan tanggung jawab sosial.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pendidikan karakter berbasis agama dan budaya lokal sebagai fondasi kehidupan sosial.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Kemandirian Ekonomi dan Produktivitas<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat memiliki akses terhadap sumber daya ekonomi yang memadai dan mampu mengelolanya secara produktif.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, seperti koperasi, usaha kecil menengah (UKM), dan pertanian berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Harmoni Sosial dan Kelembagaan yang Kuat<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hubungan sosial yang erat, dengan adanya solidaritas dan kerja sama antarwarga.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya kelembagaan komunitas yang kuat untuk mengelola program pemberdayaan secara berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan tiga pilar ini, Qaryah Thayyibah menjadi model ideal dalam membangun masyarakat yang berdaya dan mampu menghadapi tantangan sosial serta ekonomi secara mandiri.<\/span><\/p>\n<p><strong>2. Model Qaryah Thayyibah dalam PPM<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PPM mengembangkan model Qaryah Thayyibah dalam bentuk Stelsel Masyarakat Sejahtera (SMS), yaitu pendekatan pembangunan berbasis komunitas yang menciptakan keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Model ini melibatkan beberapa tahapan utama:<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">A. Identifikasi Potensi dan Masalah Masyarakat<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemetaan sosial dan ekonomi untuk memahami kondisi masyarakat.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Identifikasi masalah utama, seperti kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan sosial.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">B. Pembangunan Infrastruktur Sosial dan Ekonomi<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membangun pusat kegiatan masyarakat, seperti balai desa, pasar rakyat, dan lembaga pendidikan alternatif.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengembangkan sistem ekonomi berbasis komunitas, seperti koperasi dan kelompok usaha bersama (KUB).<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">C, Penguatan Kapasitas Masyarakat<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatihan keterampilan kerja dan kewirausahaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peningkatan kesadaran akan pentingnya gotong royong dan kerja sama sosial.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">D.Pengelolaan Sumber Daya Alam Secara Berkelanjutan<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mendorong pertanian organik dan teknologi tepat guna untuk ketahanan pangan.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengelolaan lingkungan berbasis komunitas, seperti konservasi air dan energi terbarukan.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">E.Pengembangan Jaringan dan Kemitraan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kerja sama dengan lembaga pemerintah, akademisi, dan organisasi sosial lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penguatan hubungan antar Qaryah Thayyibah dalam skala yang lebih luas untuk membentuk kawasan yang lebih sejahtera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan model ini, Qaryah Thayyibah tidak hanya menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi warganya tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi, sosial, dan spiritual yang berkembang secara harmonis.<\/span><\/p>\n<p><strong>3.Implementasi Qaryah Thayyibah dalam Program PPM<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PPM menerapkan konsep Qaryah Thayyibah dalam berbagai bidang utama yang menjadi fokus pengembangan masyarakat, antara lain:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Bidang Sosial dan Pendidikan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mendirikan sekolah berbasis komunitas dan pendidikan nonformal untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Program literasi dan pendidikan karakter untuk membangun generasi yang cerdas dan berakhlak.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">2. Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pendampingan usaha kecil dan koperasi dalam mengelola bisnis berbasis komunitas.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengembangan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan industri rumah tangga.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">3. Bidang Kesehatan dan Lingkungan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan melalui posyandu dan klinik berbasis komunitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kampanye hidup sehat dan sanitasi lingkungan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">4.Bidang Kebudayaan dan Sosial Keagamaan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Revitalisasi nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegiatan sosial berbasis keagamaan untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan pendekatan ini, Qaryah Thayyibah dalam PPM menjadi sistem yang dapat diterapkan di berbagai komunitas, baik di pedesaan maupun perkotaan, sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan lokal masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><strong>3.Manfaat dan Dampak Qaryah Thayyibah<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penerapan konsep Qaryah Thayyibah dalam PPM memberikan berbagai manfaat yang signifikan bagi masyarakat, antara lain:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Meningkatkan Kemandirian Masyarakat<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat tidak lagi bergantung pada bantuan eksternal, tetapi mampu mengelola potensi yang dimiliki secara mandiri.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Meningkatkan Taraf Hidup dan Kesejahteraan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan adanya program ekonomi berbasis komunitas, masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap sumber daya ekonomi.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Menciptakan Solidaritas dan Keharmonisan Sosial<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gotong royong dan kerja sama sosial semakin kuat, menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan kondusif.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Mendorong Keberlanjutan Lingkungan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengelolaan sumber daya alam secara bijak mendukung keberlanjutan ekologi dan kesejahteraan jangka panjang.<\/span><\/p>\n<p><strong>Qaryah Thayyibah sebagai Jalan Menuju Masyarakat Sejahtera<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep Qaryah Thayyibah dalam PPM adalah sebuah gagasan besar yang memberikan solusi konkret bagi pengembangan masyarakat berbasis nilai, ekonomi, dan sosial yang seimbang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui pendekatan Stelsel Masyarakat Sejahtera (SMS), setiap komunitas dapat berkembang menjadi masyarakat yang mandiri, produktif, dan harmonis, dengan tetap berpegang pada nilai-nilai kebaikan dan keadilan sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat masyarakat diberdayakan dengan baik, perubahan positif bukan lagi sekadar impian, tetapi kenyataan yang dapat dirasakan oleh semua orang. PPM mengajak setiap individu dan komunitas untuk bergabung dalam gerakan ini, membangun Qaryah Thayyibah, dan menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bersama PPM, mari wujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan penuh keberkahan! (acank)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masyarakat Sejahtera sebagai Pilar Peradaban ppmindonesia.com. Jakarta &#8211;&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11573,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[208,36],"tags":[345,1015,1013],"newstopic":[],"class_list":["post-11572","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","tag-desa-madani","tag-desa-mandiri","tag-qaryah-thayyibah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Model dan Konsep Qaryah Thayyibah dalam PPM - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Model dan Konsep Qaryah Thayyibah dalam PPM - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Masyarakat Sejahtera sebagai Pilar Peradaban ppmindonesia.com. Jakarta &#8211;...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-12T10:07:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-12T10:08:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/12\\\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/12\\\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Model dan Konsep Qaryah Thayyibah dalam PPM\",\"datePublished\":\"2025-02-12T10:07:29+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-12T10:08:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/12\\\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\\\/\"},\"wordCount\":807,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/12\\\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/desa1_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"desa madani\",\"desa mandiri\",\"qaryah thayyibah\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/12\\\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/12\\\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\\\/\",\"name\":\"Model dan Konsep Qaryah Thayyibah dalam PPM - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/12\\\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/12\\\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/desa1_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2025-02-12T10:07:29+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-12T10:08:06+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/12\\\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/12\\\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/12\\\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/desa1_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/desa1_11zon.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/12\\\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Model dan Konsep Qaryah Thayyibah dalam PPM\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Model dan Konsep Qaryah Thayyibah dalam PPM - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Model dan Konsep Qaryah Thayyibah dalam PPM - ppmindonesia","og_description":"Masyarakat Sejahtera sebagai Pilar Peradaban ppmindonesia.com. Jakarta &#8211;...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-02-12T10:07:29+00:00","article_modified_time":"2025-02-12T10:08:06+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Model dan Konsep Qaryah Thayyibah dalam PPM","datePublished":"2025-02-12T10:07:29+00:00","dateModified":"2025-02-12T10:08:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/"},"wordCount":807,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon.jpg","keywords":["desa madani","desa mandiri","qaryah thayyibah"],"articleSection":["Berita","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/","name":"Model dan Konsep Qaryah Thayyibah dalam PPM - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon.jpg","datePublished":"2025-02-12T10:07:29+00:00","dateModified":"2025-02-12T10:08:06+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon.jpg","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/12\/model-dan-konsep-qaryah-thayyibah-dalam-ppm\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Model dan Konsep Qaryah Thayyibah dalam PPM"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Masyarakat Sejahtera sebagai Pilar Peradaban ppmindonesia.com. Jakarta &#8211;...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa1_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/nasional\/\" rel=\"category tag\">Nasional<\/a>","rttpg_excerpt":"Masyarakat Sejahtera sebagai Pilar Peradaban ppmindonesia.com. Jakarta &#8211;...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11572","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11572"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11572\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11575,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11572\/revisions\/11575"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11573"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11572"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11572"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11572"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11572"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}