{"id":11629,"date":"2025-02-18T07:53:58","date_gmt":"2025-02-18T07:53:58","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=11629"},"modified":"2025-02-18T07:54:42","modified_gmt":"2025-02-18T07:54:42","slug":"mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/","title":{"rendered":"Mengenal Kerajaan Demak: Pusat Kekuasaan dan Dakwah Islam di Nusantara"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#ppmindonesiacomJakarta-_Kerajaan_Demak_merupakan_kerajaan_Islam_pertama_di_Pulau_Jawa_yang_memainkan_peran_penting_dalam_perkembangan_Islam_dan_dinamika_politik_Nusantara_Berdiri_pada_akhir_abad_ke-15_kerajaan_ini_menjadi_pusat_penyebaran_agama_Islam_sekaligus_memiliki_pengaruh_besar_dalam_peralihan_dari_era_Hindu-Buddha_ke_era_Islam_di_Jawa\" >ppmindonesia.com.Jakarta- Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa yang memainkan peran penting dalam perkembangan Islam dan dinamika politik Nusantara. Berdiri pada akhir abad ke-15, kerajaan ini menjadi pusat penyebaran agama Islam sekaligus memiliki pengaruh besar dalam peralihan dari era Hindu-Buddha ke era Islam di Jawa.<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#Sejarah_Berdirinya_Kerajaan_Demak\" >Sejarah Berdirinya Kerajaan Demak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#Kerajaan_Demak_didirikan_oleh_Raden_Patah_seorang_keturunan_Raja_Majapahit_yang_ibunya_berasal_dari_Negeri_Campa_Kamboja_Pada_awalnya_Demak_merupakan_sebuah_kadipaten_di_bawah_naungan_Majapahit_Namun_seiring_dengan_kemunduran_Majapahit_dan_dorongan_dari_para_Wali_Songo_Raden_Patah_memproklamirkan_kemerdekaan_Demak_sekitar_tahun_1475_M\" >Kerajaan Demak didirikan oleh Raden Patah, seorang keturunan Raja Majapahit yang ibunya berasal dari Negeri Campa (Kamboja). Pada awalnya, Demak merupakan sebuah kadipaten di bawah naungan Majapahit. Namun, seiring dengan kemunduran Majapahit dan dorongan dari para Wali Songo, Raden Patah memproklamirkan kemerdekaan Demak sekitar tahun 1475 M.<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#Setelah_memisahkan_diri_Kerajaan_Demak_berkembang_pesat_sebagai_pusat_politik_dan_agama_Islam_Wilayahnya_meliputi_daerah_pesisir_utara_Jawa_hingga_Sumatra_bagian_selatan_Kalimantan_dan_beberapa_wilayah_lainnya_Keberadaan_kerajaan_ini_menandai_awal_dari_dominasi_Islam_dalam_sistem_pemerintahan_di_Jawa\" >Setelah memisahkan diri, Kerajaan Demak berkembang pesat sebagai pusat politik dan agama Islam. Wilayahnya meliputi daerah pesisir utara Jawa hingga Sumatra bagian selatan, Kalimantan, dan beberapa wilayah lainnya. Keberadaan kerajaan ini menandai awal dari dominasi Islam dalam sistem pemerintahan di Jawa.<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#Masa_Kejayaan_di_Bawah_Sultan_Trenggana\" >Masa Kejayaan di Bawah Sultan Trenggana<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#Puncak_kejayaan_Kerajaan_Demak_terjadi_pada_masa_pemerintahan_Sultan_Trenggana_1521-1546_Pada_era_ini_Demak_berhasil_memperluas_pengaruhnya_ke_berbagai_wilayah_termasuk_Jepara_Tuban_Madiun_Blora_dan_Kediri_Salah_satu_pencapaian_terbesar_Sultan_Trenggana_adalah_penaklukan_Sunda_Kelapa_dari_tangan_Portugis_pada_22_Juni_1527_di_bawah_komando_Fatahillah_Setelah_direbut_nama_Sunda_Kelapa_diubah_menjadi_Jayakarta_yang_kemudian_berkembang_menjadi_Jakarta\" >Puncak kejayaan Kerajaan Demak terjadi pada masa pemerintahan Sultan Trenggana (1521-1546). Pada era ini, Demak berhasil memperluas pengaruhnya ke berbagai wilayah, termasuk Jepara, Tuban, Madiun, Blora, dan Kediri. Salah satu pencapaian terbesar Sultan Trenggana adalah penaklukan Sunda Kelapa dari tangan Portugis pada 22 Juni 1527 di bawah komando Fatahillah. Setelah direbut, nama Sunda Kelapa diubah menjadi Jayakarta, yang kemudian berkembang menjadi Jakarta.<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#Selain_ekspansi_wilayah_Sultan_Trenggana_juga_memainkan_peran_besar_dalam_penyebaran_Islam_di_Nusantara_Bersama_Wali_Songo_kerajaan_ini_menjadi_pusat_dakwah_dan_pendidikan_Islam_dengan_Masjid_Agung_Demak_sebagai_simbol_kejayaannya_Masjid_ini_hingga_kini_masih_berdiri_sebagai_saksi_sejarah_kejayaan_Demak_dalam_mengembangkan_ajaran_Islam_di_Indonesia\" >Selain ekspansi wilayah, Sultan Trenggana juga memainkan peran besar dalam penyebaran Islam di Nusantara. Bersama Wali Songo, kerajaan ini menjadi pusat dakwah dan pendidikan Islam, dengan Masjid Agung Demak sebagai simbol kejayaannya. Masjid ini hingga kini masih berdiri sebagai saksi sejarah kejayaan Demak dalam mengembangkan ajaran Islam di Indonesia.<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#Konflik_Internal_dan_Keruntuhan\" >Konflik Internal dan Keruntuhan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#Setelah_wafatnya_Sultan_Trenggana_pada_1546_Kerajaan_Demak_mulai_mengalami_kemunduran_akibat_perebutan_kekuasaan_di_antara_keluarga_kerajaan_Sunan_Prawata_yang_menggantikan_Sultan_Trenggana_dibunuh_oleh_Arya_Penangsang_dalam_perebutan_takhta_Arya_Penangsang_kemudian_naik_takhta_tetapi_ia_mendapat_perlawanan_dari_Adipati_Hadiwijaya_penguasa_Pajang\" >Setelah wafatnya Sultan Trenggana pada 1546, Kerajaan Demak mulai mengalami kemunduran akibat perebutan kekuasaan di antara keluarga kerajaan. Sunan Prawata, yang menggantikan Sultan Trenggana, dibunuh oleh Arya Penangsang dalam perebutan takhta. Arya Penangsang kemudian naik takhta, tetapi ia mendapat perlawanan dari Adipati Hadiwijaya, penguasa Pajang.<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#Konflik_ini_berujung_pada_perang_saudara_yang_melemahkan_kekuatan_Demak_Pada_akhirnya_Adipati_Hadiwijaya_berhasil_mengalahkan_Arya_Penangsang_dan_memindahkan_pusat_kekuasaan_ke_Pajang_pada_tahun_1568_yang_menandai_berakhirnya_Kerajaan_Demak_sebagai_pusat_kekuasaan_Islam_di_Jawa\" >Konflik ini berujung pada perang saudara yang melemahkan kekuatan Demak. Pada akhirnya, Adipati Hadiwijaya berhasil mengalahkan Arya Penangsang dan memindahkan pusat kekuasaan ke Pajang pada tahun 1568, yang menandai berakhirnya Kerajaan Demak sebagai pusat kekuasaan Islam di Jawa.<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#Warisan_dan_Pengaruh_Kerajaan_Demak\" >Warisan dan Pengaruh Kerajaan Demak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#Meskipun_berumur_relatif_singkat_Kerajaan_Demak_meninggalkan_warisan_besar_dalam_sejarah_Indonesia_Selain_sebagai_pelopor_kerajaan_Islam_di_Jawa_Demak_juga_berperan_dalam_perkembangan_seni_arsitektur_dan_pendidikan_Islam_Masjid_Agung_Demak_menjadi_simbol_keberhasilan_dakwah_Islam_sementara_peran_para_Wali_Songo_terus_berpengaruh_dalam_budaya_dan_tradisi_Islam_di_Indonesia\" >Meskipun berumur relatif singkat, Kerajaan Demak meninggalkan warisan besar dalam sejarah Indonesia. Selain sebagai pelopor kerajaan Islam di Jawa, Demak juga berperan dalam perkembangan seni, arsitektur, dan pendidikan Islam. Masjid Agung Demak menjadi simbol keberhasilan dakwah Islam, sementara peran para Wali Songo terus berpengaruh dalam budaya dan tradisi Islam di Indonesia.<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#Sebagai_pusat_kekuasaan_dan_dakwah_Islam_di_Nusantara_Kerajaan_Demak_telah_mengukir_sejarah_yang_tak_terlupakan_Perjuangannya_dalam_mempertahankan_dan_menyebarkan_Islam_menjadi_bagian_penting_dalam_perjalanan_panjang_sejarah_bangsa_Indonesiaacank\" >Sebagai pusat kekuasaan dan dakwah Islam di Nusantara, Kerajaan Demak telah mengukir sejarah yang tak terlupakan. Perjuangannya dalam mempertahankan dan menyebarkan Islam menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia.(acank)<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"ppmindonesiacomJakarta-_Kerajaan_Demak_merupakan_kerajaan_Islam_pertama_di_Pulau_Jawa_yang_memainkan_peran_penting_dalam_perkembangan_Islam_dan_dinamika_politik_Nusantara_Berdiri_pada_akhir_abad_ke-15_kerajaan_ini_menjadi_pusat_penyebaran_agama_Islam_sekaligus_memiliki_pengaruh_besar_dalam_peralihan_dari_era_Hindu-Buddha_ke_era_Islam_di_Jawa\"><\/span><b>ppmindonesia.com.Jakarta-<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/\"> Kerajaan Demak<\/a> merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa yang memainkan peran penting dalam perkembangan Islam dan dinamika politik Nusantara. Berdiri pada akhir abad ke-15, kerajaan ini menjadi pusat penyebaran agama Islam sekaligus memiliki pengaruh besar dalam peralihan dari era Hindu-Buddha ke era Islam di Jawa.<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Berdirinya_Kerajaan_Demak\"><\/span><strong>Sejarah Berdirinya Kerajaan Demak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kerajaan_Demak_didirikan_oleh_Raden_Patah_seorang_keturunan_Raja_Majapahit_yang_ibunya_berasal_dari_Negeri_Campa_Kamboja_Pada_awalnya_Demak_merupakan_sebuah_kadipaten_di_bawah_naungan_Majapahit_Namun_seiring_dengan_kemunduran_Majapahit_dan_dorongan_dari_para_Wali_Songo_Raden_Patah_memproklamirkan_kemerdekaan_Demak_sekitar_tahun_1475_M\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kerajaan Demak didirikan oleh Raden Patah, seorang keturunan Raja Majapahit yang ibunya berasal dari Negeri Campa (Kamboja). Pada awalnya, Demak merupakan sebuah kadipaten di bawah naungan Majapahit. Namun, seiring dengan kemunduran Majapahit dan dorongan dari para Wali Songo, Raden Patah memproklamirkan kemerdekaan Demak sekitar tahun 1475 M.<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Setelah_memisahkan_diri_Kerajaan_Demak_berkembang_pesat_sebagai_pusat_politik_dan_agama_Islam_Wilayahnya_meliputi_daerah_pesisir_utara_Jawa_hingga_Sumatra_bagian_selatan_Kalimantan_dan_beberapa_wilayah_lainnya_Keberadaan_kerajaan_ini_menandai_awal_dari_dominasi_Islam_dalam_sistem_pemerintahan_di_Jawa\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memisahkan diri, Kerajaan Demak berkembang pesat sebagai pusat politik dan agama Islam. Wilayahnya meliputi daerah pesisir utara Jawa hingga Sumatra bagian selatan, Kalimantan, dan beberapa wilayah lainnya. Keberadaan kerajaan ini menandai awal dari dominasi Islam dalam sistem pemerintahan di Jawa.<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Masa_Kejayaan_di_Bawah_Sultan_Trenggana\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Masa Kejayaan di Bawah Sultan Trenggan<\/strong>a<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Puncak_kejayaan_Kerajaan_Demak_terjadi_pada_masa_pemerintahan_Sultan_Trenggana_1521-1546_Pada_era_ini_Demak_berhasil_memperluas_pengaruhnya_ke_berbagai_wilayah_termasuk_Jepara_Tuban_Madiun_Blora_dan_Kediri_Salah_satu_pencapaian_terbesar_Sultan_Trenggana_adalah_penaklukan_Sunda_Kelapa_dari_tangan_Portugis_pada_22_Juni_1527_di_bawah_komando_Fatahillah_Setelah_direbut_nama_Sunda_Kelapa_diubah_menjadi_Jayakarta_yang_kemudian_berkembang_menjadi_Jakarta\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Puncak kejayaan Kerajaan Demak terjadi pada masa pemerintahan Sultan Trenggana (1521-1546). Pada era ini, Demak berhasil memperluas pengaruhnya ke berbagai wilayah, termasuk Jepara, Tuban, Madiun, Blora, dan Kediri. Salah satu pencapaian terbesar Sultan Trenggana adalah penaklukan Sunda Kelapa dari tangan Portugis pada 22 Juni 1527 di bawah komando Fatahillah. Setelah direbut, nama Sunda Kelapa diubah menjadi Jayakarta, yang kemudian berkembang menjadi Jakarta.<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Selain_ekspansi_wilayah_Sultan_Trenggana_juga_memainkan_peran_besar_dalam_penyebaran_Islam_di_Nusantara_Bersama_Wali_Songo_kerajaan_ini_menjadi_pusat_dakwah_dan_pendidikan_Islam_dengan_Masjid_Agung_Demak_sebagai_simbol_kejayaannya_Masjid_ini_hingga_kini_masih_berdiri_sebagai_saksi_sejarah_kejayaan_Demak_dalam_mengembangkan_ajaran_Islam_di_Indonesia\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Selain ekspansi wilayah, Sultan Trenggana juga memainkan peran besar dalam penyebaran Islam di Nusantara. Bersama Wali Songo, kerajaan ini menjadi pusat dakwah dan pendidikan Islam, dengan Masjid Agung Demak sebagai simbol kejayaannya. Masjid ini hingga kini masih berdiri sebagai saksi sejarah kejayaan Demak dalam mengembangkan ajaran Islam di Indonesia.<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Konflik_Internal_dan_Keruntuhan\"><\/span><strong>Konflik Internal dan Keruntuhan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Setelah_wafatnya_Sultan_Trenggana_pada_1546_Kerajaan_Demak_mulai_mengalami_kemunduran_akibat_perebutan_kekuasaan_di_antara_keluarga_kerajaan_Sunan_Prawata_yang_menggantikan_Sultan_Trenggana_dibunuh_oleh_Arya_Penangsang_dalam_perebutan_takhta_Arya_Penangsang_kemudian_naik_takhta_tetapi_ia_mendapat_perlawanan_dari_Adipati_Hadiwijaya_penguasa_Pajang\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah wafatnya Sultan Trenggana pada 1546, Kerajaan Demak mulai mengalami kemunduran akibat perebutan kekuasaan di antara keluarga kerajaan. Sunan Prawata, yang menggantikan Sultan Trenggana, dibunuh oleh Arya Penangsang dalam perebutan takhta. Arya Penangsang kemudian naik takhta, tetapi ia mendapat perlawanan dari Adipati Hadiwijaya, penguasa Pajang.<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Konflik_ini_berujung_pada_perang_saudara_yang_melemahkan_kekuatan_Demak_Pada_akhirnya_Adipati_Hadiwijaya_berhasil_mengalahkan_Arya_Penangsang_dan_memindahkan_pusat_kekuasaan_ke_Pajang_pada_tahun_1568_yang_menandai_berakhirnya_Kerajaan_Demak_sebagai_pusat_kekuasaan_Islam_di_Jawa\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Konflik ini berujung pada perang saudara yang melemahkan kekuatan Demak. Pada akhirnya, Adipati Hadiwijaya berhasil mengalahkan Arya Penangsang dan memindahkan pusat kekuasaan ke Pajang pada tahun 1568, yang menandai berakhirnya Kerajaan Demak sebagai pusat kekuasaan Islam di Jawa.<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Warisan_dan_Pengaruh_Kerajaan_Demak\"><\/span><strong>Warisan dan Pengaruh Kerajaan Demak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meskipun_berumur_relatif_singkat_Kerajaan_Demak_meninggalkan_warisan_besar_dalam_sejarah_Indonesia_Selain_sebagai_pelopor_kerajaan_Islam_di_Jawa_Demak_juga_berperan_dalam_perkembangan_seni_arsitektur_dan_pendidikan_Islam_Masjid_Agung_Demak_menjadi_simbol_keberhasilan_dakwah_Islam_sementara_peran_para_Wali_Songo_terus_berpengaruh_dalam_budaya_dan_tradisi_Islam_di_Indonesia\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun berumur relatif singkat, Kerajaan Demak meninggalkan warisan besar dalam sejarah Indonesia. Selain sebagai pelopor kerajaan Islam di Jawa, Demak juga berperan dalam perkembangan seni, arsitektur, dan pendidikan Islam. Masjid Agung Demak menjadi simbol keberhasilan dakwah Islam, sementara peran para Wali Songo terus berpengaruh dalam budaya dan tradisi Islam di Indonesia.<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sebagai_pusat_kekuasaan_dan_dakwah_Islam_di_Nusantara_Kerajaan_Demak_telah_mengukir_sejarah_yang_tak_terlupakan_Perjuangannya_dalam_mempertahankan_dan_menyebarkan_Islam_menjadi_bagian_penting_dalam_perjalanan_panjang_sejarah_bangsa_Indonesiaacank\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pusat kekuasaan dan dakwah Islam di Nusantara, Kerajaan Demak telah mengukir sejarah yang tak terlupakan. Perjuangannya dalam mempertahankan dan menyebarkan Islam menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia.(acank)<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta- Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11630,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[208,127],"tags":[1078,1079,1080],"newstopic":[],"class_list":["post-11629","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-sosial-budaya","tag-demak","tag-kerajaan-demak","tag-kerajaan-demak-islam"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Kerajaan Demak: Pusat Kekuasaan dan Dakwah Islam di Nusantara - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Kerajaan Demak: Pusat Kekuasaan dan Dakwah Islam di Nusantara - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta- Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-18T07:53:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-18T07:54:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Mengenal Kerajaan Demak: Pusat Kekuasaan dan Dakwah Islam di Nusantara\",\"datePublished\":\"2025-02-18T07:53:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-18T07:54:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\\\/\"},\"wordCount\":438,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/demak_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"demak\",\"kerajaan demak\",\"kerajaan demak islam\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Sosial Budaya\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\\\/\",\"name\":\"Mengenal Kerajaan Demak: Pusat Kekuasaan dan Dakwah Islam di Nusantara - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/demak_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2025-02-18T07:53:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-18T07:54:42+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/demak_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/demak_11zon.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630,\"caption\":\"Masjid Agung Demak, akhir abad ke-19 (Tropenmuseum)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Kerajaan Demak: Pusat Kekuasaan dan Dakwah Islam di Nusantara\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Kerajaan Demak: Pusat Kekuasaan dan Dakwah Islam di Nusantara - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Kerajaan Demak: Pusat Kekuasaan dan Dakwah Islam di Nusantara - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta- Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-02-18T07:53:58+00:00","article_modified_time":"2025-02-18T07:54:42+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Mengenal Kerajaan Demak: Pusat Kekuasaan dan Dakwah Islam di Nusantara","datePublished":"2025-02-18T07:53:58+00:00","dateModified":"2025-02-18T07:54:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/"},"wordCount":438,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon.jpg","keywords":["demak","kerajaan demak","kerajaan demak islam"],"articleSection":["Berita","Sosial Budaya"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/","name":"Mengenal Kerajaan Demak: Pusat Kekuasaan dan Dakwah Islam di Nusantara - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon.jpg","datePublished":"2025-02-18T07:53:58+00:00","dateModified":"2025-02-18T07:54:42+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon.jpg","width":1200,"height":630,"caption":"Masjid Agung Demak, akhir abad ke-19 (Tropenmuseum)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/mengenal-kerajaan-demak-pusat-kekuasaan-dan-dakwah-islam-di-nusantara\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Kerajaan Demak: Pusat Kekuasaan dan Dakwah Islam di Nusantara"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta- Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/demak_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/sosial-budaya\/\" rel=\"category tag\">Sosial Budaya<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta- Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11629","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11629"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11629\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11632,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11629\/revisions\/11632"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11630"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11629"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11629"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11629"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11629"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}