{"id":11638,"date":"2025-02-18T08:20:54","date_gmt":"2025-02-18T08:20:54","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=11638"},"modified":"2025-02-18T08:22:36","modified_gmt":"2025-02-18T08:22:36","slug":"konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/","title":{"rendered":"Konsep Qaryah Thayyibah sebagai Model Pemberdayaan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>ppmindonesia.com. Jakarta<\/strong> &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar meningkatkan taraf ekonomi atau menyediakan akses terhadap fasilitas dasar, tetapi juga membangun kesadaran, kemandirian, dan kesejahteraan yang berkelanjutan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini, <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/\">Pusat Peranserta Masyarakat (PPM)<\/a> mengembangkan konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Qaryah Thayyibah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai model pemberdayaan yang menekankan keseimbangan antara aspek spiritual, sosial, dan ekonomi dalam membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Qaryah Thayyibah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berasal dari istilah dalam Al-Qur\u2019an yang menggambarkan sebuah komunitas yang sejahtera, berkah, dan harmonis, sebagaimana disebutkan dalam firman Allah:<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Perumpamaan negeri yang baik (qaryah thayyibah) adalah seperti tanah yang subur, yang menumbuhkan tanaman dengan izin Tuhannya, sedangkan negeri yang buruk (qaryah khabitsah) tidak dapat tumbuh kecuali dengan susah payah&#8230;&#8221;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (QS. Al-A\u2019raf: 58).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayat ini mengisyaratkan bahwa suatu masyarakat akan berkembang dengan baik jika nilai-nilai kebaikan dijadikan fondasi utama dalam setiap aspek kehidupannya. Oleh karena itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Qaryah Thayyibah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bukan sekadar konsep teoretis, tetapi sebuah pendekatan yang telah diterapkan oleh PPM dalam berbagai program pemberdayaan untuk menciptakan masyarakat yang berdaya, harmonis, dan berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/#1_Pilar-Pilar_Qaryah_Thayyibah_dalam_Pemberdayaan_Masyarakat\" >1. Pilar-Pilar Qaryah Thayyibah dalam Pemberdayaan Masyarakat<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4' ><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/#a_Kemandirian_Ekonomi_Berbasis_Komunitas\" >a. Kemandirian Ekonomi Berbasis Komunitas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/#b_Penguatan_Nilai-Nilai_Sosial_dan_Kebersamaan\" >b. Penguatan Nilai-Nilai Sosial dan Kebersamaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/#c_Pendidikan_dan_Peningkatan_Kapasitas_Masyarakat\" >c. Pendidikan dan Peningkatan Kapasitas Masyarakat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/#d_Keberlanjutan_dan_Kepedulian_terhadap_Lingkungan\" >d. Keberlanjutan dan Kepedulian terhadap Lingkungan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/#e_Penguatan_Spiritual_sebagai_Fondasi_Perubahan_Sosial\" >e. Penguatan Spiritual sebagai Fondasi Perubahan Sosial<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/#2_Implementasi_Qaryah_Thayyibah_dalam_Gerakan_PPM\" >2. Implementasi Qaryah Thayyibah dalam Gerakan PPM<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pilar-Pilar_Qaryah_Thayyibah_dalam_Pemberdayaan_Masyarakat\"><\/span><b>1. Pilar-Pilar Qaryah Thayyibah dalam Pemberdayaan Masyarakat<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Qaryah Thayyibah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan oleh PPM berlandaskan pada beberapa pilar utama, yaitu:<\/span><\/p>\n<h4 style=\"padding-left: 40px;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Kemandirian_Ekonomi_Berbasis_Komunitas\"><\/span><b>a. Kemandirian Ekonomi Berbasis Komunitas<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat yang berdaya adalah masyarakat yang mampu mengelola sumber daya yang dimilikinya secara mandiri. Oleh karena itu, PPM mendorong penguatan ekonomi berbasis komunitas melalui berbagai program seperti koperasi, usaha mikro, serta pengembangan wirausaha sosial. <\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Program-program ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi mereka terhadap berbagai tantangan sosial dan ekonomi.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"padding-left: 40px;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Penguatan_Nilai-Nilai_Sosial_dan_Kebersamaan\"><\/span><b>b. Penguatan Nilai-Nilai Sosial dan Kebersamaan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemberdayaan tidak hanya berbicara tentang ekonomi, tetapi juga bagaimana masyarakat membangun hubungan sosial yang harmonis. Dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Qaryah Thayyibah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, prinsip gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial menjadi elemen utama dalam membangun kesejahteraan kolektif. <\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">PPM mengembangkan berbagai program sosial yang bertujuan untuk mempererat hubungan antaranggota komunitas serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya bekerja sama dalam menghadapi tantangan bersama.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"padding-left: 40px;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"c_Pendidikan_dan_Peningkatan_Kapasitas_Masyarakat\"><\/span><b>c. Pendidikan dan Peningkatan Kapasitas Masyarakat<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pendidikan adalah kunci utama dalam pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, PPM berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, serta pengembangan sistem pendidikan berbasis komunitas. <\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Program-program ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis, meningkatkan kesadaran kritis, serta memperkuat kepercayaan diri masyarakat dalam mengelola kehidupan mereka secara mandiri.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"padding-left: 40px;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"d_Keberlanjutan_dan_Kepedulian_terhadap_Lingkungan\"><\/span><b>d. Keberlanjutan dan Kepedulian terhadap Lingkungan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat yang baik<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak hanya peduli terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi, tetapi juga terhadap lingkungan tempat mereka tinggal. Oleh karena itu, konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Qaryah Thayyibah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menekankan pentingnya pembangunan yang berwawasan lingkungan. PPM mendorong praktik-praktik berkelanjutan seperti pertanian organik, pengelolaan limbah berbasis komunitas, serta konservasi sumber daya alam sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan lestari.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"padding-left: 40px;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"e_Penguatan_Spiritual_sebagai_Fondasi_Perubahan_Sosial\"><\/span><b>e. Penguatan Spiritual sebagai Fondasi Perubahan Sosial<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu aspek yang membedakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Qaryah Thayyibah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari konsep pemberdayaan lainnya adalah penekanannya pada nilai-nilai spiritual. PPM meyakini bahwa perubahan yang sejati harus dimulai dari perubahan kesadaran individu yang berlandaskan pada nilai-nilai ketuhanan dan moralitas. <\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, berbagai kegiatan keagamaan dan refleksi spiritual menjadi bagian penting dalam proses pemberdayaan masyarakat.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Implementasi_Qaryah_Thayyibah_dalam_Gerakan_PPM\"><\/span><b>2. Implementasi Qaryah Thayyibah dalam Gerakan PPM<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Qaryah Thayyibah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak hanya menjadi sebuah gagasan, tetapi telah diimplementasikan dalam berbagai program pemberdayaan yang dijalankan oleh PPM di berbagai wilayah. Beberapa contoh penerapan konsep ini meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pemberdayaan Ekonomi Kaum Marjinal:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> PPM mengembangkan berbagai program ekonomi berbasis komunitas, seperti koperasi pedagang kaki lima, pelatihan wirausaha bagi kelompok miskin, serta program penguatan ekonomi perempuan untuk menciptakan kemandirian ekonomi yang inklusif.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Penguatan Masyarakat Pesisir dan Perkotaan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> PPM aktif dalam membangun jaringan komunitas nelayan, petani, dan pekerja sektor informal melalui program pemberdayaan berbasis lokal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pendidikan Alternatif dan Pelatihan Keterampilan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> PPM mendirikan berbagai pusat pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola kehidupan secara lebih mandiri dan produktif.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Program Konservasi dan Pembangunan Berkelanjutan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> PPM bekerja sama dengan berbagai komunitas dalam mengembangkan praktik pertanian berkelanjutan, pengelolaan sumber daya alam yang bijak, serta kampanye lingkungan untuk menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan lestari.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Qaryah Thayyibah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dikembangkan oleh PPM merupakan model pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga mencakup dimensi sosial, spiritual, dan lingkungan. Dengan membangun masyarakat yang mandiri, harmonis, dan berkelanjutan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Qaryah Thayyibah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menjadi solusi nyata dalam mewujudkan perubahan sosial yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PPM berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memperluas konsep ini dalam berbagai program pemberdayaan, sehingga masyarakat dapat tumbuh dan berkembang menjadi komunitas yang benar-benar berdaya dan mampu menciptakan masa depan yang lebih sejahtera.(acank)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar meningkatkan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11639,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[33,208],"tags":[1014,452,1013],"newstopic":[],"class_list":["post-11638","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita","tag-desa-sejahtera","tag-ppm","tag-qaryah-thayyibah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Konsep Qaryah Thayyibah sebagai Model Pemberdayaan - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Konsep Qaryah Thayyibah sebagai Model Pemberdayaan - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar meningkatkan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-18T08:20:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-18T08:22:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Konsep Qaryah Thayyibah sebagai Model Pemberdayaan\",\"datePublished\":\"2025-02-18T08:20:54+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-18T08:22:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\\\/\"},\"wordCount\":706,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/desa_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"desa sejahtera\",\"ppm\",\"qaryah thayyibah\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\\\/\",\"name\":\"Konsep Qaryah Thayyibah sebagai Model Pemberdayaan - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/desa_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2025-02-18T08:20:54+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-18T08:22:36+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/desa_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/desa_11zon.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630,\"caption\":\"Ilustrasi desa yang damai sejahtera (foto freepik.com)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/18\\\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Konsep Qaryah Thayyibah sebagai Model Pemberdayaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Konsep Qaryah Thayyibah sebagai Model Pemberdayaan - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Konsep Qaryah Thayyibah sebagai Model Pemberdayaan - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar meningkatkan...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-02-18T08:20:54+00:00","article_modified_time":"2025-02-18T08:22:36+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Konsep Qaryah Thayyibah sebagai Model Pemberdayaan","datePublished":"2025-02-18T08:20:54+00:00","dateModified":"2025-02-18T08:22:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/"},"wordCount":706,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon.jpg","keywords":["desa sejahtera","ppm","qaryah thayyibah"],"articleSection":["Artikel","Berita"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/","name":"Konsep Qaryah Thayyibah sebagai Model Pemberdayaan - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon.jpg","datePublished":"2025-02-18T08:20:54+00:00","dateModified":"2025-02-18T08:22:36+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon.jpg","width":1200,"height":630,"caption":"Ilustrasi desa yang damai sejahtera (foto freepik.com)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/18\/konsep-qaryah-thayyibah-sebagai-model-pemberdayaan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Konsep Qaryah Thayyibah sebagai Model Pemberdayaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar meningkatkan...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/desa_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar meningkatkan...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11638","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11638"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11638\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11641,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11638\/revisions\/11641"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11639"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11638"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11638"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11638"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11638"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}