{"id":11670,"date":"2025-02-20T06:26:51","date_gmt":"2025-02-20T06:26:51","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=11670"},"modified":"2025-02-20T06:27:23","modified_gmt":"2025-02-20T06:27:23","slug":"dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/","title":{"rendered":"Dari Kejayaan ke Kejatuhan: Majapahit Pasca Perang Saudara"},"content":{"rendered":"<p><b>ppmindonesia.com.Jakarta <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Masa keemasan <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/\">Kerajaan Majapahit<\/a>, yang ditandai dengan perluasan wilayah dan kemajuan di berbagai bidang, mulai meredup setelah wafatnya Hayam Wuruk. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perpecahan internal dan serangkaian peristiwa tragis membawa kerajaan ini menuju kehancuran. Salah satu faktor krusial yang menandai kemunduran Majapahit adalah Perang Paregreg, sebuah perang saudara yang membawa dampak sangat signifikan terhadap kerajaan Hindu-Buddha ini.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/#Perang_Paregreg_Titik_Balik_Kemunduran_Majapahit\" >Perang Paregreg: Titik Balik Kemunduran Majapahit<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/#Faktor-faktor_Kemunduran_Majapahit\" >Faktor-faktor Kemunduran Majapahit<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/#Akhir_Riwayat_Majapahit\" >Akhir Riwayat Majapahit<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perang_Paregreg_Titik_Balik_Kemunduran_Majapahit\"><\/span><strong>Perang Paregreg: Titik Balik Kemunduran Majapahit<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perang Paregreg (1404-1406) merupakan konflik internal yang melibatkan perebutan kekuasaan antara Wikramawardhana (menantu Hayam Wuruk) dan Bhre Wirabhumi (cucu Wijayarajasa). Perang ini tidak hanya memecah belah kerajaan menjadi dua wilayah, yaitu Majapahit Barat dan Majapahit Timur, tetapi juga melemahkan kekuatan militer dan ekonomi Majapahit secara keseluruhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun pada akhirnya Wikramawardhana berhasil mengalahkan Bhre Wirabhumi dan menyatukan kembali wilayah Majapahit, luka akibat perang saudara ini terlalu dalam untuk disembuhkan. Banyak daerah bawahan yang memanfaatkan kesempatan ini untuk melepaskan diri, mengurangi wilayah kekuasaan Majapahit secara signifikan.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Faktor-faktor_Kemunduran_Majapahit\"><\/span><strong>Faktor-faktor Kemunduran Majapahit<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain Perang Paregreg, beberapa faktor lain juga berkontribusi terhadap kemunduran Majapahit:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lemahnya Kepemimpinan: Setelah Hayam Wuruk dan Gajah Mada wafat, Majapahit tidak memiliki pemimpin yang kuat dan visioner. Wikramawardhana, meskipun berhasil menyatukan kembali wilayah kerajaan, tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk mempertahankan kejayaan Majapahit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konflik Internal: Perebutan kekuasaan dan persaingan antar anggota keluarga kerajaan terus berlanjut setelah Perang Paregreg, menciptakan ketidakstabilan politik yang melemahkan kerajaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hilangnya Daerah Bawahan: Banyak daerah bawahan yang melepaskan diri dari Majapahit, mengurangi sumber daya ekonomi dan kekuatan militer kerajaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Serangan dari Kerajaan Lain: Majapahit juga menghadapi serangan dari kerajaan-kerajaan lain, seperti Kerajaan Demak, yang semakin mempercepat proses kemunduran.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bencana Alam dan Kelaparan: Pada tahun 1426, Majapahit dilanda bencana kelaparan yang menyebabkan banyak korban jiwa, termasuk anggota keluarga kerajaan. Bencana ini semakin memperburuk kondisi kerajaan yang sudah terpuruk.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Akhir_Riwayat_Majapahit\"><\/span><strong>Akhir Riwayat Majapahit<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah serangkaian peristiwa yang melemahkan kerajaan, Majapahit akhirnya runtuh pada awal abad ke-16. Kerajaan Demak, yang merupakan kerajaan Islam yang sedang naik daun, menjadi kekuatan dominan di wilayah Jawa dan mengakhiri riwayat Kerajaan Majapahit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemunduran dan kejatuhan Majapahit adalah contoh bagaimana konflik internal dan faktor eksternal dapat menghancurkan sebuah kerajaan yang besar dan kuat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perang Paregreg menjadi titik balik yang menandai dimulainya kemunduran Majapahit, sementara faktor-faktor lain seperti lemahnya kepemimpinan, hilangnya daerah bawahan, dan bencana alam semakin mempercepat proses kehancuran kerajaan Hindu-Buddha ini.(acank)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Masa keemasan Kerajaan Majapahit, yang ditandai&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11671,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[208,127],"tags":[1096,202,980],"newstopic":[],"class_list":["post-11670","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-sosial-budaya","tag-kerjaan-majapahit","tag-majapahit","tag-runtuhnya-majapahit"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dari Kejayaan ke Kejatuhan: Majapahit Pasca Perang Saudara - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dari Kejayaan ke Kejatuhan: Majapahit Pasca Perang Saudara - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Masa keemasan Kerajaan Majapahit, yang ditandai...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-20T06:26:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-20T06:27:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/20\\\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/20\\\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Dari Kejayaan ke Kejatuhan: Majapahit Pasca Perang Saudara\",\"datePublished\":\"2025-02-20T06:26:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-20T06:27:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/20\\\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\\\/\"},\"wordCount\":377,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/20\\\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/candi_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"kerjaan majapahit\",\"majapahit\",\"runtuhnya majapahit\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Sosial Budaya\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/20\\\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/20\\\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\\\/\",\"name\":\"Dari Kejayaan ke Kejatuhan: Majapahit Pasca Perang Saudara - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/20\\\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/20\\\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/candi_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2025-02-20T06:26:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-20T06:27:23+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/20\\\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/20\\\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/20\\\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/candi_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/candi_11zon.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630,\"caption\":\"Foto: Wikimedia Commons\\\/Ilustrasi peninggalan kerajaan Majapahit\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/20\\\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dari Kejayaan ke Kejatuhan: Majapahit Pasca Perang Saudara\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dari Kejayaan ke Kejatuhan: Majapahit Pasca Perang Saudara - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dari Kejayaan ke Kejatuhan: Majapahit Pasca Perang Saudara - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Masa keemasan Kerajaan Majapahit, yang ditandai...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-02-20T06:26:51+00:00","article_modified_time":"2025-02-20T06:27:23+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Dari Kejayaan ke Kejatuhan: Majapahit Pasca Perang Saudara","datePublished":"2025-02-20T06:26:51+00:00","dateModified":"2025-02-20T06:27:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/"},"wordCount":377,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon.jpg","keywords":["kerjaan majapahit","majapahit","runtuhnya majapahit"],"articleSection":["Berita","Sosial Budaya"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/","name":"Dari Kejayaan ke Kejatuhan: Majapahit Pasca Perang Saudara - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon.jpg","datePublished":"2025-02-20T06:26:51+00:00","dateModified":"2025-02-20T06:27:23+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon.jpg","width":1200,"height":630,"caption":"Foto: Wikimedia Commons\/Ilustrasi peninggalan kerajaan Majapahit"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/20\/dari-kejayaan-ke-kejatuhan-majapahit-pasca-perang-saudara\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dari Kejayaan ke Kejatuhan: Majapahit Pasca Perang Saudara"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Masa keemasan Kerajaan Majapahit, yang ditandai...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/candi_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/sosial-budaya\/\" rel=\"category tag\">Sosial Budaya<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Masa keemasan Kerajaan Majapahit, yang ditandai...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11670","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11670"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11670\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11673,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11670\/revisions\/11673"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11671"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11670"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11670"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11670"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11670"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}