{"id":11946,"date":"2025-03-14T03:24:03","date_gmt":"2025-03-14T03:24:03","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=11946"},"modified":"2025-03-14T03:24:41","modified_gmt":"2025-03-14T03:24:41","slug":"nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/","title":{"rendered":"Nuzulul Quran: Menapaki Jalan Kembali pada Susunan Dasar Penciptaan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>ppmindonesia.com. Jakarta<\/strong> &#8211; Perintah pertama dalam <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/\">turunnya wahyu Al-Qur\u2019an<\/a> pada 17 Ramadhan tahun 610 Masehi adalah perintah untuk membaca. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, membaca dalam konteks wahyu ini bukan sekadar aktivitas membaca secara umum, melainkan sebuah instruksi yang lebih mendalam: membaca segala ciptaan Tuhan dengan metode bismillah\u2014yakni membaca dengan kesadaran bahwa segala sesuatu bersumber dari dan berada dalam kehendak Allah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam realitas dunia saat ini, di mana sistem kehidupan dan pengelolaannya hanya merujuk kepada Al-Qur\u2019an dalam bagian yang terbatas, membaca ciptaan Tuhan dengan perspektif ilahi tentu menjadi tantangan tersendiri. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak hal yang terasa ganjil atau bahkan bertentangan dengan realitas yang telah mapan dalam pemikiran manusia. Bahkan dalam memahami Nuzulul Qur\u2019an, makna yang sesungguhnya telah mengalami pergeseran dalam pemahaman umum.<\/span><\/p>\n<p><b>Lailatul Qadr: Malam Kemuliaan atau Ketetapan?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Surat Al-Qadr mengisahkan tentang peristiwa turunnya Al-Qur\u2019an pada malam yang telah ditentukan, yang dalam bahasa Arab disebut Lailatul Qadr. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara linguistik, menambahkan kata &#8220;malam&#8221; sebelum Lailatul Qadr (menjadi &#8220;Malam Lailatul Qadr&#8221;) tidak hanya bertentangan dengan kaidah bahasa Arab, tetapi juga mencerminkan ketidaktepatan dalam memahami makna istilah tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika makna Nuzulul Qur\u2019an saja telah bergeser, maka bagaimana dengan pesan besar yang terkandung di dalamnya? Hal ini menjadi panggilan bagi kita untuk merenungkan firman Allah:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Maka apakah mereka tidak mentadabburi Al-Qur\u2019an ataukah hati mereka telah terkunci?&#8221; (QS. Muhammad: 24)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Sesungguhnya orang-orang yang berbalik setelah petunjuk menjadi jelas bagi mereka, setan telah menyandera mereka&#8230;&#8221; (QS. Muhammad: 25)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Sesungguhnya Dia yang telah mewajibkan Al-Qur\u2019an kepadamu, sungguh akan mengembalikanmu ke tempat kembali yang sejati.&#8221; (QS. Al-Qashash: 85)<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><b>Jalan Kembali kepada Susunan Dasar Penciptaan (Idul Fithri)<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayat di atas menegaskan bahwa Allah telah menunjukkan jalan kembali kepada tempat kembali yang sesungguhnya dengan menjadikan Al-Qur\u2019an sebagai pedoman yang wajib ditaati. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tempat kembali yang sejati itu adalah kembali kepada susunan dasar penciptaan manusia, yaitu fithrah. Hal ini ditegaskan dalam firman-Nya:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Ad-Dien) sebagai fitrah Allah yang telah menciptakan manusia di atasnya&#8230;&#8221; (QS. Ar-Rum: 30)<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Idul Fithri sejatinya adalah simbol perjalanan kembali kepada fitrah penciptaan manusia\u2014yakni kembali kepada Ad-Dien yang menjadi dasar keberadaan manusia itu sendiri. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Al-Qur\u2019an adalah jalan yang mengantarkan manusia menuju tempat kembali yang sesungguhnya, maka ritual Lebaran yang selama ini dijalankan seharusnya memiliki hubungan signifikan dengan transformasi kehidupan menuju fitrah. Namun, dalam praktiknya, perayaan tersebut lebih banyak bersifat seremonial tanpa benar-benar membawa manusia kepada kesadaran fithrah yang hakiki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peluang untuk benar-benar kembali kepada susunan dasar penciptaan (Idul Fithri) hanya akan terbuka jika Al-Qur\u2019an benar-benar dibumikan dalam kehidupan secara kaffah (menyeluruh). Hal ini tidak akan mudah, kecuali bagi mereka yang telah menemukan keindahan keimanan dan membenci kekafiran serta kemaksiatan. Sebagaimana firman Allah:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikannya indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.&#8221; (QS. Al-Hujurat: 7)<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar bisa membenci kekafiran dan kemaksiatan, seseorang harus memiliki kesadaran yang merdeka. Dan hanya mereka yang telah merdeka secara kesadaran yang bisa disebut sebagai Muslim sejati. Allah menegaskan hal ini dalam firman-Nya:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang Muslim dan ada pula yang menyimpang dari kebenaran&#8230;&#8221; (QS. Al-Jin: 14)<\/span><\/p>\n<p><b>Membumikan Al-Qur\u2019an: Makna Hakiki Nuzulul Qur\u2019an<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membumikan Al-Qur\u2019an dalam kehidupan bukan sekadar membaca teksnya, tetapi menjadikannya sebagai pedoman dalam setiap aspek kehidupan. Ini berarti menempuh jalan kembali kepada susunan dasar penciptaan, yakni menuju Idul Fithri yang sejati. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, makna esensial dari Nuzulul Qur\u2019an adalah bahwa Al-Qur\u2019an harus senantiasa &#8220;diturunkan&#8221; ke dalam realitas kehidupan setiap saat, bukan sekadar diperingati dalam satu malam atau bulan tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan suatu kebetulan jika Syahru Ramadhan bermakna sebagai &#8220;bulan untuk membakar segala kebatilan&#8221;, dan Syahru Syawal bermakna sebagai &#8220;bulan kebangkitan&#8221;. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini mengandung pelajaran mendalam bahwa setelah melalui bulan Ramadhan dengan proses pembersihan diri dari segala bentuk kebatilan, seharusnya lahir momentum kebangkitan yang lebih besar di bulan Syawal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga setelah Ramadhan berlalu, kita benar-benar berhasil membakar segala kebatilan dalam diri dan masyarakat, sehingga Syawal menjadi titik awal kebangkitan menuju kesadaran fithrah yang sejati\u2014kesadaran hidup dalam naungan Al-Qur\u2019an secara kaffah. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Wallahu a&#8217;lam. (husni fahro)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Perintah pertama dalam turunnya wahyu&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11947,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[208,1],"tags":[596,1169,1170],"newstopic":[],"class_list":["post-11946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-hikmah","tag-al-quran","tag-nuzulul-quran","tag-turunnya-al-quran"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Nuzulul Quran: Menapaki Jalan Kembali pada Susunan Dasar Penciptaan - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nuzulul Quran: Menapaki Jalan Kembali pada Susunan Dasar Penciptaan - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Perintah pertama dalam turunnya wahyu...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-14T03:24:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-14T03:24:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/14\\\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/14\\\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Nuzulul Quran: Menapaki Jalan Kembali pada Susunan Dasar Penciptaan\",\"datePublished\":\"2025-03-14T03:24:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-14T03:24:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/14\\\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\\\/\"},\"wordCount\":674,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/14\\\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/quran-1_11zon-1.jpg\",\"keywords\":[\"al quran\",\"nuzulul qur\u2019an\",\"turunnya al quran\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Hikmah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/14\\\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/14\\\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\\\/\",\"name\":\"Nuzulul Quran: Menapaki Jalan Kembali pada Susunan Dasar Penciptaan - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/14\\\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/14\\\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/quran-1_11zon-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-03-14T03:24:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-14T03:24:41+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/14\\\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/14\\\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/14\\\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/quran-1_11zon-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/quran-1_11zon-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/14\\\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Nuzulul Quran: Menapaki Jalan Kembali pada Susunan Dasar Penciptaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nuzulul Quran: Menapaki Jalan Kembali pada Susunan Dasar Penciptaan - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Nuzulul Quran: Menapaki Jalan Kembali pada Susunan Dasar Penciptaan - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Perintah pertama dalam turunnya wahyu...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-03-14T03:24:03+00:00","article_modified_time":"2025-03-14T03:24:41+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Nuzulul Quran: Menapaki Jalan Kembali pada Susunan Dasar Penciptaan","datePublished":"2025-03-14T03:24:03+00:00","dateModified":"2025-03-14T03:24:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/"},"wordCount":674,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1.jpg","keywords":["al quran","nuzulul qur\u2019an","turunnya al quran"],"articleSection":["Berita","Hikmah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/","name":"Nuzulul Quran: Menapaki Jalan Kembali pada Susunan Dasar Penciptaan - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1.jpg","datePublished":"2025-03-14T03:24:03+00:00","dateModified":"2025-03-14T03:24:41+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1.jpg","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/nuzulul-quran-menapaki-jalan-kembali-pada-susunan-dasar-penciptaan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Nuzulul Quran: Menapaki Jalan Kembali pada Susunan Dasar Penciptaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Perintah pertama dalam turunnya wahyu...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/quran-1_11zon-1-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/hikmah\/\" rel=\"category tag\">Hikmah<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Perintah pertama dalam turunnya wahyu...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11946","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11946"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11946\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11949,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11946\/revisions\/11949"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11947"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11946"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}