{"id":11968,"date":"2025-03-15T04:41:02","date_gmt":"2025-03-15T04:41:02","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=11968"},"modified":"2025-03-17T06:06:36","modified_gmt":"2025-03-17T06:06:36","slug":"lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/","title":{"rendered":"Lailatul Qadar: Perspektif Al-Qur&#8217;an dan Pemahaman yang Mendasar"},"content":{"rendered":"<p><b>ppmindonesia.com.Jakarta <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Dalam memahami <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/\">Al-Qur\u2019an<\/a>, penting untuk menyadari bahwa Allah menggunakan berbagai bentuk tata bahasa untuk menggambarkan peristiwa, terlepas dari dimensi waktu yang kita pahami.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam beberapa kasus, Allah menggunakan present tense untuk merujuk pada peristiwa masa lalu atau masa depan, past tense untuk peristiwa masa depan, dan future tense untuk kejadian yang telah terjadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini terjadi karena Allah tidak terikat oleh batasan waktu seperti manusia. Dia mengetahui masa lalu, masa kini, dan masa depan secara bersamaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, bergantung hanya pada bentuk kata kerja dalam 97:4 sebagai bukti bahwa Malam Kemuliaan terjadi setiap tahun adalah pendekatan yang tidak berdasar. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemahaman tentang ayat ini harus mempertimbangkan keseluruhan konteks Al-Qur&#8217;an dan prinsip linguistik yang digunakan di dalamnya.<\/span><\/p>\n<p><b> Format Present Tense dalam 97:4 dan Pola Penggunaannya<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u062a\u064e\u0646\u064e\u0632\u0651\u064e\u0644\u064f \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u064f \u0648\u064e\u0671\u0644\u0631\u0651\u064f\u0648\u062d\u064f \u0641\u0650\u064a\u0647\u064e\u0627 \u0628\u0650\u0625\u0650\u0630\u06e1\u0646\u0650 \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650\u0645 \u0645\u0651\u0650\u0646 \u0643\u064f\u0644\u0651\u0650 \u0623\u064e\u0645\u06e1\u0631\u0656 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u0664<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">[97:4] Para malaikat dan Ruh turun di dalamnya dengan izin Tuhan mereka, membawa segala ketetapan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain fakta bahwa deskripsi setelah ekspresi keajaiban (m\u0101 adr\u0101ka) selalu diberikan dalam present tense, ada poin lain yang perlu diperhatikan dalam 97:4.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk kata kerja &#8220;tanazzalu&#8221; dalam ayat ini memiliki karakteristik khusus dalam bahasa Arab. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Format ini menunjukkan suatu proses yang berlangsung dalam periode waktu tertentu, terlepas dari apakah kejadian tersebut terjadi di masa lalu, sekarang, atau masa depan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini berbeda dari bentuk present tense biasa yang digunakan dalam konteks lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai bukti, kita bisa melihat beberapa contoh lain dalam Al-Qur\u2019an yang menggunakan format present tense yang sama untuk menggambarkan peristiwa di masa lalu atau masa depan:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u0648\u064e\u062a\u064e\u0631\u064e\u0649 \u0671\u0644\u0634\u0651\u064e\u0645\u06e1\u0633\u064e \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627 \u0637\u064e\u0644\u064e\u0639\u064e\u062a <\/span><b>\u062a\u0651\u064e\u0632\u064e\u0670\u0648\u064e\u0631\u064f<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u0639\u064e\u0646 \u0643\u064e\u0647\u06e1\u0641\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1 \u0630\u064e\u0627\u062a\u064e \u0671\u0644\u06e1\u064a\u064e\u0645\u0650\u064a\u0646\u0650\u2026.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u0661\u0667 ; (<\/span>Qs Al Kaf 18:17)<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0&#8220;ta zawaru&#8221; digunakan untuk menggambarkan bagaimana matahari terbit dan terbenam di sekitar gua tempat para pemuda tidur. Ini adalah proses yang terjadi di masa lalu tetapi dijelaskan dalam present tense.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u0648\u064e\u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e \u062a\u064e\u0634\u064e\u0642\u0651\u064e\u0642\u064f \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u063a\u064e\u0645\u064e\u0670\u0645\u0650 \u0648\u064e\u0646\u064f\u0632\u0651\u0650\u0644\u064e \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u064f \u062a\u064e\u0646\u0632\u0650\u064a\u0644\u064b\u0627<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u0662\u0665 <\/span>(Qs; Al Furqan 25:25)<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0&#8220;ta shaqaqu&#8221; digunakan untuk menggambarkan langit yang terbelah pada Hari Kiamat, yang merupakan peristiwa di masa depan tetapi disampaikan dalam format present tense yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e \u064a\u064e\u0623\u06e1\u062a\u0650 \u0644\u064e\u0627 <\/span><b>\u062a\u064e\u0643\u064e\u0644\u0651\u064e\u0645\u064f<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u0646\u064e\u0641\u06e1\u0633\u064c \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u0628\u0650\u0625\u0650\u0630\u06e1\u0646\u0650\u0647\u0650\u06e6\u06da \u0641\u064e\u0645\u0650\u0646\u06e1\u0647\u064f\u0645\u06e1 \u0634\u064e\u0642\u0650\u064a\u0651\u065e \u0648\u064e\u0633\u064e\u0639\u0650\u064a\u062f\u065e <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u0661\u0660\u0665 (Qs.Hud : 11:105)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0&#8220;ta kallamu&#8221; digunakan dalam konteks Hari Penghakiman, menggambarkan bahwa pada hari itu tidak ada jiwa yang berbicara kecuali dengan izin Allah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekali lagi, ini adalah peristiwa masa depan yang menggunakan bentuk present tense yang sama seperti dalam 97:4.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami pola ini, kita dapat menyimpulkan bahwa tanazzalu dalam 97:4 tidak serta-merta menunjukkan bahwa kejadian tersebut berulang setiap tahun. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, ini menggambarkan suatu proses yang terjadi dalam satu malam\u2014yaitu malam ketika Al-Qur\u2019an diturunkan\u2014dan berlangsung hingga fajar, sebagaimana dijelaskan dalam 97:5.<\/span><\/p>\n<p><b> Durasi Proses Turunnya Al-Qur\u2019an<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses turunnya Al-Qur&#8217;an dalam satu malam ditegaskan dalam beberapa ayat lainnya:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">[17:1] menyebutkan perjalanan malam (Isra\u2019) yang berkaitan dengan wahyu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">[44:3] menyatakan bahwa Al-Qur\u2019an diturunkan pada malam yang diberkahi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">[97:5] menegaskan bahwa malam itu berlangsung hingga fajar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sini, jelas bahwa Lailatul Qadar bukanlah peristiwa tahunan, melainkan satu kejadian bersejarah yang terjadi dalam satu malam tertentu di masa lalu, ketika Al-Qur\u2019an diturunkan.<\/span><\/p>\n<p><b> Kesalahan Terjemahan dalam 97:4<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak terjemahan Al-Qur&#8217;an menambahkan kata &#8220;melaksanakan&#8221; dalam 97:4, yang tidak ada dalam teks aslinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a097:4 Para malaikat dan Ruh turun di dalamnya dengan izin Tuhan mereka, DENGAN setiap perintah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Frasa &#8220;bi kulli amr&#8221; secara harfiah berarti &#8220;dengan setiap perintah&#8221;, bukan &#8220;untuk melaksanakan setiap perintah&#8221;. Penggunaan \u0644\u0650\u0651 (li) dalam ayat ini memiliki kesamaan dengan ayat-ayat lain yang terkait dengan wahyu ilahi, seperti:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Al-Ruh (\u0627\u0644\u0631\u0648\u062d) dalam berbagai konteks yang merujuk pada wahyu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bi al-Ruh (\u0628\u0650\u0627\u0644\u0631\u064f\u0651\u0648\u062d\u0650) yang sering dikaitkan dengan tugas Jibril dalam menyampaikan wahyu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, ayat ini tidak mengatakan bahwa para malaikat dan Ruh turun setiap tahun untuk melaksanakan perintah tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, ini menggambarkan suatu peristiwa unik di masa lalu di mana malaikat dan Ruh turun dalam satu malam yang penuh kemuliaan.<\/span><\/p>\n<p><b> Kesimpulan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan analisis linguistik dan konteks Al-Qur&#8217;an, dapat disimpulkan bahwa:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Lailatul Qadar adalah malam di mana Al-Qur\u2019an diturunkan, bukan peristiwa tahunan yang terus berulang.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Penggunaan present tense dalam 97:4 tidak menunjukkan pengulangan tahunan, tetapi menggambarkan suatu proses yang berlangsung dalam satu malam di masa lalu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Terjemahan yang menambahkan kata &#8220;melaksanakan&#8221; dalam 97:4 tidak akurat dan mengubah makna ayat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Deskripsi tentang Lailatul Qadar dalam Al-Qur&#8217;an sepenuhnya berkaitan dengan satu kejadian historis, bukan tradisi tahunan yang diwariskan oleh sumber di luar Al-Qur&#8217;an.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, seorang mukmin yang berpegang teguh pada Al-Qur\u2019an hendaknya memahami Lailatul Qadar sebagaimana dijelaskan dalam kitab suci, tanpa dipengaruhi oleh interpretasi yang tidak memiliki dasar wahyu. (husni fahro)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam memahami Al-Qur\u2019an, penting untuk menyadari&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11969,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[208,1],"tags":[596,1177,1178,1179],"newstopic":[],"class_list":["post-11968","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-hikmah","tag-al-quran","tag-lailatur-qadr","tag-malam-kemuliaan","tag-malam-turun-al-quran"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Lailatul Qadar: Perspektif Al-Qur&#039;an dan Pemahaman yang Mendasar - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Lailatul Qadar: Perspektif Al-Qur&#039;an dan Pemahaman yang Mendasar - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam memahami Al-Qur\u2019an, penting untuk menyadari...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-15T04:41:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-17T06:06:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/15\\\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/15\\\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Lailatul Qadar: Perspektif Al-Qur&#8217;an dan Pemahaman yang Mendasar\",\"datePublished\":\"2025-03-15T04:41:02+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-17T06:06:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/15\\\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\\\/\"},\"wordCount\":691,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/15\\\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/purnama_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"al quran\",\"lailatur qadr\",\"malam kemuliaan\",\"malam turun al quran\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Hikmah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/15\\\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/15\\\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\\\/\",\"name\":\"Lailatul Qadar: Perspektif Al-Qur'an dan Pemahaman yang Mendasar - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/15\\\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/15\\\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/purnama_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2025-03-15T04:41:02+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-17T06:06:36+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/15\\\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/15\\\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/15\\\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/purnama_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/purnama_11zon.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/15\\\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Lailatul Qadar: Perspektif Al-Qur&#8217;an dan Pemahaman yang Mendasar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Lailatul Qadar: Perspektif Al-Qur'an dan Pemahaman yang Mendasar - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Lailatul Qadar: Perspektif Al-Qur'an dan Pemahaman yang Mendasar - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam memahami Al-Qur\u2019an, penting untuk menyadari...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-03-15T04:41:02+00:00","article_modified_time":"2025-03-17T06:06:36+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Lailatul Qadar: Perspektif Al-Qur&#8217;an dan Pemahaman yang Mendasar","datePublished":"2025-03-15T04:41:02+00:00","dateModified":"2025-03-17T06:06:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/"},"wordCount":691,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon.jpg","keywords":["al quran","lailatur qadr","malam kemuliaan","malam turun al quran"],"articleSection":["Berita","Hikmah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/","name":"Lailatul Qadar: Perspektif Al-Qur'an dan Pemahaman yang Mendasar - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon.jpg","datePublished":"2025-03-15T04:41:02+00:00","dateModified":"2025-03-17T06:06:36+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon.jpg","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/15\/lailatul-qadar-perspektif-al-quran-dan-pemahaman-yang-mendasar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Lailatul Qadar: Perspektif Al-Qur&#8217;an dan Pemahaman yang Mendasar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam memahami Al-Qur\u2019an, penting untuk menyadari...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/purnama_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/hikmah\/\" rel=\"category tag\">Hikmah<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam memahami Al-Qur\u2019an, penting untuk menyadari...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11968","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11968"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11968\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11997,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11968\/revisions\/11997"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11969"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11968"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11968"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11968"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11968"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}