{"id":12064,"date":"2025-03-20T04:32:20","date_gmt":"2025-03-20T04:32:20","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=12064"},"modified":"2025-03-20T04:33:15","modified_gmt":"2025-03-20T04:33:15","slug":"jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/","title":{"rendered":"Jangan Sibuk Membela Tuhan, Tapi Lupakan Kemanusiaan"},"content":{"rendered":"<p><b>ppmindonesia.com.Jakarta<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Banyak orang mengaku <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/\">membela Tuhan<\/a>, tetapi ironisnya mereka justru mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka berteriak lantang demi agama, namun dalam praktiknya, mereka menebar kebencian, merendahkan orang lain, bahkan tak segan melakukan tindakan kekerasan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, sejatinya, Tuhan tidak butuh dibela oleh manusia. Yang lebih penting adalah bagaimana kita membela nilai-nilai keadilan, kasih sayang, dan kemanusiaan.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/#Tuhan_Tidak_Perlu_Dibela_dengan_Kebencian\" >Tuhan Tidak Perlu Dibela dengan Kebencian<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/#Agama_Rusak_Bukan_Karena_Hinaan_Tetapi_Perilaku_Umatnya\" >Agama Rusak Bukan Karena Hinaan, Tetapi Perilaku Umatnya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/#Membela_Kemanusiaan_Adalah_Bentuk_Penghormatan_kepada_Tuhan\" >Membela Kemanusiaan Adalah Bentuk Penghormatan kepada Tuhan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/#Agama_Seharusnya_Menjadi_Sumber_Kedamaian_Bukan_Perpecahan\" >Agama Seharusnya Menjadi Sumber Kedamaian, Bukan Perpecahan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/#Apa_Tuhan_Membutuhkan_Pembelaan\" >Apa Tuhan Membutuhkan Pembelaan?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tuhan_Tidak_Perlu_Dibela_dengan_Kebencian\"><\/span><b>Tuhan Tidak Perlu Dibela dengan Kebencian<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam berbagai peristiwa, kita sering menyaksikan kemarahan meledak ketika ada yang dianggap menghina agama. Demonstrasi besar, seruan permusuhan, bahkan aksi anarkis dilakukan dengan dalih membela Tuhan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, benarkah itu cara yang diajarkan oleh agama? Jika kita melihat sejarah para nabi dan ajaran suci, Tuhan tidak pernah meminta umat-Nya untuk membalas penghinaan dengan kekerasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gus Dur pernah berkata, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Tuhan tidak perlu dibela. Dia sudah Maha Segalanya. Yang perlu dibela adalah mereka yang tertindas dan diperlakukan tidak adil.&#8221;<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat ini mengingatkan kita bahwa yang lebih membutuhkan pembelaan bukanlah Tuhan, melainkan manusia yang mengalami ketidakadilan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kita benar-benar ingin beragama dengan baik, maka kita harus lebih peduli terhadap sesama, bukan sekadar marah atas nama Tuhan.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Agama_Rusak_Bukan_Karena_Hinaan_Tetapi_Perilaku_Umatnya\"><\/span><b>Agama Rusak Bukan Karena Hinaan, Tetapi Perilaku Umatnya<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak yang mengira bahwa agama bisa hancur karena hinaan dari orang luar. Padahal, yang benar-benar merusak agama bukanlah celaan, tetapi perilaku umatnya sendiri yang jauh dari nilai-nilai ajaran agama. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika pemeluk agama justru menampilkan wajah kasar, penuh kebencian, dan intoleran, maka yang tercoreng bukan hanya dirinya, tetapi juga agamanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Imam Ali bin Abi Thalib pernah berkata, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Musuh Islam bukanlah Nasrani atau Yahudi, tetapi kebodohan umat Islam itu sendiri.&#8221;<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, yang paling berbahaya bukanlah orang luar yang mengkritik agama, tetapi umat yang menjalankan agamanya dengan cara yang salah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ingin membela agama, maka cara terbaik adalah dengan menunjukkan akhlak yang mulia dan mencerminkan nilai-nilai ketuhanan dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Membela_Kemanusiaan_Adalah_Bentuk_Penghormatan_kepada_Tuhan\"><\/span><b>Membela Kemanusiaan Adalah Bentuk Penghormatan kepada Tuhan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan mengajarkan kasih sayang, keadilan, dan kepedulian terhadap sesama. Dalam Islam, Allah memiliki sifat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ar-Rahman<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (Maha Pengasih) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ar-Rahim<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (Maha Penyayang). <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kita benar-benar ingin membela Tuhan, maka kita harus meneladani sifat-sifat-Nya dalam kehidupan kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasulullah SAW bersabda, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Sayangilah yang ada di bumi, niscaya kalian akan disayangi oleh yang di langit.&#8221;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (HR. Tirmidzi). <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hadis ini menegaskan bahwa kasih sayang terhadap manusia adalah salah satu cara untuk mendapatkan rahmat Tuhan. Jadi, jika seseorang ingin menunjukkan kesetiaan kepada Tuhan, ia harus menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, jika seseorang sibuk berteriak membela Tuhan tetapi dalam kehidupannya ia tidak peduli terhadap orang miskin, membenci mereka yang berbeda keyakinan, atau menindas kaum lemah, maka itu bukanlah bentuk ibadah yang sejati. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan tidak menilai seberapa keras seseorang berteriak membela-Nya, tetapi seberapa besar ia menunjukkan kasih sayang kepada makhluk-Nya.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Agama_Seharusnya_Menjadi_Sumber_Kedamaian_Bukan_Perpecahan\"><\/span><b>Agama Seharusnya Menjadi Sumber Kedamaian, Bukan Perpecahan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap agama mengajarkan persaudaraan dan kedamaian. Namun, sering kali justru agama dijadikan alat untuk membenarkan perpecahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Fanatisme buta membuat seseorang merasa paling benar dan menganggap orang lain sebagai musuh. Akibatnya, muncul sikap eksklusif, kebencian, dan bahkan kekerasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Allah berfirman dalam Al-Qur\u2019an:<\/span><\/p>\n<p>\u0627\u064f\u062f\u0652\u0639\u064f \u0627\u0650\u0644\u0670\u0649 \u0633\u064e\u0628\u0650\u064a\u0652\u0644\u0650 \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0643\u064e \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u062d\u0650\u0643\u0652\u0645\u064e\u0629\u0650 \u0648\u064e\u0627\u0644\u0652\u0645\u064e\u0648\u0652\u0639\u0650\u0638\u064e\u0629\u0650 \u0627\u0644\u0652\u062d\u064e\u0633\u064e\u0646\u064e\u0629\u0650 \u0648\u064e\u062c\u064e\u0627\u062f\u0650\u0644\u0652\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0628\u0650\u0627\u0644\u0651\u064e\u062a\u0650\u064a\u0652 \u0647\u0650\u064a\u064e \u0627\u064e\u062d\u0652\u0633\u064e\u0646\u064f\u06d7<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik.&#8221;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (QS. An-Nahl: 125)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayat ini menunjukkan bahwa jika ingin menegakkan nilai-nilai agama, maka caranya harus dengan kebijaksanaan dan akhlak yang baik, bukan dengan kemarahan dan permusuhan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika seseorang benar-benar mencintai Tuhan, maka ia akan menyebarkan kedamaian, bukan konflik.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Tuhan_Membutuhkan_Pembelaan\"><\/span><b>Apa Tuhan Membutuhkan Pembelaan?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membela Tuhan tidak bisa dilakukan dengan kebencian dan kekerasan. Tuhan tidak membutuhkan pembelaan manusia, tetapi manusia yang membutuhkan bimbingan Tuhan agar hidup dengan penuh kasih sayang dan keadilan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ingin menunjukkan keimanan yang sejati, maka wujudkan dalam bentuk kepedulian terhadap sesama, bukan hanya dalam teriakan membela agama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagaimana yang dikatakan Gus Dur, &#8220;Agama itu tidak perlu dibela, tapi harus dijalankan dengan baik.&#8221; Maka, marilah kita lebih fokus pada bagaimana menjalankan ajaran agama dengan penuh kasih sayang, bukan hanya sibuk berteriak membela Tuhan sambil melupakan kemanusiaan. (acank)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta&#8211; Banyak orang mengaku membela Tuhan, tetapi ironisnya&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12065,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[208,1],"tags":[1205,1206,1204],"newstopic":[],"class_list":["post-12064","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-hikmah","tag-membela-agama","tag-membela-keadilan","tag-membela-tuhan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jangan Sibuk Membela Tuhan, Tapi Lupakan Kemanusiaan - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jangan Sibuk Membela Tuhan, Tapi Lupakan Kemanusiaan - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta&#8211; Banyak orang mengaku membela Tuhan, tetapi ironisnya...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-20T04:32:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-20T04:33:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/20\\\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/20\\\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Jangan Sibuk Membela Tuhan, Tapi Lupakan Kemanusiaan\",\"datePublished\":\"2025-03-20T04:32:20+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-20T04:33:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/20\\\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\\\/\"},\"wordCount\":631,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/20\\\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/membela_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"membela agama\",\"membela keadilan\",\"membela Tuhan\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Hikmah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/20\\\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/20\\\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\\\/\",\"name\":\"Jangan Sibuk Membela Tuhan, Tapi Lupakan Kemanusiaan - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/20\\\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/20\\\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/membela_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2025-03-20T04:32:20+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-20T04:33:15+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/20\\\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/20\\\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/20\\\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/membela_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/membela_11zon.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/20\\\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jangan Sibuk Membela Tuhan, Tapi Lupakan Kemanusiaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jangan Sibuk Membela Tuhan, Tapi Lupakan Kemanusiaan - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jangan Sibuk Membela Tuhan, Tapi Lupakan Kemanusiaan - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta&#8211; Banyak orang mengaku membela Tuhan, tetapi ironisnya...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-03-20T04:32:20+00:00","article_modified_time":"2025-03-20T04:33:15+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Jangan Sibuk Membela Tuhan, Tapi Lupakan Kemanusiaan","datePublished":"2025-03-20T04:32:20+00:00","dateModified":"2025-03-20T04:33:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/"},"wordCount":631,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon.jpg","keywords":["membela agama","membela keadilan","membela Tuhan"],"articleSection":["Berita","Hikmah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/","name":"Jangan Sibuk Membela Tuhan, Tapi Lupakan Kemanusiaan - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon.jpg","datePublished":"2025-03-20T04:32:20+00:00","dateModified":"2025-03-20T04:33:15+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon.jpg","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/20\/jangan-sibuk-membela-tuhan-tapi-lupakan-kemanusiaan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jangan Sibuk Membela Tuhan, Tapi Lupakan Kemanusiaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta&#8211; Banyak orang mengaku membela Tuhan, tetapi ironisnya...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/membela_11zon-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/hikmah\/\" rel=\"category tag\">Hikmah<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta&#8211; Banyak orang mengaku membela Tuhan, tetapi ironisnya...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12064","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12064"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12064\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12067,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12064\/revisions\/12067"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12065"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12064"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12064"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12064"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=12064"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}