{"id":12672,"date":"2025-05-21T07:42:14","date_gmt":"2025-05-21T07:42:14","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=12672"},"modified":"2025-05-21T07:44:06","modified_gmt":"2025-05-21T07:44:06","slug":"ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/","title":{"rendered":"Ketika Target Ekonomi Menjadi Pertaruhan Kepercayaan Publik"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>ppmindonesia.com.Jakarta<\/strong> &#8211; Di tengah euforia politik pasca-Pemilu 2024, satu isu yang terus mencuat dalam diskursus publik adalah target pertumbuhan ekonomi yang ambisius. Pemerintah baru di bawah Presiden terpilih Prabowo Subianto menyampaikan visi besar: Indonesia tumbuh 8% per tahun dalam beberapa tahun ke depan. Namun, ketika angka target menjadi janji politik, pertaruhannya bukan hanya soal capaian makroekonomi\u2014tetapi juga soal kepercayaan publik.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/#Angka_yang_Menggoda_Realitas_yang_Kompleks\" >Angka yang Menggoda, Realitas yang Kompleks<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/#Kepercayaan_Publik_Modal_Sosial_yang_Rawan_Terkikis\" >Kepercayaan Publik: Modal Sosial yang Rawan Terkikis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/#Agenda_Reformasi_Ekonomi_yang_Mendesak\" >Agenda Reformasi Ekonomi yang Mendesak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/#Transparansi_dan_Komunikasi_Kunci_Kepercayaan\" >Transparansi dan Komunikasi: Kunci Kepercayaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/#Target_Tinggi_Tapi_Jangan_Abaikan_Realitas\" >Target Tinggi, Tapi Jangan Abaikan Realitas<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Angka_yang_Menggoda_Realitas_yang_Kompleks\"><\/span><b>Angka yang Menggoda, Realitas yang Kompleks<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Target pertumbuhan ekonomi 8% bukanlah hal baru dalam wacana pembangunan nasional. Pada era Presiden SBY, angka ini sempat dijadikan ambisi, tetapi tak kunjung tercapai secara konsisten. Kini, target serupa kembali digaungkan di tengah tantangan struktural dan ketidakpastian global.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, lembaga seperti IMF dan World Bank memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkisar 4,7% hingga 5,1% pada 2025. Perbedaan antara target domestik dan proyeksi internasional ini menciptakan ruang skeptisisme, terutama di kalangan pelaku pasar dan masyarakat akademik.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kepercayaan_Publik_Modal_Sosial_yang_Rawan_Terkikis\"><\/span><b>Kepercayaan Publik: Modal Sosial yang Rawan Terkikis<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam ekonomi modern, pertumbuhan tidak hanya digerakkan oleh investasi dan konsumsi, tetapi juga oleh kepercayaan. Baik investor domestik maupun asing sangat sensitif terhadap sinyal dari pemerintah. Ketika pemerintah menetapkan target ambisius tanpa roadmap yang konkret, pasar akan merespons dengan hati-hati\u2014bahkan sinis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi masyarakat, target ekonomi yang terlalu tinggi tanpa pencapaian yang nyata bisa menjadi bumerang. Jika janji-janji pembangunan tidak terealisasi, rasa frustrasi akan tumbuh dan dapat berdampak pada stabilitas sosial-politik jangka panjang.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Agenda_Reformasi_Ekonomi_yang_Mendesak\"><\/span><b>Agenda Reformasi Ekonomi yang Mendesak<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika target tinggi ingin dicapai dengan kredibel, maka pemerintah harus segera melakukan reformasi mendalam:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>Reformasi fiskal<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: memperluas basis pajak, mengurangi pemborosan anggaran, dan meningkatkan kualitas belanja negara.<\/span><\/li>\n<li><b>Penyederhanaan regulasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: menciptakan iklim usaha yang lebih ramah, cepat, dan pasti.<\/span><\/li>\n<li><b>Pemberdayaan UMKM dan sektor informal<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: meningkatkan kontribusi sektor ekonomi rakyat agar tidak hanya segelintir kelompok yang menikmati pertumbuhan.<\/span><\/li>\n<li><b>Investasi pada SDM dan teknologi<\/b><span>: agar produktivitas meningkat, tidak sekadar konsumsi yang tumbuh.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>Tanpa perbaikan fundamental ini, target 8% hanya akan menjadi angka di atas kertas. Bahkan lebih buruk, bisa menjadi sumber kegagalan yang memperdalam ketidakpercayaan publik terhadap institusi negara.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Transparansi_dan_Komunikasi_Kunci_Kepercayaan\"><\/span><b>Transparansi dan Komunikasi: Kunci Kepercayaan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah perlu transparan dalam menyampaikan asumsi dasar dari target-target ekonomi. Masyarakat dan pelaku usaha ingin tahu: dari sektor mana pertumbuhan itu akan digenjot? Apa kebijakan utama yang akan dilakukan? Apa indikator keberhasilannya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsistensi komunikasi dan pelibatan publik dalam proses perumusan kebijakan menjadi penting. Sebab, dalam era keterbukaan informasi seperti sekarang, publik bukan hanya penerima janji, tetapi juga aktor kritis yang bisa menilai kredibilitas pemerintah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <\/span><b>Bhima Yudhistira<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, Direktur CELIOS, \u201cPemerintah harus mulai membangun komunikasi ekonomi yang berbasis data, bukan narasi kosong. Rakyat sekarang lebih cerdas dan bisa membedakan mana optimisme yang rasional, dan mana sekadar retorika.\u201d<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Target_Tinggi_Tapi_Jangan_Abaikan_Realitas\"><\/span><b>Target Tinggi, Tapi Jangan Abaikan Realitas<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Target pertumbuhan 8% sah-sah saja sebagai aspirasi. Namun, menjadikannya narasi utama tanpa strategi yang matang dan terukur justru berisiko menggoyahkan fondasi kepercayaan yang sudah dibangun. Dalam konteks demokrasi dan ekonomi terbuka, kepercayaan publik adalah mata uang yang nilainya sangat tinggi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia tidak bisa dicetak sesuka hati, tapi harus diperoleh lewat kerja nyata dan konsistensi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ke depan, bukan hanya angka yang penting, tapi proses, transparansi, dan kejujuran dalam menyampaikan tantangan dan capaian. Karena ketika target ekonomi menjadi pertaruhan kepercayaan, maka yang dipertaruhkan bukan hanya reputasi pemerintah, tetapi juga masa depan bangsa.(acank)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Di tengah euforia politik pasca-Pemilu 2024,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12673,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis ; acank | Editor ; asyary |","footnotes":""},"categories":[208,156],"tags":[502,1427],"newstopic":[],"class_list":["post-12672","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-ekonomi","tag-ekonomi","tag-indonesia-tumbuh"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ketika Target Ekonomi Menjadi Pertaruhan Kepercayaan Publik - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketika Target Ekonomi Menjadi Pertaruhan Kepercayaan Publik - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Di tengah euforia politik pasca-Pemilu 2024,...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-21T07:42:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-21T07:44:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/21\\\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/21\\\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Ketika Target Ekonomi Menjadi Pertaruhan Kepercayaan Publik\",\"datePublished\":\"2025-05-21T07:42:14+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-21T07:44:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/21\\\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\\\/\"},\"wordCount\":524,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/21\\\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/target-ekonomi.jpg\",\"keywords\":[\"ekonomi\",\"indonesia tumbuh\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Ekonomi\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/21\\\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/21\\\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\\\/\",\"name\":\"Ketika Target Ekonomi Menjadi Pertaruhan Kepercayaan Publik - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/21\\\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/21\\\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/target-ekonomi.jpg\",\"datePublished\":\"2025-05-21T07:42:14+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-21T07:44:06+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/21\\\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/21\\\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/21\\\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/target-ekonomi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/target-ekonomi.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/21\\\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketika Target Ekonomi Menjadi Pertaruhan Kepercayaan Publik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketika Target Ekonomi Menjadi Pertaruhan Kepercayaan Publik - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ketika Target Ekonomi Menjadi Pertaruhan Kepercayaan Publik - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Di tengah euforia politik pasca-Pemilu 2024,...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-05-21T07:42:14+00:00","article_modified_time":"2025-05-21T07:44:06+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Ketika Target Ekonomi Menjadi Pertaruhan Kepercayaan Publik","datePublished":"2025-05-21T07:42:14+00:00","dateModified":"2025-05-21T07:44:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/"},"wordCount":524,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi.jpg","keywords":["ekonomi","indonesia tumbuh"],"articleSection":["Berita","Ekonomi"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/","name":"Ketika Target Ekonomi Menjadi Pertaruhan Kepercayaan Publik - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi.jpg","datePublished":"2025-05-21T07:42:14+00:00","dateModified":"2025-05-21T07:44:06+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi.jpg","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/21\/ketika-target-ekonomi-menjadi-pertaruhan-kepercayaan-publik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketika Target Ekonomi Menjadi Pertaruhan Kepercayaan Publik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Di tengah euforia politik pasca-Pemilu 2024,...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/target-ekonomi-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/ekonomi\/\" rel=\"category tag\">Ekonomi<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Di tengah euforia politik pasca-Pemilu 2024,...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12672","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12672"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12672\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12676,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12672\/revisions\/12676"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12673"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12672"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12672"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12672"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=12672"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}