{"id":12677,"date":"2025-05-22T08:16:03","date_gmt":"2025-05-22T08:16:03","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=12677"},"modified":"2025-05-23T04:39:18","modified_gmt":"2025-05-23T04:39:18","slug":"dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/","title":{"rendered":"Dari Iqra\u2019 ke AI: Membaca dengan Nur Ilmu dan Akal"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>ppmindonesia.com.Jakarta-<\/strong> Dalam perjalanan sejarah manusia, perintah pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW bukanlah perintah berperang, bukan pula perintah beribadah secara ritual, melainkan satu kata yang mengguncang kesadaran dan membuka peradaban: <\/span><b>\u201c<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/\">Iqra<\/a>\u2019!\u201d<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2014 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bacalah!<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, seiring berjalannya waktu, pemahaman terhadap perintah ini menyusut menjadi sempit. Banyak kaum muslimin yang memahami &#8220;Iqra\u2019&#8221; sebatas kegiatan membaca teks, padahal cakupannya jauh lebih luas: membaca realitas, memahami tanda-tanda alam, menelaah kehidupan, dan meresapi ayat-ayat Tuhan dalam semesta ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih jauh lagi, sebagian besar umat Islam justru merasa bangga dengan narasi bahwa Nabi Muhammad SAW adalah \u201cummiy\u201d dalam arti buta huruf. Mereka memahaminya sebagai mukjizat: orang yang tidak bisa membaca atau menulis, tetapi dapat mengajarkan Al-Qur\u2019an. Ironisnya, pemaknaan ini telah mengerdilkan sosok Rasul yang sesungguhnya cemerlang dalam akhlak, kecerdasan sosial, dan kemampuan bernalar.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/#Logika_Iqra_dan_Etika_Wahyu\" >Logika Iqra\u2019 dan Etika Wahyu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/#Iqra_sebagai_Metodologi_Membaca_Realitas\" >Iqra\u2019 sebagai Metodologi Membaca Realitas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/#Dari_Iqra_ke_Era_AI\" >Dari Iqra\u2019 ke Era AI<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/#Menjadi_Umat_Pembaca_yang_Merdeka\" >Menjadi Umat Pembaca yang Merdeka<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Logika_Iqra_dan_Etika_Wahyu\"><\/span><b>Logika Iqra\u2019 dan Etika Wahyu<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kita menelaah lebih dalam, mustahil Muhammad sang Al-Amin\u2014yang sukses dalam dunia niaga, dipercaya menjadi juru damai dalam konflik Ka\u2019bah, dan memimpin Hilful Fudhul\u2014tidak memiliki kemampuan membaca secara fungsional dan intelektual.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam peristiwa turunnya wahyu pertama, saat Jibril menyampaikan perintah \u201cIqra\u2019!\u201d, Rasulullah menjawab, \u201c<\/span><b>M\u0101 ana biq\u0101ri\u2019<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.\u201d Banyak yang menerjemahkan ini sebagai \u201cAku tidak bisa membaca.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d Namun secara tata bahasa Arab, frasa itu dapat bermakna lain: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cApa yang harus aku baca?\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBagaimana aku harus membaca?\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika \u201cm\u0101\u201d di sini dimaknai sebagai <\/span><b>ism maushul<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (kata tanya\/kata penghubung), maka jawaban Nabi bukanlah bentuk ketidaktahuan, melainkan sebuah <\/span><b>etika intelektual dalam menerima wahyu<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014tidak gegabah, tidak sembarang mengklaim tahu, melainkan menunggu petunjuk lebih lanjut dari Tuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini ditegaskan dalam QS. An-Najm:3-4:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0648\u064e\u0645\u064e\u0627 \u064a\u064e\u0646\u0652\u0637\u0650\u0642\u064f \u0639\u064e\u0646\u0650 \u0627\u0644\u0652\u0647\u064e\u0648\u0670\u0649 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u06dd\u0663<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u0627\u0650\u0646\u0652 \u0647\u064f\u0648\u064e \u0627\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u0648\u064e\u062d\u0652\u064a\u064c \u064a\u0651\u064f\u0648\u0652\u062d\u0670\u0649\u06d9 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u06dd\u0664<\/span><\/p>\n<p><strong><br \/>\n<\/strong>&#8220;Dan dia tidak berkata menurut hawa nafsunya. Ucapannya tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan.&#8221;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kata lain, Rasul tidak menjawab berdasarkan nalar pribadi, melainkan menanti jawaban dari langit. Maka, dalam riwayat Ibnu Abbas dan Aisyah, <\/span><b>jawaban terhadap \u201cIqra\u2019\u201d itu adalah \u201cBismill\u0101hir-Rahm\u0101nir-Rah\u012bm\u201d<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014sebuah pengakuan spiritual, penempatan diri sebagai hamba, dan permulaan ilmu dengan nama Tuhan.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Iqra_sebagai_Metodologi_Membaca_Realitas\"><\/span><b>Iqra\u2019 sebagai Metodologi Membaca Realitas<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam akar katanya, \u201cIqra\u2019\u201d bukan hanya berarti \u201cmembaca secara tekstual\u201d, tetapi juga bisa berarti <\/span><b>membawa, mengumpulkan, menelaah, dan mengucapkan isi bacaan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Ini adalah proses epistemologis: membaca, mengolah, menyampaikan, dan menempatkan bacaan itu dalam akal dan amal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam perspektif ini, membaca bukanlah aktivitas pasif, melainkan tindakan intelektual dan spiritual. Maka tak heran, Islam tumbuh sebagai peradaban ilmu yang melahirkan para ilmuwan, filsuf, dan penjelajah\u2014karena semua itu bersumber dari satu perintah: <\/span><b>Iqra\u2019<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Iqra_ke_Era_AI\"><\/span><b>Dari Iqra\u2019 ke Era AI<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hari ini, kita hidup di zaman di mana membaca telah berevolusi. Kecerdasan buatan atau <\/span><b>Artificial Intelligence (AI)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> mampu membaca data dalam jumlah besar, memahami pola, bahkan menghasilkan tulisan dan analisis. Secara teknis, AI melampaui kemampuan manusia dalam hal kecepatan dan akurasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ada satu hal yang tetap tidak bisa digantikan oleh mesin: <\/span><b>nur ilmu dan akal yang berlandaskan nilai ilahiyah.<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Kecanggihan AI seharusnya mendorong manusia untuk lebih bertanggung jawab terhadap cara membaca\u2014tidak hanya membaca teks, tapi juga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">konteks, etika, dan hikmah di balik data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. AI bisa menjadi alat, tetapi manusialah yang menentukan arah dan tujuannya.<\/span><\/p>\n<p><b>Perintah \u201cIqra\u2019\u201d adalah panggilan abadi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: untuk tidak berhenti bertanya, tidak berhenti memahami, dan tidak berhenti menyandarkan ilmu kepada Allah. Dari \u201cBismillah\u201d kita memulai, dan dengan akal serta nurani kita menempatkan ilmu pada tempatnya.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menjadi_Umat_Pembaca_yang_Merdeka\"><\/span><b>Menjadi Umat Pembaca yang Merdeka<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini saatnya kaum muslimin bangkit dari pembacaan yang kaku dan simbolik menuju pembacaan yang kritis dan spiritual. Kita tak bisa membanggakan ketidaktahuan. Umat Islam harus menjadi umat pembaca\u2014yang mampu membaca dengan akal yang sehat, dengan nur yang bersumber dari wahyu, dan dengan kecerdasan yang membumi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena pada akhirnya, Iqra\u2019 bukan sekadar perintah pertama\u2014tapi fondasi peradaban. Dan AI bukan ancaman, melainkan tantangan baru agar kita kembali bertanya: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBagaimana seharusnya kita membaca dunia dengan nama Tuhan kita yang menciptakan?\u201d(emha)<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta- Dalam perjalanan sejarah manusia, perintah pertama yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12690,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis; emha | Editor: asyary","footnotes":""},"categories":[208,1],"tags":[1190,1191,1290],"newstopic":[],"class_list":["post-12677","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-hikmah","tag-iqra","tag-membaca","tag-ummi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dari Iqra\u2019 ke AI: Membaca dengan Nur Ilmu dan Akal - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dari Iqra\u2019 ke AI: Membaca dengan Nur Ilmu dan Akal - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta- Dalam perjalanan sejarah manusia, perintah pertama yang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-22T08:16:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-23T04:39:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/22\\\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/22\\\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Dari Iqra\u2019 ke AI: Membaca dengan Nur Ilmu dan Akal\",\"datePublished\":\"2025-05-22T08:16:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-23T04:39:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/22\\\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\\\/\"},\"wordCount\":621,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/22\\\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/membaca-1-1.jpg\",\"keywords\":[\"iqra\",\"membaca\",\"ummi\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Hikmah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/22\\\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/22\\\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\\\/\",\"name\":\"Dari Iqra\u2019 ke AI: Membaca dengan Nur Ilmu dan Akal - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/22\\\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/22\\\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/membaca-1-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-05-22T08:16:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-23T04:39:18+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/22\\\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/22\\\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/22\\\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/membaca-1-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/membaca-1-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/22\\\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dari Iqra\u2019 ke AI: Membaca dengan Nur Ilmu dan Akal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dari Iqra\u2019 ke AI: Membaca dengan Nur Ilmu dan Akal - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dari Iqra\u2019 ke AI: Membaca dengan Nur Ilmu dan Akal - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta- Dalam perjalanan sejarah manusia, perintah pertama yang...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-05-22T08:16:03+00:00","article_modified_time":"2025-05-23T04:39:18+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Dari Iqra\u2019 ke AI: Membaca dengan Nur Ilmu dan Akal","datePublished":"2025-05-22T08:16:03+00:00","dateModified":"2025-05-23T04:39:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/"},"wordCount":621,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1.jpg","keywords":["iqra","membaca","ummi"],"articleSection":["Berita","Hikmah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/","name":"Dari Iqra\u2019 ke AI: Membaca dengan Nur Ilmu dan Akal - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1.jpg","datePublished":"2025-05-22T08:16:03+00:00","dateModified":"2025-05-23T04:39:18+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1.jpg","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/05\/22\/dari-iqra-ke-ai-membaca-dengan-nur-ilmu-dan-akal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dari Iqra\u2019 ke AI: Membaca dengan Nur Ilmu dan Akal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta- Dalam perjalanan sejarah manusia, perintah pertama yang...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/membaca-1-1-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/hikmah\/\" rel=\"category tag\">Hikmah<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta- Dalam perjalanan sejarah manusia, perintah pertama yang...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12677","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12677"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12677\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12680,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12677\/revisions\/12680"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12677"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12677"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12677"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=12677"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}