{"id":12793,"date":"2025-06-05T08:10:00","date_gmt":"2025-06-05T08:10:00","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=12793"},"modified":"2025-06-05T08:11:16","modified_gmt":"2025-06-05T08:11:16","slug":"strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/","title":{"rendered":"Strategi Penjualan Pupuk Organik ala IPAMA: Menjual Tanpa Menjual"},"content":{"rendered":"<p><strong>ppmindonesia.com<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>. Jakarta<\/strong> &#8211; <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/\">Institur Pengambangan Masyarakat (IPAMA)<\/a>\u00a0 tidak menjual pupuk secara langsung di pasar bebas. Kami membangun kepercayaan dan permintaan secara organik, melalui hasil nyata dan kemitraan strategis dengan petani. Berikut adalah pendekatan yang telah terbukti berhasil:<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/#Membangun_Reputasi_Tiga_Pilar_Utama\" >Membangun Reputasi: Tiga Pilar Utama<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/#Demplot_Dulu_Baru_Bicara_Pasar\" >Demplot Dulu, Baru Bicara Pasar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/#Skema_Kolaboratif_dengan_Petani_Solusi_di_Tengah_Keputusasaan\" >Skema Kolaboratif dengan Petani: Solusi di Tengah Keputusasaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/#Studi_Kasus_Panen_Padi_dan_Ledakan_Kepercayaan\" >Studi Kasus: Panen Padi dan Ledakan Kepercayaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/#_Ini_Bukan_Jualan_Ini_Revolusi_Pertanian\" >\u00a0Ini Bukan Jualan, Ini Revolusi Pertanian<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/#Belajar_dari_Para_Guru_Bisnis_Pertanian_Bisa_Menghidupi_Banyak_Orang\" >Belajar dari Para Guru: Bisnis Pertanian Bisa Menghidupi Banyak Orang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/#_Ayo_Bangkitkan_Perkebunan_Sawit_Kopi_dan_Komoditas_Lokal\" >\u00a0Ayo Bangkitkan Perkebunan: Sawit, Kopi, dan Komoditas Lokal<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Membangun_Reputasi_Tiga_Pilar_Utama\"><\/span><b>Membangun Reputasi: Tiga Pilar Utama<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Reputasi adalah modal awal dalam menjual pupuk. Tiga hal ini menjadi kuncinya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki pabrik pupuk skala rakyat. Produksi dilakukan secara mandiri dan terstandar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki kebun percontohan (demplot). Ini menjadi laboratorium hidup untuk menunjukkan keunggulan pupuk secara langsung.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produk berkualitas tinggi. Bukan sekadar klaim, tapi terbukti meningkatkan hasil panen secara signifikan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Demplot_Dulu_Baru_Bicara_Pasar\"><\/span><b>Demplot Dulu, Baru Bicara Pasar<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah awal adalah membuat demplot di lahan milik IPAMA atau mitra. Di situ kami menerapkan pupuk organik dan SOP pertanian terpadu yang telah kami susun. Hasil dari kebun percontohan ini menjadi bukti nyata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitu petani melihat sendiri hasilnya\u2014tanaman lebih sehat, panen lebih banyak\u2014mereka datang sendiri untuk meminta pupuk. Tidak perlu kampanye atau izin jualan. Yang bekerja adalah hasil nyata dan kabar dari mulut ke mulut.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Skema_Kolaboratif_dengan_Petani_Solusi_di_Tengah_Keputusasaan\"><\/span><b>Skema Kolaboratif dengan Petani: Solusi di Tengah Keputusasaan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mayoritas petani saat ini terjebak dalam lingkaran rugi, tanpa modal, tanpa harapan. Maka, IPAMA hadir bukan untuk menjual pupuk, tapi membangun ekosistem yang memberdayakan. Caranya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Petani menyumbangkan lahan dan tenaga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">IPAMA menyediakan bibit unggul, pupuk organik, dan biaya panen.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah panen, petani mengembalikan biaya produksi, lalu sisanya dibagi hasil:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">IPAMA: 40%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Petani: 60%<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Catatan: sebelumnya, bagi hasil hanya 20% untuk IPAMA dan 80% untuk petani. Namun, karena IPAMA kini melibatkan struktur nasional, pusat, dan wilayah, proporsi disesuaikan untuk keberlanjutan bersama.)<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Studi_Kasus_Panen_Padi_dan_Ledakan_Kepercayaan\"><\/span><b>Studi Kasus: Panen Padi dan Ledakan Kepercayaan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengalaman langsung Ketua IPAMA, Guntoro Soewarno, saat mengelola pertanian padi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari lahan padi, diperoleh panen 12 ton dengan penjualan Rp 76 juta.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya produksi (bibit, pupuk, panen): Rp 10 juta.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sisa: Rp 66 juta, lalu dibagi hasil:<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">IPAMA 20% (Rp 14 juta)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Petani 80% (Rp 52 juta)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Reaksi petani sungguh luar biasa. Ketika menerima uang Rp 52 juta, mereka menangis\u2014karena belum pernah mendapat hasil sebesar itu dari sawah sendiri. Cerita ini menyebar ke kelurahan, kecamatan, bahkan desa tetangga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keesokan harinya, puluhan petani datang menawarkan 30 hektare lahan untuk dikelola bersama. Namun, dengan prinsip kehati-hatian, hanya lahan dengan sistem pengairan yang baik yang dipilih.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"_Ini_Bukan_Jualan_Ini_Revolusi_Pertanian\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><b>Ini Bukan Jualan, Ini Revolusi Pertanian<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah cara IPAMA \u201cmenjual\u201d pupuk: tanpa izin resmi distribusi, tapi dengan manfaat yang sangat nyata bagi rakyat petani. Tidak ada yang lebih kuat dari testimoni hasil panen dan kesejahteraan yang meningkat.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Belajar_dari_Para_Guru_Bisnis_Pertanian_Bisa_Menghidupi_Banyak_Orang\"><\/span><b>Belajar dari Para Guru: Bisnis Pertanian Bisa Menghidupi Banyak Orang<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengalaman Pak Bayu Diningrat\u2014guru organik nasional, yang bisa ditemukan di banyak video YouTube\u2014menjadi inspirasi. Ia hanya mengambil 10% bagian dari hasil panen, namun omzet bisnis pertaniannya kini mencapai Rp 3 miliar per hari, berkat kerja sama dengan ribuan petani. Bahkan muridnya di Malang, Pak Pierre, sudah mampu mencapai hasil panen hingga 30 ton per hektare.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"_Ayo_Bangkitkan_Perkebunan_Sawit_Kopi_dan_Komoditas_Lokal\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><b>Ayo Bangkitkan Perkebunan: Sawit, Kopi, dan Komoditas Lokal<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini saatnya para pemilik perkebunan\u2014baik sawit, kopi, maupun lainnya\u2014mengadopsi model ini. Skema kolaboratif, berbasis pupuk organik dan teknologi pertanian alami, bisa menjadi jalan menuju kekayaan berjamaah. Bukan hanya sekadar bisnis, tapi gerakan pemberdayaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKita tidak sekadar menjual pupuk. Kita sedang menanam harapan dan memanen perubahan.\u201d (Guntoro Soewarno)<\/span><\/p>\n<blockquote><p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Guntoro Soewarno adalah Pemilik \u201cAli OrganicFarm (ALO FARM) Semarang, juga Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat dan Kerjasama Antar lembaga MW Kahmi Jawa tengah. Juga Peneliti di Institut Pengembangan Masyarakat (Ipama) PPM Indonesia*<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Institur Pengambangan Masyarakat (IPAMA)\u00a0 tidak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12795,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"penulis: Guntoro Soewarno | Editor : Asyary","footnotes":""},"categories":[208,356],"tags":[1423,60,1463],"newstopic":[],"class_list":["post-12793","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-pertanian","tag-ipama","tag-pertanian-organik","tag-pertanian-terpadu"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Strategi Penjualan Pupuk Organik ala IPAMA: Menjual Tanpa Menjual - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Strategi Penjualan Pupuk Organik ala IPAMA: Menjual Tanpa Menjual - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Institur Pengambangan Masyarakat (IPAMA)\u00a0 tidak...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-05T08:10:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-05T08:11:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/05\\\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/05\\\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Strategi Penjualan Pupuk Organik ala IPAMA: Menjual Tanpa Menjual\",\"datePublished\":\"2025-06-05T08:10:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-05T08:11:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/05\\\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\\\/\"},\"wordCount\":549,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/05\\\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/ipama2-1.jpg\",\"keywords\":[\"ipama\",\"pertanian organik\",\"pertanian terpadu\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Pertanian\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/05\\\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/05\\\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\\\/\",\"name\":\"Strategi Penjualan Pupuk Organik ala IPAMA: Menjual Tanpa Menjual - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/05\\\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/05\\\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/ipama2-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-05T08:10:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-05T08:11:16+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/05\\\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/05\\\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/05\\\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/ipama2-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/ipama2-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/05\\\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Strategi Penjualan Pupuk Organik ala IPAMA: Menjual Tanpa Menjual\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Strategi Penjualan Pupuk Organik ala IPAMA: Menjual Tanpa Menjual - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Strategi Penjualan Pupuk Organik ala IPAMA: Menjual Tanpa Menjual - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Institur Pengambangan Masyarakat (IPAMA)\u00a0 tidak...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-06-05T08:10:00+00:00","article_modified_time":"2025-06-05T08:11:16+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Strategi Penjualan Pupuk Organik ala IPAMA: Menjual Tanpa Menjual","datePublished":"2025-06-05T08:10:00+00:00","dateModified":"2025-06-05T08:11:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/"},"wordCount":549,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1.jpg","keywords":["ipama","pertanian organik","pertanian terpadu"],"articleSection":["Berita","Pertanian"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/","name":"Strategi Penjualan Pupuk Organik ala IPAMA: Menjual Tanpa Menjual - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1.jpg","datePublished":"2025-06-05T08:10:00+00:00","dateModified":"2025-06-05T08:11:16+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1.jpg","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/05\/strategi-penjualan-pupuk-organik-ala-ipama-menjual-tanpa-menjual\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Strategi Penjualan Pupuk Organik ala IPAMA: Menjual Tanpa Menjual"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Institur Pengambangan Masyarakat (IPAMA)\u00a0 tidak...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ipama2-1-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/pertanian\/\" rel=\"category tag\">Pertanian<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com. Jakarta &#8211; Institur Pengambangan Masyarakat (IPAMA)\u00a0 tidak...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12793","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12793"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12793\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12797,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12793\/revisions\/12797"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12795"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12793"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12793"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12793"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=12793"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}