{"id":12848,"date":"2025-06-08T17:21:21","date_gmt":"2025-06-08T17:21:21","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=12848"},"modified":"2025-06-08T17:22:45","modified_gmt":"2025-06-08T17:22:45","slug":"mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/","title":{"rendered":"Mau Pangan Murah Tapi Petani Hilang? Indonesia Perlu Berpikir Ulang"},"content":{"rendered":"<p><b>ppmindonesia.com<\/b><b>.Jakart<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">a &#8211; Setiap musim panen, harga cabai, beras, atau bawang selalu jadi topik nasional. Masyarakat mengeluh harga melonjak. Pemerintah buru-buru impor. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/\">petani<\/a> kembali jadi korban. Mereka dituntut menghasilkan pangan murah, cepat, dan banyak\u2014namun tak ada jaminan harga jual, insentif, atau jaminan hidup layak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah tuntutan ketahanan pangan, nasib petani justru seperti tertinggal di ujung urusan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaannya: bisa kah kita terus berharap pangan murah tanpa memastikan petani tetap hidup dan bertahan?<\/span><\/p>\n<p><b>Data yang Tak Bisa Dielak<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah rumah tangga usaha pertanian menyusut dari 31,7 juta (2013) menjadi 29,3 juta (2023). <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sepuluh tahun, Indonesia kehilangan sekitar 2,3 juta petani. Lebih mencemaskan lagi, 61,8% petani kita kini berusia di atas 45 tahun. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Generasi Z, yang mestinya jadi tulang punggung regenerasi, hanya 2,14% dari total petani aktif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ironisnya, di tengah kepunahan ini, tuntutan pada petani justru semakin tinggi: pangan harus tersedia, murah, dan stabil. Tapi dengan siapa kita memenuhi kebutuhan itu jika petaninya satu per satu menghilang?<\/span><\/p>\n<p><b>Paradoks Pangan Murah<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ekonom pertanian dari IPB, Prof. Dwi Andreas Santosa, mengingatkan bahwa obsesi terhadap harga pangan murah bisa berdampak destruktif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cHarga pangan murah tidak selalu berarti keberpihakan kepada rakyat. Jika itu membuat petani rugi, maka kita sedang menggali lubang kemiskinan lebih dalam,\u201d tegasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita lupa, harga yang \u201cmurah\u201d di pasar seringkali adalah hasil dari tekanan terhadap petani\u2014dari ongkos produksi yang mahal, akses pasar yang tidak adil, hingga permainan tengkulak dan importasi dadakan. Petani tidak pernah punya posisi tawar yang kuat.<\/span><\/p>\n<p><b>Impor Sebagai Solusi Instan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap gejolak harga pangan selalu direspons dengan kebijakan impor. Padahal, ini seperti menambal ban bocor dengan selotip. Impor mungkin menurunkan harga jangka pendek, tetapi merusak ekosistem produksi dalam negeri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Petani yang sudah susah payah menanam, akhirnya terpuruk karena harga jatuh di saat panen raya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Ketergantungan terhadap impor adalah bentuk keengganan kita membenahi masalah dari akarnya,&#8221; ujar Khudori, pengamat kebijakan pangan dan agraria. Ia menegaskan pentingnya menata ulang sistem pangan nasional agar adil bagi produsen\u2014yakni para petani kecil.<\/span><\/p>\n<p><b>Solusi: Keadilan bagi Produsen<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Indonesia serius ingin menjaga ketahanan pangan, maka yang perlu dijaga bukan semata harga, tetapi keberlanjutan ekosistem produksinya. Artinya, petani harus ditempatkan sebagai subjek utama dalam rantai pangan. Beberapa langkah yang perlu dipertimbangkan:<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">1. Harga dasar yang adil: Pemerintah perlu memastikan adanya harga pembelian minimal yang melindungi petani dari fluktuasi pasar.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">2. Subsidi input tepat sasaran: Bantuan pupuk, benih, dan alat pertanian harus berbasis data aktual dan didistribusikan secara transparan.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">3.Jaminan pascapanen: Akses ke koperasi, gudang, dan pengolahan hasil akan memberi nilai tambah dan ruang pernapasan ekonomi bagi petani.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">4. Reformasi sistem distribusi pangan: Mengurangi dominasi tengkulak dan memperkuat akses langsung petani ke pasar.<\/span><\/p>\n<p><b>Sudah Saatnya Berpikir Ulang<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama ini, kita bicara ketahanan pangan dari sudut pandang konsumen. Padahal, kunci ketahanan itu ada di tangan produsen\u2014para petani yang setiap hari berkeringat di sawah, ladang, dan kebun. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika mereka tak diberi ruang tumbuh dan hidup layak, kita hanya menunda krisis yang lebih besar: ketergantungan pada impor dan kelangkaan pangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, jika kita masih ingin makan beras dari sawah sendiri, menikmati cabai segar dari petani lokal, dan tidak tergantung pada kapal kontainer dari negara lain, pertanyaannya bukan lagi soal berapa harga pangan hari ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaannya: masih adakah petani yang mau menanamnya besok? (acank)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Setiap musim panen, harga cabai, beras,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12850,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis : acank| Editor : asyary","footnotes":""},"categories":[208,356],"tags":[366,1475],"newstopic":[],"class_list":["post-12848","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-pertanian","tag-petani","tag-petani-indonesia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mau Pangan Murah Tapi Petani Hilang? Indonesia Perlu Berpikir Ulang - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mau Pangan Murah Tapi Petani Hilang? Indonesia Perlu Berpikir Ulang - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Setiap musim panen, harga cabai, beras,...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-08T17:21:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-08T17:22:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/08\\\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/08\\\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Mau Pangan Murah Tapi Petani Hilang? Indonesia Perlu Berpikir Ulang\",\"datePublished\":\"2025-06-08T17:21:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-08T17:22:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/08\\\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\\\/\"},\"wordCount\":534,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/08\\\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/petani-2-1.jpg\",\"keywords\":[\"petani\",\"petani indonesia\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Pertanian\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/08\\\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/08\\\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\\\/\",\"name\":\"Mau Pangan Murah Tapi Petani Hilang? Indonesia Perlu Berpikir Ulang - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/08\\\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/08\\\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/petani-2-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-08T17:21:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-08T17:22:45+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/08\\\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/08\\\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/08\\\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/petani-2-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/petani-2-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/08\\\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mau Pangan Murah Tapi Petani Hilang? Indonesia Perlu Berpikir Ulang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mau Pangan Murah Tapi Petani Hilang? Indonesia Perlu Berpikir Ulang - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mau Pangan Murah Tapi Petani Hilang? Indonesia Perlu Berpikir Ulang - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Setiap musim panen, harga cabai, beras,...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-06-08T17:21:21+00:00","article_modified_time":"2025-06-08T17:22:45+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Mau Pangan Murah Tapi Petani Hilang? Indonesia Perlu Berpikir Ulang","datePublished":"2025-06-08T17:21:21+00:00","dateModified":"2025-06-08T17:22:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/"},"wordCount":534,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1.jpg","keywords":["petani","petani indonesia"],"articleSection":["Berita","Pertanian"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/","name":"Mau Pangan Murah Tapi Petani Hilang? Indonesia Perlu Berpikir Ulang - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1.jpg","datePublished":"2025-06-08T17:21:21+00:00","dateModified":"2025-06-08T17:22:45+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1.jpg","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/08\/mau-pangan-murah-tapi-petani-hilang-indonesia-perlu-berpikir-ulang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mau Pangan Murah Tapi Petani Hilang? Indonesia Perlu Berpikir Ulang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Setiap musim panen, harga cabai, beras,...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/petani-2-1-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/pertanian\/\" rel=\"category tag\">Pertanian<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Setiap musim panen, harga cabai, beras,...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12848","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12848"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12848\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12852,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12848\/revisions\/12852"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12850"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12848"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12848"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12848"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=12848"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}