{"id":13065,"date":"2025-06-28T14:08:11","date_gmt":"2025-06-28T14:08:11","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=13065"},"modified":"2025-06-28T14:09:07","modified_gmt":"2025-06-28T14:09:07","slug":"retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/","title":{"rendered":"Retorika HAM dan Fakta Lapangan: Ketika Ilmuwan Iran Jadi Target Rudal"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/ppmindonesia.com\"><b>ppmindonesia.com<\/b><\/a><b>.Jakarta <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Dalam konflik bersenjata, korban sering kali tidak terbatas pada tentara dan infrastruktur militer. Yang menjadi sasaran bisa juga mereka yang seharusnya berada jauh dari garis depan:<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/\"> ilmuwan, insinyur<\/a>, hingga warga sipil yang membawa pena, bukan senjata. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam babak panas konflik Iran\u2013Israel baru-baru ini, sorotan jatuh pada satu hal yang memukul nurani kemanusiaan: para ilmuwan Iran menjadi sasaran rudal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sambil menyalakan mikrofon-mikrofon konferensi pers di berbagai belahan dunia, para pemimpin Barat berbicara lantang tentang hak asasi manusia, perlindungan sipil, dan tatanan internasional berbasis hukum. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun ketika rudal jatuh di laboratorium riset, bukan di medan tempur, dunia justru bungkam.<\/span><\/p>\n<p><b>Rudal yang Membungkam Sains<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Israel meluncurkan Operasi Rising Lion pada 13 Juni lalu, sebuah misi militer besar-besaran yang secara resmi bertujuan menghancurkan fasilitas nuklir dan militer Iran. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun yang terkena bukan hanya reaktor, tapi juga pusat riset teknologi sipil, laboratorium energi alternatif, dan bahkan kampus teknik yang terafiliasi dengan program pendidikan tinggi Iran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laporan dari Kementerian Kesehatan Iran mencatat bahwa dalam dua hari pertama serangan, sedikitnya 13 ilmuwan dan insinyur sipil tewas. Mereka bukan anggota militer. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa di antaranya sedang mengerjakan proyek medis dan energi non-nuklir. Sejumlah nama dikenal dalam komunitas sains internasional, termasuk Dr. Reza Khosrowshahi, pakar biomaterial lulusan Eropa yang kembali ke Iran demi membangun sistem kesehatan berbasis teknologi lokal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIa bukan ancaman militer. Ia adalah simbol harapan anak-anak muda Iran yang ingin melihat bangsanya berdikari melalui sains,\u201d kata Prof. Mehdi Zanganeh, rekan kerja almarhum yang diwawancarai oleh media lokal.<\/span><\/p>\n<p><strong>Retorika HAM dan Standar Ganda<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat tragedi ini terjadi, para pegiat hak asasi manusia internasional lebih banyak memilih diam. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada pernyataan tegas dari lembaga-lembaga HAM global besar seperti Amnesty International atau Human Rights Watch. Tidak ada kecaman keras dari negara-negara yang biasanya vokal ketika HAM dilanggar \u2014 kecuali bila pelakunya adalah musuh geopolitik mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini bukan pertama kalinya ilmuwan Iran jadi target. Tahun-tahun sebelumnya, beberapa ilmuwan fisika nuklir Iran, termasuk Mohsen Fakhrizadeh, tewas dalam operasi yang secara luas diyakini melibatkan badan intelijen asing. Namun, dunia kembali memilih menyaksikan dalam diam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, dalam pernyataan terbarunya, mengecam keras apa yang ia sebut sebagai \u201ckejahatan terang-terangan terhadap rakyat sipil yang dibungkam karena profesi mereka.\u201d Ia menambahkan, \u201cMereka yang mengaku sebagai pembela peradaban justru berdiam diri saat sains dihancurkan.\u201d<\/span><\/p>\n<p><b>Politik di Atas Kemanusiaan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang terjadi memperlihatkan wajah dunia yang dikendalikan oleh kepentingan politik, bukan prinsip moral. Ketika ilmuwan Ukraina diserang dalam invasi Rusia, dunia bersatu dalam solidaritas. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika ilmuwan Iran terbunuh oleh rudal Israel, dunia terpecah \u2014 antara mereka yang tak ingin mengusik \u2018sekutu\u2019 dan mereka yang sudah terlalu lelah untuk peduli.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTidak ada yang lebih berbahaya dari standar ganda dalam HAM,\u201d ujar jurnalis Timur Tengah Ran<\/span><b>ia Khalek dalam komentarnya di media sosial. \u201cKetika satu nyawa disanjung dan lainnya diabaikan karena paspor mereka, maka \u2018hak asasi manusia\u2019 tidak lagi universal, tapi politis.\u201d<\/b><\/p>\n<p><b>Sains Bukan Ancaman<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa para ilmuwan menjadi sasaran? Dalam perang konvensional, ini adalah pelanggaran terang terhadap hukum humaniter internasional. Namun dalam lanskap politik global saat ini, kemajuan sains Iran dianggap sebagai ancaman\u2014bukan karena potensi destruktifnya, tetapi karena potensi kemandiriannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ilmuwan Iran, khususnya di bidang nuklir, energi, dan medis, telah lama menjadi simbol resistensi terhadap embargo Barat. Sains adalah bentuk perlawanan yang tidak mengangkat senjata, tapi menciptakan solusi untuk hidup. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Serangan terhadap mereka bukan hanya serangan terhadap Iran, tapi juga terhadap gagasan bahwa negara berkembang bisa berdiri di atas kaki sendiri.<\/span><\/p>\n<p><b>Sebuah Pengingat<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Retorika hak asasi manusia, pada akhirnya, akan diuji bukan saat perang usai, tetapi saat nyawa sipil menjadi collateral damage \u2014 baik yang berprofesi sebagai wartawan, guru, maupun ilmuwan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam konflik apa pun, nyawa manusia \u2014 terlebih mereka yang memilih jalur perdamaian melalui ilmu \u2014 seharusnya menjadi garis merah terakhir. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika garis itu dilanggar dan dunia diam, kita semua kehilangan lebih dari sekadar orang-orang pintar. Kita kehilangan kemanusiaan kita sendiri.(emha)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam konflik bersenjata, korban sering kali&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":13066,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis: emha | Editor: asyary","footnotes":""},"categories":[208,209],"tags":[1568,1567,1566,1552,1569],"newstopic":[],"class_list":["post-13065","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-internasional","tag-hak-asasi-manusia","tag-ham","tag-ilmuwan","tag-perang-iran-israel","tag-politik-dan-kemanusiaan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Retorika HAM dan Fakta Lapangan: Ketika Ilmuwan Iran Jadi Target Rudal - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Retorika HAM dan Fakta Lapangan: Ketika Ilmuwan Iran Jadi Target Rudal - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam konflik bersenjata, korban sering kali...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-28T14:08:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-28T14:09:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/28\\\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/28\\\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Retorika HAM dan Fakta Lapangan: Ketika Ilmuwan Iran Jadi Target Rudal\",\"datePublished\":\"2025-06-28T14:08:11+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-28T14:09:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/28\\\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\\\/\"},\"wordCount\":636,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/28\\\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/ham-1.jpg\",\"keywords\":[\"hak asasi manusia\",\"ham\",\"ilmuwan\",\"perang iran israel\",\"politik dan kemanusiaan\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Internasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/28\\\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/28\\\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\\\/\",\"name\":\"Retorika HAM dan Fakta Lapangan: Ketika Ilmuwan Iran Jadi Target Rudal - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/28\\\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/28\\\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/ham-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-28T14:08:11+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-28T14:09:07+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/28\\\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/28\\\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/28\\\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/ham-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/ham-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/28\\\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Retorika HAM dan Fakta Lapangan: Ketika Ilmuwan Iran Jadi Target Rudal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Retorika HAM dan Fakta Lapangan: Ketika Ilmuwan Iran Jadi Target Rudal - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Retorika HAM dan Fakta Lapangan: Ketika Ilmuwan Iran Jadi Target Rudal - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam konflik bersenjata, korban sering kali...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-06-28T14:08:11+00:00","article_modified_time":"2025-06-28T14:09:07+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Retorika HAM dan Fakta Lapangan: Ketika Ilmuwan Iran Jadi Target Rudal","datePublished":"2025-06-28T14:08:11+00:00","dateModified":"2025-06-28T14:09:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/"},"wordCount":636,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1.jpg","keywords":["hak asasi manusia","ham","ilmuwan","perang iran israel","politik dan kemanusiaan"],"articleSection":["Berita","Internasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/","name":"Retorika HAM dan Fakta Lapangan: Ketika Ilmuwan Iran Jadi Target Rudal - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1.jpg","datePublished":"2025-06-28T14:08:11+00:00","dateModified":"2025-06-28T14:09:07+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1.jpg","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/28\/retorika-ham-dan-fakta-lapangan-ketika-ilmuwan-iran-jadi-target-rudal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Retorika HAM dan Fakta Lapangan: Ketika Ilmuwan Iran Jadi Target Rudal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam konflik bersenjata, korban sering kali...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ham-1-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/internasional\/\" rel=\"category tag\">Internasional<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam konflik bersenjata, korban sering kali...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13065","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13065"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13065\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13068,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13065\/revisions\/13068"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13066"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13065"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13065"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13065"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=13065"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}