{"id":13085,"date":"2025-06-29T12:05:27","date_gmt":"2025-06-29T12:05:27","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=13085"},"modified":"2025-06-29T12:06:19","modified_gmt":"2025-06-29T12:06:19","slug":"dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/","title":{"rendered":"Dari Yogya ke Timur Tengah: Pesan Iran soal Kedaulatan dan Perlawanan"},"content":{"rendered":"<p><b>ppmindonesia.com<\/b><b>.Jakarta-<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai pusat kebudayaan dan pendidikan di Indonesia, menjadi panggung bagi narasi global tentang kedaulatan dan perlawanan. Kamis (26\/6\/2025), Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi tuan rumah bagi Ambassadorial Lecture yang disampaikan oleh Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/\">Muhammad Boroujerdi.<\/a>\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di hadapan para dosen, mahasiswa, dan pengamat politik luar negeri, Boroujerdi tak hanya berbicara tentang hubungan diplomatik\u2014ia menyampaikan pesan keras dan jelas dari Teheran: Iran tidak tunduk pada tekanan, dan perlawanan adalah hak setiap bangsa yang dijajah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di saat dunia menonton ketegangan bersenjata antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat di Timur Tengah, pernyataan Dubes Iran di Yogyakarta memantulkan gema politik yang jauh lebih luas: antara martabat nasional dan dominasi global, antara hak menentukan nasib sendiri dan diplomasi yang sering kali condong pada kekuatan.<\/span><\/p>\n<p><b>\u201cKami Tidak Butuh Mediasi\u201d<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Boroujerdi menyampaikan bahwa berbagai tawaran mediasi untuk menghentikan konflik antara Iran dan Israel sudah datang dari berbagai pihak. Namun bagi pemerintahnya, perundingan damai dalam konteks yang timpang tidaklah relevan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> \u201cBerbagai pihak datang kepada negara kami menawarkan bantuan untuk mediasi. Tetapi kami sampaikan, kami tidak memerlukan mediasi maupun kesepakatan,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Iran tidak pernah memulai agresi. Semua tindakan militer yang dilakukan oleh Iran, termasuk serangan ke pangkalan militer AS dan wilayah Israel, adalah bentuk respons terhadap serangan yang lebih dulu dilakukan oleh lawan. \u201cKami hanya merespons agresi. Kami tidak memprovokasi lebih dulu,\u201d tambahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan ini datang hanya beberapa hari setelah Iran meluncurkan Operasi True Promise III, serangan rudal balasan terhadap Israel yang diklaim Teheran sebagai respons atas agresi militer sejak 13 Juni, termasuk serangan AS terhadap tiga fasilitas nuklir penting: Natanz, Fordow, dan Isfahan.<\/span><\/p>\n<p><b>Kedaulatan Sebagai Prinsip yang Tidak Bisa Ditawar<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kata \u201ckedaulatan\u201d menjadi kata kunci yang terus-menerus disuarakan oleh perwakilan Iran. Dalam pandangan Boroujerdi, prinsip ini tidak hanya bersifat teritorial, tetapi juga menyangkut keputusan politik, identitas nasional, dan keberanian untuk berdiri mandiri tanpa dikendalikan oleh negara adidaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cRezim Zionis bukan sebuah negara, di mana kami bisa melakukan negosiasi dan mencapai kesepakatan. Mereka adalah sebuah tentara yang menduduki wilayah lain,\u201d ujar Boroujerdi, menjelaskan alasan mengapa Iran secara konsisten menolak mengakui Israel sebagai negara sah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan ini senada dengan analisis Dr. Trita Parsi, pendiri Quincy Institute for Responsible Statecraft, yang menyebut bahwa konflik Iran-Israel bukan hanya bersumber dari persoalan nuklir atau teritorial, melainkan dari visi yang saling menegasikan: \u201cBagi Iran, melawan Israel adalah bentuk solidaritas dengan bangsa yang dijajah. Bagi Israel, menundukkan Iran adalah syarat dominasi regional.\u201d<\/span><\/p>\n<p><b>Dari Yogya, Seruan untuk Dunia<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keputusan Iran untuk menyuarakan sikap politiknya secara terbuka di Indonesia\u2014khususnya di Yogyakarta\u2014bukan tanpa alasan. Indonesia, sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia dan anggota aktif Gerakan Non-Blok, memiliki posisi simbolik yang penting. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah politik internasional yang didominasi kekuatan militer dan kepentingan strategis, suara dari Selatan Dunia (Global South) seperti Indonesia dan Iran menjadi alternatif narasi yang menempatkan hak atas kedaulatan dan keadilan sebagai fondasi utama perdamaian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Boroujerdi pun tidak sekadar berbicara untuk audiens akademik. Ia seakan ingin menyampaikan pesan kepada generasi muda: bahwa perlawanan terhadap ketidakadilan adalah bentuk tertinggi dari keberanian politik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKetika Anda melihat serangan, embargo, dan sabotase terhadap negara kami, itu bukan karena kami agresif. Itu karena kami tidak tunduk,\u201d tegasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pesan ini mengingatkan kita pada kata-kata Frantz Fanon, pemikir pasca-kolonial asal Aljazair: \u201cSetiap bangsa yang dijajah harus menyadari bahwa membebaskan dirinya adalah tugasnya sendiri. Tidak ada kekuatan luar yang akan memberikannya secara sukarela.\u201d<\/span><\/p>\n<p><b>Kemanusiaan, Bukan Sekadar Kepentingan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak kalangan yang sinis terhadap posisi keras Iran. Namun bila dilihat dari sudut pandang sejarah, tindakan Teheran muncul dari pola hubungan internasional yang terus-menerus menciptakan asimetri kekuasaan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika negara-negara besar menentukan siapa yang boleh memiliki hak bela diri dan siapa yang tidak, maka prinsip keadilan menjadi relatif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sikap ini dikritik oleh akademisi hubungan internasional Universitas Gadjah Mada, Dr. Riza Sihbudi, yang mengatakan: \u201cKrisis Timur Tengah terus berulang karena tidak ada keadilan struktural dalam sistem internasional. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Negara seperti Iran akan terus menolak tunduk jika mereka terus diperlakukan sebagai obyek, bukan subyek diplomasi.\u201d<\/span><\/p>\n<p><b>Dari Yogya, Suara yang Tak Boleh Diabaikan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari Yogyakarta yang damai, Iran mengirim pesan bahwa perjuangan belum berakhir. Pesan ini bukan semata-mata tentang konflik geopolitik, tetapi tentang martabat, tentang bagaimana sebuah bangsa memilih untuk tidak tunduk di tengah tekanan, meski harus menghadapi embargo, ancaman, dan perang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia yang sering memuja kekuatan dan melupakan keadilan, pesan ini seharusnya menggugah nurani global. Sebab seperti pernah dikatakan Mahatma Gandhi, \u201cKekuasaan tidak akan bertahan tanpa legitimasi moral. Dan legitimasi itu lahir dari keadilan, bukan dari senjata.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan dari Yogya yang tenang, suara itu terdengar sampai ke jantung Timur Tengah yang bergolak.(acank)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta- Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai pusat kebudayaan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":13086,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis: acank | Editor: asyary |","footnotes":""},"categories":[208,36],"tags":[1580,1544,1579,1552],"newstopic":[],"class_list":["post-13085","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","tag-duta-besar-iran-untuk-indonesia","tag-iran","tag-muhammad-boroujerdi","tag-perang-iran-israel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dari Yogya ke Timur Tengah: Pesan Iran soal Kedaulatan dan Perlawanan - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dari Yogya ke Timur Tengah: Pesan Iran soal Kedaulatan dan Perlawanan - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta- Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai pusat kebudayaan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-29T12:05:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-29T12:06:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/29\\\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/29\\\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Dari Yogya ke Timur Tengah: Pesan Iran soal Kedaulatan dan Perlawanan\",\"datePublished\":\"2025-06-29T12:05:27+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-29T12:06:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/29\\\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\\\/\"},\"wordCount\":762,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/29\\\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/Boroujerdi.-1.jpg\",\"keywords\":[\"duta besar iran untuk indonesia\",\"iran\",\"Muhammad Boroujerdi.\",\"perang iran israel\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/29\\\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/29\\\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\\\/\",\"name\":\"Dari Yogya ke Timur Tengah: Pesan Iran soal Kedaulatan dan Perlawanan - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/29\\\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/29\\\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/Boroujerdi.-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-29T12:05:27+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-29T12:06:19+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/29\\\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/29\\\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/29\\\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/Boroujerdi.-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/Boroujerdi.-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630,\"caption\":\"Muhammad Boroujerdi saat menyampaikan materi kuliah umum di UII. (foto : heri purwata)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/06\\\/29\\\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dari Yogya ke Timur Tengah: Pesan Iran soal Kedaulatan dan Perlawanan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dari Yogya ke Timur Tengah: Pesan Iran soal Kedaulatan dan Perlawanan - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dari Yogya ke Timur Tengah: Pesan Iran soal Kedaulatan dan Perlawanan - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta- Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai pusat kebudayaan...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-06-29T12:05:27+00:00","article_modified_time":"2025-06-29T12:06:19+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Dari Yogya ke Timur Tengah: Pesan Iran soal Kedaulatan dan Perlawanan","datePublished":"2025-06-29T12:05:27+00:00","dateModified":"2025-06-29T12:06:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/"},"wordCount":762,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1.jpg","keywords":["duta besar iran untuk indonesia","iran","Muhammad Boroujerdi.","perang iran israel"],"articleSection":["Berita","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/","name":"Dari Yogya ke Timur Tengah: Pesan Iran soal Kedaulatan dan Perlawanan - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1.jpg","datePublished":"2025-06-29T12:05:27+00:00","dateModified":"2025-06-29T12:06:19+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1.jpg","width":1200,"height":630,"caption":"Muhammad Boroujerdi saat menyampaikan materi kuliah umum di UII. (foto : heri purwata)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/29\/dari-yogya-ke-timur-tengah-pesan-iran-soal-kedaulatan-dan-perlawanan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dari Yogya ke Timur Tengah: Pesan Iran soal Kedaulatan dan Perlawanan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta- Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai pusat kebudayaan...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Boroujerdi.-1-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/nasional\/\" rel=\"category tag\">Nasional<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta- Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai pusat kebudayaan...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13085","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13085"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13085\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13088,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13085\/revisions\/13088"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13086"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13085"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13085"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13085"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=13085"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}