{"id":13202,"date":"2025-07-05T12:10:32","date_gmt":"2025-07-05T12:10:32","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=13202"},"modified":"2025-07-05T12:23:10","modified_gmt":"2025-07-05T12:23:10","slug":"dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/","title":{"rendered":"Dari Derita Mahasiswi Solo ke Dakwah yang Membumi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>ppmindonesia.com.Jakarta<\/strong> \u2014 Suasana di ruang utama Islamic Center Bekasi terasa hangat namun penuh keprihatinan. <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/\">Pusat Peranserta Masyarakat (PPM<\/a>) membuka pelatihan Kader Dakwah Bil Hal, Sabtu (5\/7), dengan sebuah cerita yang menusuk hati: kisah seorang mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang nekat mengakhiri hidupnya dengan terjun dari jembatan setelah ujian skripsi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam tas mahasiswi itu, hanya ada dokumen-dokumen akademik. Peristiwa ini, kata Eko Suryono, Presidium PPM Nasional, menjadi potret suram generasi muda kita hari ini. \u201cKetika menghadapi masalah, mereka lebih memilih jalan pintas,\u201d ujarnya dalam sambutannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Acara pembukaan pelatihan yang berlangsung di Islamic Center itu dipandu oleh Alip Purnomo, Wakil Sekjen PPM Nasional, yang juga bertindak sebagai moderator. Dengan tenang, ia memimpin jalannya acara, memperkenalkan para narasumber, dan mengajak peserta untuk menyimak dengan seksama pesan-pesan yang disampaikan. Alip menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga forum yang dirancang untuk memantik kesadaran bahwa dakwah tak cukup hanya dengan kata-kata.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_13204\" aria-describedby=\"caption-attachment-13204\" style=\"width: 1200px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-13204 size-full\" src=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/peserta-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"630\" srcset=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/peserta-1.jpg 1200w, https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/peserta-1-200x105.jpg 200w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13204\" class=\"wp-caption-text\">Peserta Pelatihan Kader Dakwah Bil Hal Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) tanggl 5 Juli 2025, di Islamic Center Bekasi (foto.doc.ppm)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PPM tak ingin hanya menatap kosong tragedi itu. Sebaliknya, peristiwa itu menjadi cambuk untuk merumuskan peran dakwah yang lebih nyata, lebih hadir di tengah persoalan umat. \u201cTugas kita bukan hanya menasihati, tetapi juga memberi jalan keluar. Kita harus turun ke tanah, menyapa mereka yang lemah, dan membuka peluang bagi yang putus asa,\u201d lanjut Eko.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama dua hari, 5\u20136 Juli 2025, PPM mengajak kader-kader mudanya untuk melihat wajah Islam yang membumi: Islam yang menjawab krisis kemanusiaan dengan kerja nyata. Pelatihan ini menegaskan bahwa dakwah bil hal\u2014dakwah melalui tindakan nyata\u2014adalah wajah Islam yang solutif. Bukan hanya seruan dari mimbar, tetapi juga aksi nyata di ladang, laut, dan lumbung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketua panitia pelatihan, Parito, menegaskan bahwa dakwah bil hal adalah perjuangan panjang yang memerlukan kesabaran dan pengorbanan. \u201cDakwah bil hal itu berat karena kita membawa nilai sekaligus bekerja mewujudkannya,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para peserta tidak hanya diajak memahami Islam sebagai sistem nilai, tetapi juga ditantang untuk menerjemahkannya dalam program-program sosial dan ekonomi yang menyentuh kehidupan masyarakat. Prinsip tauhid dan kekhalifahan tak berhenti di kepala atau mimbar, tetapi bergerak nyata: mengelola sumber daya secara adil, merawat lingkungan, membangun kemandirian, dan menghapus ketergantungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PPM meyakini bahwa pemberdayaan umat harus dimulai dari tempat paling dekat: lokalitas. Sebab, di sanalah akar-akar kekuatan sejati berada. Diskusi-diskusi selama pelatihan banyak menggali potensi lokal\u2014seperti pertanian, perikanan, peternakan, hingga kearifan budaya\u2014sebagai basis ekonomi komunitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eko menyebut, \u201cDakwah bil hal adalah wajah Islam yang penuh solusi, bukan hanya jargon. Kita ingin para kader bukan hanya menunjuk tangan, tetapi turun tangan.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cerita tragis mahasiswi Solo itu menjadi pengingat bahwa Islam tidak boleh berhenti pada retorika. Ia harus hadir, membumi, dan memberi harapan. Dari tragedi itu, para kader PPM belajar bahwa dakwah sesungguhnya bukan hanya mengajarkan cara mati yang baik, tetapi juga cara hidup yang bermakna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan semangat ini, PPM berharap kader-kadernya akan terus bergerak, menjadikan Islam sebagai laku nyata\u2014bukan sekadar seruan\u2014yang memberi jawaban pada kemiskinan, ketimpangan, dan keputusasaan yang kini membayangi generasi muda. (acank)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta \u2014 Suasana di ruang utama Islamic Center&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":13203,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis : acank| Editor : asyary","footnotes":""},"categories":[208,36],"tags":[1621,1607,452],"newstopic":[],"class_list":["post-13202","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","tag-pelatihan-dakwal-bil-hal","tag-pelatihan-kader-ppm","tag-ppm"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dari Derita Mahasiswi Solo ke Dakwah yang Membumi - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dari Derita Mahasiswi Solo ke Dakwah yang Membumi - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta \u2014 Suasana di ruang utama Islamic Center...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-05T12:10:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-05T12:23:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/05\\\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/05\\\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Dari Derita Mahasiswi Solo ke Dakwah yang Membumi\",\"datePublished\":\"2025-07-05T12:10:32+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-05T12:23:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/05\\\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\\\/\"},\"wordCount\":507,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/05\\\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/pembukaan-1-1.jpg\",\"keywords\":[\"pelatihan dakwal bil hal\",\"pelatihan kader ppm\",\"ppm\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/05\\\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/05\\\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\\\/\",\"name\":\"Dari Derita Mahasiswi Solo ke Dakwah yang Membumi - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/05\\\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/05\\\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/pembukaan-1-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-05T12:10:32+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-05T12:23:10+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/05\\\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/05\\\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/05\\\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/pembukaan-1-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/pembukaan-1-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/05\\\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dari Derita Mahasiswi Solo ke Dakwah yang Membumi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dari Derita Mahasiswi Solo ke Dakwah yang Membumi - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dari Derita Mahasiswi Solo ke Dakwah yang Membumi - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta \u2014 Suasana di ruang utama Islamic Center...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-07-05T12:10:32+00:00","article_modified_time":"2025-07-05T12:23:10+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Dari Derita Mahasiswi Solo ke Dakwah yang Membumi","datePublished":"2025-07-05T12:10:32+00:00","dateModified":"2025-07-05T12:23:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/"},"wordCount":507,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1.jpg","keywords":["pelatihan dakwal bil hal","pelatihan kader ppm","ppm"],"articleSection":["Berita","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/","name":"Dari Derita Mahasiswi Solo ke Dakwah yang Membumi - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1.jpg","datePublished":"2025-07-05T12:10:32+00:00","dateModified":"2025-07-05T12:23:10+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1.jpg","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/05\/dari-derita-mahasiswi-solo-ke-dakwah-yang-membumi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dari Derita Mahasiswi Solo ke Dakwah yang Membumi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta \u2014 Suasana di ruang utama Islamic Center...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pembukaan-1-1-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/nasional\/\" rel=\"category tag\">Nasional<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta \u2014 Suasana di ruang utama Islamic Center...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13202","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13202"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13202\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13206,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13202\/revisions\/13206"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13203"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13202"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13202"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13202"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=13202"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}