{"id":13222,"date":"2025-07-06T07:57:04","date_gmt":"2025-07-06T07:57:04","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=13222"},"modified":"2025-07-06T07:59:52","modified_gmt":"2025-07-06T07:59:52","slug":"dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/","title":{"rendered":"Dari Tekanan Rezim ke Dakwah Bil Hal"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><b>Jejak Sejarah Pusat Peranserta Masyarakat (PPM)<\/b><b><br \/>\n<\/b><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>ppmindonesia.com.Bekas<\/strong>i &#8211; Dalam sejarah panjang gerakan kemasyarakatan di Indonesia, nama <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/\">Pusat Peranserta Masyarakat (PPM)<\/a> mungkin tak setenar partai politik atau lembaga negara. Namun, di balik layar reformasi sosial dan dakwah berbasis aksi nyata, lembaga ini memainkan peran penting\u2014sebagai <i>penjaga bara<\/i> ketika ruang gerak rakyat dicekik oleh kebijakan kekuasaan.<\/p>\n<p>Awal 1980-an menjadi titik balik. Kebijakan <b>Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK)<\/b> dan <b>Badan Koordinasi Kemahasiswaan (BKK)<\/b> dikeluarkan pemerintah untuk meredam aktivisme mahasiswa. Ruang politik dibekukan, mimbar kampus dibungkam. Namun seperti hukum sejarah, tekanan justru melahirkan inovasi. Dalam keheningan paksa itu, muncul kesadaran baru: bahwa perubahan tak melulu harus berteriak. Ia bisa hadir melalui kerja-kerja senyap yang menyentuh akar kehidupan rakyat.<\/p>\n<p>Tahun <b>1982<\/b>, sejumlah tokoh muda\u2014di antaranya <b>Adi Sasono<\/b> (Lembaga Studi Pembangunan), <b>Dawam Rahardjo<\/b> (LP3ES), serta aktivis seperti <b>Ali Mustofa Trajutrisna<\/b>, <b>Ki Suratno Hayuningrat<\/b>, dan <b>Seowarsono<\/b>\u2014menggelar lokakarya gerakan <i>Dakwah Bil Hal<\/i> di Malang. Konsepnya sederhana namun revolusioner: menyampaikan pesan-pesan Islam melalui praktik nyata di bidang ekonomi, sosial, dan budaya.<\/p>\n<p>Gerakan itu menyebar cepat. Di Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Solo, hingga Bali dan Lombok, tumbuh komunitas-komunitas pemberdayaan dengan berbagai nama: Yayasan Ummu Salamah, Bina Karya, Kumbo Karno Institute, LPTP, Yayasan Fajar Jua, dan lainnya. Di tangan mereka, dakwah menjadi alat pemberdayaan: memajukan petani, mendampingi pemulung, hingga menghidupkan ekonomi lokal.<\/p>\n<p>Dalam ingatan <b>Pupun Purnama<\/b>, salah satu presidium nasional PPM, semangat itu makin membuncah menjelang pergantian abad ke-15 Hijriyah. Sebuah proyek dakwah pembangunan bahkan dirancang bersama <b>Departemen Agama<\/b> dan <b>Rabithah Alam Islami<\/b>, menjangkau wilayah-wilayah yang saat itu rawan kristenisasi dan disorientasi sosial.<\/p>\n<p>Pada tahun <b>1985<\/b>, lebih dari 400 aktivis dan utusan lembaga berkumpul dalam Konvensi Dakwah Pembangunan. Mereka sepakat melebur dalam satu wadah: <b>Pusat Pengembangan Masyarakat<\/b> yang kemudian dikenal sebagai <b>Pusat Peranserta Masyarakat (PPM)<\/b>. Direktorium pertama terdiri dari empat tokoh utama: <b>Adi Sasono<\/b>, <b>Habib Chirzin<\/b>, <b>Ali Mustofa Trajutrisna<\/b>, dan <b>Heri Yuswantoh<\/b>.<\/p>\n<p>Tiga tahun berselang, pada <b>Munas PPM 1988 di Bantul<\/b>, format kepemimpinan berubah menjadi <b>Presidium<\/b>. Sosok seperti <b>Hadi Mulya<\/b>, <b>Parito<\/b>, <b>Suratno<\/b>, <b>Suharyadi<\/b>, dan <b>Mursalin Dahlan<\/b> menjadi ujung tombak.<\/p>\n<p>Di bawah struktur ini, lahirlah berbagai program inovatif. Salah satunya adalah <b>PGK (Pedagang Grosir Keliling)<\/b>\u2014gerakan ekonomi kerakyatan berbasis komunitas pedagang kecil yang dimodali lewat CSR BUMN, kala itu mencapai Rp350 juta. Ada pula geliat budaya melalui <b>festival teater SMA<\/b>, dan pendirian <b>pesantren kejuruan<\/b> di berbagai daerah, sebagian besar diinisiasi melalui kerja sama informal dengan ICMI.<\/p>\n<p>Namun PPM bukan tanpa dinamika. Dalam beberapa periode nasional, kepemimpinan silih berganti. Nama-nama seperti <b>Jumhur Hidayat<\/b>, <b>Farid Fathoni<\/b>, <b>Eko Suryono<\/b>, <b>Anas Hidayat<\/b>, dan <b>Nurhasan Ashari<\/b> tercatat dalam sejarah gerakan. <b>Pupun Purnama<\/b> sendiri sempat menjadi Sekretaris Jenderal dan kemudian presidium pengganti antar waktu.<\/p>\n<p>Kini, sebagian pendiri telah wafat. \u201cMereka sedang mengikuti konvensi di alam baka,\u201d ujar Pupun dengan nada lirih, merujuk pada <b>Adi Sasono<\/b>, <b>Habib Chirzin<\/b>, dan <b>Yoeswanto<\/b>. Namun semangat mereka, katanya, tetap hidup dalam tubuh para kader dan komunitas yang masih bergerak di berbagai pelosok negeri.<\/p>\n<p>PPM mungkin bukan organisasi yang sering muncul di halaman utama media. Namun dalam senyap, mereka telah membangun banyak hal yang menjadi fondasi perubahan sejati: membangkitkan kesadaran, menyatukan umat, dan menghidupkan kembali dakwah sebagai gerakan yang menyatu dengan denyut nadi rakyat.(acank)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jejak Sejarah Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) ppmindonesia.com.Bekasi &#8211;&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":13223,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis : acank| Editor : asyary","footnotes":""},"categories":[208,36],"tags":[68,1621,452],"newstopic":[],"class_list":["post-13222","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","tag-pelatihan","tag-pelatihan-dakwal-bil-hal","tag-ppm"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dari Tekanan Rezim ke Dakwah Bil Hal - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dari Tekanan Rezim ke Dakwah Bil Hal - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jejak Sejarah Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) ppmindonesia.com.Bekasi &#8211;...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-06T07:57:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-06T07:59:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Dari Tekanan Rezim ke Dakwah Bil Hal\",\"datePublished\":\"2025-07-06T07:57:04+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-06T07:59:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\\\/\"},\"wordCount\":518,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/pupun-1.jpg\",\"keywords\":[\"pelatihan\",\"pelatihan dakwal bil hal\",\"ppm\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\\\/\",\"name\":\"Dari Tekanan Rezim ke Dakwah Bil Hal - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/pupun-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-06T07:57:04+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-06T07:59:52+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/pupun-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/pupun-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630,\"caption\":\"Presidium Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) Nasional, Pupun Purwana, saat memaparkan materi tentang perjalanan sejarah PPM dalam Pelatihan Kader Dakwah Bil Hal di Islamic Center, 6 Juli 2025. (dok. PPM)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/06\\\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dari Tekanan Rezim ke Dakwah Bil Hal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dari Tekanan Rezim ke Dakwah Bil Hal - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dari Tekanan Rezim ke Dakwah Bil Hal - ppmindonesia","og_description":"Jejak Sejarah Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) ppmindonesia.com.Bekasi &#8211;...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-07-06T07:57:04+00:00","article_modified_time":"2025-07-06T07:59:52+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Dari Tekanan Rezim ke Dakwah Bil Hal","datePublished":"2025-07-06T07:57:04+00:00","dateModified":"2025-07-06T07:59:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/"},"wordCount":518,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1.jpg","keywords":["pelatihan","pelatihan dakwal bil hal","ppm"],"articleSection":["Berita","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/","name":"Dari Tekanan Rezim ke Dakwah Bil Hal - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1.jpg","datePublished":"2025-07-06T07:57:04+00:00","dateModified":"2025-07-06T07:59:52+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1.jpg","width":1200,"height":630,"caption":"Presidium Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) Nasional, Pupun Purwana, saat memaparkan materi tentang perjalanan sejarah PPM dalam Pelatihan Kader Dakwah Bil Hal di Islamic Center, 6 Juli 2025. (dok. PPM)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/06\/dari-tekanan-rezim-ke-dakwah-bil-hal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dari Tekanan Rezim ke Dakwah Bil Hal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Jejak Sejarah Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) ppmindonesia.com.Bekasi &#8211;...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/pupun-1-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/nasional\/\" rel=\"category tag\">Nasional<\/a>","rttpg_excerpt":"Jejak Sejarah Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) ppmindonesia.com.Bekasi &#8211;...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13222","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13222"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13222\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13226,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13222\/revisions\/13226"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13223"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13222"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13222"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13222"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=13222"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}