{"id":13260,"date":"2025-07-07T09:44:25","date_gmt":"2025-07-07T09:44:25","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=13260"},"modified":"2025-07-07T09:44:51","modified_gmt":"2025-07-07T09:44:51","slug":"wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/","title":{"rendered":"Wakaf, Peternakan, dan Pertanian Terpadu: Jalan Kemandirian Umat"},"content":{"rendered":"<p><strong>ppmindonesia.com<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>-Bekasi-<\/strong>\u00a0Dalam <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/\">Pelatihan Kader Dakwah Bil Hal<\/a> yang digelar Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) pada 5 Juli 2025 di Islamic Center Bekasi, Faqih Suhada tampil memukau dengan pemaparan yang tidak hanya kritis terhadap realitas pertanian dan peternakan di Indonesia, tetapi juga menawarkan solusi yang membumi dan aplikatif. Ia menegaskan bahwa masa depan kemandirian umat terletak pada integrasi antara <\/span><b>peternakan, pertanian, dan wakaf produktif<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><b>Krisis Pertanian: Dari 12 Ton Menjadi 5 Ton<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faqih memulai paparannya dengan fakta menyedihkan: produktivitas pertanian nasional terus menurun meskipun penggunaan pupuk kimia meningkat. Di Karawang, misalnya, hasil panen padi yang dahulu mencapai 12 ton per hektare, kini hanya 5 ton. Petani memang \u2018bergembira\u2019 sesaat karena tanaman tampak hijau, tetapi tanahnya rusak perlahan. Ketergantungan pada pupuk kimia tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga menguras biaya produksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia menyindir praktik-praktik korupsi bantuan pupuk di desa-desa yang menyebabkan kelangkaan, penyelewengan, dan ketidakadilan distribusi.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Pupuk subsidi itu antara 300 sampai 600 triliun per tahun, tapi siapa yang menikmati? Petani tidak. Pupuknya sering hilang di jalan, masuk kelompok ini, dijual ke kelompok lain, itu cara menilep yang keren.&#8221;<\/span><\/i><\/p>\n<p><b>Integrasi Peternakan dan Pertanian: Kembali ke Akar<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Solusi yang ditawarkan Faqih bukanlah teknologi canggih, melainkan <\/span><b>kembali ke kearifan lokal<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Ia menyebut bahwa integrasi antara peternakan dan pertanian yang dulu dilakukan nenek moyang kita sebenarnya jauh lebih berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDomba, sapi, kambing\u2014itu bukan ternak kita. Itu pabrik pupuk kita! Kalau pupuk kandang dikelola baik, bisa menggantikan 90% kebutuhan pupuk kimia. Dan itu meningkatkan hasil panen hingga dua kali lipat.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia mencontohkan model pertanian terintegrasi: dua ekor sapi cukup untuk menyuplai pupuk satu hektare sawah. Fermentasi kotoran menghasilkan pupuk cair yang dijual ke divisi pertanian seharga Rp100\/liter. Marginnya naik, biaya operasional turun, dan sawah kembali produktif.<\/span><\/p>\n<p><b>Simulasi Ekonomi: Sawah Bisa Bikin Bahagia<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan ilustrasi sederhana, Faqih menjelaskan skema ekonomi sawah terintegrasi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Biaya operasional satu hektare sawah:<span style=\"font-weight: 400;\"> Rp8-10 juta<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Biaya pupuk kimia (urea):<span style=\"font-weight: 400;\"> \u00b1Rp1,5 juta<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Jika diganti pupuk kandang:<span style=\"font-weight: 400;\"> Biaya bisa ditekan hingga hanya 10% dari pupuk biasa<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Hasil panen 8 ton x Rp5.000 = Rp40 juta<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Margin keuntungan bisa mencapai 4\u20135 kali lipat lebih besa<b>r<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kalau begitu, insyaAllah petani bukan cuma bisa hidup, tapi bisa sejahtera dan bahagia. Dan lebih penting, tidak tergantung pada pemerintah!&#8221;<\/span><\/i><\/p>\n<p><b>Wakaf Produktif: Energi Baru Ekonomi Umat<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Puncak dari pemikiran Faqih adalah <\/span><b>wakaf sebagai solusi pembiayaan usaha tani dan ternak<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Ia menyayangkan bahwa wakaf di Indonesia lebih banyak berbentuk tanah kuburan atau masjid, sementara wakaf produktif seperti kebun kurma, sawah, dan peternakan masih minim.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSejarah wakaf itu dimulai dari sahabat yang mewakafkan kebun kurma\u2014bukan tanah kosong. Hari ini, kita harus dorong wakaf sawah di Jawa, dan wakaf kebun sawit di luar Jawa.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia sedang mengadvokasi banyak lembaga wakaf, dari MUI, Istiklal, hingga BWI, untuk tidak hanya menyimpan aset, tetapi juga mengelolanya secara produktif. Tujuan utamanya adalah menciptakan sistem pertanian-peternakan berbasis wakaf yang berdaya guna tinggi.<\/span><\/p>\n<p><b>Pesan Moral: Kunci dari Semua Ini adalah Amanah<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam berbagai upaya dan skema usaha, Faqih selalu menekankan satu hal: <\/span><b>amanah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cYang paling susah itu bukan sistem, bukan modal. Tapi amanah. Begitu duit banyak, manusia sering silap. Makanya, walau punya sistem hebat, kalau tak amanah ya hancur.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia mengingatkan bahwa koperasi, wakaf, dan usaha umat bisa tumbuh sehat jika pengelolanya jujur, disiplin, dan punya visi pemberdayaan, bukan sekadar mencari untung.<\/span><\/p>\n<p><b>Diskusi Inspiratif<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesi ditutup dengan diskusi bersama peserta yang dimoderatori oleh Sekjen PPM Nasional, Anwar Haryono. Pertanyaan mencakup:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Bagaimana membangun sistem tanpa tergantung pemerintah?<\/b>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jawaban: &#8220;Jalan saja dengan apa yang ada. Punya tanah, punya ternak, manfaatkan. Jangan berharap pada bantuan. Kemandirian dimulai dari langkah kecil dan niat kuat.&#8221;<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Bagaimana agar usaha peternakan tidak bangkrut dan bisa menarik investor?<\/b>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jawaban: &#8220;Mulai dari skala kecil dan sistem bagi hasil. Yang penting amanah. Jangan takut jatuh, karena jatuh itu biasa dalam usaha.&#8221;<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Berapa takaran pupuk kandang yang ideal untuk sawah?<\/b>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jawaban: &#8220;Satu hektare bisa ditopang dengan 2 ekor sapi atau 40 domba. Kotoran difermentasi, digunakan dengan takaran yang sudah teruji. Lebih murah dan lebih subur.&#8221;<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Akhir Kata<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui pelatihan ini, PPM menegaskan bahwa <\/span><b>Dakwah Bil Hal<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> bukan hanya soal retorika, melainkan menghadirkan solusi konkret bagi umat. Peternakan bukan sekadar sumber daging, tetapi pabrik pupuk. Pertanian bukan sekadar menanam, tetapi kunci ketahanan. Dan wakaf bukan hanya amal ibadah, tetapi fondasi ekonomi umat yang visioner dan mandiri.(acank)<\/span><\/p>\n<p><b>\u00a0<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com-Bekasi-\u00a0Dalam Pelatihan Kader Dakwah Bil Hal yang digelar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":13261,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[208,356],"tags":[1621,1102,72],"newstopic":[],"class_list":["post-13260","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-pertanian","tag-pelatihan-dakwal-bil-hal","tag-pelatihan-kader","tag-pertanian"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Wakaf, Peternakan, dan Pertanian Terpadu: Jalan Kemandirian Umat - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Wakaf, Peternakan, dan Pertanian Terpadu: Jalan Kemandirian Umat - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com-Bekasi-\u00a0Dalam Pelatihan Kader Dakwah Bil Hal yang digelar...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-07T09:44:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-07T09:44:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/07\\\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/07\\\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Wakaf, Peternakan, dan Pertanian Terpadu: Jalan Kemandirian Umat\",\"datePublished\":\"2025-07-07T09:44:25+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-07T09:44:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/07\\\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\\\/\"},\"wordCount\":693,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/07\\\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/fakih-suhada-2.jpg\",\"keywords\":[\"pelatihan dakwal bil hal\",\"pelatihan kader\",\"pertanian\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Pertanian\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/07\\\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/07\\\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\\\/\",\"name\":\"Wakaf, Peternakan, dan Pertanian Terpadu: Jalan Kemandirian Umat - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/07\\\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/07\\\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/fakih-suhada-2.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-07T09:44:25+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-07T09:44:51+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/07\\\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/07\\\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/07\\\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/fakih-suhada-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/fakih-suhada-2.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630,\"caption\":\"Fakih Suhada dalam diskusi interaktif dengan peserta Pelatihan Dakwah Bil Hal, dan Anwar hariyono sebagai moderator di islamic Center Bekasi, 5 Juli 2025 (foto.doc.ppm)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/07\\\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wakaf, Peternakan, dan Pertanian Terpadu: Jalan Kemandirian Umat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Wakaf, Peternakan, dan Pertanian Terpadu: Jalan Kemandirian Umat - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Wakaf, Peternakan, dan Pertanian Terpadu: Jalan Kemandirian Umat - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com-Bekasi-\u00a0Dalam Pelatihan Kader Dakwah Bil Hal yang digelar...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-07-07T09:44:25+00:00","article_modified_time":"2025-07-07T09:44:51+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Wakaf, Peternakan, dan Pertanian Terpadu: Jalan Kemandirian Umat","datePublished":"2025-07-07T09:44:25+00:00","dateModified":"2025-07-07T09:44:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/"},"wordCount":693,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2.jpg","keywords":["pelatihan dakwal bil hal","pelatihan kader","pertanian"],"articleSection":["Berita","Pertanian"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/","name":"Wakaf, Peternakan, dan Pertanian Terpadu: Jalan Kemandirian Umat - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2.jpg","datePublished":"2025-07-07T09:44:25+00:00","dateModified":"2025-07-07T09:44:51+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2.jpg","width":1200,"height":630,"caption":"Fakih Suhada dalam diskusi interaktif dengan peserta Pelatihan Dakwah Bil Hal, dan Anwar hariyono sebagai moderator di islamic Center Bekasi, 5 Juli 2025 (foto.doc.ppm)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/wakaf-peternakan-dan-pertanian-terpadu-jalan-kemandirian-umat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wakaf, Peternakan, dan Pertanian Terpadu: Jalan Kemandirian Umat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com-Bekasi-\u00a0Dalam Pelatihan Kader Dakwah Bil Hal yang digelar...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/fakih-suhada-2-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/pertanian\/\" rel=\"category tag\">Pertanian<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com-Bekasi-\u00a0Dalam Pelatihan Kader Dakwah Bil Hal yang digelar...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13260","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13260"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13260\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13263,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13260\/revisions\/13263"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13261"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13260"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13260"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13260"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=13260"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}