{"id":13319,"date":"2025-07-10T07:36:17","date_gmt":"2025-07-10T07:36:17","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=13319"},"modified":"2025-07-10T07:36:56","modified_gmt":"2025-07-10T07:36:56","slug":"mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/","title":{"rendered":"Mengukur Diri, Membaca Masa Depan: Pelajaran dari Lokakarya PPM"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Apakah kita bisa membaca masa lalu? Bisa. Tapi mampukah kita membaca masa depan?&#8221;<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><a href=\"http:\/\/ppmindonesia.com\"><b>ppmindonesia.com<\/b><\/a><b>.Jakarta<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Pertanyaan itu tidak muncul dari ruang akademik, bukan pula dari meja seorang futuris. Pertanyaan itu lahir di tengah suasana hangat sebuah lokakarya yang digelar oleh Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) di Islamic Center Bekasi, dalam rangka <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/\">Pelatihan Kader Dakwah Bil Hal<\/a>, Sabtu, dan Mingu\u00a0 5 &#8211; 6 Juli 2025.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sana, para peserta dari berbagai latar belakang\u2014petani, pendidik, pengusaha kecil, aktivis komunitas\u2014berkumpul bukan sekadar untuk mendengar, tetapi untuk menggali, menyuarakan, dan membentuk kembali pemahaman mereka tentang peran sebagai manusia, sebagai khalifah, dan sebagai pelaku dakwah dalam kehidupan nyata.<\/span><\/p>\n<p><b>Belajar Mengenali Diri<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesi yang dipandu oleh dua tokoh senior PPM, Mas Parito dan Depri Cane Nasution, menjadi panggung kontemplatif sekaligus praktis. Depri membuka dengan mengajak peserta menyelami pertanyaan mendasar: Untuk apa kita hidup? Untuk apa kita bekerja? Untuk apa kita menabung di hari tua?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdengar sederhana. Tapi pertanyaan-pertanyaan itu seperti cermin: membuat peserta menunduk sejenak, merenungi apa yang selama ini dikerjakan, dan apa yang sesungguhnya dituju.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMengukur diri itu langkah awal. Kita tidak bisa berdakwah kepada orang lain kalau belum tahu siapa kita,\u201d ujar Depri. \u201cDan dalam mengukur diri, kita akan sadar: kita tak bisa sendiri. Kita butuh orang lain, butuh ilmu, butuh pengalaman, dan butuh tujuan yang jelas.\u201d<\/span><\/p>\n<p><b>Merancang Masa Depan dari Komitmen Kecil<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lokakarya ini bukan tentang gagasan besar yang mengawang. Justru dari ruangan sederhana ini, para peserta mulai merumuskan rencana-rencana kecil yang bisa ditindaklanjuti setelah pelatihan. Mas Parito mengajak mereka menyusun tabel musyawarah aksi: mencatat komoditas unggulan, lokasi usaha, jumlah anggota kelompok, masalah yang dihadapi, dan potensi solusi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada yang merancang pengembangan usaha cabai di Karawang. Ada yang ingin menghidupkan kembali usaha baju daring yang sempat mandek. Seorang guru menyampaikan rencana membentuk BUMS\u2014Badan Usaha Milik Sekolah\u2014untuk menyediakan katering sehat bagi pelajar. Dan seorang peserta muda mengusulkan pembentukan pesantren berbasis pemberdayaan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap gagasan, sekecil apa pun, diterima dan dikaji. Karena seperti yang ditekankan para fasilitator, dakwah tidak selalu hadir dalam bentuk mimbar, melainkan bisa lahir dari ladang, dari dapur, dari ruang kelas, dari usaha mikro yang menyejahterakan.<\/span><\/p>\n<p><b>Memandang Jauh ke Depan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kita bukan hanya dituntut membaca masa lalu, tetapi juga punya keberanian membaca masa depan,&#8221; ujar Depri. \u201cDan membaca masa depan bukan berarti bisa meramal. Tapi tentang menyusun langkah hari ini agar tidak tersesat besok.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan itu menjadi inti dari pelatihan ini: membaca masa depan adalah tentang merancang masa depan. Bukan menunggu keajaiban, tapi bekerja dengan strategi, membangun kolaborasi, dan menanamkan niat baik dalam kerja nyata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam diskusi yang sempat hangat, muncul kesadaran bersama bahwa kekhalifahan tidak bisa lagi dimaknai secara sempit sebagai kekuasaan atau urusan politik. Kekhalifahan adalah tanggung jawab kolektif untuk memakmurkan bumi, mendidik generasi, dan menebar kedamaian di tengah masyarakat yang rentan dan terpinggirkan.<\/span><\/p>\n<p><b>Pelajaran yang Ditinggalkan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di akhir sesi, peserta tidak hanya pulang membawa catatan. Mereka membawa kesadaran baru: bahwa mengukur diri dan membaca masa depan bukan dua hal yang terpisah. Keduanya saling melengkapi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa keberanian mengukur diri, kita akan terjebak dalam ilusi kesalehan semu. Tanpa keberanian membaca masa depan, kita hanya akan menjadi penonton dari perubahan zaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lokakarya ini mengingatkan bahwa setiap kader, setiap warga, punya potensi menjadi agen perubahan. Asal mereka mau jujur terhadap dirinya, terbuka pada kolaborasi, dan berani melangkah\u2014meski dari skala yang paling kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah derasnya wacana besar tentang dakwah, politik, dan pembangunan umat, lokakarya ini menempatkan satu hal yang paling penting kembali ke pusat: kesadaran individu untuk berubah, berkembang, dan berbuat nyata.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah pelajaran dari PPM. Itulah langkah awal dari jawaban atas masa depan umat.* (acank)<\/span><\/p><\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Apakah kita bisa membaca masa lalu? Bisa. Tapi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":13320,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis ; acank | Editor ; asyary |","footnotes":""},"categories":[208,36],"tags":[1621,1102,1607],"newstopic":[],"class_list":["post-13319","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","tag-pelatihan-dakwal-bil-hal","tag-pelatihan-kader","tag-pelatihan-kader-ppm"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengukur Diri, Membaca Masa Depan: Pelajaran dari Lokakarya PPM - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengukur Diri, Membaca Masa Depan: Pelajaran dari Lokakarya PPM - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"&#8220;Apakah kita bisa membaca masa lalu? Bisa. Tapi...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-10T07:36:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-10T07:36:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Mengukur Diri, Membaca Masa Depan: Pelajaran dari Lokakarya PPM\",\"datePublished\":\"2025-07-10T07:36:17+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-10T07:36:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\\\/\"},\"wordCount\":595,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/parito-1.jpg\",\"keywords\":[\"pelatihan dakwal bil hal\",\"pelatihan kader\",\"pelatihan kader ppm\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\\\/\",\"name\":\"Mengukur Diri, Membaca Masa Depan: Pelajaran dari Lokakarya PPM - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/parito-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-10T07:36:17+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-10T07:36:56+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/parito-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/parito-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630,\"caption\":\"Mas Parito dari PPM memfasilitasi workshop kader dakwah bil hal, di mana petani, pendidik, hingga pengusaha bersatu untuk membentuk kembali pemahaman tentang peran sebagai manusia dan agen perubahan. (foto doc.ppm, 5\\\/7\\\/25)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengukur Diri, Membaca Masa Depan: Pelajaran dari Lokakarya PPM\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengukur Diri, Membaca Masa Depan: Pelajaran dari Lokakarya PPM - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengukur Diri, Membaca Masa Depan: Pelajaran dari Lokakarya PPM - ppmindonesia","og_description":"&#8220;Apakah kita bisa membaca masa lalu? Bisa. Tapi...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-07-10T07:36:17+00:00","article_modified_time":"2025-07-10T07:36:56+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Mengukur Diri, Membaca Masa Depan: Pelajaran dari Lokakarya PPM","datePublished":"2025-07-10T07:36:17+00:00","dateModified":"2025-07-10T07:36:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/"},"wordCount":595,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1.jpg","keywords":["pelatihan dakwal bil hal","pelatihan kader","pelatihan kader ppm"],"articleSection":["Berita","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/","name":"Mengukur Diri, Membaca Masa Depan: Pelajaran dari Lokakarya PPM - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1.jpg","datePublished":"2025-07-10T07:36:17+00:00","dateModified":"2025-07-10T07:36:56+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1.jpg","width":1200,"height":630,"caption":"Mas Parito dari PPM memfasilitasi workshop kader dakwah bil hal, di mana petani, pendidik, hingga pengusaha bersatu untuk membentuk kembali pemahaman tentang peran sebagai manusia dan agen perubahan. (foto doc.ppm, 5\/7\/25)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/mengukur-diri-membaca-masa-depan-pelajaran-dari-lokakarya-ppm\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengukur Diri, Membaca Masa Depan: Pelajaran dari Lokakarya PPM"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"&#8220;Apakah kita bisa membaca masa lalu? Bisa. Tapi...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/parito-1-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/nasional\/\" rel=\"category tag\">Nasional<\/a>","rttpg_excerpt":"&#8220;Apakah kita bisa membaca masa lalu? Bisa. Tapi...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13319","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13319"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13319\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13322,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13319\/revisions\/13322"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13320"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13319"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13319"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13319"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=13319"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}