{"id":13323,"date":"2025-07-10T07:53:01","date_gmt":"2025-07-10T07:53:01","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=13323"},"modified":"2025-07-10T07:57:35","modified_gmt":"2025-07-10T07:57:35","slug":"khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/","title":{"rendered":"Khalifah Bukan Penguasa: Tafsir Sosial atas Dakwah dan Pemberdayaan"},"content":{"rendered":"<p><strong>ppmindonesia.com<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>.Jakarta<\/strong> &#8211; &#8220;Kita ini khalifah. Tapi bukan penguasa. Kita pemikul amanah, bukan pemilik segalanya.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat itu meluncur pelan namun tajam dari mulut Depri Cane Nasution, fasilitator sekaligus tokoh senior <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/\">Pusat Peranserta Masyarakat (PPM),<\/a> dalam sesi lokakarya Pelatihan Kader Dakwah Bil Hal di Islamic Center Bekasi,\u00a0 5 &#8211; 6 Juli 2025.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah pelatihan yang sarat semangat kolaborasi dan refleksi, para peserta diajak membongkar ulang pemahaman-pemahaman dasar yang selama ini mungkin telah menjadi dogma. Salah satunya adalah tentang istilah &#8220;khalifah&#8221;.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama ini, kata \u201ckhalifah\u201d sering diidentikkan dengan kekuasaan. Ia dibayangkan sebagai pemimpin negara Islam, pemegang otoritas tertinggi, atau bahkan simbol dominasi politik. Namun, dalam forum ini, pemahaman itu dibalikkan: khalifah adalah pelayan umat, penjaga bumi, dan penggerak perubahan sosial.<\/span><\/p>\n<p><b>Tafsir Baru dari Lapangan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatihan yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah\u2014Karawang, Depok, Sukatani, Babelan\u2014tidak menghadirkan narasi-narasi teoretis belaka. Justru, dari pengalaman riil peserta, tafsir sosial atas kekhalifahan mengemuka dengan sangat relevan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang peserta dari komunitas pendidikan misalnya, merancang unit usaha katering bagi pelajar dari kalangan bawah. \u201cSaya ingin mendirikan BUMS\u2014Badan Usaha Milik Sekolah. Kita jual makanan sehat dan murah, sambil mengajarkan keterampilan usaha kepada siswa,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang lain, Tita, peserta muda asal Depok, mengungkap kegelisahan akan lembaga pendidikan Islam yang kurang responsif terhadap persoalan sosial. Ia bermimpi membentuk pesantren plus, yang menggabungkan hafalan Qur\u2019an dengan pelatihan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat. \u201cKita harus maju. Jangan hanya puas dengan ibadah. Umat ini butuh mandiri,\u201d katanya lantang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sinilah letak makna baru dari kata \u201ckhalifah\u201d. Bukan siapa yang duduk di kursi kekuasaan, tetapi siapa yang siap turun tangan: mengurus sampah, menanam cabai, melatih santri menjahit, menghubungkan petani dengan pasar, atau menyusun rencana usaha kecil bersama tetangga.<\/span><\/p>\n<p><b>Dari Ceramah ke Kerja Nyata<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatihan PPM secara eksplisit mengusung pendekatan Dakwah Bil Hal\u2014yakni dakwah lewat perbuatan. Sebuah pendekatan yang keluar dari ruang pengajian dan memasuki ruang produksi, dapur rumah tangga, ladang pertanian, dan sekolah kejuruan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mas Parito, fasilitator lainnya, menyampaikan dengan jernih: \u201cKita sudah terlalu lama bicara. Sekarang saatnya kita bekerja.\u201d Ia menutup sesi lokakarya dengan mengajak peserta menyusun tabel aksi: rencana konkret apa yang akan dilakukan di daerah masing-masing setelah pelatihan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan untuk laporan. Tapi sebagai komitmen. Sebagai janji kecil bahwa dakwah yang mereka pahami tidak lagi berhenti pada ucapan, melainkan bergerak sebagai aksi sosial yang berdampak.<\/span><\/p>\n<p><b>Khalifah dalam Skala Mikro<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tafsir sosial atas kekhalifahan yang dibangun dalam pelatihan ini tidak bersifat simbolik atau utopis. Ia justru sangat membumi. Ia mengajarkan bahwa kekhalifahan adalah soal pengelolaan dan tanggung jawab, bukan soal kekuasaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam skala mikro, setiap orang adalah khalifah:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang ibu rumah tangga yang mengelola sampah organik menjadi kompos.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang guru yang mengajak siswanya menanam sayuran di pekarangan sekolah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang pemuda yang memilih membuka lapak makanan sehat ketimbang ikut kerja instan yang merusak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, seorang santri yang belajar menjahit sambil menghafal Al-Qur\u2019an, agar kelak bisa hidup mandiri dan membantu keluarganya.<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah wajah-wajah kekhalifahan yang tidak akan terpampang di baliho atau mimbar politik. Tapi justru mereka yang paling dekat dengan realitas umat dan paling tulus menjaga bumi.<\/span><\/p>\n<p><b>Dari Konsep ke Kesadaran<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah dunia Islam yang kadang terjebak dalam nostalgia kejayaan politik masa lalu, pelatihan ini memberikan arah baru: khalifah bukan soal siapa yang berkuasa, tapi siapa yang berkontribusi. Bukan tentang masa lalu yang gemilang, tapi tentang masa depan yang bisa diperjuangkan dari sekarang\u2014melalui kerja kecil yang konsisten, kolaborasi yang nyata, dan niat baik yang dirawat dengan ilmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKita tidak sedang membangun utopia,\u201d kata Depri Cane menutup diskusi. \u201cTapi sedang belajar memahami diri kita, agar tidak menjadi penguasa atas sesama, melainkan penjaga bagi seluruh ciptaan.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pesan itu tak terlalu keras, tapi cukup mengguncang. Ia membuka ruang tafsir yang membebaskan. Bahwa siapa pun, dari mana pun, bisa menjadi khalifah\u2014asal ia siap memikul tanggung jawab sosial dan spiritual dengan rendah hati.(acank)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; &#8220;Kita ini khalifah. Tapi bukan penguasa&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":13324,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis ; acank | Editor ; asyary |","footnotes":""},"categories":[208,36],"tags":[1630,1621,1102,1607],"newstopic":[],"class_list":["post-13323","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","tag-dakwah-bil-hal","tag-pelatihan-dakwal-bil-hal","tag-pelatihan-kader","tag-pelatihan-kader-ppm"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Khalifah Bukan Penguasa: Tafsir Sosial atas Dakwah dan Pemberdayaan - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Khalifah Bukan Penguasa: Tafsir Sosial atas Dakwah dan Pemberdayaan - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; &#8220;Kita ini khalifah. Tapi bukan penguasa....\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-10T07:53:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-10T07:57:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Khalifah Bukan Penguasa: Tafsir Sosial atas Dakwah dan Pemberdayaan\",\"datePublished\":\"2025-07-10T07:53:01+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-10T07:57:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\\\/\"},\"wordCount\":629,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/depri-1.jpg\",\"keywords\":[\"dakwah bil hal\",\"pelatihan dakwal bil hal\",\"pelatihan kader\",\"pelatihan kader ppm\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\\\/\",\"name\":\"Khalifah Bukan Penguasa: Tafsir Sosial atas Dakwah dan Pemberdayaan - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/depri-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-10T07:53:01+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-10T07:57:35+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/depri-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/depri-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630,\"caption\":\"Sebuah kalimat 'pelan namun tajam' dari fasilitator Depri Cane Nasution menjadi pemantik untuk membongkar pemahaman dogmatis tentang konsep 'khalifah'. (foto.doc.ppm)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/07\\\/10\\\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Khalifah Bukan Penguasa: Tafsir Sosial atas Dakwah dan Pemberdayaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Khalifah Bukan Penguasa: Tafsir Sosial atas Dakwah dan Pemberdayaan - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Khalifah Bukan Penguasa: Tafsir Sosial atas Dakwah dan Pemberdayaan - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; &#8220;Kita ini khalifah. Tapi bukan penguasa....","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-07-10T07:53:01+00:00","article_modified_time":"2025-07-10T07:57:35+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Khalifah Bukan Penguasa: Tafsir Sosial atas Dakwah dan Pemberdayaan","datePublished":"2025-07-10T07:53:01+00:00","dateModified":"2025-07-10T07:57:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/"},"wordCount":629,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1.jpg","keywords":["dakwah bil hal","pelatihan dakwal bil hal","pelatihan kader","pelatihan kader ppm"],"articleSection":["Berita","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/","name":"Khalifah Bukan Penguasa: Tafsir Sosial atas Dakwah dan Pemberdayaan - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1.jpg","datePublished":"2025-07-10T07:53:01+00:00","dateModified":"2025-07-10T07:57:35+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1.jpg","width":1200,"height":630,"caption":"Sebuah kalimat 'pelan namun tajam' dari fasilitator Depri Cane Nasution menjadi pemantik untuk membongkar pemahaman dogmatis tentang konsep 'khalifah'. (foto.doc.ppm)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/khalifah-bukan-penguasa-tafsir-sosial-atas-dakwah-dan-pemberdayaan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Khalifah Bukan Penguasa: Tafsir Sosial atas Dakwah dan Pemberdayaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1-200x105.jpg",200,105,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; &#8220;Kita ini khalifah. Tapi bukan penguasa....","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1.jpg",1200,630,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1.jpg",1200,630,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1.jpg",1200,630,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1.jpg",1200,630,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1.jpg",1200,630,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/depri-1-200x105.jpg",200,105,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/nasional\/\" rel=\"category tag\">Nasional<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; &#8220;Kita ini khalifah. Tapi bukan penguasa....","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13323","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13323"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13323\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13327,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13323\/revisions\/13327"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13324"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13323"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13323"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13323"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=13323"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}