{"id":14078,"date":"2025-08-21T09:00:18","date_gmt":"2025-08-21T09:00:18","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=14078"},"modified":"2025-08-21T09:00:55","modified_gmt":"2025-08-21T09:00:55","slug":"ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/","title":{"rendered":"Ironi di Balik Narasi \u201dGuru Beban Negara\u201d: Kesejahteraan Terabaikan di Tengah Anggaran Pendidikan yang Besar"},"content":{"rendered":"<p><b>ppmindonesia.com<\/b><b>.Jakarta <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 Sebuah unggahan di media sosial yang melabeli guru sebagai \u201d<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/\">beban negara<\/a>\u201d kembali viral dalam beberapa pekan terakhir, memicu protes luas dari kalangan pendidik hingga masyarakat umum. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Narasi tersebut dinilai keliru dan menyesatkan, terutama saat dihadapkan pada realitas bahwa kesejahteraan guru, yang merupakan tulang punggung pembangunan sumber daya manusia, masih jauh dari kata layak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Narasi yang beredar menuding bahwa alokasi 20 persen anggaran pendidikan dalam APBN sebagian besar habis untuk menggaji guru. Namun, klaim ini segera dibantah oleh para pakar yang menyebut persoalan utamanya bukan pada jumlah, melainkan pada distribusi yang timpang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201dAnggaran pendidikan tidak bisa dilihat hitam putih. Justru persoalan utama adalah distribusinya yang tidak merata. Banyak guru honorer tetap hidup dengan gaji di bawah UMR,\u201d kata Ketua Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listyarti, saat dihubungi di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fakta di lapangan menguatkan pernyataan tersebut. Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menunjukkan, lebih dari 700.000 guru honorer masih menerima penghasilan yang tidak layak, berkisar antara Rp300.000 hingga Rp1,5 juta per bulan. Angka ini sangat kontras jika dibandingkan dengan Upah Minimum Regional (UMR) DKI Jakarta untuk tahun 2025 yang mencapai Rp5,3 juta.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/#Antara_Janji_dan_Realita\" >Antara Janji dan Realita<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/#Prioritas_Anggaran_Dipertanyakan\" >Prioritas Anggaran Dipertanyakan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Antara_Janji_dan_Realita\"><\/span><b>Antara Janji dan Realita<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru sebenarnya telah berulang kali disuarakan, salah satunya melalui program pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun, program yang digadang-gadang menjadi solusi ini belum mampu mengakomodasi seluruh guru honorer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ironisnya, proses seleksi justru kerap tidak berpihak pada mereka yang telah lama mengabdi. \u201dProses seleksi PPPK sering kali menyingkirkan guru senior yang sudah puluhan tahun mengabdi. Kami kalah dari lulusan baru yang lebih segar dalam menghadapi tes,\u201d ujar Ahmad (45), seorang guru honorer di Kabupaten Cirebon yang telah mengajar selama 18 tahun dengan honor Rp600.000 per bulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ini berbanding terbalik dengan beban kerja guru yang kian berat. Selain mengajar, mereka juga dibebani tugas administrasi, kewajiban mengikuti pelatihan, hingga mendukung berbagai program sekolah tanpa insentif yang sepadan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201dGuru memang disebut pahlawan tanpa tanda jasa. Tapi tanpa kesejahteraan, bagaimana mereka bisa mengabdikan diri sepenuhnya untuk mendidik anak bangsa?\u201d ujar pemerhati pendidikan dari Pusat Peranserta Masyarakat (PPM), Alip Purnomo.<\/span><\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Prioritas_Anggaran_Dipertanyakan\"><\/span><b>Prioritas Anggaran Dipertanyakan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persoalan mendasar terletak pada alokasi anggaran pendidikan. Menurut Alip, anggaran yang besar belum sepenuhnya diprioritaskan untuk pilar utama pendidikan, yakni guru. Ia menyoroti bagaimana porsi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam RAPBN 2026 yang mencapai 44,2 persen dari total anggaran pendidikan, telah menggeser pos-pos krusial lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Alokasi anggaran untuk MBG pada tahun 2026 hampir dua kali lipat dibandingkan porsi untuk tunjangan guru atau dosen yang senilai Rp178,7 triliun. Anggaran untuk kesejahteraan guru, beasiswa, riset, serta infrastruktur menjadi sangat kecil,&#8221; jelas Alip.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai perbandingan, porsi MBG juga jauh melampaui gabungan anggaran strategis lainnya seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp64,3 triliun, program beasiswa (LPDP, KIP, PIP) sebesar Rp57,8 triliun, dan program renovasi sekolah sebesar Rp22,5 triliun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Bahkan, porsi MBG 2026 lebih besar dari total anggaran belanja pemerintah pusat di sektor pendidikan pada 2025 yang senilai Rp297,2 triliun, padahal dana itu sudah mencakup PIP untuk 20,4 juta siswa dan Tunjangan Profesi Guru untuk ratusan ribu guru non-PNS,&#8221; tambahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, hoaks mengenai \u201dguru beban negara\u201d dapat dipatahkan oleh satu kenyataan sederhana: tanpa guru yang sejahtera dan berdaya, cita-cita Indonesia untuk mencetak Generasi Emas 2045 hanya akan menjadi slogan kosong. Negara memiliki pekerjaan rumah besar untuk memastikan anggaran pendidikan benar-benar dialokasikan untuk memperkuat fondasi pendidikan bangsa.(acank)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta \u2013 Sebuah unggahan di media sosial yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":14079,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis ; acank | Editor ; asyary |","footnotes":""},"categories":[208,36],"tags":[1911,1928,1906,1927],"newstopic":[],"class_list":["post-14078","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","tag-anggaran-pendidikan","tag-beban-negara","tag-kesejahteraan-guru","tag-ketimpangan-anggaran-pendidikan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ironi di Balik Narasi \u201dGuru Beban Negara\u201d: Kesejahteraan Terabaikan di Tengah Anggaran Pendidikan yang Besar - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ironi di Balik Narasi \u201dGuru Beban Negara\u201d: Kesejahteraan Terabaikan di Tengah Anggaran Pendidikan yang Besar - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta \u2013 Sebuah unggahan di media sosial yang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-21T09:00:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T09:00:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1472\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"832\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/21\\\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/21\\\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Ironi di Balik Narasi \u201dGuru Beban Negara\u201d: Kesejahteraan Terabaikan di Tengah Anggaran Pendidikan yang Besar\",\"datePublished\":\"2025-08-21T09:00:18+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T09:00:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/21\\\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\\\/\"},\"wordCount\":554,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/21\\\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/anggaran-1.jpg\",\"keywords\":[\"anggaran pendidikan\",\"beban negara\",\"kesejahteraan guru\",\"ketimpangan anggaran pendidikan\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/21\\\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/21\\\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\\\/\",\"name\":\"Ironi di Balik Narasi \u201dGuru Beban Negara\u201d: Kesejahteraan Terabaikan di Tengah Anggaran Pendidikan yang Besar - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/21\\\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/21\\\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/anggaran-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-08-21T09:00:18+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T09:00:55+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/21\\\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/21\\\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/21\\\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/anggaran-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/anggaran-1.jpg\",\"width\":1472,\"height\":832},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/21\\\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ironi di Balik Narasi \u201dGuru Beban Negara\u201d: Kesejahteraan Terabaikan di Tengah Anggaran Pendidikan yang Besar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ironi di Balik Narasi \u201dGuru Beban Negara\u201d: Kesejahteraan Terabaikan di Tengah Anggaran Pendidikan yang Besar - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ironi di Balik Narasi \u201dGuru Beban Negara\u201d: Kesejahteraan Terabaikan di Tengah Anggaran Pendidikan yang Besar - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta \u2013 Sebuah unggahan di media sosial yang...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-08-21T09:00:18+00:00","article_modified_time":"2025-08-21T09:00:55+00:00","og_image":[{"width":1472,"height":832,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Ironi di Balik Narasi \u201dGuru Beban Negara\u201d: Kesejahteraan Terabaikan di Tengah Anggaran Pendidikan yang Besar","datePublished":"2025-08-21T09:00:18+00:00","dateModified":"2025-08-21T09:00:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/"},"wordCount":554,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1.jpg","keywords":["anggaran pendidikan","beban negara","kesejahteraan guru","ketimpangan anggaran pendidikan"],"articleSection":["Berita","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/","name":"Ironi di Balik Narasi \u201dGuru Beban Negara\u201d: Kesejahteraan Terabaikan di Tengah Anggaran Pendidikan yang Besar - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1.jpg","datePublished":"2025-08-21T09:00:18+00:00","dateModified":"2025-08-21T09:00:55+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1.jpg","width":1472,"height":832},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/21\/ironi-di-balik-narasi-guru-beban-negara-kesejahteraan-terabaikan-di-tengah-anggaran-pendidikan-yang-besar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ironi di Balik Narasi \u201dGuru Beban Negara\u201d: Kesejahteraan Terabaikan di Tengah Anggaran Pendidikan yang Besar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1.jpg",1472,832,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1.jpg",1472,832,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1.jpg",1472,832,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1-200x113.jpg",200,113,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta \u2013 Sebuah unggahan di media sosial yang...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1.jpg",1472,832,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1.jpg",1472,832,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1.jpg",1472,832,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1.jpg",1472,832,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1.jpg",1472,832,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/anggaran-1-200x113.jpg",200,113,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/nasional\/\" rel=\"category tag\">Nasional<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta \u2013 Sebuah unggahan di media sosial yang...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14078","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14078"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14078\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14081,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14078\/revisions\/14081"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14078"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14078"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14078"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=14078"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}