{"id":14882,"date":"2025-10-07T17:06:23","date_gmt":"2025-10-07T17:06:23","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=14882"},"modified":"2025-10-07T17:08:47","modified_gmt":"2025-10-07T17:08:47","slug":"tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/","title":{"rendered":"Tersesat dalam Tradisi: Saat Umat Kehilangan Furqan"},"content":{"rendered":"<p><b>ppmindonesia.com<\/b><b> Jakarta <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014 Dalam kajian quran bil quran\u00a0 yang disampaikan melalui kanal Syahida, <\/span><b>Husni Nasution<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> mengangkat tema penting yang selama ini luput dari perhatian banyak umat: peran Al-Qur\u2019an sebagai <\/span><a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Furqan<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2014 pembeda antara yang haq dan yang batil. Kajian ini membuka ruang refleksi atas kondisi keagamaan umat Islam yang, menurutnya, kerap terjebak dalam tradisi yang tidak selalu berpijak pada wahyu.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBanyak umat Islam merasa sudah benar dalam menjalankan ajaran agama, padahal dalam Al-Qur\u2019an, ukuran benar itu bukan berdasarkan tradisi atau kebiasaan, tapi harus ditimbang dengan wahyu,\u201d tegas Husni.<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><b>Ketika Wahyu Tak Lagi Menjadi Ukuran<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui berbagai ayat, Husni menjelaskan bahwa kehilangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">furqan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014kemampuan membedakan antara yang benar dan yang salah berdasarkan Al-Qur\u2019an\u2014telah menjadikan sebagian besar umat tersesat dalam keyakinan yang diwarisi, bukan yang digali dari kitab Allah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia mencontohkan <\/span><b>Q.S. 7:3<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menegaskan perintah untuk mengikuti kitab Allah dan menjauhi selainnya:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><b>\u0627\u062a\u0651\u064e\u0628\u0650\u0639\u064f\u0648\u0627 \u0645\u064e\u0627 \u0623\u064f\u0646\u0632\u0650\u0644\u064e \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u0652\u0643\u064f\u0645 \u0645\u0651\u0650\u0646 \u0631\u0651\u064e\u0628\u0651\u0650\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064e\u062a\u0651\u064e\u0628\u0650\u0639\u064f\u0648\u0627 \u0645\u0650\u0646 \u062f\u064f\u0648\u0646\u0650\u0647\u0650 \u0623\u064e\u0648\u0652\u0644\u0650\u064a\u064e\u0627\u0621\u064e \u06d7 \u0642\u064e\u0644\u0650\u064a\u0644\u064b\u0627 \u0645\u0651\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0630\u064e\u0643\u0651\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIkutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran daripadanya.\u201d<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun realitas hari ini, justru banyak praktik keagamaan yang lebih berpijak pada sumber selain Al-Qur\u2019an, tanpa klarifikasi wahyu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIni menunjukkan hilangnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">furqan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari sebagian besar umat,\u201d ujarnya. \u201cMereka tidak lagi mampu menyaring ajaran yang dijalani, apakah itu bersumber dari wahyu atau hanya tradisi.\u201d<\/span><\/p>\n<p><b>Antara Yang Dianggap Benar dan Yang Diwahyukan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fenomena ini, kata Husni, terlihat dari kesenjangan antara yang \u201cdianggap benar\u201d dan yang sebenarnya diwajibkan oleh Allah. Salah satunya adalah pemahaman tentang <\/span><b>shadaqah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yang sering dianggap sebagai amal sukarela. Padahal dalam <\/span><b>Q.S. 9:60<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, shadaqah disebut sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">faridhatan minallah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2014 kewajiban yang ditetapkan oleh Allah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal serupa juga terjadi pada status Al-Qur\u2019an itu sendiri. Banyak yang memahaminya hanya sebagai kitab suci untuk dibaca, bukan sebagai risalah kerasulan yang wajib diikuti, seperti ditegaskan dalam <\/span><b>Q.S. 28:85<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSelama Al-Qur\u2019an tidak dijadikan sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">furqan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, umat akan terus menerus keliru menilai: yang fardhu dikira sunnah, yang sunnah dianggap wajib, bahkan yang tidak ada dalam wahyu pun bisa dianggap ajaran agama,\u201d lanjutnya.<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><b>Tafsir Tradisi vs Hukum Wahyu<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Husni juga menyoroti kisah populer tentang tawar-menawar jumlah shalat dari 50 waktu menjadi 5, yang disebut dalam berbagai narasi luar-Qur&#8217;an. Bila ditimbang dengan <\/span><b>Q.S. 33:38<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2014 bahwa ketetapan Allah itu pasti, tidak bisa diubah, dan berlaku sejak dahulu \u2014 maka narasi tersebut perlu dikaji ulang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDi sinilah pentingnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">furqan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,\u201d tegas Husni. \u201cBukan semua yang populer itu benar. Al-Qur\u2019an harus menjadi alat ukur, bukan justru ditinggalkan karena kalah pamor dengan cerita.\u201d<\/span><\/p>\n<p><b>Suara Ulama dan Hadis Nabi<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pandangan ini sejalan dengan pemikiran <\/span><b>Ibn Taimiyah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, ulama besar abad ke-13, yang pernah menegaskan: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBarangsiapa menimbang sesuatu dengan selain Al-Qur\u2019an dan Sunnah, maka ia telah menjadikan selain Allah sebagai hakim atas dirinya.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Senada dengan itu, <\/span><b>Imam Syafi\u2019i<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> mengingatkan bahwa setiap ajaran yang tidak sejalan dengan Al-Qur\u2019an dan Sunnah harus ditolak, meski ia populer di tengah umat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nabi Muhammad SAW pun telah memberikan peringatan keras terkait praktik agama yang lebih mengutamakan tradisi tanpa dasar wahyu. Dalam hadis riwayat Bukhari-Muslim, beliau bersabda:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBarangsiapa mengada-adakan sesuatu dalam urusan (agama) kami ini yang bukan darinya, maka ia tertolak.\u201d<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hadis ini menegaskan prinsip yang sama: kebenaran dalam agama tidak ditentukan oleh popularitas sebuah amalan, melainkan oleh kesesuaiannya dengan wahyu.<\/span><\/p>\n<p><b>Jalan Kembali: Menjadi Orang Bertakwa<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Husni, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">furqan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bukan semata kemampuan intelektual, tetapi anugerah bagi orang-orang yang bertakwa. Dalam <\/span><b>Q.S. 8:29<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, disebutkan bahwa Allah akan memberikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">furqan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kepada orang-orang yang bertakwa. Artinya, untuk dapat membedakan kebenaran dengan kebatilan, seorang muslim harus menempuh jalan takwa: taat, bersih hati, dan kembali kepada Al-Qur\u2019an.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cUmat Islam harus kembali pada sumber yang murni. Jika tidak, mereka akan terus tersesat dalam kabut tradisi yang tidak bisa membedakan antara warisan budaya dan petunjuk Ilahi,\u201d pungkasnya( syahida)<\/span><\/p>\n<blockquote><p><em><b>Catatan Redaksi<\/b><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kajian ini mengajak kita semua untuk tidak sekadar mewarisi ajaran Islam, tetapi juga menghidupkannya dengan kesadaran Qur\u2019ani. Tanpa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">furqan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, umat bukan hanya kehilangan arah, tapi juga berpotensi menisbahkan kebatilan atas nama agama.<\/span><\/p><\/blockquote>\n<pre><span style=\"font-weight: 400;\">*Husni Nasution, alumnus IAIN Sumatera Utara dari Bogor, dikenal sebagai pemikir kebangsaan dan pengkaji Al-Qur'an. Ia dikenal dengan konsep 'Nasionalisme Religius' yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan, serta perhatian besar terhadap solidaritas sosial. .<\/span><\/pre>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com Jakarta \u2014 Dalam kajian quran bil quran\u00a0&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":14883,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis : syahida| Editor: asyary|","footnotes":""},"categories":[208,1],"tags":[698,1839,2229,1491],"newstopic":[],"class_list":["post-14882","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-hikmah","tag-furqon","tag-pembeda","tag-tafsir-tradisi","tag-tradisi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tersesat dalam Tradisi: Saat Umat Kehilangan Furqan - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tersesat dalam Tradisi: Saat Umat Kehilangan Furqan - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com Jakarta \u2014 Dalam kajian quran bil quran\u00a0...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-07T17:06:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-07T17:08:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"896\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/07\\\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/07\\\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Tersesat dalam Tradisi: Saat Umat Kehilangan Furqan\",\"datePublished\":\"2025-10-07T17:06:23+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-07T17:08:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/07\\\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\\\/\"},\"wordCount\":639,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/07\\\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg\",\"keywords\":[\"furqon\",\"pembeda\",\"tafsir tradisi\",\"tradisi\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Hikmah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/07\\\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/07\\\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\\\/\",\"name\":\"Tersesat dalam Tradisi: Saat Umat Kehilangan Furqan - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/07\\\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/07\\\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-10-07T17:06:23+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-07T17:08:47+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/07\\\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/07\\\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/07\\\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg\",\"width\":1600,\"height\":896},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/07\\\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tersesat dalam Tradisi: Saat Umat Kehilangan Furqan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tersesat dalam Tradisi: Saat Umat Kehilangan Furqan - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tersesat dalam Tradisi: Saat Umat Kehilangan Furqan - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com Jakarta \u2014 Dalam kajian quran bil quran\u00a0...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-10-07T17:06:23+00:00","article_modified_time":"2025-10-07T17:08:47+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":896,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Tersesat dalam Tradisi: Saat Umat Kehilangan Furqan","datePublished":"2025-10-07T17:06:23+00:00","dateModified":"2025-10-07T17:08:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/"},"wordCount":639,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg","keywords":["furqon","pembeda","tafsir tradisi","tradisi"],"articleSection":["Berita","Hikmah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/","name":"Tersesat dalam Tradisi: Saat Umat Kehilangan Furqan - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg","datePublished":"2025-10-07T17:06:23+00:00","dateModified":"2025-10-07T17:08:47+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg","width":1600,"height":896},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/07\/tersesat-dalam-tradisi-saat-umat-kehilangan-furqan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tersesat dalam Tradisi: Saat Umat Kehilangan Furqan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg",1600,896,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1-1536x860.jpg",1536,860,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg",1600,896,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com Jakarta \u2014 Dalam kajian quran bil quran\u00a0...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg",1600,896,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg",1600,896,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg",1600,896,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1-1536x860.jpg",1536,860,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1.jpg",1600,896,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tersesat-dalam-Tradisi-1-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/hikmah\/\" rel=\"category tag\">Hikmah<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com Jakarta \u2014 Dalam kajian quran bil quran\u00a0...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14882","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14882"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14882\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14888,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14882\/revisions\/14888"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14883"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14882"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14882"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14882"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=14882"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}