{"id":15019,"date":"2025-10-14T10:09:05","date_gmt":"2025-10-14T10:09:05","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=15019"},"modified":"2025-10-14T10:10:30","modified_gmt":"2025-10-14T10:10:30","slug":"syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/","title":{"rendered":"Syariat atau Tradisi? Membaca Ulang Angka-angka dalam Ibadah"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/ppmindonesia.com\"><b>ppmindonesia.com<\/b><\/a><b>.Jakarta <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 Dalam keseharian umat Islam, ibadah dijalankan dengan pola yang telah dianggap pasti: shalat lima kali sehari, zakat 2,5 persen, sa\u2019i tujuh kali, dan seterusnya. Semua angka itu diwariskan dari generasi ke generasi tanpa banyak dipertanyakan. Namun, dalam kajian <\/span><b>kanal \u2013Quran-islam<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> bersama <\/span><b>A. Mohamed<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, muncul pertanyaan mendasar: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah angka-angka tersebut benar-benar berasal dari <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/\">syariat<\/a> yang ditetapkan Allah dalam Al-Qur\u2019an, atau hasil tradisi keagamaan yang berkembang setelahnya?<\/span><\/i><\/p>\n<p><b>Ibadah dan Prinsip Kemudahan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Mohamed memulai kajiannya dengan menegaskan bahwa <\/span><b>Al-Qur\u2019an tidak pernah membebani manusia di luar batas kemampuan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Prinsip dasar ini ditegaskan dalam firman Allah pada QS. Al-Baqarah [2]:286:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><b>\u0644\u064e\u0627 \u064a\u064f\u0643\u064e\u0644\u0651\u0650\u0641\u064f \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f \u0646\u064e\u0641\u06e1\u0633\u064b\u0627 \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u0648\u064f\u0633\u06e1\u0639\u064e\u0647\u064e\u0627\u06da \u0644\u064e\u0647\u064e\u0627 \u0645\u064e\u0627 \u0643\u064e\u0633\u064e\u0628\u064e\u062a\u06e1 \u0648\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u064e\u0627 \u0645\u064e\u0627 \u0671\u0643\u0652\u062a\u064e\u0633\u064e\u0628\u064e\u062a\u06e1<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAllah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat (pahala) dari kebajikan yang dikerjakannya, dan ia menanggung (akibat) dari keburukan yang diperbuatnya.\u201d<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurutnya, ayat ini menunjukkan bahwa sistem ibadah dalam Islam bersifat <\/span><b>lincah dan kontekstual<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, bukan terikat angka-angka tetap. \u201cKetika Al-Qur\u2019an tidak menyebut jumlah rakaat, tidak menetapkan angka zakat, atau tidak mengharuskan tujuh kali sa\u2019i, itu adalah tanda bahwa Allah memberi ruang kebebasan dan rasionalitas dalam menjalankan agama,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><b>Antara Wahyu dan Warisan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejarah Islam mencatat, rincian teknis ibadah baru dibakukan melalui hadis dan ijmak ulama setelah masa Rasulullah SAW. Di sinilah sering muncul perdebatan antara otoritas wahyu (Al-Qur\u2019an) dan otoritas tradisi (hadis dan fiqh).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemikir asal Pakistan, <\/span><b>Fazlur Rahman<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, menulis bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSyariat bukanlah sekumpulan aturan mati, melainkan prinsip moral yang terus berkembang sesuai kebutuhan manusia.\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Sementara <\/span><b>Prof. Quraish Shihab<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> menegaskan dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tafsir Al-Mishbah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cRincian ibadah memang dijelaskan oleh sunnah, tetapi semangatnya tidak boleh bertentangan dengan pesan Al-Qur\u2019an tentang kemudahan dan keadilan.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Mohamed menilai, pergeseran fokus umat dari makna spiritual ke angka formal kadang menutup esensi ibadah itu sendiri. \u201cKita terjebak dalam hitungan, bukan penghayatan,\u201d katanya dalam kajian tersebut.<\/span><\/p>\n<p><b>Ketika Angka Menjadi Dogma<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pandangan Al-Qur\u2019an, ibadah adalah bentuk ketaatan yang lahir dari kesadaran, bukan dari ketakutan terhadap pelanggaran teknis. Allah berfirman dalam QS. Al-Hajj [22]:78:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><b>\u0648\u064e\u0645\u064e\u0627 \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064f\u0645\u06e1 \u0641\u0650\u064a \u0671\u0644\u062f\u0651\u0650\u064a\u0646\u0650 \u0645\u0650\u0646\u06e1 \u062d\u064e\u0631\u064e\u062c\u064d\u06da<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan.\u201d<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun dalam praktiknya, banyak umat justru merasa terbebani oleh ritual yang dianggap \u201charus tepat\u201d secara angka. Padahal, kata A. Mohamed, semangat Al-Qur\u2019an justru menghendaki kelonggaran dan kedekatan, bukan ketakutan dan kekakuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cShalat lima waktu misalnya, disebutkan secara global dalam Al-Qur\u2019an \u2014 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shalat di waktu pagi, sore, dan malam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2014 tanpa menyebut angka pasti. Begitu pula zakat, hanya ditekankan pada kewajiban berbagi, bukan persentase matematis,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><b>Kembali ke Ruh Syariat<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam QS. Al-Hajj [22]:37, Allah menegaskan bahwa yang sampai kepada-Nya bukanlah ritual itu sendiri, melainkan ketakwaan di baliknya:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><b>\u0648\u064e\u0644\u064e\u0670\u0643\u0650\u0646 \u064a\u064e\u0646\u064e\u0627\u0644\u064f\u0647\u064f \u0671\u0644\u062a\u0651\u064e\u0642\u06e1\u0648\u064e\u0649\u0670 \u0645\u0650\u0646\u0643\u064f\u0645\u06e1\u06da<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTetapi yang sampai kepada Allah adalah ketakwaan dari kamu.\u201d<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, kata A. Mohamed, perbedaan angka dalam ibadah bukanlah ancaman terhadap kesatuan umat, melainkan peluang untuk menumbuhkan kesadaran bahwa <\/span><b>s<\/b>yariat sejati adalah nilai, bukan sekadar tradisi<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><b>Penutup<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kajian <\/span><b>kanal Quran<\/b> <b>-Islam<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> ini mengajak umat Islam untuk meninjau kembali hubungan antara syariat dan tradisi. Apakah angka-angka yang selama ini dianggap baku benar-benar berasal dari perintah Allah, atau merupakan interpretasi manusia terhadap wahyu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagaimana pesan <\/span><b>Buya Hamka<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tafsir Al-Azhar<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIbadah tanpa penghayatan hanyalah gerak tubuh tanpa jiwa. Sedangkan syariat tanpa pemahaman adalah hukum tanpa hikmah.\u201d<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya, membaca ulang angka-angka dalam ibadah bukan berarti menolak tradisi, melainkan upaya untuk menegaskan kembali bahwa inti agama adalah <\/span><b>ketaatan yang sadar, bukan kepatuhan yang buta<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.( emha)<\/span><\/p>\n<pre><span style=\"font-weight: 400;\">* Artikel ini disarikan dari kajian kanal\u00a0 quran- islam\u00a0 dan ditujukan untuk memandu umat dalam mamahami islam<\/span><\/pre>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta \u2013 Dalam keseharian umat Islam, ibadah dijalankan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":15020,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis; emha | Editor: asyary","footnotes":""},"categories":[208,1],"tags":[2264,2263,1491],"newstopic":[],"class_list":["post-15019","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-hikmah","tag-ibadah-denga-angka-angka","tag-syariat","tag-tradisi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Syariat atau Tradisi? Membaca Ulang Angka-angka dalam Ibadah - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Syariat atau Tradisi? Membaca Ulang Angka-angka dalam Ibadah - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta \u2013 Dalam keseharian umat Islam, ibadah dijalankan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-14T10:09:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-14T10:10:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"896\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/14\\\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/14\\\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Syariat atau Tradisi? Membaca Ulang Angka-angka dalam Ibadah\",\"datePublished\":\"2025-10-14T10:09:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-14T10:10:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/14\\\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\\\/\"},\"wordCount\":536,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/14\\\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg\",\"keywords\":[\"ibadah denga angka angka\",\"syariat\",\"tradisi\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Hikmah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/14\\\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/14\\\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\\\/\",\"name\":\"Syariat atau Tradisi? Membaca Ulang Angka-angka dalam Ibadah - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/14\\\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/14\\\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-10-14T10:09:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-14T10:10:30+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/14\\\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/14\\\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/14\\\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg\",\"width\":1600,\"height\":896},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/14\\\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Syariat atau Tradisi? Membaca Ulang Angka-angka dalam Ibadah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Syariat atau Tradisi? Membaca Ulang Angka-angka dalam Ibadah - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Syariat atau Tradisi? Membaca Ulang Angka-angka dalam Ibadah - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta \u2013 Dalam keseharian umat Islam, ibadah dijalankan...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-10-14T10:09:05+00:00","article_modified_time":"2025-10-14T10:10:30+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":896,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Syariat atau Tradisi? Membaca Ulang Angka-angka dalam Ibadah","datePublished":"2025-10-14T10:09:05+00:00","dateModified":"2025-10-14T10:10:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/"},"wordCount":536,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg","keywords":["ibadah denga angka angka","syariat","tradisi"],"articleSection":["Berita","Hikmah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/","name":"Syariat atau Tradisi? Membaca Ulang Angka-angka dalam Ibadah - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg","datePublished":"2025-10-14T10:09:05+00:00","dateModified":"2025-10-14T10:10:30+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg","width":1600,"height":896},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/14\/syariat-atau-tradisi-membaca-ulang-angka-angka-dalam-ibadah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Syariat atau Tradisi? Membaca Ulang Angka-angka dalam Ibadah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg",1600,896,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1-1536x860.jpg",1536,860,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg",1600,896,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta \u2013 Dalam keseharian umat Islam, ibadah dijalankan...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg",1600,896,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg",1600,896,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg",1600,896,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1-1536x860.jpg",1536,860,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1.jpg",1600,896,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Syariat-atau-Tradisi_-1-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/hikmah\/\" rel=\"category tag\">Hikmah<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta \u2013 Dalam keseharian umat Islam, ibadah dijalankan...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15019","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15019"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15019\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15023,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15019\/revisions\/15023"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15020"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15019"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15019"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15019"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=15019"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}