{"id":15248,"date":"2025-10-29T06:49:43","date_gmt":"2025-10-29T06:49:43","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=15248"},"modified":"2025-10-29T06:52:45","modified_gmt":"2025-10-29T06:52:45","slug":"ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/","title":{"rendered":"Ekonomi Tauhid: Menemukan Kembali Makna Derma dan Shadaqaat dalam Cermin Al-Qur\u2019an"},"content":{"rendered":"<p><strong>ppmindonesia.com Jakarta\u00a0<\/strong> \u2014 Dalam pusaran ekonomi modern yang kian materialistis, konsep <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/\"><em>derma<\/em> dan <em>shadaqaat<\/em> <\/a>sering direduksi menjadi sekadar amal sosial atau kedermawanan pribadi. Padahal, Al-Qur\u2019an menghadirkan konsep yang jauh lebih mendalam: sistem ekonomi yang berakar pada <strong>tauhid<\/strong>, di mana kesejahteraan dan keadilan bukan hasil dari persaingan bebas, tetapi dari keseimbangan spiritual dan sosial yang diatur oleh Allah.<\/p>\n<p>Dalam bingkai <em>Qur\u2019an bil Qur\u2019an<\/em>, konsep ini tidak bisa dipisahkan dari tiga istilah kunci: <strong>derma (infaq), shadaqaat, dan zakat<\/strong>. Ketiganya bukan sekadar sinonim, melainkan <strong>tiga lapisan dalam satu sistem ekonomi Qur\u2019ani<\/strong>\u2014yang berawal dari kesadaran tauhid, berlanjut ke kepedulian sosial, dan bermuara pada keadilan struktural.<\/p>\n<p><strong>Derma: Gerak Spiritual dari Hati yang Berserah<\/strong><\/p>\n<p>Al-Qur\u2019an menggambarkan derma (<em>infaq<\/em>) sebagai manifestasi iman, bukan paksaan sosial.<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u064a\u064e\u0633\u0652\u0640\u0654\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e\u0643\u064e \u0645\u064e\u0627\u0630\u064e\u0627 \u064a\u064f\u0646\u0641\u0650\u0642\u064f\u0648\u0646\u064e \u06d6 \u0642\u064f\u0644\u0650 \u0671\u0644\u0652\u0639\u064e\u0641\u0652\u0648\u064e<\/strong><br \/>\n\u201cMereka bertanya kepadamu (Muhammad), apa yang mereka nafkahkan? Katakanlah: yang lebih dari keperluan.\u201d <em>(QS Al-Baqarah [2]: 219)<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Ayat ini menegaskan bahwa <em>infaq<\/em> bukan soal jumlah, melainkan soal <em>niat dan kesadaran spiritual<\/em> \u2014 memberi dari yang berlebih, tanpa pamrih. Derma adalah ujian hati: sejauh mana manusia rela melepas keterikatan terhadap harta dan menundukkannya pada nilai tauhid.<\/p>\n<p><strong>Shadaqaat: Menegakkan Keadilan Sosial<\/strong><\/p>\n<p>Tahap kedua dari sistem ekonomi Qur\u2019ani adalah <em>shadaqaat<\/em> \u2014 yang secara etimologis berasal dari akar kata <strong>\u1e63idq (kebenaran)<\/strong>. Memberi shadaqah bukan hanya tindakan baik, tetapi pembuktian keimanan yang sejati.<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u064a\u064f\u0646\u0641\u0650\u0642\u064f\u0648\u0646\u064e \u0623\u064e\u0645\u0652\u0648\u064e\u0670\u0644\u064e\u0647\u064f\u0645 \u0628\u0650\u0671\u0644\u0651\u064e\u064a\u0652\u0644\u0650 \u0648\u064e\u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0647\u064e\u0627\u0631\u0650 \u0633\u0650\u0631\u0651\u064b\u06ed\u0627 \u0648\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e\u0627\u0646\u0650\u064a\u064e\u0629\u064b\u06ed \u0641\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0623\u064e\u062c\u0652\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0639\u0650\u0646\u062f\u064e \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062e\u064e\u0648\u0652\u0641\u064c \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0647\u0650\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u0647\u064f\u0645\u0652 \u064a\u064e\u062d\u0652\u0632\u064e\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e<\/strong><br \/>\n\u201cOrang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan siang hari, secara sembunyi maupun terang-terangan, mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka; tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.\u201d <em>(QS Al-Baqarah [2]: 274)<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Dalam logika Qur\u2019ani, <em>shadaqaat<\/em> adalah jembatan antara kekayaan pribadi dan kesejahteraan sosial. Ia mengubah kepemilikan menjadi keberkahan, dan kekayaan menjadi tanggung jawab moral. Dengan demikian, shadaqaat menegaskan bahwa keimanan tidak cukup diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam sistem distribusi yang adil.<\/p>\n<p><strong>Zakat: Sistem Ekonomi Tauhid<\/strong><\/p>\n<p>Di puncak sistem ini berdiri <strong>zakat<\/strong>, bukan sebagai ritual administratif, melainkan sebagai mekanisme penyucian dan keadilan struktural.<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u062e\u064f\u0630\u0652 \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0645\u0652\u0648\u064e\u0670\u0644\u0650\u0647\u0650\u0645\u0652 \u0635\u064e\u062f\u064e\u0642\u064e\u0629\u064b\u06ed \u062a\u064f\u0637\u064e\u0647\u0651\u0650\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u062a\u064f\u0632\u064e\u0643\u0651\u0650\u064a\u0647\u0650\u0645 \u0628\u0650\u0647\u064e\u0627<\/strong><br \/>\n\u201cAmbillah dari harta mereka shadaqah untuk membersihkan dan memurnikan mereka dengan shadaqah itu.\u201d <em>(QS At-Taubah [9]: 103)<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Zakat membersihkan dua hal sekaligus: jiwa manusia dari keserakahan, dan sistem ekonomi dari ketimpangan<strong>.<\/strong> Ia memastikan bahwa harta tidak berputar hanya di tangan segelintir elite, sebagaimana firman Allah:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0643\u064e\u0649\u0652 \u0644\u064e\u0627 \u064a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e \u062f\u064f\u0648\u0644\u064e\u0629\u064b\u06e2 \u0628\u064e\u064a\u0652\u0646\u064e \u0671\u0644\u0652\u0623\u064e\u063a\u0652\u0646\u0650\u064a\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650 \u0645\u0650\u0646\u0643\u064f\u0645\u0652<\/strong><br \/>\n\u201cAgar harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.\u201d <em>(QS Al-Hasyr [59]: 7)<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Dengan demikian, zakat bukan sekadar pengeluaran tahunan, tetapi fondasi ekonomi tauhid \u2014 sistem yang memadukan iman, keadilan, dan keseimbangan sosial.<\/p>\n<p><strong>Ekonomi Qur\u2019ani: Dari Spiritualitas Menuju Pemberdayaan<\/strong><\/p>\n<p>Dalam kacamata <em>Qur\u2019an bil Qur\u2019an<\/em>, ekonomi Qur\u2019ani adalah <strong>gerakan spiritual yang terorganisasi secara sosial.<\/strong> Ia tidak berhenti pada amal, tetapi melahirkan <em>peradaban produktif<\/em> yang memberdayakan fakir miskin, menumbuhkan kerja sama, dan menegakkan keadilan.<\/p>\n<p>Semuanya berpangkal pada satu prinsip tauhid: bahwa harta bukan milik mutlak manusia, melainkan <strong>amanah Allah<\/strong> yang harus dikelola dengan adil. Maka, siapa yang berderma, bershadaqah, dan berzakat \u2014 sejatinya sedang menghidupkan ruh kemanusiaannya.<\/p>\n<p><strong>Ekonomi Tauhid<\/strong><\/p>\n<p>Konsep <em>ekonomi tauhid<\/em> dalam Al-Qur\u2019an mengajarkan bahwa kesejahteraan tidak lahir dari akumulasi, tetapi dari <strong>distribusi dan keberkahan.<\/strong><br \/>\nDerma menumbuhkan hati, shadaqaat menegakkan keadilan, dan zakat menyucikan masyarakat dari kerakusan sistemik.<\/p>\n<p>Inilah <strong>tatanan ekonomi Qur\u2019ani<\/strong> \u2014 bukan sistem kapitalis, bukan pula sosialistis, tetapi sistem <strong>tauhid yang menegakkan keseimbangan antara spiritualitas dan struktur sosial.<\/strong><\/p>\n<blockquote><p><em>\u201cAmbillah dari harta mereka shadaqah untuk membersihkan dan memurnikan mereka.\u201d <\/em><em>(QS At-Taubah [9]: 103) (syahida)<\/em><\/p><\/blockquote>\n<pre><em>*Syahida adalah kajian Qur\u2019an bil Qur\u2019an, fokus pada tafsir tematik Al-Qur\u2019an yang mengaitkan wahyu dengan sistem kehidupan sosial, ekonomi, dan spiritual umat Islam modern.<\/em><\/pre>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com Jakarta\u00a0 \u2014 Dalam pusaran ekonomi modern yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":15249,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis: syahida| Editor: asyary|","footnotes":""},"categories":[208,1],"tags":[2340,2341,606,91],"newstopic":[],"class_list":["post-15248","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-hikmah","tag-derma","tag-ekonomi-tauhid","tag-sadakah","tag-zakat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ekonomi Tauhid: Menemukan Kembali Makna Derma dan Shadaqaat dalam Cermin Al-Qur\u2019an - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ekonomi Tauhid: Menemukan Kembali Makna Derma dan Shadaqaat dalam Cermin Al-Qur\u2019an - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com Jakarta\u00a0 \u2014 Dalam pusaran ekonomi modern yang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-29T06:49:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-29T06:52:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1184\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"672\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/29\\\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/29\\\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Ekonomi Tauhid: Menemukan Kembali Makna Derma dan Shadaqaat dalam Cermin Al-Qur\u2019an\",\"datePublished\":\"2025-10-29T06:49:43+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-29T06:52:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/29\\\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\\\/\"},\"wordCount\":537,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/29\\\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/seorang-petani.jpg\",\"keywords\":[\"derma\",\"ekonomi tauhid\",\"sadakah\",\"zakat\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Hikmah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/29\\\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/29\\\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\\\/\",\"name\":\"Ekonomi Tauhid: Menemukan Kembali Makna Derma dan Shadaqaat dalam Cermin Al-Qur\u2019an - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/29\\\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/29\\\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/seorang-petani.jpg\",\"datePublished\":\"2025-10-29T06:49:43+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-29T06:52:45+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/29\\\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/29\\\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/29\\\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/seorang-petani.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/seorang-petani.jpg\",\"width\":1184,\"height\":672,\"caption\":\"Seorang petani menyerahkan hasil panen kepada mustahik dengan latar sawah hijau. (ilustrasi)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/29\\\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ekonomi Tauhid: Menemukan Kembali Makna Derma dan Shadaqaat dalam Cermin Al-Qur\u2019an\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ekonomi Tauhid: Menemukan Kembali Makna Derma dan Shadaqaat dalam Cermin Al-Qur\u2019an - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ekonomi Tauhid: Menemukan Kembali Makna Derma dan Shadaqaat dalam Cermin Al-Qur\u2019an - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com Jakarta\u00a0 \u2014 Dalam pusaran ekonomi modern yang...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-10-29T06:49:43+00:00","article_modified_time":"2025-10-29T06:52:45+00:00","og_image":[{"width":1184,"height":672,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Ekonomi Tauhid: Menemukan Kembali Makna Derma dan Shadaqaat dalam Cermin Al-Qur\u2019an","datePublished":"2025-10-29T06:49:43+00:00","dateModified":"2025-10-29T06:52:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/"},"wordCount":537,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani.jpg","keywords":["derma","ekonomi tauhid","sadakah","zakat"],"articleSection":["Berita","Hikmah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/","name":"Ekonomi Tauhid: Menemukan Kembali Makna Derma dan Shadaqaat dalam Cermin Al-Qur\u2019an - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani.jpg","datePublished":"2025-10-29T06:49:43+00:00","dateModified":"2025-10-29T06:52:45+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani.jpg","width":1184,"height":672,"caption":"Seorang petani menyerahkan hasil panen kepada mustahik dengan latar sawah hijau. (ilustrasi)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/29\/ekonomi-tauhid-menemukan-kembali-makna-derma-dan-shadaqaat-dalam-cermin-al-quran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ekonomi Tauhid: Menemukan Kembali Makna Derma dan Shadaqaat dalam Cermin Al-Qur\u2019an"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani.jpg",1184,672,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani.jpg",1184,672,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani.jpg",1184,672,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani-200x114.jpg",200,114,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com Jakarta\u00a0 \u2014 Dalam pusaran ekonomi modern yang...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani.jpg",1184,672,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani.jpg",1184,672,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani.jpg",1184,672,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani.jpg",1184,672,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani.jpg",1184,672,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/seorang-petani-200x114.jpg",200,114,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/hikmah\/\" rel=\"category tag\">Hikmah<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com Jakarta\u00a0 \u2014 Dalam pusaran ekonomi modern yang...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15248"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15248\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15251,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15248\/revisions\/15251"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15249"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15248"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=15248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}