{"id":15352,"date":"2025-11-04T04:40:57","date_gmt":"2025-11-04T04:40:57","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=15352"},"modified":"2025-11-04T04:41:44","modified_gmt":"2025-11-04T04:41:44","slug":"keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/","title":{"rendered":"Keadilan yang Hidup: Bagaimana Qur\u2019an Membangun Sistem Ekonomi Anti-Ketimpangan"},"content":{"rendered":"<p><strong>ppmindonesia.com.Jakarta<\/strong> &#8211; Dalam dunia yang kian dikuasai logika keuntungan, Al-Qur\u2019an hadir sebagai sistem nilai yang menegakkan <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/\"><em>keadilan yang hidup<\/em><\/a> \u2014 bukan sekadar dalam wacana moral, tetapi sebagai struktur sosial dan ekonomi yang membebaskan manusia dari ketimpangan.<\/p>\n<p>Al-Qur\u2019an tidak memisahkan spiritualitas dari ekonomi. Ia menegaskan bahwa kesejahteraan bukan hanya hasil dari kerja keras individu, melainkan buah dari keseimbangan antara hak Allah dan hak manusia. Allah berfirman:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0648\u064e\u0641\u0650\u064a \u0623\u064e\u0645\u0652\u0648\u064e\u0627\u0644\u0650\u0647\u0650\u0645\u0652 \u062d\u064e\u0642\u0651\u064c \u0645\u064e\u0639\u0652\u0644\u064f\u0648\u0645\u064c\u06ed \u0644\u0651\u0650\u0644\u0633\u0651\u064e\u0627\u0653\u0626\u0650\u0644\u0650 \u0648\u064e\u0671\u0644\u0652\u0645\u064e\u062d\u0652\u0631\u064f\u0648\u0645\u0650<\/strong><br \/>\n<em>\u201cDan pada harta-harta mereka ada hak yang tertentu bagi orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.\u201d<\/em>(QS. Adz-Dz\u0101riy\u0101t [51]: 19)<\/p><\/blockquote>\n<p>Ayat ini menjadi fondasi ekonomi Qur\u2019ani yang berkeadilan: bahwa setiap harta menyimpan hak sosial. Zakat, shadaqaat, dan infak bukanlah sumbangan sukarela, melainkan sistem distribusi kekayaan yang menjaga kehidupan sosial tetap seimbang.<\/p>\n<p><strong>Ekonomi Tauhid dan Prinsip Kesetaraan<\/strong><\/p>\n<p>Konsep ekonomi Qur\u2019an bertumpu pada <em>tauhid<\/em>, yang memandang Allah sebagai satu-satunya pemilik hakiki segala sumber daya. Manusia hanyalah khalifah dan pengelola. Karena itu, ketimpangan ekstrem adalah bentuk pelanggaran terhadap prinsip tauhid sosial.<\/p>\n<p>Allah memperingatkan dalam firman-Nya:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0643\u064e\u064a\u0652 \u0644\u064e\u0627 \u064a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e \u062f\u064f\u0648\u0644\u064e\u0629\u064b\u06e2 \u0628\u064e\u064a\u0652\u0646\u064e \u0671\u0644\u0652\u0623\u064e\u063a\u0652\u0646\u0650\u064a\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650 \u0645\u0650\u0646\u0643\u064f\u0645\u0652<\/strong><br \/>\n<em>\u201c(Harta itu Kami bagi) agar tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.\u201d <\/em>(QS. Al-\u1e24asyr [59]: 7)<\/p><\/blockquote>\n<p>Ayat ini menegaskan bahwa keadilan ekonomi bukan sekadar moralitas, melainkan mandat Ilahi. Sistem distribusi harus dirancang agar kekayaan tidak terkonsentrasi pada segelintir orang. Di sinilah letak \u201ckeadilan yang hidup\u201d \u2014 keadilan yang menembus kebijakan, bukan berhenti pada kesalehan personal.<\/p>\n<p><strong>Zakat: Tazkiyah dan Tathh\u012br<\/strong><\/p>\n<p>Dalam QS. At-Taubah [9]:103, Allah memerintahkan Nabi \ufdfa:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u062e\u064f\u0630\u0652 \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0645\u0652\u0648\u064e\u0670\u0644\u0650\u0647\u0650\u0645\u0652 \u0635\u064e\u062f\u064e\u0642\u064e\u0629\u064b\u06ed \u062a\u064f\u0637\u064e\u0647\u0651\u0650\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u062a\u064f\u0632\u064e\u0643\u0651\u0650\u064a\u0647\u0650\u0645 \u0628\u0650\u0647\u064e\u0627<\/strong><br \/>\n<em>\u201cAmbillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka.\u201d<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Kata <em>tathh\u012br<\/em> (membersihkan) dan <em>tazkiyah<\/em> (menumbuhkan dan menyucikan) mengandung dua dimensi: spiritual dan sosial. Secara spiritual, zakat membersihkan hati dari sifat kikir dan tamak; secara sosial, ia menumbuhkan kehidupan bersama yang saling menopang.<\/p>\n<p>Zakat bukan hanya ritual, tetapi mekanisme pembangunan sosial\u2014mengalirkan harta dari pusat-pusat penumpukan menuju pusat-pusat kebutuhan. Ia menumbuhkan ekonomi berbasis keberkahan, bukan eksploitasi.<\/p>\n<p><strong>Anti-Ketimpangan: Membangun Etika Kolektif<\/strong><\/p>\n<p>Ketimpangan sosial lahir bukan semata dari sistem ekonomi, melainkan dari hilangnya etika tauhid dalam relasi manusia. Qur\u2019an menolak eksploitasi dan monopoli. Ia memerintahkan keseimbangan antara produktivitas dan tanggung jawab sosial.<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0628\u0652\u062e\u064e\u0633\u064f\u0648\u0627 \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u064e \u0623\u064e\u0634\u0652\u064a\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e\u0647\u064f\u0645\u0652<\/strong><br \/>\n<em>\u201cDan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya.\u201d <\/em>(QS. Al-A\u2018r\u0101f [7]: 85)<\/p><\/blockquote>\n<p>Etika ini melahirkan masyarakat yang adil\u2014di mana kekayaan tidak menjadi alat dominasi, tetapi sarana kemaslahatan. <em>Keadilan Qur\u2019ani<\/em> hidup karena ia dihidupi oleh manusia yang tunduk pada nilai tauhid, bukan oleh angka-angka ekonomi semata.<\/p>\n<p><strong>Menegakkan Keadilan Sosial sebagai Ibadah<\/strong><\/p>\n<p>Ekonomi Qur\u2019ani mengajarkan bahwa menegakkan keadilan sosial sama nilainya dengan ibadah. Ketika umat Islam menunaikan zakat, menahan kerakusan, dan menegakkan kejujuran dalam transaksi, mereka sejatinya sedang menegakkan tauhid di bumi.<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e \u064a\u064e\u0623\u0652\u0645\u064f\u0631\u064f \u0628\u0650\u0671\u0644\u0652\u0639\u064e\u062f\u0652\u0644\u0650 \u0648\u064e\u0671\u0644\u0652\u0625\u0650\u062d\u0652\u0633\u064e\u0640\u0670\u0646\u0650<\/strong><br \/>\n<em>\u201cSesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan.\u201d <\/em>(QS. An-Na\u1e25l [16]: 90)<\/p><\/blockquote>\n<p>Dengan demikian, ekonomi Qur\u2019an bukan sekadar teori kesejahteraan. Ia adalah sistem spiritual yang hidup\u2014mengarahkan manusia agar menciptakan keseimbangan, kesucian, dan pertumbuhan yang berkeadilan.<\/p>\n<p>Keadilan yang hidup tidak lahir dari lembaga ekonomi atau kebijakan semata, tetapi dari kesadaran tauhid: bahwa setiap harta adalah amanah. Ketika manusia memaknai kepemilikan sebagai titipan dan menyalurkan hak-hak sosial di dalamnya, maka sistem anti-ketimpangan yang diajarkan Qur\u2019an menjadi nyata \u2014 bukan sekadar ideal.<\/p>\n<pre>*Syahida merupakan kajian Qur\u2019an dengan menggunakan metode tafsirul Quran bil ayatil Quran artinya menguraikan al quran dengan merujuk ayat ayat al quran, dalam upaya sosialisasi dan implementasi kandungan al Quran<\/pre>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam dunia yang kian dikuasai logika&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15353,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis; syahida| Editor; asyary","footnotes":""},"categories":[208,1],"tags":[2341,2377,2378,91],"newstopic":[],"class_list":["post-15352","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-hikmah","tag-ekonomi-tauhid","tag-membersihkan","tag-tangan-memberi","tag-zakat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Keadilan yang Hidup: Bagaimana Qur\u2019an Membangun Sistem Ekonomi Anti-Ketimpangan - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Keadilan yang Hidup: Bagaimana Qur\u2019an Membangun Sistem Ekonomi Anti-Ketimpangan - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam dunia yang kian dikuasai logika...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-04T04:40:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-04T04:41:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"896\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"mhasan.asyary\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"mhasan.asyary\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"mhasan.asyary\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543\"},\"headline\":\"Keadilan yang Hidup: Bagaimana Qur\u2019an Membangun Sistem Ekonomi Anti-Ketimpangan\",\"datePublished\":\"2025-11-04T04:40:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-04T04:41:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\\\/\"},\"wordCount\":513,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Tangan-memberi.jpg\",\"keywords\":[\"ekonomi tauhid\",\"membersihkan\",\"tangan memberi\",\"zakat\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Hikmah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\\\/\",\"name\":\"Keadilan yang Hidup: Bagaimana Qur\u2019an Membangun Sistem Ekonomi Anti-Ketimpangan - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Tangan-memberi.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-04T04:40:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-04T04:41:44+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Tangan-memberi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Tangan-memberi.jpg\",\"width\":1600,\"height\":896,\"caption\":\"Tangan memberi dan menerima cahaya keadilan \u2013 simbol distribusi berkah dalam ekonomi Qur\u2019ani (ilustrasi)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Keadilan yang Hidup: Bagaimana Qur\u2019an Membangun Sistem Ekonomi Anti-Ketimpangan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543\",\"name\":\"mhasan.asyary\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"mhasan.asyary\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/mhasan-asyary\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Keadilan yang Hidup: Bagaimana Qur\u2019an Membangun Sistem Ekonomi Anti-Ketimpangan - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Keadilan yang Hidup: Bagaimana Qur\u2019an Membangun Sistem Ekonomi Anti-Ketimpangan - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam dunia yang kian dikuasai logika...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-11-04T04:40:57+00:00","article_modified_time":"2025-11-04T04:41:44+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":896,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"mhasan.asyary","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"mhasan.asyary","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/"},"author":{"name":"mhasan.asyary","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543"},"headline":"Keadilan yang Hidup: Bagaimana Qur\u2019an Membangun Sistem Ekonomi Anti-Ketimpangan","datePublished":"2025-11-04T04:40:57+00:00","dateModified":"2025-11-04T04:41:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/"},"wordCount":513,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi.jpg","keywords":["ekonomi tauhid","membersihkan","tangan memberi","zakat"],"articleSection":["Berita","Hikmah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/","name":"Keadilan yang Hidup: Bagaimana Qur\u2019an Membangun Sistem Ekonomi Anti-Ketimpangan - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi.jpg","datePublished":"2025-11-04T04:40:57+00:00","dateModified":"2025-11-04T04:41:44+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi.jpg","width":1600,"height":896,"caption":"Tangan memberi dan menerima cahaya keadilan \u2013 simbol distribusi berkah dalam ekonomi Qur\u2019ani (ilustrasi)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/keadilan-yang-hidup-bagaimana-quran-membangun-sistem-ekonomi-anti-ketimpangan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Keadilan yang Hidup: Bagaimana Qur\u2019an Membangun Sistem Ekonomi Anti-Ketimpangan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543","name":"mhasan.asyary","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","caption":"mhasan.asyary"},"sameAs":["https:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi.jpg",1600,896,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi-1536x860.jpg",1536,860,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi.jpg",1600,896,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"mhasan.asyary","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam dunia yang kian dikuasai logika...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi.jpg",1600,896,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi.jpg",1600,896,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi.jpg",1600,896,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi-1536x860.jpg",1536,860,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi.jpg",1600,896,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tangan-memberi-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"mhasan.asyary","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/hikmah\/\" rel=\"category tag\">Hikmah<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam dunia yang kian dikuasai logika...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15352","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15352"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15352\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15355,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15352\/revisions\/15355"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15353"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15352"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15352"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15352"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=15352"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}