{"id":15371,"date":"2025-11-04T06:42:39","date_gmt":"2025-11-04T06:42:39","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=15371"},"modified":"2025-11-04T06:43:37","modified_gmt":"2025-11-04T06:43:37","slug":"reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/","title":{"rendered":"Reboisasi Tak Menyembuhkan Luka Alam: Dampak Ekologis Pengambilan Air Pegunungan"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>\u201cAir adalah kehidupan, tapi ketika kehidupan dijadikan komoditas, alam pun menjerit.\u201d<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>ppmindonesia,com.Jakarta<\/strong> &#8211; Dari kejauhan, hamparan hijau di lereng pegunungan tampak menenangkan. Namun di balik rimbun vegetasi muda hasil program reboisasi, ada cerita yang jarang diungkap: <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/\">sumber air<\/a> di bawah tanah semakin menipis. Ironisnya, sebagian besar air dari kawasan ini justru mengalir ke pabrik-pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) milik korporasi besar.<\/p>\n<p>Warga di kaki gunung kini harus membeli air dalam galon untuk kebutuhan sehari-hari. Sumur-sumur yang dulu melimpah mulai mengering, sementara truk tangki perusahaan naik-turun gunung setiap hari.<\/p>\n<p><strong>Krisis Air di Negeri yang Kaya Sumber Daya<\/strong><\/p>\n<p>Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan cadangan air tawar terbesar di dunia. Namun menurut data <em>World Bank<\/em> (2024), lebih dari 60% masyarakat pedesaan menghadapi penurunan debit air tanah akibat eksploitasi berlebih.<\/p>\n<p>Alif Purnomo, Wakil Sekretaris Jenderal PPM Nasional menegaskan bahwa reboisasi tidak serta-merta memperbaiki kerusakan sistem akuifer.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cMenanam pohon memang membantu, tapi akar pohon tidak bisa menggantikan lapisan akuifer yang rusak akibat pengeboran masif. Ini seperti menutup luka tanpa mengobati infeksinya,\u201d ujarnya.<\/p><\/blockquote>\n<p><strong>Jejak Korporasi di Balik Gunung<\/strong><\/p>\n<p>Di beberapa daerah seperti Sukabumi, Wonosobo, dan Klaten, izin eksploitasi air pegunungan diberikan kepada perusahaan multinasional dengan durasi kontrak hingga puluhan tahun. Setiap hari, ribuan liter air diambil dari sumur dalam yang terhubung langsung ke sistem akuifer pegunungan.<\/p>\n<p>Sebagian masyarakat sempat menolak, namun dalih \u201creboisasi dan tanggung jawab sosial\u201d menjadi tameng untuk melanggengkan operasi. Padahal, reboisasi sering kali hanya dilakukan di permukaan\u2014sementara air tanah terus berkurang tanpa kontrol yang ketat.<\/p>\n<p><strong>Ketimpangan Air: Warga Haus di Tengah Kemasan Penuh<\/strong><\/p>\n<p>Kondisi ironi ini menciptakan paradoks di negeri tropis. Warga desa yang tinggal di sekitar sumber air justru harus membeli air untuk diminum, sementara air dari tanah mereka dijual dalam botol bermerek dengan harga puluhan kali lipat.<\/p>\n<p>Seorang warga Desa Sinarjati, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan hal ini:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cDulu kami minum dari mata air di belakang rumah. Sekarang kering. Kalau mau minum, harus beli galon isi ulang. Kadang airnya datang dua hari sekali,\u201d kata Edi (45), petani setempat.<\/p><\/blockquote>\n<p><strong>Reboisasi Bukan Akhir, Tapi Awal Perbaikan<\/strong><\/p>\n<p>Program reboisasi yang dilakukan perusahaan memang terlihat hijau di permukaan. Namun tanpa pengaturan kuota pengambilan air dan pemulihan ekosistem akuifer, reboisasi hanyalah ilusi hijau (<em>greenwashing<\/em>).<\/p>\n<p>Menurut data <em>KLHK<\/em> (2023), dari 1 juta hektar kawasan reboisasi di Indonesia, hanya sekitar 20% yang memiliki fungsi ekologis signifikan dalam menjaga cadangan air tanah.<\/p>\n<p><strong>Membangun Etika Air Nasional<\/strong><\/p>\n<p>Krisis ini seharusnya membuka mata pembuat kebijakan bahwa air bukan sekadar sumber ekonomi, melainkan hak dasar dan bagian dari ekosistem kehidupan. Pemerintah perlu memperkuat regulasi eksploitasi air pegunungan dengan menempatkan masyarakat sebagai penjaga sekaligus penerima manfaat utama.<\/p>\n<p>Tanpa perubahan paradigma, air akan terus menjadi komoditas mahal yang menjauh dari rakyatnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; \u201cAir adalah kehidupan, tapi ketika kehidupan dijadikan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":15372,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis; acank| Editor; asyary","footnotes":""},"categories":[208,36],"tags":[2372,2374,2369,2382,2383],"newstopic":[],"class_list":["post-15371","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","tag-air-mineral","tag-air-minum-dalam-kemasan","tag-air-penguningan","tag-kerusakan-air-pengunungan","tag-sumber-air"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Reboisasi Tak Menyembuhkan Luka Alam: Dampak Ekologis Pengambilan Air Pegunungan - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Reboisasi Tak Menyembuhkan Luka Alam: Dampak Ekologis Pengambilan Air Pegunungan - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"&nbsp; \u201cAir adalah kehidupan, tapi ketika kehidupan dijadikan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-04T06:42:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-04T06:43:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"896\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Reboisasi Tak Menyembuhkan Luka Alam: Dampak Ekologis Pengambilan Air Pegunungan\",\"datePublished\":\"2025-11-04T06:42:39+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-04T06:43:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\\\/\"},\"wordCount\":446,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/truk-air.jpg\",\"keywords\":[\"air mineral\",\"air minum dalam kemasan\",\"air penguningan\",\"kerusakan air pengunungan\",\"sumber air\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\\\/\",\"name\":\"Reboisasi Tak Menyembuhkan Luka Alam: Dampak Ekologis Pengambilan Air Pegunungan - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/truk-air.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-04T06:42:39+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-04T06:43:37+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/truk-air.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/truk-air.jpg\",\"width\":1600,\"height\":896,\"caption\":\"Pemandangan truk tangki air melintasi jalan berbatu di lereng gunung dengan latar pepohonan muda hasil reboisasi. Kontras antara alam hijau dan jejak industri menjadi simbol luka yang belum sembuh. (ilustrasi)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/04\\\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Reboisasi Tak Menyembuhkan Luka Alam: Dampak Ekologis Pengambilan Air Pegunungan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Reboisasi Tak Menyembuhkan Luka Alam: Dampak Ekologis Pengambilan Air Pegunungan - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Reboisasi Tak Menyembuhkan Luka Alam: Dampak Ekologis Pengambilan Air Pegunungan - ppmindonesia","og_description":"&nbsp; \u201cAir adalah kehidupan, tapi ketika kehidupan dijadikan...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-11-04T06:42:39+00:00","article_modified_time":"2025-11-04T06:43:37+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":896,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Reboisasi Tak Menyembuhkan Luka Alam: Dampak Ekologis Pengambilan Air Pegunungan","datePublished":"2025-11-04T06:42:39+00:00","dateModified":"2025-11-04T06:43:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/"},"wordCount":446,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air.jpg","keywords":["air mineral","air minum dalam kemasan","air penguningan","kerusakan air pengunungan","sumber air"],"articleSection":["Berita","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/","name":"Reboisasi Tak Menyembuhkan Luka Alam: Dampak Ekologis Pengambilan Air Pegunungan - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air.jpg","datePublished":"2025-11-04T06:42:39+00:00","dateModified":"2025-11-04T06:43:37+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air.jpg","width":1600,"height":896,"caption":"Pemandangan truk tangki air melintasi jalan berbatu di lereng gunung dengan latar pepohonan muda hasil reboisasi. Kontras antara alam hijau dan jejak industri menjadi simbol luka yang belum sembuh. (ilustrasi)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/04\/reboisasi-tak-menyembuhkan-luka-alam-dampak-ekologis-pengambilan-air-pegunungan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Reboisasi Tak Menyembuhkan Luka Alam: Dampak Ekologis Pengambilan Air Pegunungan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air.jpg",1600,896,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air-1536x860.jpg",1536,860,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air.jpg",1600,896,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"&nbsp; \u201cAir adalah kehidupan, tapi ketika kehidupan dijadikan...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air.jpg",1600,896,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air.jpg",1600,896,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air.jpg",1600,896,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air-1536x860.jpg",1536,860,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air.jpg",1600,896,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/truk-air-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/nasional\/\" rel=\"category tag\">Nasional<\/a>","rttpg_excerpt":"&nbsp; \u201cAir adalah kehidupan, tapi ketika kehidupan dijadikan...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15371","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15371"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15371\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15374,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15371\/revisions\/15374"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15372"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15371"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=15371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}