{"id":15431,"date":"2025-11-07T07:08:44","date_gmt":"2025-11-07T07:08:44","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=15431"},"modified":"2025-11-07T07:11:52","modified_gmt":"2025-11-07T07:11:52","slug":"koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/","title":{"rendered":"Koperasi Merah Putih dan Krisis Etika Sosial dalam Pemberdayaan Rakyat"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">\u201cKeadilan sosial tidak akan lahir dari sistem yang membiarkan pengabdian manusia berjalan tanpa penghargaan.\u201d<br \/>\n\u2014 <em>Refleksi Penulis tentang Gerakan Koperasi Merah Putih<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>ppmindonesia.com. Jakarta<\/strong> &#8211; <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/\">Koperasi Desa\u00a0 Merah Putih<\/a> (KDMP) lahir dari gagasan luhur: menumbuhkan kemandirian ekonomi rakyat berbasis kolaborasi desa, lembaga, dan pemerintah.<br \/>\nNamun di balik semangat Merah Putih itu, tersembunyi paradoks yang mengusik nurani. Banyak pengurus koperasi di tingkat akar rumput bekerja tanpa imbalan yang layak \u2014 bahkan kerap menanggung biaya operasional dari kantong pribadi.<\/p>\n<p>Di atas kertas, koperasi disebut sebagai \u201csoko guru perekonomian nasional\u201d.<br \/>\nNamun di lapangan, para pengurus justru menjadi \u201cpahlawan sunyi\u201d yang bertahan dengan idealisme tanpa dukungan finansial memadai.<\/p>\n<p><strong>Etika Sosial yang Terabaikan<\/strong><\/p>\n<p>Fenomena ini bukan sekadar masalah ekonomi, tetapi juga <em>krisis etika sosial<\/em> dalam praktik pemberdayaan rakyat.<br \/>\nBagaimana mungkin sebuah gerakan yang mengusung nilai keadilan dan gotong royong justru menelantarkan para penggeraknya?<\/p>\n<p>Dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, sebenarnya terdapat ruang bagi pengurus untuk menerima imbalan, selama disepakati dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT).<br \/>\nNamun dalam kenyataan, banyak koperasi belum mampu menyelenggarakan RAT secara ideal, apalagi menyediakan honor untuk pengurus. Alhasil, semangat pengabdian yang seharusnya menjadi sumber kekuatan justru berubah menjadi sumber kelelahan sosial.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cMenugaskan orang untuk bekerja bagi umat tanpa memberi hak atas jerih payahnya adalah bentuk ketidakadilan yang dibungkus idealisme.\u201d<br \/>\n\u2014 <em>M. Hasan Asy\u2019ary aktifis PPM Nasional<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p><strong>Koperasi: Dari Partisipasi ke Instruksi<\/strong><\/p>\n<p>Dari perspektif komunikasi pembangunan, kondisi ini menunjukkan lemahnya komunikasi partisipatif antara pemerintah dan pelaku koperasi.<br \/>\nProgram sering datang dari atas (top-down), dengan koperasi hanya menjadi pelaksana administratif kebijakan, bukan subjek utama pembangunan ekonomi rakyat.<\/p>\n<p>Koperasi sejatinya adalah ruang partisipasi horizontal.<br \/>\nIa dibangun dari, oleh, dan untuk anggota \u2014 bukan dari atas ke bawah.<br \/>\nKetika mekanisme partisipatif itu digantikan oleh struktur komando, maka koperasi kehilangan rohnya sebagai gerakan sosial.<\/p>\n<p><strong>Perspektif Islam: Antara Amanah dan \u2018Adl<\/strong><\/p>\n<p>Dalam pandangan Islam, bekerja untuk kemaslahatan umat memang bernilai ibadah.<br \/>\nNamun keikhlasan tidak boleh dijadikan alasan untuk meniadakan keadilan.<\/p>\n<p>Nabi Muhammad SAW mengingatkan, <em>\u201cBerikanlah upah kepada pekerja sebelum keringatnya kering.\u201d<\/em><br \/>\nHadis ini bukan sekadar etika ekonomi, tetapi prinsip keadilan sosial yang menuntut penghargaan terhadap kerja manusia.<\/p>\n<p>Gerakan koperasi seharusnya menjadi pengejawantahan nilai <em>\u2018adl<\/em> (keadilan) dan <em>ihsan<\/em> (kebaikan).<br \/>\nKetika pengurus bekerja tanpa dukungan finansial, sistem itu kehilangan ruh moralnya.<\/p>\n<h3><strong>Usulan Jalan Tengah<\/strong><\/h3>\n<p>Agar koperasi tidak kehilangan arah, ada beberapa langkah yang perlu ditempuh:<\/p>\n<ol>\n<li>Masukkan komponen \u201coperasional pengurus<strong>\u201d<\/strong> dalam setiap anggaran program Koperasi Merah Putih.<br \/>\nIni bukan bentuk gaji tetap, melainkan pengakuan atas pengabdian.<\/li>\n<li>Perkuat RAT sebagai ruang demokratis.<br \/>\nRAT harus menjadi forum terbuka untuk membahas honorarium, transparansi anggaran, dan evaluasi kinerja.<\/li>\n<li>Bangun sistem kemitraan yang sejajar.<br \/>\nPemerintah dan BUMN hendaknya menempatkan koperasi bukan sebagai \u201cpelaksana proyek\u201d, melainkan mitra setara dalam pembangunan ekonomi lokal.<\/li>\n<li>Tanamkan kembali pendidikan koperasi.<br \/>\nPendidikan anggota adalah jantung koperasi. Tanpa pemahaman nilai, koperasi akan terjebak menjadi lembaga formal tanpa jiwa.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Menjaga Ruh Gotong Royong<\/strong><\/p>\n<p>Kemandirian ekonomi rakyat tidak akan tumbuh di atas pengorbanan sepihak.<br \/>\nPengurus koperasi adalah pelaku utama perubahan sosial, bukan relawan abadi yang diabaikan haknya.<\/p>\n<p>Gerakan Koperasi Merah Putih perlu kembali ke semangat aslinya: menegakkan keadilan, membangun kesejahteraan, dan menghidupkan gotong royong.<br \/>\nBekerja untuk umat memang mulia, tetapi lupa pada keadilan adalah awal dari runtuhnya makna pengabdian itu sendiri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cKeadilan sosial tidak akan lahir dari sistem yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":15432,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis; acank| Editor; asyary","footnotes":""},"categories":[208,29],"tags":[2393,2397,1138,1430],"newstopic":[],"class_list":["post-15431","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-opini","tag-ekonomi-rakyat","tag-keadilan-ekonomi","tag-koperasi-desa-merah-putih","tag-pemberdayaan-desa"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Koperasi Merah Putih dan Krisis Etika Sosial dalam Pemberdayaan Rakyat - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Koperasi Merah Putih dan Krisis Etika Sosial dalam Pemberdayaan Rakyat - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u201cKeadilan sosial tidak akan lahir dari sistem yang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-07T07:08:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-07T07:11:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1472\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"832\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/07\\\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/07\\\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Koperasi Merah Putih dan Krisis Etika Sosial dalam Pemberdayaan Rakyat\",\"datePublished\":\"2025-11-07T07:08:44+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-07T07:11:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/07\\\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\\\/\"},\"wordCount\":524,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/07\\\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/rapat-koperasi-1.jpg\",\"keywords\":[\"ekonomi rakyat\",\"keadilan ekonomi\",\"koperasi desa merah putih\",\"pemberdayaan desa\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/07\\\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/07\\\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\\\/\",\"name\":\"Koperasi Merah Putih dan Krisis Etika Sosial dalam Pemberdayaan Rakyat - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/07\\\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/07\\\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/rapat-koperasi-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-07T07:08:44+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-07T07:11:52+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/07\\\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/07\\\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/07\\\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/rapat-koperasi-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/rapat-koperasi-1.jpg\",\"width\":1472,\"height\":832,\"caption\":\"Empat pengurus koperasi desa berdiskusi di ruang sederhana, menggambarkan semangat gotong royong di tengah keterbatasan. (Ilustrasi)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/07\\\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Koperasi Merah Putih dan Krisis Etika Sosial dalam Pemberdayaan Rakyat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Koperasi Merah Putih dan Krisis Etika Sosial dalam Pemberdayaan Rakyat - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Koperasi Merah Putih dan Krisis Etika Sosial dalam Pemberdayaan Rakyat - ppmindonesia","og_description":"\u201cKeadilan sosial tidak akan lahir dari sistem yang...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-11-07T07:08:44+00:00","article_modified_time":"2025-11-07T07:11:52+00:00","og_image":[{"width":1472,"height":832,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Koperasi Merah Putih dan Krisis Etika Sosial dalam Pemberdayaan Rakyat","datePublished":"2025-11-07T07:08:44+00:00","dateModified":"2025-11-07T07:11:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/"},"wordCount":524,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1.jpg","keywords":["ekonomi rakyat","keadilan ekonomi","koperasi desa merah putih","pemberdayaan desa"],"articleSection":["Berita","Opini"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/","name":"Koperasi Merah Putih dan Krisis Etika Sosial dalam Pemberdayaan Rakyat - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1.jpg","datePublished":"2025-11-07T07:08:44+00:00","dateModified":"2025-11-07T07:11:52+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1.jpg","width":1472,"height":832,"caption":"Empat pengurus koperasi desa berdiskusi di ruang sederhana, menggambarkan semangat gotong royong di tengah keterbatasan. (Ilustrasi)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/07\/koperasi-merah-putih-dan-krisis-etika-sosial-dalam-pemberdayaan-rakyat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Koperasi Merah Putih dan Krisis Etika Sosial dalam Pemberdayaan Rakyat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1.jpg",1472,832,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1.jpg",1472,832,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1.jpg",1472,832,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1-200x113.jpg",200,113,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"\u201cKeadilan sosial tidak akan lahir dari sistem yang...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1.jpg",1472,832,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1.jpg",1472,832,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1.jpg",1472,832,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1.jpg",1472,832,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1.jpg",1472,832,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/rapat-koperasi-1-200x113.jpg",200,113,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/opini\/\" rel=\"category tag\">Opini<\/a>","rttpg_excerpt":"\u201cKeadilan sosial tidak akan lahir dari sistem yang...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15431","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15431"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15431\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15436,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15431\/revisions\/15436"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15432"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15431"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15431"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15431"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=15431"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}