{"id":15701,"date":"2025-11-26T15:49:53","date_gmt":"2025-11-26T15:49:53","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=15701"},"modified":"2025-11-26T15:50:33","modified_gmt":"2025-11-26T15:50:33","slug":"hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/","title":{"rendered":"Hawa yang Tidak Disebut: Mengapa Al-Qur\u2019an Tak Menceritakan \u201cEva\u201d Seperti Al-Kitab?"},"content":{"rendered":"<p><strong>ppmindonesia.com.Jakarta<\/strong> &#8211; Dalam tradisi Yahudi-Kristen, kisah kejatuhan manusia selalu menampilkan dua tokoh utama: <strong>Adam dan Hawa (Eve)<\/strong>. <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/\">Hawa<\/a> digambarkan sebagai pihak yang lebih dulu tergoda, pembujuk Adam, atau penyebab awal dosa warisan. Namun, menariknya, Al-Qur\u2019an tidak pernah menyebut nama \u201cHawa\u201d satu kali pun.<\/p>\n<p>Mengapa kitab suci yang sangat rinci dalam banyak hal justru tidak menarasikan \u201cHawa\u201d?<br \/>\nMengapa Al-Qur\u2019an memilih pendekatan yang sangat berbeda dari Al-Kitab?<br \/>\nApakah ini sekadar gaya naratif\u2014atau sebuah koreksi teologis?<\/p>\n<p>Artikel ini mencoba menjawabnya melalui kajian Qur\u2019an bil Qur\u2019an (al-Qur\u2019\u00e2n yufassiru ba\u2018\u1e0duh\u00fb ba\u2018\u1e0dan) serta pendekatan syahida, yaitu membaca ayat dengan kesaksian ayat-ayat lain.<\/p>\n<p><strong>Al-Qur\u2019an Menolak Menyalahkan Perempuan<\/strong><\/p>\n<p>Dalam beberapa kisah penciptaan, Al-Qur\u2019an menggunakan bentuk <strong>dual<\/strong> (\u0645\u064f\u062b\u064e\u0646\u0651\u0649) atau bentuk jamak, menunjukkan bahwa <strong>A<\/strong>dam dan pasangannya sama-sama bertanggung jawab, tanpa menempatkan salah satu sebagai biang kesalahan.<\/p>\n<p>Contoh paling jelas:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0641\u064e\u0623\u064e\u0632\u064e\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u064e\u0627 \u0627\u0644\u0634\u0651\u064e\u064a\u0652\u0637\u064e\u0627\u0646\u064f \u0639\u064e\u0646\u0652\u0647\u064e\u0627<\/strong><br \/>\n<em>\u201cLalu setan membuat keduanya tergelincir darinya.\u201d <\/em><em>(QS Al-Baqarah 2:36)<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Ayat ini sangat tegas: keduanya (hum\u0101), bukan Hawa seorang diri.<\/p>\n<p>Bandingkan dengan narasi Perjanjian Lama (Kejadian 3:6) yang menyalahkan perempuan lebih dulu dan menjadikannya sumber godaan. Al-Qur\u2019an menolak model naratif yang bias patriarki tersebut.<\/p>\n<p>Karena itu, menyebut nama \u201cHawa\u201d\u2014yang sarat beban teologis dalam tradisi sebelumnya\u2014tidak diperlukan.<\/p>\n<p><strong>Fokus Al-Qur\u2019an Bukan pada Identitas, Tapi Pesan Moral<\/strong><\/p>\n<p>Dalam seluruh kisah Al-Qur\u2019an, figur perempuan disebut <strong>hanya bila terkait pesan moral atau teladan<\/strong>:<\/p>\n<ul>\n<li>Maryam (ketulusan dan spiritualitas)<\/li>\n<li>Istri Firaun (keberanian)<\/li>\n<li>Ibu Musa (tawakkal)<\/li>\n<li>Ratu Saba\u2019 (kepemimpinan dan kecerdasan)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dalam kasus istri Adam, pesannya bukan tentang karakter perempuan, melainkan: asal-usul manusia, tanggung jawab moral, konsekuensi pilihan bebas.<\/p>\n<p>Karena itu, nama tidak menjadi penting.<\/p>\n<p>Bentuk penyebutan Al-Qur\u2019an:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u064a\u064e\u0627 \u0622\u062f\u064e\u0645\u064f \u0627\u0633\u0652\u0643\u064f\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0646\u0652\u062a\u064e \u0648\u064e\u0632\u064e\u0648\u0652\u062c\u064f\u0643\u064e \u0627\u0644\u0652\u062c\u064e\u0646\u0651\u064e\u0629\u064e<\/strong><br \/>\n<em>\u201cWahai Adam, tinggallah engkau dan <strong>istrimu<\/strong> di surga.\u201d<\/em><br \/>\n<em>(QS Al-A\u2018raf 7:19)<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Kata \u201c<strong>zauj<\/strong>\u201d menggambarkan relasi setara dan berpasangan, bukan hierarkis.<\/p>\n<p><strong>Al-Qur\u2019an Menghapus Doktrin \u201cDosa Warisan\u201d<\/strong><\/p>\n<p>Salah satu tujuan utama Al-Qur\u2019an dalam koreksi narasi Biblikal adalah<strong> menghapus dogma dosa warisan.<\/strong><br \/>\nKisah Adam\u2013pasangan dalam Al-Qur\u2019an tidak diposisikan sebagai tragedi kosmis yang menurunkan dosa ke anak cucu.<\/p>\n<p>Al-Qur\u2019an dengan tegas menyatakan:<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u062b\u064f\u0645\u0651\u064e \u0627\u062c\u0652\u062a\u064e\u0628\u064e\u0627\u0647\u064f \u0631\u064e\u0628\u0651\u064f\u0647\u064f \u0641\u064e\u062a\u064e\u0627\u0628\u064e \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0647\u0650<\/strong><br \/>\n<em>\u201cKemudian Tuhannya memilih Adam dan menerima tobatnya.\u201d <\/em><em>(QS \u1e6c\u0101h\u0101 20:122)<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Dengan demikian: tidak ada dosa bawaan, tidak ada perempuan sebagai sumber kutukan, tidak ada keturunan yang menanggung kesalahan leluhur.<\/p>\n<p>Menyebut nama \u201cHawa\u201d dengan konteks lama justru melanggengkan teologi yang sudah dibatalkan oleh wahyu Qur\u2019ani.<\/p>\n<p><strong>Ketika Al-Qur\u2019an Tidak Menyebut Nama, Itu Biasanya Pilihan Editorial Ilahi<\/strong><\/p>\n<p>Ada pola dalam Al-Qur\u2019an:<\/p>\n<p>Nama disebut ketika bagian dari pesan. Misal: Musa, Ibrahim, Maryam.<\/p>\n<p>Nama dihilangkan ketika yang ditekankan adalah universalitas.<\/p>\n<p>Misal:<\/p>\n<ul>\n<li>istri Adam,<\/li>\n<li>istri Nuh dan istri Lut,<\/li>\n<li>pengasuh Musa,<\/li>\n<li>pemuda Ashabul Kahfi,<\/li>\n<li>keluarga Imran (ayahnya tak disebut).<\/li>\n<\/ul>\n<p>Absennya nama \u201cHawa\u201d adalah cara Al-Qur\u2019an mengatakan:<\/p>\n<p><strong>\u201c<\/strong>Kisah ini milik seluruh manusia, bukan mitos gender tertentu.&#8221;<\/p>\n<p><strong>Al-Qur\u2019an Mengangkat Martabat Perempuan dari Warisan Narasi Lama<\/strong><\/p>\n<p>Tidak seperti narasi lama yang memusatkan kesalahan pada perempuan, Al-Qur\u2019an meluruskan posisi perempuan sebagai:<\/p>\n<p>a. Makhluk bermartabat dan setara<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0648\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e\u062f\u0652 \u0643\u064e\u0631\u0651\u064e\u0645\u0652\u0646\u064e\u0627 \u0628\u064e\u0646\u0650\u064a \u0622\u062f\u064e\u0645\u064e<\/strong><br \/>\n<em>\u201cSungguh, Kami memuliakan anak cucu Adam.\u201d <\/em><em>(QS Al-Isr\u0101\u2019 17:70)<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Ini mencakup laki-laki dan perempuan secara setara.<\/p>\n<p>b. Makhluk yang diberi akal dan kehendak<\/p>\n<p>Tidak ada ayat Al-Qur\u2019an yang menampilkan perempuan sebagai penyebab kejatuhan moral dunia.<\/p>\n<p>c. Pasangan hidup, bukan sumber godaan<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u0647\u064f\u0646\u0651\u064e \u0644\u0650\u0628\u064e\u0627\u0633\u064c \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0623\u064e\u0646\u0652\u062a\u064f\u0645\u0652 \u0644\u0650\u0628\u064e\u0627\u0633\u064c \u0644\u064e\u0647\u064f\u0646\u0651\u064e<\/strong><br \/>\n<em>\u201cMereka (perempuan) adalah pakaian bagi kalian, dan kalian pakaian bagi mereka.\u201d <\/em><em>(QS Al-Baqarah 2:187)<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Relasi pakaian adalah relasi saling menutupi, melindungi, dan mendekat.<\/p>\n<p><strong>Al-Qur\u2019an Memperbaiki Narasi, Bukan Menyalinnya<\/strong><\/p>\n<p>Alih-alih mengulang cerita Biblikal secara mentah, Al-Qur\u2019an melakukan:<\/p>\n<ol>\n<li>Koreksi teologis, Menghapus dosa warisan.<\/li>\n<li>Koreksi moral Menghapus blame terhadap perempuan.<\/li>\n<li>Koreksi filosofis Menekankan tanggung jawab individu.<\/li>\n<li>Koreksi naratif, Menghapus unsur-unsur yang berpotensi salah paham\u2014termasuk nama yang terbebani makna patriarkal.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Ketidakhadiran \u201cHawa\u201d Adalah Pesan, Bukan Kekurangan<\/strong><\/p>\n<p>Absennya nama \u201cHawa\u201d menunjukkan:<\/p>\n<ol>\n<li>Al-Qur\u2019an egaliter, tidak menyalahkan perempuan.<\/li>\n<li>Al-Qur\u2019an tidak melanjutkan teologi yang bias gender.<\/li>\n<li>Pasangan Adam bukan simbol dosa, tetapi simbol kemanusiaan.<\/li>\n<li>Kisah ini bukan kisah perempuan vs laki-laki, tetapi kisah manusia sebagai makhluk yang memilih dan bertanggung jawab.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan tidak menyebut nama Hawa, Al-Qur\u2019an mengembalikan narasi penciptaan kepada: kemanusiaan, kesetaraan, dan rahmat.<\/p>\n<p>Itulah keindahan dan keunikannya sebagai kitab petunjuk.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam tradisi Yahudi-Kristen, kisah kejatuhan manusia&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15702,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Kajian Syahida \u2013 Qur\u2019an bil Qur\u2019an| Oleh; syahida","footnotes":""},"categories":[208,1],"tags":[1709,2061],"newstopic":[],"class_list":["post-15701","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-hikmah","tag-hawa","tag-perempuan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Hawa yang Tidak Disebut: Mengapa Al-Qur\u2019an Tak Menceritakan \u201cEva\u201d Seperti Al-Kitab? - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hawa yang Tidak Disebut: Mengapa Al-Qur\u2019an Tak Menceritakan \u201cEva\u201d Seperti Al-Kitab? - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam tradisi Yahudi-Kristen, kisah kejatuhan manusia...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-26T15:49:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-26T15:50:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1184\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"672\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"mhasan.asyary\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"mhasan.asyary\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/26\\\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/26\\\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"mhasan.asyary\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543\"},\"headline\":\"Hawa yang Tidak Disebut: Mengapa Al-Qur\u2019an Tak Menceritakan \u201cEva\u201d Seperti Al-Kitab?\",\"datePublished\":\"2025-11-26T15:49:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-26T15:50:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/26\\\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\\\/\"},\"wordCount\":660,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/26\\\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Hawa.jpg\",\"keywords\":[\"hawa\",\"perempuan\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Hikmah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/26\\\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/26\\\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\\\/\",\"name\":\"Hawa yang Tidak Disebut: Mengapa Al-Qur\u2019an Tak Menceritakan \u201cEva\u201d Seperti Al-Kitab? - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/26\\\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/26\\\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Hawa.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-26T15:49:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-26T15:50:33+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/26\\\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/26\\\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/26\\\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Hawa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Hawa.jpg\",\"width\":1184,\"height\":672},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/11\\\/26\\\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hawa yang Tidak Disebut: Mengapa Al-Qur\u2019an Tak Menceritakan \u201cEva\u201d Seperti Al-Kitab?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543\",\"name\":\"mhasan.asyary\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"mhasan.asyary\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/mhasan-asyary\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hawa yang Tidak Disebut: Mengapa Al-Qur\u2019an Tak Menceritakan \u201cEva\u201d Seperti Al-Kitab? - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hawa yang Tidak Disebut: Mengapa Al-Qur\u2019an Tak Menceritakan \u201cEva\u201d Seperti Al-Kitab? - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam tradisi Yahudi-Kristen, kisah kejatuhan manusia...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-11-26T15:49:53+00:00","article_modified_time":"2025-11-26T15:50:33+00:00","og_image":[{"width":1184,"height":672,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"mhasan.asyary","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"mhasan.asyary","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/"},"author":{"name":"mhasan.asyary","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543"},"headline":"Hawa yang Tidak Disebut: Mengapa Al-Qur\u2019an Tak Menceritakan \u201cEva\u201d Seperti Al-Kitab?","datePublished":"2025-11-26T15:49:53+00:00","dateModified":"2025-11-26T15:50:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/"},"wordCount":660,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa.jpg","keywords":["hawa","perempuan"],"articleSection":["Berita","Hikmah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/","name":"Hawa yang Tidak Disebut: Mengapa Al-Qur\u2019an Tak Menceritakan \u201cEva\u201d Seperti Al-Kitab? - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa.jpg","datePublished":"2025-11-26T15:49:53+00:00","dateModified":"2025-11-26T15:50:33+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa.jpg","width":1184,"height":672},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/11\/26\/hawa-yang-tidak-disebut-mengapa-al-quran-tak-menceritakan-eva-seperti-al-kitab\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hawa yang Tidak Disebut: Mengapa Al-Qur\u2019an Tak Menceritakan \u201cEva\u201d Seperti Al-Kitab?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543","name":"mhasan.asyary","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","caption":"mhasan.asyary"},"sameAs":["https:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa.jpg",1184,672,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa.jpg",1184,672,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa.jpg",1184,672,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa-200x114.jpg",200,114,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"mhasan.asyary","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam tradisi Yahudi-Kristen, kisah kejatuhan manusia...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa.jpg",1184,672,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa.jpg",1184,672,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa.jpg",1184,672,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa.jpg",1184,672,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa.jpg",1184,672,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Hawa-200x114.jpg",200,114,true]},"rttpg_author":{"display_name":"mhasan.asyary","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/hikmah\/\" rel=\"category tag\">Hikmah<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta &#8211; Dalam tradisi Yahudi-Kristen, kisah kejatuhan manusia...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15701","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15701"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15701\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15704,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15701\/revisions\/15704"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15702"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15701"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15701"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15701"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=15701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}