{"id":15848,"date":"2025-12-13T07:28:14","date_gmt":"2025-12-13T07:28:14","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=15848"},"modified":"2025-12-13T07:29:37","modified_gmt":"2025-12-13T07:29:37","slug":"di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/","title":{"rendered":"Di Balik Konflik PBNU: Kekuasaan Ormas, Tambang, dan Bayang-Bayang Politik"},"content":{"rendered":"<p><strong>ppmindonesia.com.Jakarta- <\/strong>\u00a0Konflik internal <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/\">Pengurus Besar Nahdlatul Ulama<\/a> (PBNU) kian mengemuka dan menyeret organisasi Islam terbesar di Indonesia itu ke pusaran dualisme kepemimpinan.<\/p>\n<p>Polemik ini tidak hanya berkutat pada persoalan teknis organisasi, tetapi juga menyentuh irisan kepentingan kekuasaan ormas, ekonomi tambang, dan dinamika politik nasional menjelang Muktamar NU 2026.<\/p>\n<p>Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menanggapi dugaan bahwa konsesi tambang menjadi pemicu utama konflik. Menurutnya, isu tersebut memang mungkin menjadi salah satu faktor, namun bukan satu-satunya sebab.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Mungkin saja, tapi bukan cuma itu. Ada yang lain karena ini persoalan kompleks,&#8221; ujar Gus Yahya usai rapat koordinasi PBNU di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (11\/12\/2025).<\/p><\/blockquote>\n<p>Gus Yahya menegaskan, konflik yang terjadi tidak bisa disederhanakan sebagai pertarungan kepentingan ekonomi semata. Ia menilai persoalan di tubuh PBNU merupakan akumulasi berbagai masalah yang saling terkait.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/#Opsi_Mengembalikan_Konsesi_Tambang\" >Opsi Mengembalikan Konsesi Tambang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/#Dua_Faksi_Kepengurusan\" >Dua Faksi Kepengurusan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/#Upaya_Islah_yang_Buntu\" >Upaya Islah yang Buntu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/#Bayang-Bayang_Politik_Jelang_Muktamar\" >Bayang-Bayang Politik Jelang Muktamar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/#Tambang_dan_Kepentingan_Ekonomi\" >Tambang dan Kepentingan Ekonomi<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Opsi_Mengembalikan_Konsesi_Tambang\"><\/span>Opsi Mengembalikan Konsesi Tambang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Di tengah sorotan publik terhadap kebijakan pemberian konsesi tambang kepada ormas keagamaan, Gus Yahya menyatakan pihaknya tidak keberatan apabila PBNU diminta mengembalikan konsesi tersebut kepada pemerintah. Namun, ia menekankan bahwa keputusan itu harus melalui mekanisme kolektif.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Iya, itu tidak masalah. Tapi semua harus dibicarakan bersama, karena keputusannya ini juga keputusan bersama,&#8221; katanya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Pernyataan ini disampaikan Gus Yahya di tengah tudingan bahwa kepentingan ekonomi tambang telah memperlebar jurang konflik internal PBNU.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dua_Faksi_Kepengurusan\"><\/span>Dua Faksi Kepengurusan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Konflik PBNU memuncak setelah Rapat Pleno Syuriyah yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, pada 9\u201310 Desember 2025. Rapat tersebut menetapkan Zulfa Mustofa sebagai penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU menggantikan Gus Yahya.<\/p>\n<p>Keputusan ini memicu munculnya dua faksi kepengurusan. Faksi pertama adalah kelompok yang mengakui hasil rapat pleno tersebut dan didukung sejumlah tokoh nasional, di antaranya mantan Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.<\/p>\n<p>Sementara itu, faksi kedua adalah kepengurusan PBNU di bawah Gus Yahya yang tetap berkantor di Jalan Kramat Raya, Jakarta. Sejumlah pengurus dan tokoh PBNU, termasuk Ulil Abshar Abdalla, berada dalam barisan ini.<\/p>\n<p>Gus Yahya menilai rapat pleno di Hotel Sultan tidak memiliki legitimasi. Menurutnya, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Harian Syuriyah di Hotel Aston pada 20 November 2025 yang sejak awal dinilainya melampaui kewenangan struktural Syuriyah.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Kalau dari pangkalnya tidak diterima, maka seterusnya yang didasarkan pada pangkal itu tidak bisa diterima,&#8221; ujar Gus Yahya.<\/p><\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Upaya_Islah_yang_Buntu\"><\/span>Upaya Islah yang Buntu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Gus Yahya mengaku telah berulang kali berupaya membuka ruang dialog dengan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Ia bahkan menyebut telah mengutus perwakilan dan menemui Wakil Rais Aam PBNU KH Afifuddin Muhajir untuk meminta waktu komunikasi.<\/p>\n<p>Namun, hingga kini, upaya tersebut belum membuahkan hasil.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Kami sudah mengirim utusan untuk bisa berkomunikasi dengan Rais Aam, tapi belum ada jawaban,&#8221; katanya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Meski demikian, Gus Yahya menegaskan pihaknya tidak ingin konflik ini dipersepsikan sebagai pertarungan kubu.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Kami tidak menyikapi masalah ini sebagai kubu-mengkubu. Kami hanya ingin mempertahankan integritas tatanan organisasi,&#8221; ujarnya.<\/p><\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bayang-Bayang_Politik_Jelang_Muktamar\"><\/span>Bayang-Bayang Politik Jelang Muktamar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pengamat politik dari Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai konflik internal PBNU tidak bisa dilepaskan dari konteks politik nasional. Menurutnya, dinamika ini mencerminkan pertarungan elite menjelang Muktamar NU 2026.<\/p>\n<p>Ia menyoroti persepsi kedekatan Gus Yahya dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai salah satu faktor yang memperkeruh suasana. Manuver untuk melemahkan figur-figur yang diasosiasikan dengan pemerintahan sebelumnya dinilai turut mendorong eskalasi konflik.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;NU adalah ormas besar. Menguasai PBNU berarti memiliki modal politik yang sangat signifikan,&#8221; kata Arifki.<\/p><\/blockquote>\n<p>Menurutnya, setiap pergantian rezim kekuasaan nasional hampir selalu diikuti oleh reposisi politik di tubuh ormas-ormas besar, termasuk NU.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tambang_dan_Kepentingan_Ekonomi\"><\/span>Tambang dan Kepentingan Ekonomi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Selain faktor politik, Arifki melihat kebijakan konsesi tambang sebagai ranah baru perebutan pengaruh di PBNU. Kepentingan ekonomi dinilai membuka ruang masuknya aktor-aktor bisnis yang memiliki kepentingan terhadap arah kepemimpinan ormas.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Kalau dulu konflik lebih banyak di level kekuasaan organisasi, sekarang ada irisan kepentingan ekonomi yang besar,&#8221; ujarnya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Gus Yahya sendiri mengakui kompleksitas persoalan tersebut. Namun ia menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan konflik dengan berpegang pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD\/ART) NU, sebagaimana arahan para kiai sepuh Mustasyar NU.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Jalankan AD\/ART apa adanya, jangan ditekuk-tekuk,&#8221; kata Gus Yahya menirukan pesan para kiai.<\/p><\/blockquote>\n<p>Di tengah eskalasi konflik, publik NU kini menanti apakah jalan islah masih terbuka, atau PBNU akan terus berada dalam pusaran dualisme kepemimpinan yang berpotensi menggerus marwah jam\u2019iyah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ppmindonesia.com.Jakarta- \u00a0Konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":15849,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis: acank | Editor: asyary |","footnotes":""},"categories":[208,36],"tags":[2493,2496,308],"newstopic":[],"class_list":["post-15848","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","tag-dualisme-kepemimpinan-pbnu","tag-konflik-pbnu","tag-pbnu"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Di Balik Konflik PBNU: Kekuasaan Ormas, Tambang, dan Bayang-Bayang Politik - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Di Balik Konflik PBNU: Kekuasaan Ormas, Tambang, dan Bayang-Bayang Politik - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ppmindonesia.com.Jakarta- \u00a0Konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-13T07:28:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-12-13T07:29:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"896\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\"},\"headline\":\"Di Balik Konflik PBNU: Kekuasaan Ormas, Tambang, dan Bayang-Bayang Politik\",\"datePublished\":\"2025-12-13T07:28:14+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-13T07:29:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\\\/\"},\"wordCount\":692,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/koflik-pbnu.jpg\",\"keywords\":[\"dualisme kepemimpinan pbnu\",\"konflik pbnu\",\"pbnu\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\\\/\",\"name\":\"Di Balik Konflik PBNU: Kekuasaan Ormas, Tambang, dan Bayang-Bayang Politik - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/koflik-pbnu.jpg\",\"datePublished\":\"2025-12-13T07:28:14+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-13T07:29:37+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/koflik-pbnu.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/koflik-pbnu.jpg\",\"width\":1600,\"height\":896},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Di Balik Konflik PBNU: Kekuasaan Ormas, Tambang, dan Bayang-Bayang Politik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Di Balik Konflik PBNU: Kekuasaan Ormas, Tambang, dan Bayang-Bayang Politik - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Di Balik Konflik PBNU: Kekuasaan Ormas, Tambang, dan Bayang-Bayang Politik - ppmindonesia","og_description":"ppmindonesia.com.Jakarta- \u00a0Konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2025-12-13T07:28:14+00:00","article_modified_time":"2025-12-13T07:29:37+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":896,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c"},"headline":"Di Balik Konflik PBNU: Kekuasaan Ormas, Tambang, dan Bayang-Bayang Politik","datePublished":"2025-12-13T07:28:14+00:00","dateModified":"2025-12-13T07:29:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/"},"wordCount":692,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu.jpg","keywords":["dualisme kepemimpinan pbnu","konflik pbnu","pbnu"],"articleSection":["Berita","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/","name":"Di Balik Konflik PBNU: Kekuasaan Ormas, Tambang, dan Bayang-Bayang Politik - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu.jpg","datePublished":"2025-12-13T07:28:14+00:00","dateModified":"2025-12-13T07:29:37+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu.jpg","width":1600,"height":896},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2025\/12\/13\/di-balik-konflik-pbnu-kekuasaan-ormas-tambang-dan-bayang-bayang-politik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Di Balik Konflik PBNU: Kekuasaan Ormas, Tambang, dan Bayang-Bayang Politik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/d111b654829f14d51fe25661c2bcb08c","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a7d9925fce8500665e7cbe6ef4490beafdd31309526c2f30d6556cbb89ce6e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu.jpg",1600,896,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu-1536x860.jpg",1536,860,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu.jpg",1600,896,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta- \u00a0Konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu.jpg",1600,896,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu.jpg",1600,896,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu.jpg",1600,896,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu-1536x860.jpg",1536,860,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu.jpg",1600,896,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/koflik-pbnu-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/redaksi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/nasional\/\" rel=\"category tag\">Nasional<\/a>","rttpg_excerpt":"ppmindonesia.com.Jakarta- \u00a0Konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15848","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15848"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15848\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15851,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15848\/revisions\/15851"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15849"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15848"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15848"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15848"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=15848"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}