{"id":16548,"date":"2026-01-30T08:28:07","date_gmt":"2026-01-30T08:28:07","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=16548"},"modified":"2026-01-30T09:38:30","modified_gmt":"2026-01-30T09:38:30","slug":"hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/","title":{"rendered":"Hidup dalam Nostalgia atau Menjawab Zaman? Refleksi 41 Tahun PPM"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta|PPMIndonesia.com \u2014<\/strong> Usia panjang tidak selalu identik dengan daya hidup. Di tengah perubahan sosial yang kian cepat, organisasi masyarakat sipil dihadapkan pada tantangan yang sama: bertahan sebagai struktur, atau terus bergerak sebagai gerakan. Pertanyaan itulah yang mengemuka dalam refleksi <strong>41 tahun Pusat Peranserta Masyarakat (PPM) <\/strong>30 January 1985 &#8211; 30 January 2026, organisasi pemberdayaan masyarakat yang lahir dari pergulatan sosial era 1980-an., (30 January 1985 H, 9 Jumada Al Awal 1405 &#8211; 30 January 2026, 11 Syakban 1447)<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/\">PPM<\/a> berdiri pada awal dekade 1980, ketika ruang kritik di kampus menyempit akibat kebijakan Normalisasi Kehidupan Kampus\u2013Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK\u2013BKK). Sejumlah aktivis memilih jalur alternatif: turun ke masyarakat, membangun kekuatan rakyat dari bawah, dan menjadikan kerja nyata sebagai bentuk dakwah sosial atau <em>dakwah bil hal<\/em>.<\/p>\n<p>Sejak awal, PPM tidak memposisikan diri sebagai organisasi administratif semata. Ia tumbuh sebagai gerakan nilai yang hadir bersama pemulung, pedagang kecil, petani, pesantren, dan komunitas budaya. Dalam fase awal itu, PPM dikenal aktif mendampingi kelompok-kelompok masyarakat yang berada di pinggiran kebijakan negara dan pasar.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/#Tantangan_Stagnasi_dan_Regenerasi\" >Tantangan Stagnasi dan Regenerasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/#Capaian_di_Tengah_Keterbatasan\" >Capaian di Tengah Keterbatasan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/#Pernyataan_Sikap_Menjawab_Zaman\" >Pernyataan Sikap: Menjawab Zaman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/#Menjaga_Relevansi_Gerakan\" >Menjaga Relevansi Gerakan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tantangan_Stagnasi_dan_Regenerasi\"><\/span><strong>Tantangan Stagnasi dan Regenerasi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Namun perjalanan panjang juga membawa tantangan. Memasuki awal 2000-an, aktivitas pemberdayaan PPM mengalami perlambatan. Sejumlah badan otonom tidak lagi aktif, sementara proses kaderisasi berjalan tidak berkelanjutan. Organisasi tetap bertahan secara struktural, tetapi daya jangkau gerakannya melemah.<\/p>\n<p>\u201cKondisi ini tidak hanya dialami PPM, tetapi banyak organisasi masyarakat sipil yang lahir dari idealisme kuat, lalu terjebak dalam rutinitas struktural,\u201d kata Fajar Riza Ul Haq (Ketua Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis\/LKKS PP Muhammadiyah)<\/p>\n<p>Situasi tersebut mendorong PPM melakukan evaluasi internal. Momentum penting terjadi melalui Penasluar Biasa (PLB) PPM pada 2021 di Jombang, Jawa Timur. Forum tersebut memutuskan kembali ke model kepemimpinan Presidium Kolektif-Kolegial, menggantikan pola Ketua Umum yang berlaku sebelumnya. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat kepemimpinan partisipatif dan tanggung jawab kolektif.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Capaian_di_Tengah_Keterbatasan\"><\/span><strong>Capaian di Tengah Keterbatasan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Meski perubahan struktural belum sepenuhnya menjawab tantangan, PPM mencatat sejumlah capaian dalam periode 2021\u20132025. Hingga 2025, organisasi ini telah membentuk <strong>1<\/strong>5 kepengurusan wilayah dan sekitar 30 kepengurusan daerah di berbagai provinsi dan kabupaten\/kota.<\/p>\n<p>PPM juga mulai memperluas jejaring internasional melalui pembentukan <strong>PPM Madani Malaysia<\/strong>. Pada 2024, PPM Indonesia dan PPM Malaysia menggelar <strong>Workshop Bersama<\/strong> yang melibatkan pelaku UMKM dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan Brunei Darussalam. Kegiatan tersebut diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan UMKM rumpun Melayu.<\/p>\n<p>Di tingkat nasional, PPM melakukan penataan ulang badan-badan otonom, membentuk Koperasi Peranserta Masyarakat (KOPERMAS), mengembangkan Lembaga Wakaf Ummatan Washatan,Istitut Pengembangan Masyarakat (IPAMA)\u00a0 serta mendorong kembali model pesantren kejuruan\u00a0 MA Ummatan Wasyathan sebagai bagian dari upaya penguatan kemandirian ekonomi dan pendidikan vokasional.<\/p>\n<p>Di bidang kaderisasi, PPM mulai kembali menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan kader pemberdayaan masyarakat di beberapa daerah, seperti Lombok (NTB) dan Bekasi (Jawa Barat).<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pernyataan_Sikap_Menjawab_Zaman\"><\/span><strong>Pernyataan Sikap: Menjawab Zaman<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dalam refleksi 41 tahun perjalanannya, PPM menegaskan sikap untuk tidak berhenti pada romantisme sejarah. PPM menyatakan komitmen untuk tetap menjadi gerakan peranserta masyarakat, memperkuat kaderisasi, serta membuka ruang bagi generasi baru agar nilai-nilai pemberdayaan tetap relevan dengan tantangan zaman.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cSejarah adalah fondasi, tetapi bukan tempat bersembunyi. Nilai-nilai PPM harus terus diuji dan dihadirkan dalam kerja nyata,\u201d demikian salah satu poin sikap resmi PPM.<\/p><\/blockquote>\n<p>PPM juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas komunitas, lintas sektor, dan lintas negara sebagai strategi menjawab persoalan ketimpangan ekonomi, krisis sosial, dan perubahan akibat teknologi digital.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menjaga_Relevansi_Gerakan\"><\/span><strong>Menjaga Relevansi Gerakan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Refleksi ini menempatkan PPM pada pilihan yang tidak sederhana: hidup dalam nostalgia masa lalu atau menjawab tantangan zaman dengan keberanian berbenah. Dalam konteks masyarakat yang terus berubah, keberlangsungan organisasi tidak lagi ditentukan oleh usia, melainkan oleh kemampuannya membaca realitas dan berpihak pada persoalan nyata masyarakat.<\/p>\n<p>Di usia 41 tahun, PPM menegaskan bahwa sejarah bukan untuk dipuja tanpa kritik, melainkan untuk dilanjutkan. Apakah organisasi ini akan kembali menemukan bentuknya sebagai gerakan yang hidup, waktu dan konsistensi kerja nyata yang akan menjawabnya.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Atas Nama PPM Nasional<\/strong><br \/>\n<strong>Presidium PPM Nasional Periode 2022\u20132027:<\/strong><br \/>\nEko Suryono \u2022 Farid Fathoni \u2022 Anas Hidayat \u2022 Nurhasan Ashari \u2022 Maesaroh<\/p><\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta|PPMIndonesia.com \u2014 Usia panjang tidak selalu identik dengan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16549,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis; emha| Editor; asyary","footnotes":""},"categories":[208,36],"tags":[2719,2720,2718,857],"newstopic":[],"class_list":["post-16548","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","tag-41-ppm","tag-milad-41","tag-milad-ppm-41","tag-pusat-peranserta-masyarakat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Hidup dalam Nostalgia atau Menjawab Zaman? Refleksi 41 Tahun PPM - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hidup dalam Nostalgia atau Menjawab Zaman? Refleksi 41 Tahun PPM - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta|PPMIndonesia.com \u2014 Usia panjang tidak selalu identik dengan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-30T08:28:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-30T09:38:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1344\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"mhasan.asyary\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"mhasan.asyary\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"mhasan.asyary\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543\"},\"headline\":\"Hidup dalam Nostalgia atau Menjawab Zaman? Refleksi 41 Tahun PPM\",\"datePublished\":\"2026-01-30T08:28:07+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-30T09:38:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\\\/\"},\"wordCount\":627,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/ppmnostalgia-1.jpg\",\"keywords\":[\"41 ppm\",\"milad 41\",\"milad ppm 41\",\"pusat peranserta masyarakat\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\\\/\",\"name\":\"Hidup dalam Nostalgia atau Menjawab Zaman? Refleksi 41 Tahun PPM - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/ppmnostalgia-1.jpg\",\"datePublished\":\"2026-01-30T08:28:07+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-30T09:38:30+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/ppmnostalgia-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/ppmnostalgia-1.jpg\",\"width\":1344,\"height\":768},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/01\\\/30\\\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hidup dalam Nostalgia atau Menjawab Zaman? Refleksi 41 Tahun PPM\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543\",\"name\":\"mhasan.asyary\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"mhasan.asyary\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/mhasan-asyary\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hidup dalam Nostalgia atau Menjawab Zaman? Refleksi 41 Tahun PPM - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hidup dalam Nostalgia atau Menjawab Zaman? Refleksi 41 Tahun PPM - ppmindonesia","og_description":"Jakarta|PPMIndonesia.com \u2014 Usia panjang tidak selalu identik dengan...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-01-30T08:28:07+00:00","article_modified_time":"2026-01-30T09:38:30+00:00","og_image":[{"width":1344,"height":768,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"mhasan.asyary","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"mhasan.asyary","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/"},"author":{"name":"mhasan.asyary","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543"},"headline":"Hidup dalam Nostalgia atau Menjawab Zaman? Refleksi 41 Tahun PPM","datePublished":"2026-01-30T08:28:07+00:00","dateModified":"2026-01-30T09:38:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/"},"wordCount":627,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1.jpg","keywords":["41 ppm","milad 41","milad ppm 41","pusat peranserta masyarakat"],"articleSection":["Berita","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/","name":"Hidup dalam Nostalgia atau Menjawab Zaman? Refleksi 41 Tahun PPM - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1.jpg","datePublished":"2026-01-30T08:28:07+00:00","dateModified":"2026-01-30T09:38:30+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1.jpg","width":1344,"height":768},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/01\/30\/hidup-dalam-nostalgia-atau-menjawab-zaman-refleksi-41-tahun-ppm\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hidup dalam Nostalgia atau Menjawab Zaman? Refleksi 41 Tahun PPM"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543","name":"mhasan.asyary","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","caption":"mhasan.asyary"},"sameAs":["https:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1.jpg",1344,768,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1.jpg",1344,768,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1.jpg",1344,768,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1-200x114.jpg",200,114,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"mhasan.asyary","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Jakarta|PPMIndonesia.com \u2014 Usia panjang tidak selalu identik dengan...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1.jpg",1344,768,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1.jpg",1344,768,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1.jpg",1344,768,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1.jpg",1344,768,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1.jpg",1344,768,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/ppmnostalgia-1-200x114.jpg",200,114,true]},"rttpg_author":{"display_name":"mhasan.asyary","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/nasional\/\" rel=\"category tag\">Nasional<\/a>","rttpg_excerpt":"Jakarta|PPMIndonesia.com \u2014 Usia panjang tidak selalu identik dengan...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16548","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16548"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16548\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16553,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16548\/revisions\/16553"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16549"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16548"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=16548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}