{"id":18046,"date":"2026-05-15T16:38:24","date_gmt":"2026-05-15T16:38:24","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=18046"},"modified":"2026-05-15T16:41:56","modified_gmt":"2026-05-15T16:41:56","slug":"mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/","title":{"rendered":"Mengapa PPM Harus Berkumpul Kembali?"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta|PPMIndoenesia.com-<\/strong> Ada masa ketika gerakan sosial tumbuh bukan karena struktur organisasi yang kuat, tetapi karena pertemuan manusia-manusia yang memiliki kegelisahan yang sama.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/\">Pusat Peranserta Masyarakat<\/a> (PPM) lahir dari ruang-ruang perjumpaan seperti itu.<br \/>\nDiskusi panjang di desa, refleksi aktivis di kampung, riset aksi partisipatif, hingga kerja sunyi bersama masyarakat\u2014semua membentuk satu kesadaran bersama:<\/p>\n<blockquote><p>perubahan sosial hanya mungkin terjadi ketika orang-orang yang peduli mau berkumpul dan bergerak bersama.<\/p><\/blockquote>\n<p>Hari ini, pertanyaan itu kembali hadir:<\/p>\n<p>\u27a1\ufe0f <em>Mengapa PPM harus berkumpul kembali?<\/em><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#Gerakan_Tidak_Pernah_Mati%E2%80%94Ia_Hanya_Berjarak\" >Gerakan Tidak Pernah Mati\u2014Ia Hanya Berjarak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#Zaman_Baru_Tantangan_Baru\" >Zaman Baru, Tantangan Baru<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#Berkumpul_sebagai_Proses_Menemukan_Arah\" >Berkumpul sebagai Proses Menemukan Arah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#PENAS_2026_Momentum_Perjumpaan_Nasional\" >PENAS 2026: Momentum Perjumpaan Nasional<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#PPM_sebagai_Rumah_Bersama\" >PPM sebagai Rumah Bersama<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#Mengapa_Sekarang\" >Mengapa Sekarang?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#Dari_Berkumpul_Menuju_Kebangkitan\" >Dari Berkumpul Menuju Kebangkitan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#Saatnya_Pulang_ke_Gerakan\" >Saatnya Pulang ke Gerakan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gerakan_Tidak_Pernah_Mati%E2%80%94Ia_Hanya_Berjarak\"><\/span><strong>Gerakan Tidak Pernah Mati\u2014Ia Hanya Berjarak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam perjalanan panjangnya, PPM telah melahirkan banyak pengalaman pemberdayaan:<\/p>\n<ul>\n<li>penguatan komunitas desa,<\/li>\n<li>pendampingan ekonomi rakyat,<\/li>\n<li>pendidikan sosial masyarakat,<\/li>\n<li>hingga kaderisasi aktivis akar rumput.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Namun perubahan zaman membawa tantangan baru.<\/p>\n<p>Sebagian kader kini tersebar di berbagai profesi: akademisi, aktivis lingkungan, penggerak desa, pelaku koperasi, birokrat, maupun pekerja sosial. Banyak yang tetap bekerja dalam semangat PPM, tetapi <strong>tidak lagi berada dalam satu ruang gerakan yang sama<\/strong>.<\/p>\n<p>Akibatnya, bukan semangat yang hilang\u2014melainkan <strong>ikatan kolektifnya yang melemah<\/strong>.<\/p>\n<p>Gerakan sosial membutuhkan energi perjumpaan.<\/p>\n<p>Karena ide besar selalu lahir dari kebersamaan, bukan kesendirian.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Zaman_Baru_Tantangan_Baru\"><\/span><strong>Zaman Baru, Tantangan Baru<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Indonesia hari ini berada dalam fase perubahan cepat:<\/p>\n<ul>\n<li>Krisis ekologis semakin nyata,<\/li>\n<li>Ketimpangan ekonomi semakin terasa,<\/li>\n<li>Desa menghadapi migrasi generasi muda,<\/li>\n<li>Ruang sosial dipenuhi polarisasi identitas,<\/li>\n<li>Teknologi mempercepat komunikasi tetapi mengurangi kedalaman relasi manusia.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Situasi ini justru mengingatkan kembali pada alasan awal berdirinya PPM:<\/p>\n<blockquote><p>\ud83d\udc49 masyarakat harus menjadi subjek perubahan.<\/p><\/blockquote>\n<p>Tetapi untuk menjawab tantangan baru, PPM tidak cukup hanya mengenang masa lalu.<br \/>\nPPM perlu <strong>membaca ulang perannya di masa depan<\/strong>.<\/p>\n<p>Dan langkah pertama dari proses itu adalah: <strong>berkumpul kembali<\/strong>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berkumpul_sebagai_Proses_Menemukan_Arah\"><\/span><strong>Berkumpul sebagai Proses Menemukan Arah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berkumpul bukan sekadar reuni organisasi.<\/p>\n<p>Ia adalah proses strategis:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Menyambung kembali memori gerakan<\/strong><br \/>\nMengingat nilai, pengalaman, dan pembelajaran yang pernah membentuk PPM.<\/li>\n<li><strong>Menghubungkan generasi lama dan generasi baru<\/strong><br \/>\nGerakan hanya hidup jika pengalaman bertemu energi muda.<\/li>\n<li><strong>Menyusun arah kolektif masa depan<\/strong><br \/>\nTanpa arah bersama, organisasi hanya berjalan rutin tanpa transformasi.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dalam sejarah gerakan sosial dunia, momentum kebangkitan selalu diawali oleh satu peristiwa sederhana:<\/p>\n<p><strong>orang-orang kembali duduk bersama untuk berbicara tentang masa depan.<\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"PENAS_2026_Momentum_Perjumpaan_Nasional\"><\/span><strong>PENAS 2026: Momentum Perjumpaan Nasional<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Rencana penyelenggaraan <strong>Pertemuan Nasional (PENAS) PPM 2026<\/strong> menjadi kesempatan strategis untuk menghidupkan kembali ruang perjumpaan tersebut.<\/p>\n<p>PENAS bukan sekadar forum organisasi.<\/p>\n<p>Ia dapat menjadi:<\/p>\n<ul>\n<li>Ruang konsolidasi nasional kader PPM,<\/li>\n<li>Arena pertukaran gagasan lintas wilayah,<\/li>\n<li>Laboratorium inovasi pemberdayaan,<\/li>\n<li>Sekaligus titik awal kebangkitan generasi baru gerakan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Berkumpul dalam PENAS berarti mengubah nostalgia menjadi strategi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"PPM_sebagai_Rumah_Bersama\"><\/span><strong>PPM sebagai Rumah Bersama<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Banyak kader PPM mungkin tidak lagi aktif secara struktural, tetapi nilai-nilai PPM tetap hidup dalam kerja mereka:<\/p>\n<ul>\n<li>Ketika seseorang mendampingi petani,<\/li>\n<li>Ketika komunitas mengelola sampah berbasis warga,<\/li>\n<li>Ketika koperasi rakyat dibangun,<\/li>\n<li>Ketika pendidikan masyarakat digerakkan dari bawah.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Semua itu adalah wajah PPM.<\/p>\n<p>Karena PPM sejatinya bukan hanya organisasi.<\/p>\n<p><strong>PPM adalah rumah gagasan dan rumah pengabdian.<\/strong><\/p>\n<p>Dan setiap rumah membutuhkan penghuninya untuk kembali pulang\u2014bukan untuk tinggal di masa lalu, tetapi untuk merancang masa depan bersama.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Sekarang\"><\/span><strong>Mengapa Sekarang?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pertanyaan terpenting bukan lagi <em>apakah PPM perlu berkumpul<\/em>.<\/p>\n<p>Pertanyaannya adalah:<\/p>\n<blockquote><p>Jika bukan sekarang, kapan lagi?<\/p><\/blockquote>\n<p>Sejarah menunjukkan bahwa organisasi yang gagal berkumpul akan perlahan kehilangan arah.<br \/>\nSebaliknya, organisasi yang berani berkonsolidasi akan menemukan energi baru.<\/p>\n<p>Momentum menuju PENAS 2026 membuka kesempatan itu.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Berkumpul_Menuju_Kebangkitan\"><\/span><strong>Dari Berkumpul Menuju Kebangkitan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berkumpul kembali berarti:<\/p>\n<ul>\n<li>Menghidupkan kembali solidaritas,<\/li>\n<li>Memperkuat kepemimpinan kolektif,<\/li>\n<li>Menyiapkan regenerasi,<\/li>\n<li>Serta meneguhkan kembali misi pemberdayaan masyarakat.<\/li>\n<\/ul>\n<p>PPM tidak membutuhkan sekadar pertemuan formal.<\/p>\n<p>PPM membutuhkan <strong>perjumpaan batin gerakan<\/strong>.<\/p>\n<p>Karena gerakan besar tidak lahir dari struktur semata, melainkan dari manusia-manusia yang percaya bahwa perubahan masih mungkin diwujudkan bersama.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Saatnya_Pulang_ke_Gerakan\"><\/span><strong>Saatnya Pulang ke Gerakan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mungkin inilah saatnya PPM mengingat kembali jati dirinya:<\/p>\n<p>bukan organisasi yang menunggu zaman,<br \/>\ntetapi gerakan yang membaca dan membentuk zaman.<\/p>\n<p>Maka berkumpul kembali bukan langkah mundur.<\/p>\n<p>Ia adalah <strong>langkah awal kebangkitan<\/strong>.<\/p>\n<blockquote><p>Menuju PENAS 2026, PPM tidak sekadar mengadakan pertemuan nasional.<br \/>\nPPM sedang memanggil kembali seluruh energi sejarahnya untuk menatap masa depan. (acank)<\/p><\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta|PPMIndoenesia.com- Ada masa ketika gerakan sosial tumbuh bukan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18047,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis: acank| Editor: asyary","footnotes":""},"categories":[208,29],"tags":[3087,452,857],"newstopic":[],"class_list":["post-18046","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-opini","tag-penas2026","tag-ppm","tag-pusat-peranserta-masyarakat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengapa PPM Harus Berkumpul Kembali? - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa PPM Harus Berkumpul Kembali? - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta|PPMIndoenesia.com- Ada masa ketika gerakan sosial tumbuh bukan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-15T16:38:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-15T16:41:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"896\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"mhasan.asyary\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"mhasan.asyary\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"mhasan.asyary\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543\"},\"headline\":\"Mengapa PPM Harus Berkumpul Kembali?\",\"datePublished\":\"2026-05-15T16:38:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-15T16:41:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\\\/\"},\"wordCount\":622,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/mengapa_11zon-1.jpg\",\"keywords\":[\"penas2026\",\"ppm\",\"pusat peranserta masyarakat\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\\\/\",\"name\":\"Mengapa PPM Harus Berkumpul Kembali? - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/mengapa_11zon-1.jpg\",\"datePublished\":\"2026-05-15T16:38:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-15T16:41:56+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/mengapa_11zon-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/mengapa_11zon-1.jpg\",\"width\":1600,\"height\":896},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa PPM Harus Berkumpul Kembali?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543\",\"name\":\"mhasan.asyary\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"mhasan.asyary\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/mhasan-asyary\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa PPM Harus Berkumpul Kembali? - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengapa PPM Harus Berkumpul Kembali? - ppmindonesia","og_description":"Jakarta|PPMIndoenesia.com- Ada masa ketika gerakan sosial tumbuh bukan...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-05-15T16:38:24+00:00","article_modified_time":"2026-05-15T16:41:56+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":896,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"mhasan.asyary","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"mhasan.asyary","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/"},"author":{"name":"mhasan.asyary","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543"},"headline":"Mengapa PPM Harus Berkumpul Kembali?","datePublished":"2026-05-15T16:38:24+00:00","dateModified":"2026-05-15T16:41:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/"},"wordCount":622,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1.jpg","keywords":["penas2026","ppm","pusat peranserta masyarakat"],"articleSection":["Berita","Opini"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/","name":"Mengapa PPM Harus Berkumpul Kembali? - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1.jpg","datePublished":"2026-05-15T16:38:24+00:00","dateModified":"2026-05-15T16:41:56+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1.jpg","width":1600,"height":896},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/15\/mengapa-ppm-harus-berkumpul-kembali\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa PPM Harus Berkumpul Kembali?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/e54da8eca5be5ea990b6bd33fa658543","name":"mhasan.asyary","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0389c1edf55aab2f356c49aa6465351cd20c1564fe28a76d98276767f4e127b6?s=96&d=mm&r=g","caption":"mhasan.asyary"},"sameAs":["https:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1.jpg",1600,896,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1-1536x860.jpg",1536,860,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1.jpg",1600,896,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"mhasan.asyary","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Jakarta|PPMIndoenesia.com- Ada masa ketika gerakan sosial tumbuh bukan...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1.jpg",1600,896,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1.jpg",1600,896,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1.jpg",1600,896,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1-1536x860.jpg",1536,860,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1.jpg",1600,896,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/mengapa_11zon-1-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"mhasan.asyary","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/mhasan-asyary\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/opini\/\" rel=\"category tag\">Opini<\/a>","rttpg_excerpt":"Jakarta|PPMIndoenesia.com- Ada masa ketika gerakan sosial tumbuh bukan...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18046","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18046"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18046\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18050,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18046\/revisions\/18050"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18047"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18046"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18046"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18046"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=18046"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}