{"id":18143,"date":"2026-05-21T11:24:07","date_gmt":"2026-05-21T11:24:07","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=18143"},"modified":"2026-05-21T11:30:35","modified_gmt":"2026-05-21T11:30:35","slug":"teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/","title":{"rendered":"Teologi Pemberdayaan PPM (Serial 2) :Dari Kesalehan Ritual Menuju Kesalehan Sosial"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Membangun Spiritualitas yang Membebaskan dan Memakmurkan<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>Jakarta|PPMIndonesia.com<\/strong>&#8211; Jika agama hanya berhenti pada ritual, maka ia hanya akan menjadi penghibur batin. Tetapi ketika agama hadir dalam realitas sosial, ekonomi, dan kemanusiaan, ia berubah menjadi kekuatan peradaban.<\/p>\n<p>Inilah titik tolak <strong>Teologi<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/\"> Pemberdayaan PPM<\/a><\/strong>: mengembalikan agama sebagai energi transformasi sosial.<\/p>\n<p>Selama bertahun-tahun, umat sering dipahami sebagai objek dakwah\u2014mendengar, menerima, dan mengikuti. Namun tantangan zaman menuntut perubahan cara pandang. Umat tidak cukup hanya saleh secara personal, tetapi juga harus berdaya secara sosial dan ekonomi.<\/p>\n<p>Karena kemiskinan, ketimpangan, dan ketidakadilan bukan hanya persoalan duniawi, melainkan juga persoalan moral kemanusiaan.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#Ketika_Agama_Terpisah_dari_Kehidupan\" >Ketika Agama Terpisah dari Kehidupan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#Kesalehan_Sosial_Inti_Spiritualitas_Qurani\" >Kesalehan Sosial: Inti Spiritualitas Qur\u2019ani<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#Pendapat_Tokoh\" >Pendapat Tokoh<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#Prof_Kuntowijoyo\" >Prof. Kuntowijoyo<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#Paulo_Freire\" >Paulo Freire<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#Gus_Dur_Abdurrahman_Wahid\" >Gus Dur (Abdurrahman Wahid)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#Dakwah_Bil_Hal_Jalan_Pemberdayaan\" >Dakwah Bil Hal: Jalan Pemberdayaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#Qaryah_Thayyibah_Visi_Peradaban_PPM\" >Qaryah Thayyibah: Visi Peradaban PPM<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#Melawan_Mentalitas_Ketergantungan\" >Melawan Mentalitas Ketergantungan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#Agama_yang_Membebaskan\" >Agama yang Membebaskan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ketika_Agama_Terpisah_dari_Kehidupan\"><\/span>Ketika Agama Terpisah dari Kehidupan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Di banyak ruang sosial, agama masih dipahami secara sempit:<\/p>\n<ul>\n<li>Ibadah dipisahkan dari ekonomi,<\/li>\n<li>Spiritualitas dipisahkan dari produktivitas,<\/li>\n<li>Kesalehan dipisahkan dari tanggung jawab sosial.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Akibatnya lahir paradoks:<\/p>\n<ul>\n<li>Masyarakat religius tetapi lemah secara ekonomi,<\/li>\n<li>Rajin beribadah tetapi bergantung,<\/li>\n<li>Kaya spiritualitas tetapi miskin keberdayaan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Padahal Al-Qur\u2019an menghadirkan manusia sebagai <strong>khalifah<\/strong>, bukan sekadar pelaku ritual.<\/p>\n<p>Khalifah berarti:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengelola bumi,<\/li>\n<li>Membangun kehidupan,<\/li>\n<li>Menciptakan keadilan,<\/li>\n<li>Dan menjaga keseimbangan sosial.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesalehan_Sosial_Inti_Spiritualitas_Qurani\"><\/span>Kesalehan Sosial: Inti Spiritualitas Qur\u2019ani<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam perspektif PPM, kesalehan sejati tidak berhenti pada hubungan vertikal dengan Tuhan, tetapi harus menghadirkan manfaat horizontal bagi manusia.<\/p>\n<blockquote><p>Shalat tanpa kepedulian sosial akan kehilangan ruhnya.<br \/>\nZakat tanpa pemberdayaan hanya menjadi bantuan sementara.<br \/>\nDakwah tanpa perubahan sosial akan berhenti menjadi retorika.<\/p><\/blockquote>\n<p>Al-Qur\u2019an berulang kali menghubungkan iman dengan amal saleh. Ini menunjukkan bahwa spiritualitas selalu menuntut tindakan nyata.<\/p>\n<blockquote><p><em>\u201cDan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu di dunia.\u201d<\/em><br \/>\n<em>(QS. Al-Qashash: 77)<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Ayat ini menegaskan keseimbangan: agama tidak mengajarkan pelarian dari dunia, tetapi tanggung jawab memakmurkan dunia.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pendapat_Tokoh\"><\/span>Pendapat Tokoh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Prof_Kuntowijoyo\"><\/span><strong>Prof. Kuntowijoyo<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Cendekiawan Muslim ini memperkenalkan konsep <em>Ilmu Sosial Profetik<\/em>\u2014ilmu yang tidak hanya menjelaskan realitas, tetapi juga mengubahnya menuju keadilan.<\/p>\n<blockquote><p>Menurutnya, agama harus melahirkan: humanisasi, liberasi, dan transendensi.<\/p><\/blockquote>\n<p>Pandangan ini sejalan dengan semangat Teologi Pemberdayaan PPM.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Paulo_Freire\"><\/span><strong>Paulo Freire<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tokoh pendidikan kritis asal Brasil menyatakan:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cPendidikan sejati adalah praktik pembebasan.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Bagi PPM, dakwah dan pendidikan masyarakat bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi proses membangkitkan kesadaran kritis rakyat agar mampu mengubah kehidupannya sendiri.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gus_Dur_Abdurrahman_Wahid\"><\/span><strong>Gus Dur (Abdurrahman Wahid)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<blockquote><p>\u201cTugas agama adalah memuliakan manusia.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Spirit inilah yang menjadi dasar bahwa keberagamaan harus menghadirkan keberpihakan kepada kaum kecil dan tertindas.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dakwah_Bil_Hal_Jalan_Pemberdayaan\"><\/span>Dakwah Bil Hal: Jalan Pemberdayaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>PPM memandang bahwa masa depan dakwah terletak pada kemampuan agama menjawab persoalan konkret masyarakat:<\/p>\n<ul>\n<li>Kemiskinan,<\/li>\n<li>Pengangguran,<\/li>\n<li>Kerusakan lingkungan,<\/li>\n<li>Ketimpangan akses ekonomi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Karena itu, dakwah tidak cukup di mimbar.<\/p>\n<p>Dakwah harus hadir:<\/p>\n<ul>\n<li>di sawah,<\/li>\n<li>di pasar,<\/li>\n<li>di koperasi,<\/li>\n<li>di komunitas petani,<\/li>\n<li>di ruang pendidikan rakyat.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Inilah yang disebut <strong>dakwah bil hal<\/strong> \u2014 dakwah melalui tindakan nyata.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Qaryah_Thayyibah_Visi_Peradaban_PPM\"><\/span>Qaryah Thayyibah: Visi Peradaban PPM<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Konsep <em>Qaryah Thayyibah<\/em> menjadi bentuk praksis Teologi Pemberdayaan PPM.<\/p>\n<p>Desa tidak dipandang sekadar wilayah administratif, tetapi pusat:<\/p>\n<ul>\n<li>produksi ekonomi,<\/li>\n<li>solidaritas sosial,<\/li>\n<li>pendidikan nilai,<\/li>\n<li>dan kemandirian masyarakat.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Qaryah Thayyibah dibangun di atas empat fondasi:<\/p>\n<ol>\n<li>Spiritualitas sosial<\/li>\n<li>Keadilan ekonomi<\/li>\n<li>Kepemimpinan partisipatif<\/li>\n<li>Kelestarian lingkungan<\/li>\n<\/ol>\n<p>Di sinilah konsep kekhalifahan menemukan bentuk nyatanya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Melawan_Mentalitas_Ketergantungan\"><\/span>Melawan Mentalitas Ketergantungan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Teologi pemberdayaan juga berarti melawan budaya ketergantungan.<\/p>\n<p>Masyarakat harus dibangkitkan menjadi:<\/p>\n<ul>\n<li>produsen, bukan hanya konsumen,<\/li>\n<li>subjek pembangunan, bukan objek bantuan,<\/li>\n<li>pengelola sumber daya, bukan penonton.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Karena umat yang berdaya adalah umat yang memiliki:<\/p>\n<ul>\n<li>ilmu,<\/li>\n<li>organisasi,<\/li>\n<li>solidaritas,<\/li>\n<li>dan keberanian membangun sistem sendiri.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Agama_yang_Membebaskan\"><\/span>Agama yang Membebaskan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Teologi Pemberdayaan PPM percaya bahwa agama tidak diturunkan untuk melanggengkan kemiskinan dan ketidakadilan.<\/p>\n<p>Agama hadir untuk:<\/p>\n<ul>\n<li>membebaskan manusia dari penindasan,<\/li>\n<li>memuliakan kehidupan,<\/li>\n<li>dan membangun peradaban yang berkeadilan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Masa depan umat tidak cukup dibangun dengan romantisme masa lalu, tetapi dengan keberanian menghadirkan iman dalam kerja nyata sosial-ekonomi.<\/p>\n<p>Karena iman yang hidup bukan iman yang diam, melainkan iman yang bekerja, menggerakkan, dan memakmurkan kehidupan. (acank)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membangun Spiritualitas yang Membebaskan dan Memakmurkan Jakarta|PPMIndonesia.com&#8211; Jika&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18148,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Penulis: acank| Editor: asyary","footnotes":""},"categories":[208,29],"tags":[3121,51,3122,3123],"newstopic":[],"class_list":["post-18143","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-opini","tag-kesolehan","tag-pemberdayaan","tag-qoryah-thayibah","tag-teologi-ppm"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Teologi Pemberdayaan PPM (Serial 2) :Dari Kesalehan Ritual Menuju Kesalehan Sosial - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Teologi Pemberdayaan PPM (Serial 2) :Dari Kesalehan Ritual Menuju Kesalehan Sosial - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Membangun Spiritualitas yang Membebaskan dan Memakmurkan Jakarta|PPMIndonesia.com&#8211; Jika...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-21T11:24:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-21T11:30:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"896\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/21\\\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/21\\\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ppm Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\"},\"headline\":\"Teologi Pemberdayaan PPM (Serial 2) :Dari Kesalehan Ritual Menuju Kesalehan Sosial\",\"datePublished\":\"2026-05-21T11:24:07+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-21T11:30:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/21\\\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\\\/\"},\"wordCount\":595,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/21\\\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/kesalehan-ritual-1.jpg\",\"keywords\":[\"kesolehan\",\"pemberdayaan\",\"qoryah thayibah\",\"teologi ppm\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/21\\\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/21\\\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\\\/\",\"name\":\"Teologi Pemberdayaan PPM (Serial 2) :Dari Kesalehan Ritual Menuju Kesalehan Sosial - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/21\\\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/21\\\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/kesalehan-ritual-1.jpg\",\"datePublished\":\"2026-05-21T11:24:07+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-21T11:30:35+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/21\\\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/21\\\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/21\\\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/kesalehan-ritual-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/kesalehan-ritual-1.jpg\",\"width\":1600,\"height\":896},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/21\\\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Teologi Pemberdayaan PPM (Serial 2) :Dari Kesalehan Ritual Menuju Kesalehan Sosial\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\",\"name\":\"ppm Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ppm Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/acank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Teologi Pemberdayaan PPM (Serial 2) :Dari Kesalehan Ritual Menuju Kesalehan Sosial - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Teologi Pemberdayaan PPM (Serial 2) :Dari Kesalehan Ritual Menuju Kesalehan Sosial - ppmindonesia","og_description":"Membangun Spiritualitas yang Membebaskan dan Memakmurkan Jakarta|PPMIndonesia.com&#8211; Jika...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-05-21T11:24:07+00:00","article_modified_time":"2026-05-21T11:30:35+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":896,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ppm Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ppm Indonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/"},"author":{"name":"ppm Indonesia","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc"},"headline":"Teologi Pemberdayaan PPM (Serial 2) :Dari Kesalehan Ritual Menuju Kesalehan Sosial","datePublished":"2026-05-21T11:24:07+00:00","dateModified":"2026-05-21T11:30:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/"},"wordCount":595,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1.jpg","keywords":["kesolehan","pemberdayaan","qoryah thayibah","teologi ppm"],"articleSection":["Berita","Opini"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/","name":"Teologi Pemberdayaan PPM (Serial 2) :Dari Kesalehan Ritual Menuju Kesalehan Sosial - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1.jpg","datePublished":"2026-05-21T11:24:07+00:00","dateModified":"2026-05-21T11:30:35+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1.jpg","width":1600,"height":896},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/05\/21\/teologi-pemberdayaan-ppm-serial-2-dari-kesalehan-ritual-menuju-kesalehan-sosial\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Teologi Pemberdayaan PPM (Serial 2) :Dari Kesalehan Ritual Menuju Kesalehan Sosial"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc","name":"ppm Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"ppm Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1.jpg",1600,896,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1-1536x860.jpg",1536,860,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1.jpg",1600,896,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Membangun Spiritualitas yang Membebaskan dan Memakmurkan Jakarta|PPMIndonesia.com&#8211; Jika...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1.jpg",1600,896,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1.jpg",1600,896,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1.jpg",1600,896,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1-1536x860.jpg",1536,860,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1.jpg",1600,896,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/kesalehan-ritual-1-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/opini\/\" rel=\"category tag\">Opini<\/a>","rttpg_excerpt":"Membangun Spiritualitas yang Membebaskan dan Memakmurkan Jakarta|PPMIndonesia.com&#8211; Jika...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18143","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18143"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18143\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18147,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18143\/revisions\/18147"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18148"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18143"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18143"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18143"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=18143"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}