{"id":18836,"date":"2026-07-05T15:30:53","date_gmt":"2026-07-05T15:30:53","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=18836"},"modified":"2026-07-05T15:31:57","modified_gmt":"2026-07-05T15:31:57","slug":"kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/","title":{"rendered":"Kota Tumbuh, Desa Jangan Runtuh"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Menjaga Keseimbangan Pembangunan Nasional<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"color: #333399;\"><strong>OPINI PPMIndonesia<\/strong><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#Kota_yang_Maju_Tidak_Boleh_Dibayar_dengan_Kemunduran_Desa\" >Kota yang Maju Tidak Boleh Dibayar dengan Kemunduran Desa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#Desa_Adalah_Fondasi_Peradaban_Indonesia\" >Desa Adalah Fondasi Peradaban Indonesia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#Urbanisasi_Bukan_Solusi_Jangka_Panjang\" >Urbanisasi Bukan Solusi Jangka Panjang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#Membangun_Desa_sebagai_Pusat_Pertumbuhan_Baru\" >Membangun Desa sebagai Pusat Pertumbuhan Baru<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#Perspektif_Al-Quran_Memakmurkan_Bumi_sebagai_Amanah\" >Perspektif Al-Qur&#8217;an: Memakmurkan Bumi sebagai Amanah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#Peran_Gerakan_Pemberdayaan_Masyarakat\" >Peran Gerakan Pemberdayaan Masyarakat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#Indonesia_Emas_Dimulai_dari_Desa_yang_Berdaya\" >Indonesia Emas Dimulai dari Desa yang Berdaya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#Penutup_Membangun_Indonesia_dari_Akar_Rumput\" >Penutup: Membangun Indonesia dari Akar Rumput<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kota_yang_Maju_Tidak_Boleh_Dibayar_dengan_Kemunduran_Desa\"><\/span><strong>Kota yang Maju Tidak Boleh Dibayar dengan Kemunduran Desa<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><strong>JAKARTA.PPMIndonesia.com<\/strong>&#8211; Indonesia sedang mengalami percepatan pembangunan yang luar biasa. Jalan tol membentang dari barat hingga timur, kawasan industri terus bertambah, pusat-pusat bisnis tumbuh di berbagai kota, dan investasi terus mengalir sebagai penggerak ekonomi nasional. Di banyak tempat, gedung-gedung tinggi menjulang sebagai simbol kemajuan zaman.<\/p>\n<p>Namun, di balik geliat pembangunan tersebut, muncul pertanyaan mendasar yang perlu dijawab dengan jujur: <strong>apakah kemajuan kota juga menghadirkan kesejahteraan bagi desa?<\/strong><\/p>\n<p>Realitas menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi sering kali lebih terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Sementara itu, banyak desa masih menghadapi persoalan klasik: terbatasnya lapangan kerja, rendahnya nilai tambah hasil pertanian, minimnya akses terhadap pasar, layanan pendidikan dan kesehatan yang belum merata, serta semakin berkurangnya generasi muda yang memilih bertahan di kampung halaman.<\/p>\n<p>Pembangunan yang hanya berpusat pada kota berpotensi menciptakan ketimpangan baru. Kota memang tumbuh, tetapi desa perlahan kehilangan tenaga produktif, sumber daya manusia, bahkan identitas sosialnya. Jika kondisi ini terus berlangsung, maka Indonesia akan menghadapi paradoks: pertumbuhan ekonomi meningkat, tetapi fondasi sosial bangsa justru melemah.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Desa_Adalah_Fondasi_Peradaban_Indonesia\"><\/span><strong>Desa Adalah Fondasi Peradaban Indonesia<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sejarah Indonesia menunjukkan bahwa desa bukan sekadar wilayah administratif. Desa adalah tempat lahirnya nilai-nilai gotong royong, musyawarah, solidaritas, dan kemandirian yang menjadi karakter bangsa.<\/p>\n<p>Sebagian besar pangan nasional berasal dari desa. Air yang mengalir ke kota bersumber dari kawasan pedesaan. Hutan, perkebunan, perikanan, hingga kekayaan budaya Nusantara tumbuh dan berkembang di desa.<\/p>\n<p>Karena itu, membangun desa sesungguhnya bukan hanya membangun wilayah, tetapi menjaga keberlanjutan kehidupan nasional.<\/p>\n<p>Ironisnya, dalam banyak kebijakan pembangunan, desa masih sering diposisikan sebagai objek pembangunan, bukan sebagai pusat pertumbuhan baru. Program-program datang silih berganti, tetapi belum seluruhnya mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang benar-benar memperkuat masyarakat desa.<\/p>\n<p>Pembangunan desa tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Jalan desa memang penting, tetapi jalan ekonomi masyarakat jauh lebih penting. Gedung serbaguna dibutuhkan, tetapi kelembagaan ekonomi rakyat lebih menentukan masa depan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Urbanisasi_Bukan_Solusi_Jangka_Panjang\"><\/span><strong>Urbanisasi Bukan Solusi Jangka Panjang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Fenomena urbanisasi telah berlangsung selama puluhan tahun. Kota menjadi magnet karena dianggap menyediakan lebih banyak peluang pekerjaan, pendidikan, dan layanan publik.<\/p>\n<p>Namun, urbanisasi yang tidak diimbangi pembangunan desa justru melahirkan berbagai persoalan baru. Kota menghadapi kepadatan penduduk, meningkatnya kawasan permukiman kumuh, kemacetan, tekanan terhadap lingkungan, serta bertambahnya angka pengangguran perkotaan.<\/p>\n<p>Di sisi lain, desa kehilangan generasi produktifnya. Banyak lahan pertanian terbengkalai karena anak-anak muda lebih memilih bekerja di kota dibanding mengembangkan usaha di desa.<\/p>\n<p>Jika desa terus kehilangan sumber daya manusianya, maka ketahanan pangan nasional pun ikut terancam.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, pembangunan desa bukan hanya agenda kesejahteraan masyarakat pedesaan, tetapi juga strategi menjaga masa depan Indonesia.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Membangun_Desa_sebagai_Pusat_Pertumbuhan_Baru\"><\/span><strong>Membangun Desa sebagai Pusat Pertumbuhan Baru<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sudah saatnya paradigma pembangunan bergeser. Desa tidak boleh hanya dipandang sebagai wilayah penerima bantuan, tetapi harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.<\/p>\n<p>Setiap desa memiliki kekuatan yang berbeda. Ada desa pertanian, desa perikanan, desa wisata, desa kerajinan, desa kehutanan, hingga desa dengan potensi ekonomi kreatif. Yang diperlukan adalah kebijakan yang mampu menghubungkan seluruh potensi tersebut dengan akses teknologi, pembiayaan, pasar, dan pendampingan yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>Dalam perspektif pemberdayaan masyarakat, pembangunan desa harus bertumpu pada beberapa pilar utama:<\/p>\n<ul>\n<li>Memperkuat ekonomi rakyat berbasis potensi lokal;<\/li>\n<li>Mengembangkan koperasi dan kelembagaan masyarakat;<\/li>\n<li>Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan;<\/li>\n<li>Mendorong hilirisasi produk desa agar memiliki nilai tambah;<\/li>\n<li>Memperluas akses digital sehingga pelaku usaha desa mampu menjangkau pasar nasional bahkan global.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan pendekatan seperti ini, desa tidak hanya menjadi tempat produksi bahan mentah, tetapi juga menjadi pusat inovasi dan kewirausahaan masyarakat.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perspektif_Al-Quran_Memakmurkan_Bumi_sebagai_Amanah\"><\/span><strong>Perspektif Al-Qur&#8217;an: Memakmurkan Bumi sebagai Amanah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Islam memandang pembangunan sebagai bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Kemajuan tidak diukur hanya dari tingginya bangunan atau besarnya investasi, tetapi dari sejauh mana pembangunan menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh manusia.<\/p>\n<p>Allah SWT berfirman:<\/p>\n<blockquote><p><em>&#8220;&#8230;Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya&#8230;&#8221;<\/em><br \/>\n(QS. Hud: 61)<\/p><\/blockquote>\n<p>Ayat ini mengandung pesan bahwa manusia diperintahkan untuk memakmurkan bumi secara adil dan bertanggung jawab.<\/p>\n<p>Pembangunan yang meminggirkan desa bertentangan dengan semangat pemerataan yang diajarkan Islam. Sebaliknya, pembangunan yang memberdayakan masyarakat, menjaga lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan bersama merupakan wujud nyata dari amanah tersebut.<\/p>\n<p>Karena itu, membangun desa bukan sekadar program ekonomi, tetapi juga bagian dari ibadah sosial.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peran_Gerakan_Pemberdayaan_Masyarakat\"><\/span><strong>Peran Gerakan Pemberdayaan Masyarakat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pengalaman berbagai negara menunjukkan bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada pemerintah. Partisipasi masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan.<\/p>\n<p>Di sinilah pentingnya gerakan pemberdayaan masyarakat seperti yang diperjuangkan oleh <strong>Pusat Peranserta Masyarakat (PPM)<\/strong>.<\/p>\n<p>PPM memandang bahwa masyarakat bukan objek pembangunan, melainkan pelaku utama perubahan. Melalui pendekatan <em>Dakwah Bil Hal<\/em>, pendampingan masyarakat, penguatan UMKM, koperasi, pertanian rakyat, pendidikan masyarakat, dan pembangunan desa menjadi bagian dari proses membangun kemandirian bangsa.<\/p>\n<p>Gerakan pemberdayaan tidak mengejar proyek sesaat, tetapi membangun kapasitas masyarakat agar mampu berkembang dengan kekuatan sendiri.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Indonesia_Emas_Dimulai_dari_Desa_yang_Berdaya\"><\/span><strong>Indonesia Emas Dimulai dari Desa yang Berdaya<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Visi Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai apabila pembangunan hanya terkonsentrasi di kota-kota besar. Indonesia membutuhkan desa yang produktif, mandiri, inovatif, dan sejahtera.<\/p>\n<p>Desa harus menjadi tempat yang layak bagi generasi muda untuk berkarya, bukan sekadar kampung halaman yang ditinggalkan demi mencari penghidupan di kota.<\/p>\n<p>Ketika desa memiliki akses pendidikan yang baik, layanan kesehatan yang memadai, infrastruktur digital, pasar yang terbuka, dan ekonomi yang berkembang, maka urbanisasi bukan lagi menjadi satu-satunya pilihan.<\/p>\n<p>Indonesia akan tumbuh secara lebih seimbang.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup_Membangun_Indonesia_dari_Akar_Rumput\"><\/span><strong>Penutup: Membangun Indonesia dari Akar Rumput<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pembangunan nasional yang berkeadilan bukanlah pembangunan yang hanya melahirkan gedung-gedung megah di perkotaan, tetapi pembangunan yang memastikan setiap desa memiliki kesempatan yang sama untuk maju.<\/p>\n<p>Karena sesungguhnya, kekuatan Indonesia tidak hanya terletak pada kota-kota besarnya, tetapi pada lebih dari tujuh puluh ribu desa yang menjadi akar kehidupan bangsa.<\/p>\n<p>Maka, jika kita ingin Indonesia menjadi negara maju yang kokoh dan berkeadilan, satu prinsip harus terus dijaga:<\/p>\n<p><strong>Kota boleh tumbuh setinggi langit, tetapi desa jangan sampai runtuh.<\/strong><\/p>\n<p>Justru dari desa yang berdaya, Indonesia akan menemukan fondasi terkuat menuju masa depan yang makmur, berkeadilan, dan berkelanjutan<\/p>\n<pre><em>PPMIndonesia.com | Membangun Kesadaran, Menggerakkan Peranserta, Menguatkan Indonesia.<\/em><\/pre>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Menjaga Keseimbangan Pembangunan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18838,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Redaksippmindoneia. Editor; asyary","footnotes":""},"categories":[29],"tags":[719,3247,3246,3245,3248],"newstopic":[],"class_list":["post-18836","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini","tag-desa","tag-desa-maju","tag-kota-tumbuh","tag-membangun-desa","tag-pemberdayaan-masyarakat-desa"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.9 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kota Tumbuh, Desa Jangan Runtuh - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kota Tumbuh, Desa Jangan Runtuh - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Menjaga Keseimbangan Pembangunan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-05T15:30:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-05T15:31:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/05\\\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/05\\\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ppm Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\"},\"headline\":\"Kota Tumbuh, Desa Jangan Runtuh\",\"datePublished\":\"2026-07-05T15:30:53+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-05T15:31:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/05\\\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\\\/\"},\"wordCount\":960,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/05\\\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/kota-tumbuh-1-1.jpg\",\"keywords\":[\"desa\",\"desa maju\",\"kota tumbuh\",\"membangun desa\",\"pemberdayaan masyarakat desa\"],\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/05\\\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/05\\\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\\\/\",\"name\":\"Kota Tumbuh, Desa Jangan Runtuh - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/05\\\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/05\\\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/kota-tumbuh-1-1.jpg\",\"datePublished\":\"2026-07-05T15:30:53+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-05T15:31:57+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/05\\\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/05\\\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/05\\\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/kota-tumbuh-1-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/kota-tumbuh-1-1.jpg\",\"width\":1600,\"height\":900},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/05\\\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kota Tumbuh, Desa Jangan Runtuh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\",\"name\":\"ppm Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ppm Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/acank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kota Tumbuh, Desa Jangan Runtuh - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kota Tumbuh, Desa Jangan Runtuh - ppmindonesia","og_description":"Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Menjaga Keseimbangan Pembangunan...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-07-05T15:30:53+00:00","article_modified_time":"2026-07-05T15:31:57+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":900,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ppm Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ppm Indonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/"},"author":{"name":"ppm Indonesia","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc"},"headline":"Kota Tumbuh, Desa Jangan Runtuh","datePublished":"2026-07-05T15:30:53+00:00","dateModified":"2026-07-05T15:31:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/"},"wordCount":960,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1.jpg","keywords":["desa","desa maju","kota tumbuh","membangun desa","pemberdayaan masyarakat desa"],"articleSection":["Opini"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/","name":"Kota Tumbuh, Desa Jangan Runtuh - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1.jpg","datePublished":"2026-07-05T15:30:53+00:00","dateModified":"2026-07-05T15:31:57+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1.jpg","width":1600,"height":900},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/05\/kota-tumbuh-desa-jangan-runtuh\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kota Tumbuh, Desa Jangan Runtuh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc","name":"ppm Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"ppm Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1.jpg",1600,900,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1-1536x864.jpg",1536,864,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1.jpg",1600,900,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1-200x113.jpg",200,113,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Menjaga Keseimbangan Pembangunan...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1.jpg",1600,900,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1.jpg",1600,900,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1.jpg",1600,900,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1-1536x864.jpg",1536,864,true],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1.jpg",1600,900,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kota-tumbuh-1-1-200x113.jpg",200,113,true]},"rttpg_author":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/opini\/\" rel=\"category tag\">Opini<\/a>","rttpg_excerpt":"Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Menjaga Keseimbangan Pembangunan...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18836","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18836"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18836\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18839,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18836\/revisions\/18839"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18838"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18836"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18836"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18836"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=18836"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}