{"id":18999,"date":"2026-07-19T10:20:55","date_gmt":"2026-07-19T10:20:55","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=18999"},"modified":"2026-07-19T10:21:18","modified_gmt":"2026-07-19T10:21:18","slug":"sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/","title":{"rendered":"Sangkerta dan PPM: Membuktikan Seni Adalah Bagian dari Pemberdayaan"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA.PPMIndonesia.com \u2013<\/strong> Ketika berbicara tentang pemberdayaan masyarakat, yang terbayang sering kali adalah pelatihan ekonomi, koperasi, pertanian, pendidikan, atau pendampingan sosial. Padahal, dalam perjalanan sejarah bangsa, kebudayaan dan seni juga memiliki peran yang sama pentingnya dalam membangun manusia dan memperkuat kehidupan masyarakat.<\/p>\n<p>Kesadaran itulah yang sejak awal dipegang oleh <strong><a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/\">Pusat Peranserta Masyarakat<\/a> (PPM)<\/strong>. Bagi PPM, pemberdayaan tidak hanya menyentuh aspek ekonomi dan sosial, tetapi juga menyentuh jiwa, kreativitas, dan kesadaran budaya masyarakat. Dari pemikiran itulah kemudian lahir <strong>Sangkerta (Sanggar Kesenian Peranserta)<\/strong>, sebuah ruang berkesenian yang menjadikan seni sebagai bagian dari gerakan pemberdayaan masyarakat.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/#Seni_sebagai_Bahasa_Perubahan\" >Seni sebagai Bahasa Perubahan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/#Berawal_dari_Ruang_Publik\" >Berawal dari Ruang Publik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/#Dibangun_oleh_Semangat_Kolektif\" >Dibangun oleh Semangat Kolektif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/#Rumah_bagi_Mereka_yang_Belum_Memiliki_Panggung\" >Rumah bagi Mereka yang Belum Memiliki Panggung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/#Membina_Generasi_melalui_Teater\" >Membina Generasi melalui Teater<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/#Seni_yang_Menyatu_dengan_Kehidupan\" >Seni yang Menyatu dengan Kehidupan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/#Warisan_yang_Tetap_Relevan\" >Warisan yang Tetap Relevan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Seni_sebagai_Bahasa_Perubahan\"><\/span>Seni sebagai Bahasa Perubahan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pada pertengahan dekade 1980-an, ketika PPM mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat, sejumlah aktivis menyadari bahwa perubahan sosial membutuhkan pendekatan yang lebih luas.<\/p>\n<p>Masyarakat tidak hanya memerlukan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga ruang untuk mengekspresikan gagasan, mengembangkan kreativitas, serta membangun kepercayaan diri.<\/p>\n<p>Seni menjadi jawabannya.<\/p>\n<p>Di tangan para perintis Sangkerta, seni tidak dipahami sebagai hiburan semata, melainkan sebagai media pendidikan, komunikasi sosial, dan pengorganisasian masyarakat. Melalui seni, pesan-pesan kemanusiaan, kebangsaan, dan kepedulian sosial dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dan mudah diterima.<\/p>\n<p>Karena itulah, ketika Sangkerta berdiri sebagai badan otonom seni budaya di bawah PPM sekitar tahun 1985, kehadirannya bukan sekadar melengkapi aktivitas organisasi, tetapi menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat itu sendiri.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berawal_dari_Ruang_Publik\"><\/span>Berawal dari Ruang Publik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perjalanan Sangkerta dimulai dari ruang yang sangat sederhana: trotoar Malioboro.<\/p>\n<p>Di depan Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta, para seniman muda menghadirkan pertunjukan yang memadukan pembacaan puisi, musik, teater, dan berbagai bentuk ekspresi seni lainnya.<\/p>\n<p>Salah satu peristiwa yang paling dikenang adalah pembacaan puisi oleh <strong>Ahmad Mukhlis<\/strong>. Untuk membangun suasana dramatik, atas inisiatifnya lampu penerangan di sekitar lokasi pertunjukan dipadamkan sejenak. Dalam temaram malam Malioboro, puisi mengalun dengan penuh penghayatan, menghadirkan pengalaman artistik yang begitu kuat bagi masyarakat yang menyaksikannya.<\/p>\n<p>Peristiwa sederhana itu menjadi simbol bahwa seni tidak harus lahir dari gedung pertunjukan yang megah. Ruang publik pun dapat menjadi panggung pembelajaran, ruang dialog, dan tempat tumbuhnya kesadaran bersama.<\/p>\n<p>Dari trotoar Malioboro itulah benih-benih Sangkerta mulai tumbuh.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dibangun_oleh_Semangat_Kolektif\"><\/span>Dibangun oleh Semangat Kolektif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sangkerta lahir bukan dari gagasan satu orang, melainkan dari kerja bersama para seniman, budayawan, dan aktivis yang memiliki cita-cita menghadirkan seni yang lebih dekat dengan masyarakat.<\/p>\n<p>Di antara para perintisnya adalah <strong>Almarhum Ali Mustofa Trajutisna<\/strong>, <strong>Nunik Tasnim Haryani<\/strong>, <strong>Ahmad Mukhlis<\/strong>, <strong>Ki Mujar<\/strong>, <strong>Badrus Zaman<\/strong>, dan <strong>Totong Lis<\/strong>.<\/p>\n<p>Masing-masing memberikan kontribusi sesuai kemampuan dan bidangnya.<\/p>\n<p>Badrus Zaman, misalnya, merancang logo Sangkerta yang hingga kini menjadi identitas visual komunitas tersebut. Ahmad Mukhlis dikenal sebagai salah satu penggerak pertunjukan awal di Malioboro. Ki Mujar kemudian berperan besar dalam mengembangkan berbagai kegiatan seni dan teater, sementara tokoh-tokoh lainnya memperkuat arah gerakan seni budaya yang dibangun bersama.<\/p>\n<p>Inilah wajah gotong royong yang sesungguhnya. Sangkerta tumbuh dari kolaborasi, bukan dari dominasi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumah_bagi_Mereka_yang_Belum_Memiliki_Panggung\"><\/span>Rumah bagi Mereka yang Belum Memiliki Panggung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sejak awal, Sangkerta hadir sebagai ruang alternatif bagi para seniman yang memiliki kemampuan dan karya berkualitas, tetapi belum memperoleh ruang berekspresi di institusi seni formal.<\/p>\n<p>Mahasiswa, seniman otodidak, penulis, pemusik, pekerja seni, hingga masyarakat umum dapat bertemu dan berkarya tanpa memandang latar belakang pendidikan maupun status sosial.<\/p>\n<p>Prinsip tersebut menjadi ciri khas Sangkerta.<\/p>\n<p>Seni dipandang sebagai hak setiap orang, bukan sebagai privilese segelintir kalangan. Kreativitas tumbuh melalui kebersamaan, saling belajar, dan saling memberi kesempatan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Membina_Generasi_melalui_Teater\"><\/span>Membina Generasi melalui Teater<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Komitmen Sangkerta dalam pemberdayaan semakin nyata ketika pada tahun <strong>1987<\/strong> komunitas ini menginisiasi <strong>Festival Teater Pelajar Tingkat SLTA se-Yogyakarta<\/strong>.<\/p>\n<p>Saat itu aktivitas teater pelajar sedang mengalami kevakuman. Melihat kondisi tersebut, para aktivis Sangkerta bergerak secara swadaya. Mereka mencari dukungan, menyebarkan undangan ke sekolah-sekolah, menghubungi peserta, hingga mengupayakan piala penghargaan dari berbagai pihak.<\/p>\n<p>Festival yang berlangsung selama tiga tahun berturut-turut itu menjadi ruang belajar yang melahirkan banyak aktor, sutradara, penulis naskah, dan pekerja seni muda.<\/p>\n<p>Apa yang dilakukan Sangkerta menunjukkan bahwa pemberdayaan bukan hanya soal memberikan bantuan, tetapi juga menciptakan kesempatan agar potensi masyarakat dapat berkembang.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Seni_yang_Menyatu_dengan_Kehidupan\"><\/span>Seni yang Menyatu dengan Kehidupan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perjalanan Sangkerta tidak hanya diisi dengan pementasan seni.<\/p>\n<p>Komunitas ini juga aktif menyelenggarakan pameran seni rupa, performance art, instalasi seni, produksi program budaya di TVRI, hingga berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.<\/p>\n<p>Salah satu yang masih dikenang adalah penyelenggaraan Tarawih Bersama di kawasan Malioboro setelah toko-toko tutup pada bulan Ramadan. Kegiatan tersebut melibatkan pramuniaga, masyarakat, dan para aktivis, serta menghadirkan imam dan penceramah dari berbagai kalangan.<\/p>\n<p>Hal itu memperlihatkan bahwa seni, budaya, kehidupan sosial, dan nilai-nilai spiritual dipandang sebagai satu kesatuan yang saling menguatkan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Warisan_yang_Tetap_Relevan\"><\/span>Warisan yang Tetap Relevan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Empat dekade telah berlalu sejak Sangkerta berdiri.<\/p>\n<p>Zaman berubah. Teknologi berkembang. Cara masyarakat menikmati seni pun mengalami transformasi. Namun, nilai-nilai yang diwariskan para pendirinya tetap memiliki makna yang mendalam.<\/p>\n<p>Sangkerta mengajarkan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak cukup dilakukan melalui pembangunan fisik atau peningkatan ekonomi semata. Pemberdayaan juga berarti membangun manusia yang kreatif, percaya diri, mampu bekerja sama, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.<\/p>\n<p>Di sinilah seni menemukan perannya.<\/p>\n<p>Seni membangun imajinasi. Seni melatih keberanian untuk menyampaikan gagasan. Seni mengajarkan kerja sama. Seni memperkuat identitas budaya. Dan pada akhirnya, seni membentuk manusia yang lebih utuh.<\/p>\n<p>Itulah sebabnya Sangkerta tidak pernah berdiri di luar gerakan PPM. Sejak awal, keduanya berjalan beriringan dengan keyakinan yang sama: bahwa pembangunan masyarakat harus menyentuh aspek ekonomi, sosial, pendidikan, sekaligus kebudayaan.<\/p>\n<blockquote><p>Perjalanan Sangkerta membuktikan satu hal penting: seni bukan pelengkap pembangunan, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pemberdayaan masyarakat. Ketika masyarakat diberi ruang untuk berkarya, berkolaborasi, dan mengekspresikan gagasannya, pada saat itulah lahir manusia-manusia yang lebih merdeka, lebih percaya diri, dan lebih siap membangun peradaban.<\/p><\/blockquote>\n<p>Karena itu, sejarah Sangkerta bukan sekadar catatan tentang sebuah sanggar seni. Ia adalah bukti bahwa kebudayaan dapat menjadi kekuatan sosial, dan bahwa seni, ketika berpihak kepada masyarakat, mampu menjadi jalan menuju pemberdayaan yang sesungguhnya.(ppmindonesia)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA.PPMIndonesia.com \u2013 Ketika berbicara tentang pemberdayaan masyarakat, yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19000,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"Redaksippmindonesi. Editor: Asyary","footnotes":""},"categories":[3162],"tags":[3276,857,3159,3157],"newstopic":[],"class_list":["post-18999","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa-ekonomi-rakyat","tag-kesenian","tag-pusat-peranserta-masyarakat","tag-sanggar-kesenian","tag-sankerta"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sangkerta dan PPM: Membuktikan Seni Adalah Bagian dari Pemberdayaan - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sangkerta dan PPM: Membuktikan Seni Adalah Bagian dari Pemberdayaan - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA.PPMIndonesia.com \u2013 Ketika berbicara tentang pemberdayaan masyarakat, yang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-19T10:20:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-19T10:21:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1248\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"698\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/19\\\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/19\\\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ppm Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\"},\"headline\":\"Sangkerta dan PPM: Membuktikan Seni Adalah Bagian dari Pemberdayaan\",\"datePublished\":\"2026-07-19T10:20:55+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-19T10:21:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/19\\\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\\\/\"},\"wordCount\":931,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/19\\\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ppmsankerta_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"kesenian\",\"pusat peranserta masyarakat\",\"sanggar kesenian\",\"sankerta\"],\"articleSection\":[\"Desa &amp; Ekonomi Rakyat\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/19\\\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/19\\\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\\\/\",\"name\":\"Sangkerta dan PPM: Membuktikan Seni Adalah Bagian dari Pemberdayaan - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/19\\\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/19\\\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ppmsankerta_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2026-07-19T10:20:55+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-19T10:21:18+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/19\\\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/19\\\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/19\\\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ppmsankerta_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ppmsankerta_11zon.jpg\",\"width\":1248,\"height\":698},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/19\\\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sangkerta dan PPM: Membuktikan Seni Adalah Bagian dari Pemberdayaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\",\"name\":\"ppm Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ppm Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/acank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sangkerta dan PPM: Membuktikan Seni Adalah Bagian dari Pemberdayaan - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sangkerta dan PPM: Membuktikan Seni Adalah Bagian dari Pemberdayaan - ppmindonesia","og_description":"JAKARTA.PPMIndonesia.com \u2013 Ketika berbicara tentang pemberdayaan masyarakat, yang...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-07-19T10:20:55+00:00","article_modified_time":"2026-07-19T10:21:18+00:00","og_image":[{"width":1248,"height":698,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ppm Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ppm Indonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/"},"author":{"name":"ppm Indonesia","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc"},"headline":"Sangkerta dan PPM: Membuktikan Seni Adalah Bagian dari Pemberdayaan","datePublished":"2026-07-19T10:20:55+00:00","dateModified":"2026-07-19T10:21:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/"},"wordCount":931,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon.jpg","keywords":["kesenian","pusat peranserta masyarakat","sanggar kesenian","sankerta"],"articleSection":["Desa &amp; Ekonomi Rakyat"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/","name":"Sangkerta dan PPM: Membuktikan Seni Adalah Bagian dari Pemberdayaan - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon.jpg","datePublished":"2026-07-19T10:20:55+00:00","dateModified":"2026-07-19T10:21:18+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon.jpg","width":1248,"height":698},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/19\/sangkerta-dan-ppm-membuktikan-seni-adalah-bagian-dari-pemberdayaan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sangkerta dan PPM: Membuktikan Seni Adalah Bagian dari Pemberdayaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc","name":"ppm Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"ppm Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon.jpg",1248,698,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon.jpg",1248,698,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon.jpg",1248,698,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"JAKARTA.PPMIndonesia.com \u2013 Ketika berbicara tentang pemberdayaan masyarakat, yang...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon.jpg",1248,698,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon.jpg",1248,698,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon.jpg",1248,698,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon.jpg",1248,698,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon.jpg",1248,698,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppmsankerta_11zon-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/desa-ekonomi-rakyat\/\" rel=\"category tag\">Desa &amp; Ekonomi Rakyat<\/a>","rttpg_excerpt":"JAKARTA.PPMIndonesia.com \u2013 Ketika berbicara tentang pemberdayaan masyarakat, yang...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18999","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18999"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18999\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19002,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18999\/revisions\/19002"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19000"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18999"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18999"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18999"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=18999"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}