{"id":19132,"date":"2026-07-28T07:16:23","date_gmt":"2026-07-28T07:16:23","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=19132"},"modified":"2026-07-28T07:18:01","modified_gmt":"2026-07-28T07:18:01","slug":"sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/","title":{"rendered":"Sangkerta: Warisan Kebudayaan dari Rahim Gerakan PPM"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff;\"><em><strong>OPINI PPMINDONESIA<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p><strong>JAKARTA.PPMIndonesia.com \u2013<\/strong> Dalam sejarah perjalanan <strong><a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/\">Pusat Peranserta Masyarakat<\/a> (PPM)<\/strong>, pemberdayaan masyarakat tidak pernah dimaknai sebatas peningkatan ekonomi, pendidikan, atau pembangunan sosial. Sejak awal kelahirannya pada tahun 1985 di Yogyakarta, PPM memandang bahwa manusia hanya akan tumbuh secara utuh apabila pembangunan juga menyentuh dimensi budaya, kreativitas, dan nilai-nilai kemanusiaan.<\/p>\n<p>Dari cara pandang itulah lahir <strong>Sangkerta (Sanggar Kesenian Peranserta)<\/strong>, sebuah badan otonom bidang seni dan budaya yang menjadi ruang ekspresi, pendidikan, sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan kebudayaan. Kehadiran Sangkerta bukanlah pelengkap organisasi, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari filosofi gerakan PPM.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/#Seni_sebagai_Jalan_Pemberdayaan\" >Seni sebagai Jalan Pemberdayaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/#Lahir_dari_Ruang_Publik\" >Lahir dari Ruang Publik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/#Dibangun_oleh_Semangat_Kolektif\" >Dibangun oleh Semangat Kolektif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/#Rumah_bagi_Seniman_Muda\" >Rumah bagi Seniman Muda<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/#Membangkitkan_Kembali_Teater_Pelajar\" >Membangkitkan Kembali Teater Pelajar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/#Seni_dan_Pengabdian_kepada_Masyarakat\" >Seni dan Pengabdian kepada Masyarakat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/#Warisan_yang_Tetap_Relevan\" >Warisan yang Tetap Relevan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Seni_sebagai_Jalan_Pemberdayaan\"><\/span>Seni sebagai Jalan Pemberdayaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pada pertengahan dekade 1980-an, ketika berbagai organisasi masyarakat lebih banyak memusatkan perhatian pada isu ekonomi dan sosial, PPM mengambil langkah yang berbeda. Para pendirinya meyakini bahwa pembangunan manusia tidak cukup hanya melalui peningkatan kesejahteraan material, tetapi juga harus membangun kepekaan, imajinasi, dan kesadaran budaya.<\/p>\n<p>Dalam perspektif PPM, seni merupakan sarana membentuk karakter, memperkuat solidaritas sosial, mengembangkan kreativitas, serta membangun keberanian masyarakat untuk menyampaikan gagasan. Seni bukan sekadar hiburan, melainkan instrumen pendidikan dan transformasi sosial.<\/p>\n<p>Pemikiran inilah yang kemudian melahirkan Sangkerta sebagai wadah bagi lahirnya berbagai gagasan kreatif yang berpijak pada semangat peranserta masyarakat.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lahir_dari_Ruang_Publik\"><\/span>Lahir dari Ruang Publik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perjalanan Sangkerta bermula dari ruang publik yang sangat sederhana. Di trotoar Jalan Malioboro, tepat di depan Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta, para seniman muda menggelar pertunjukan terbuka yang memadukan pembacaan puisi, musik, teater, dan seni rupa.<\/p>\n<p>Salah satu peristiwa yang paling dikenang adalah pembacaan puisi oleh <strong>Ahmad Mukhlis<\/strong>, yang menghadirkan suasana artistik berbeda dengan memadamkan lampu penerangan di sekitar lokasi pertunjukan untuk beberapa saat. Dalam temaram malam, puisi dibacakan dengan penuh penghayatan, menghadirkan pengalaman estetik yang menyentuh masyarakat yang menyaksikannya.<\/p>\n<p>Pertunjukan sederhana itu menjadi simbol bahwa seni tidak membutuhkan panggung megah untuk menyampaikan pesan. Jalanan, trotoar, dan ruang publik dapat menjadi tempat lahirnya kreativitas dan dialog budaya.<\/p>\n<p>Dari semangat itulah Sangkerta tumbuh sebagai komunitas seni yang menjadikan masyarakat bukan hanya penonton, tetapi juga bagian dari proses berkesenian.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dibangun_oleh_Semangat_Kolektif\"><\/span>Dibangun oleh Semangat Kolektif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sangkerta lahir melalui kerja bersama para seniman, budayawan, penulis, dan aktivis yang memiliki cita-cita menghadirkan ruang seni yang inklusif.<\/p>\n<p>Tokoh-tokoh yang berperan dalam proses perintisan dan pengembangannya antara lain <strong>Almarhum Ali Mustofa Trajutisna<\/strong>, <strong>Ahmad Mukhlis<\/strong>, <strong>Ki Mujar<\/strong>, <strong>Badrus Zaman<\/strong>, <strong>Totong Lis<\/strong>, dan <strong>Nunik Tasnim Haryani<\/strong>.<\/p>\n<p>Masing-masing memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan dan perannya. Badrus Zaman merancang logo Sangkerta yang hingga kini menjadi identitas visual komunitas tersebut. Ahmad Mukhlis dikenal sebagai penggerak pertunjukan-pertunjukan awal di Malioboro. Ki Mujar kemudian mengembangkan berbagai program seni dan teater yang memperluas kiprah Sangkerta di Yogyakarta.<\/p>\n<p>Kehadiran mereka menunjukkan bahwa Sangkerta dibangun di atas semangat gotong royong dan kepemimpinan kolektif. Tidak ada tokoh tunggal yang mendominasi perjalanan komunitas ini; setiap perintis memberikan warna dalam membentuk identitas Sangkerta.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumah_bagi_Seniman_Muda\"><\/span>Rumah bagi Seniman Muda<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sejak awal, Sangkerta membuka ruang bagi siapa saja yang ingin berkarya. Mahasiswa, seniman otodidak, penulis, pemusik, pekerja seni, hingga masyarakat umum dapat bertemu, belajar, dan berkolaborasi tanpa dibatasi latar belakang pendidikan maupun status sosial.<\/p>\n<p>Pendekatan tersebut menjadikan Sangkerta sebagai ruang alternatif bagi banyak anak muda yang belum memperoleh kesempatan berekspresi di institusi seni formal.<\/p>\n<p>Di tempat inilah kreativitas tumbuh melalui kebersamaan, dialog, dan kerja kolektif.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Membangkitkan_Kembali_Teater_Pelajar\"><\/span>Membangkitkan Kembali Teater Pelajar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Salah satu kontribusi penting Sangkerta adalah penyelenggaraan <strong>Festival Teater Pelajar Tingkat SLTA se-Yogyakarta<\/strong> yang dimulai pada tahun <strong>1987<\/strong> dan berlangsung selama tiga tahun berturut-turut.<\/p>\n<p>Festival ini lahir ketika aktivitas teater pelajar mengalami kevakuman. Dengan semangat gotong royong, para aktivis Sangkerta menggalang dukungan, menghubungi sekolah-sekolah, mencari sponsor, hingga menghadirkan piala penghargaan dari berbagai pihak.<\/p>\n<p>Lebih dari sekadar kompetisi, festival tersebut menjadi ruang pendidikan budaya yang melahirkan generasi baru aktor, sutradara, penulis naskah, dan pekerja seni yang kemudian berkiprah di berbagai bidang.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Seni_dan_Pengabdian_kepada_Masyarakat\"><\/span>Seni dan Pengabdian kepada Masyarakat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perjalanan Sangkerta tidak hanya diwarnai pementasan seni. Komunitas ini juga aktif menyelenggarakan pameran seni rupa, performance art, instalasi seni, produksi program budaya di TVRI, serta berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.<\/p>\n<p>Kegiatan seperti Tarawih Bersama di kawasan Malioboro yang melibatkan para pramuniaga, masyarakat, dan aktivis menjadi bukti bahwa seni bagi Sangkerta tidak pernah dipisahkan dari kehidupan sosial. Seni hadir sebagai media membangun kebersamaan, memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Warisan_yang_Tetap_Relevan\"><\/span>Warisan yang Tetap Relevan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Lebih dari empat puluh tahun sejak kelahirannya, Sangkerta tetap menjadi bagian penting dari sejarah gerakan PPM. Di tengah perubahan zaman, nilai-nilai yang diwariskan para pendirinya masih memiliki relevansi yang kuat.<\/p>\n<p>Sangkerta mengajarkan bahwa pembangunan masyarakat tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi atau pembangunan fisik. Pembangunan juga harus melahirkan manusia yang kreatif, memiliki kepekaan sosial, menghargai kebudayaan, dan mampu bekerja sama.<\/p>\n<p>Di sinilah letak kekuatan Sangkerta sebagai warisan kebudayaan dari rahim gerakan PPM. Ia bukan sekadar sanggar seni, melainkan ruang pembelajaran, ruang dialog, dan ruang pemberdayaan yang menjadikan kebudayaan sebagai bagian dari proses membangun masyarakat.<\/p>\n<p>Dalam konteks Indonesia hari ini, ketika tantangan globalisasi, digitalisasi, dan perubahan sosial berlangsung begitu cepat, semangat Sangkerta menjadi semakin penting. Seni harus tetap hadir di tengah masyarakat sebagai media yang menyatukan, mendidik, dan menginspirasi.<\/p>\n<p>Karena pada akhirnya, sebagaimana diyakini oleh para perintis PPM, masyarakat yang kuat bukan hanya masyarakat yang sejahtera secara ekonomi, tetapi juga masyarakat yang memiliki identitas budaya, daya cipta, dan semangat gotong royong. Nilai-nilai itulah yang terus diwariskan Sangkerta dari generasi ke generasi sebagai bagian dari perjalanan panjang gerakan Pusat Peranserta Masyarakat.(ppmindonesia)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>OPINI PPMINDONESIA JAKARTA.PPMIndonesia.com \u2013 Dalam sejarah perjalanan Pusat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19133,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[208,29],"tags":[3276,3311,857,3157],"newstopic":[],"class_list":["post-19132","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-opini","tag-kesenian","tag-lahirnya-sankerta","tag-pusat-peranserta-masyarakat","tag-sankerta"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sangkerta: Warisan Kebudayaan dari Rahim Gerakan PPM - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sangkerta: Warisan Kebudayaan dari Rahim Gerakan PPM - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"OPINI PPMINDONESIA JAKARTA.PPMIndonesia.com \u2013 Dalam sejarah perjalanan Pusat...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-28T07:16:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-28T07:18:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1532\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"862\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/28\\\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/28\\\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ppm Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\"},\"headline\":\"Sangkerta: Warisan Kebudayaan dari Rahim Gerakan PPM\",\"datePublished\":\"2026-07-28T07:16:23+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-28T07:18:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/28\\\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\\\/\"},\"wordCount\":862,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/28\\\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/sankertalahir_11zon.jpg\",\"keywords\":[\"kesenian\",\"lahirnya sankerta\",\"pusat peranserta masyarakat\",\"sankerta\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/28\\\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/28\\\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\\\/\",\"name\":\"Sangkerta: Warisan Kebudayaan dari Rahim Gerakan PPM - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/28\\\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/28\\\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/sankertalahir_11zon.jpg\",\"datePublished\":\"2026-07-28T07:16:23+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-28T07:18:01+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/28\\\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/28\\\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/28\\\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/sankertalahir_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/sankertalahir_11zon.jpg\",\"width\":1532,\"height\":862},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/07\\\/28\\\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sangkerta: Warisan Kebudayaan dari Rahim Gerakan PPM\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\",\"name\":\"ppm Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ppm Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/acank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sangkerta: Warisan Kebudayaan dari Rahim Gerakan PPM - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sangkerta: Warisan Kebudayaan dari Rahim Gerakan PPM - ppmindonesia","og_description":"OPINI PPMINDONESIA JAKARTA.PPMIndonesia.com \u2013 Dalam sejarah perjalanan Pusat...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-07-28T07:16:23+00:00","article_modified_time":"2026-07-28T07:18:01+00:00","og_image":[{"width":1532,"height":862,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ppm Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ppm Indonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/"},"author":{"name":"ppm Indonesia","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc"},"headline":"Sangkerta: Warisan Kebudayaan dari Rahim Gerakan PPM","datePublished":"2026-07-28T07:16:23+00:00","dateModified":"2026-07-28T07:18:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/"},"wordCount":862,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon.jpg","keywords":["kesenian","lahirnya sankerta","pusat peranserta masyarakat","sankerta"],"articleSection":["Berita","Opini"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/","name":"Sangkerta: Warisan Kebudayaan dari Rahim Gerakan PPM - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon.jpg","datePublished":"2026-07-28T07:16:23+00:00","dateModified":"2026-07-28T07:18:01+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon.jpg","width":1532,"height":862},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/07\/28\/sangkerta-warisan-kebudayaan-dari-rahim-gerakan-ppm\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sangkerta: Warisan Kebudayaan dari Rahim Gerakan PPM"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc","name":"ppm Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"ppm Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon.jpg",1532,862,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon.jpg",1532,862,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon.jpg",1532,862,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon-200x113.jpg",200,113,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"OPINI PPMINDONESIA JAKARTA.PPMIndonesia.com \u2013 Dalam sejarah perjalanan Pusat...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon.jpg",1532,862,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon.jpg",1532,862,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon.jpg",1532,862,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon.jpg",1532,862,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon.jpg",1532,862,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sankertalahir_11zon-200x113.jpg",200,113,true]},"rttpg_author":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/opini\/\" rel=\"category tag\">Opini<\/a>","rttpg_excerpt":"OPINI PPMINDONESIA JAKARTA.PPMIndonesia.com \u2013 Dalam sejarah perjalanan Pusat...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19132","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19132"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19132\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19136,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19132\/revisions\/19136"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19133"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19132"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19132"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19132"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=19132"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}