{"id":19277,"date":"2026-08-08T06:17:28","date_gmt":"2026-08-08T06:17:28","guid":{"rendered":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?p=19277"},"modified":"2026-08-08T07:24:02","modified_gmt":"2026-08-08T07:24:02","slug":"jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/","title":{"rendered":"Jejak Pemikiran Ali Mustafa Trajustina dalam Membangun Gerakan Pemberdayaan Masyarakat"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\"><em>&#8220;Sebuah organisasi tidak dibangun oleh orang-orang yang sekadar bekerja, tetapi oleh mereka yang mampu melahirkan cara berpikir baru.&#8221;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>JAKARTA.PPMIndonesia.com-<\/strong> Dalam perjalanan panjang <strong>Pusat Peranserta Masyarakat (PPM)<\/strong>, terdapat sejumlah tokoh yang tidak hanya menjadi pelaku sejarah, tetapi juga pembentuk arah gerakan. Salah satunya adalah <strong><a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/\">Ali Mustafa Trajustina (<\/a>AMT)<\/strong>. Bagi banyak sahabat dan kader PPM, Mas Ali bukan sekadar aktivis organisasi. Ia adalah seorang pemikir yang meyakini bahwa perubahan sosial harus dimulai dari perubahan cara berpikir manusia.<\/p>\n<p>Sebelas tahun setelah kepergiannya, pemikiran-pemikirannya masih sering menjadi bahan diskusi di berbagai forum. Banyak gagasan yang dahulu dianggap terlalu jauh atau bahkan sulit dipahami, kini justru menjadi bagian dari realitas yang dihadapi masyarakat Indonesia.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_86 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#Pemberdayaan_Bukan_Sekadar_Program\" >Pemberdayaan Bukan Sekadar Program<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#Berpikir_Melampaui_Zaman\" >Berpikir Melampaui Zaman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#Dialog_sebagai_Jalan_Mencari_Kebenaran\" >Dialog sebagai Jalan Mencari Kebenaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#Membangun_Kepercayaan_kepada_Kader\" >Membangun Kepercayaan kepada Kader<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#Kepekaan_terhadap_Detail\" >Kepekaan terhadap Detail<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#Organisasi_sebagai_Rumah_Gagasan\" >Organisasi sebagai Rumah Gagasan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#Relevansi_Pemikiran_Mas_Ali_di_Era_Kini\" >Relevansi Pemikiran Mas Ali di Era Kini<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#Melanjutkan_Warisan_Intelektual\" >Melanjutkan Warisan Intelektual<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pemberdayaan_Bukan_Sekadar_Program\"><\/span>Pemberdayaan Bukan Sekadar Program<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mas Ali selalu mengingatkan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak boleh berhenti pada proyek, bantuan, atau kegiatan seremonial.<\/p>\n<p>Baginya, masyarakat tidak membutuhkan belas kasihan, melainkan kesempatan untuk tumbuh dan menjadi pelaku utama pembangunan.<\/p>\n<p>Karena itu, pemberdayaan harus dimulai dengan membangun kesadaran, memperkuat kapasitas, dan menciptakan sistem yang memungkinkan masyarakat berdiri di atas kekuatannya sendiri.<\/p>\n<p>Cara pandang inilah yang kemudian menjadi salah satu ciri khas pendekatan PPM sejak masa awal perkembangannya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berpikir_Melampaui_Zaman\"><\/span>Berpikir Melampaui Zaman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Salah satu karakter paling menonjol dari Mas Ali adalah keberaniannya berpikir jauh ke depan.<\/p>\n<p>Dalam banyak diskusi bersama sahabat-sahabatnya, ia sering mengaitkan persoalan desa, ekonomi rakyat, pendidikan, hingga perubahan budaya dengan dinamika global.<\/p>\n<p>Ia melihat bahwa perubahan teknologi, arus informasi, dan kekuatan ekonomi dunia akan memengaruhi kehidupan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.<\/p>\n<p>Karena itu, menurutnya, gerakan pemberdayaan tidak boleh terjebak pada penyelesaian masalah sesaat. Ia harus mampu membaca arah perubahan zaman dan menyiapkan masyarakat agar menjadi pelaku, bukan korban, dari perubahan tersebut.<\/p>\n<p>Tidak mengherankan apabila banyak sahabat menyebutnya sebagai seorang pemikir <strong>&#8220;out of the box&#8221;<\/strong>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dialog_sebagai_Jalan_Mencari_Kebenaran\"><\/span>Dialog sebagai Jalan Mencari Kebenaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mas Ali tidak pernah takut berbeda pendapat.<\/p>\n<p>Persahabatannya dengan almarhum Cak Husni Nasution menjadi contoh bagaimana perbedaan justru melahirkan kedewasaan berpikir.<\/p>\n<p>Diskusi mereka sering berlangsung berjam-jam, bahkan berhari-hari. Perdebatan bukan untuk mencari siapa yang menang, tetapi untuk menemukan gagasan yang lebih baik.<\/p>\n<p>Dalam budaya organisasi modern, cara seperti ini sangat penting. Organisasi yang sehat adalah organisasi yang memberi ruang bagi kritik, dialog, dan perbedaan pandangan.<\/p>\n<p>Warisan intelektual Mas Ali mengajarkan bahwa kesetiaan kepada organisasi tidak berarti mematikan daya kritis. Sebaliknya, kritik yang dilandasi niat memperbaiki adalah bentuk kecintaan terhadap organisasi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Membangun_Kepercayaan_kepada_Kader\"><\/span>Membangun Kepercayaan kepada Kader<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam keseharian, Mas Ali dikenal sebagai sosok yang pandai membangun kepercayaan kepada orang-orang di sekitarnya.<\/p>\n<p>Ia jarang memimpin dengan cara memerintah.<\/p>\n<p>Sebaliknya, ia memberi keyakinan bahwa setiap orang memiliki kemampuan untuk menyelesaikan tugasnya.<\/p>\n<p>Kalimat sederhana seperti, <em>&#8220;Yang bisa ya kamu, karena kamu ahlinya,&#8221;<\/em> menjadi cara khasnya membangkitkan rasa percaya diri kader.<\/p>\n<p>Kepemimpinan seperti ini melahirkan banyak aktivis yang tumbuh bukan karena tekanan, melainkan karena merasa dihargai.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kepekaan_terhadap_Detail\"><\/span>Kepekaan terhadap Detail<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mas Ali memiliki kebiasaan mengamati hal-hal kecil yang sering tidak diperhatikan orang lain.<\/p>\n<p>Ia memperhatikan bahasa tubuh, cara orang berbicara, perubahan ekspresi, bahkan dinamika sebuah forum.<\/p>\n<p>Bagi Mas Ali, memahami manusia adalah bagian penting dari pemberdayaan.<\/p>\n<p>Seseorang tidak dapat menggerakkan masyarakat apabila ia tidak memahami perilaku masyarakat itu sendiri.<\/p>\n<p>Kepekaan seperti inilah yang menjadikan pendekatan pemberdayaan PPM lebih bersifat partisipatif daripada instruktif.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Organisasi_sebagai_Rumah_Gagasan\"><\/span>Organisasi sebagai Rumah Gagasan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Bagi Mas Ali, organisasi bukan sekadar wadah administratif.<\/p>\n<p>PPM harus menjadi ruang lahirnya ide-ide baru.<\/p>\n<p>Ia percaya bahwa sebuah organisasi akan kehilangan relevansi apabila berhenti belajar.<\/p>\n<p>Karena itu, diskusi, membaca, menulis, dan berdialog harus menjadi budaya organisasi.<\/p>\n<p>Organisasi yang besar bukan hanya menghasilkan banyak kegiatan, tetapi juga melahirkan banyak pemikiran yang mampu menjawab tantangan zaman.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Relevansi_Pemikiran_Mas_Ali_di_Era_Kini\"><\/span>Relevansi Pemikiran Mas Ali di Era Kini<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Indonesia hari ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks: kemiskinan struktural, kesenjangan ekonomi, krisis lingkungan, disrupsi teknologi, serta melemahnya solidaritas sosial.<\/p>\n<p>Semua persoalan tersebut tidak cukup dijawab dengan bantuan sosial atau program jangka pendek.<\/p>\n<p>Diperlukan gerakan pemberdayaan yang membangun kemandirian masyarakat, memperkuat ekonomi berbasis komunitas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong.<\/p>\n<p>Dalam konteks inilah pemikiran Ali Mustafa Trajustina tetap menemukan relevansinya.<\/p>\n<p>Apa yang dahulu ia gagas tentang pentingnya membangun manusia sebelum membangun program menjadi pelajaran berharga bagi generasi baru PPM.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Melanjutkan_Warisan_Intelektual\"><\/span>Melanjutkan Warisan Intelektual<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mengenang Mas Ali tidak cukup hanya dengan doa atau nostalgia.<\/p>\n<p>Cara terbaik menghormati beliau adalah melanjutkan tradisi berpikir, berdialog, dan berinovasi yang selama ini menjadi ciri perjuangannya.<\/p>\n<p>PPM membutuhkan kader-kader yang berani membaca perubahan zaman, mengembangkan model-model pemberdayaan yang kreatif, serta tetap berpijak pada nilai-nilai keadilan, partisipasi, dan keberpihakan kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Warisan terbesar Ali Mustafa Trajustina bukanlah jabatan, melainkan cara berpikir.<\/p>\n<p>Selama PPM tetap menjadi rumah bagi lahirnya gagasan-gagasan baru, selama kader-kadernya terus belajar dan berpihak kepada masyarakat, selama semangat pemberdayaan tetap dijaga, maka sesungguhnya Mas Ali tidak pernah benar-benar pergi.<\/p>\n<p>Namanya akan selalu hidup dalam setiap ikhtiar membangun masyarakat yang mandiri, bermartabat, dan berkeadilan.<\/p>\n<blockquote><p><em>&#8220;Seorang pemikir wafat ketika gagasannya berhenti diperjuangkan. Ali Mustafa Trajustina tetap hidup selama semangat pemberdayaan terus menjadi napas perjuangan PPM.&#8221; (ppmindonesia)<\/em><\/p><\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Sebuah organisasi tidak dibangun oleh orang-orang yang sekadar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19278,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":"Redaksi ppmindonesia. Editor: asyary","footnotes":""},"categories":[3178,208],"tags":[2253,450,2324,857],"newstopic":[],"class_list":["post-19277","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akademi-ppm","category-berita","tag-ali-mustafa-trajutisna","tag-amt","tag-gerakan-pemberdayaan","tag-pusat-peranserta-masyarakat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jejak Pemikiran Ali Mustafa Trajustina dalam Membangun Gerakan Pemberdayaan Masyarakat - ppmindonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jejak Pemikiran Ali Mustafa Trajustina dalam Membangun Gerakan Pemberdayaan Masyarakat - ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"&#8220;Sebuah organisasi tidak dibangun oleh orang-orang yang sekadar...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ppmindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-08T06:17:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-08T07:24:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1177\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"657\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ppm Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/08\\\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/08\\\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ppm Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\"},\"headline\":\"Jejak Pemikiran Ali Mustafa Trajustina dalam Membangun Gerakan Pemberdayaan Masyarakat\",\"datePublished\":\"2026-08-08T06:17:28+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-08T07:24:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/08\\\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\\\/\"},\"wordCount\":801,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/08\\\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/jejak-pemikiran.jpg\",\"keywords\":[\"ali mustafa trajutisna\",\"amt\",\"gerakan pemberdayaan\",\"pusat peranserta masyarakat\"],\"articleSection\":[\"Akademi PPM\",\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/08\\\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/08\\\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\\\/\",\"name\":\"Jejak Pemikiran Ali Mustafa Trajustina dalam Membangun Gerakan Pemberdayaan Masyarakat - ppmindonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/08\\\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/08\\\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/jejak-pemikiran.jpg\",\"datePublished\":\"2026-08-08T06:17:28+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-08T07:24:02+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/08\\\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/08\\\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/08\\\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/jejak-pemikiran.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/jejak-pemikiran.jpg\",\"width\":1177,\"height\":657},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/2026\\\/08\\\/08\\\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jejak Pemikiran Ali Mustafa Trajustina dalam Membangun Gerakan Pemberdayaan Masyarakat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"name\":\"ppm\",\"description\":\"The Center for People Participation\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"ppm\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png\",\"width\":572,\"height\":141,\"caption\":\"ppm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc\",\"name\":\"ppm Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ppm Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ppmindonesia.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ppmindonesia.com\\\/index.php\\\/author\\\/acank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jejak Pemikiran Ali Mustafa Trajustina dalam Membangun Gerakan Pemberdayaan Masyarakat - ppmindonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jejak Pemikiran Ali Mustafa Trajustina dalam Membangun Gerakan Pemberdayaan Masyarakat - ppmindonesia","og_description":"&#8220;Sebuah organisasi tidak dibangun oleh orang-orang yang sekadar...","og_url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/","og_site_name":"ppmindonesia","article_published_time":"2026-08-08T06:17:28+00:00","article_modified_time":"2026-08-08T07:24:02+00:00","og_image":[{"width":1177,"height":657,"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ppm Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ppm Indonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/"},"author":{"name":"ppm Indonesia","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc"},"headline":"Jejak Pemikiran Ali Mustafa Trajustina dalam Membangun Gerakan Pemberdayaan Masyarakat","datePublished":"2026-08-08T06:17:28+00:00","dateModified":"2026-08-08T07:24:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/"},"wordCount":801,"publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran.jpg","keywords":["ali mustafa trajutisna","amt","gerakan pemberdayaan","pusat peranserta masyarakat"],"articleSection":["Akademi PPM","Berita"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/","name":"Jejak Pemikiran Ali Mustafa Trajustina dalam Membangun Gerakan Pemberdayaan Masyarakat - ppmindonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran.jpg","datePublished":"2026-08-08T06:17:28+00:00","dateModified":"2026-08-08T07:24:02+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#primaryimage","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran.jpg","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran.jpg","width":1177,"height":657},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/2026\/08\/08\/jejak-pemikiran-ali-mustafa-trajustina-dalam-membangun-gerakan-pemberdayaan-masyarakat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ppmindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jejak Pemikiran Ali Mustafa Trajustina dalam Membangun Gerakan Pemberdayaan Masyarakat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","name":"ppm","description":"The Center for People Participation","publisher":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ppmindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#organization","name":"ppm","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-Hiring___2_-removebg-preview.png","width":572,"height":141,"caption":"ppm"},"image":{"@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ppmindonesia.com\/#\/schema\/person\/90261122e5a127ac00c78a7578bc98fc","name":"ppm Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/be752d334d06b90b6aa51af7be21f852849728a03a2a646711296cd10b0d67d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"ppm Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/ppmindonesia.com"],"url":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran.jpg",1177,657,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran.jpg",1177,657,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran.jpg",1177,657,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran-200x112.jpg",200,112,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"&#8220;Sebuah organisasi tidak dibangun oleh orang-orang yang sekadar...","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran.jpg",1177,657,false],"landscape":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran.jpg",1177,657,false],"portraits":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran.jpg",1177,657,false],"thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran-80x80.jpg",80,80,true],"medium":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran-180x130.jpg",180,130,true],"medium_large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran-350x220.jpg",350,220,true],"large":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran-700x400.jpg",680,389,true],"1536x1536":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran.jpg",1177,657,false],"2048x2048":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran.jpg",1177,657,false],"depicter-thumbnail":["https:\/\/ppmindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jejak-pemikiran-200x112.jpg",200,112,true]},"rttpg_author":{"display_name":"ppm Indonesia","author_link":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/author\/acank\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/akademi-ppm\/\" rel=\"category tag\">Akademi PPM<\/a> <a href=\"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a>","rttpg_excerpt":"&#8220;Sebuah organisasi tidak dibangun oleh orang-orang yang sekadar...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19277","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19277"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19277\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19282,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19277\/revisions\/19282"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19278"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19277"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19277"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19277"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppmindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=19277"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}